Rezim Syiah Assad Bombardir 2 Wilayah Zona De-eskalasi

11 Agustus 2017
Rezim Syiah Assad Bombardir 2 Wilayah Zona De-eskalasi

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya empat orang tewas dalam pemboman rezim Nushairiyah ┬áSuriah di dua wilayah yang termasuk dalam “zona de-eskalasi”, karena tentara Suriah merebut daerah yang dikuasai oposisi di dekat perbatasan dengan Yordania.

Rami Abdel Rahman, kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR), sebuah kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, mengatakan pada hari Kamis (10/8/2017) bahwa seorang pria tewas dini hari dalam serangan udara di desa Tal Dahab di dekat kota Al-Houla di pusat Suriah, lansir Aljazeera.

“Zona de-eskalasi” diumumkan pada bulan Mei oleh Turki sebagai pendukung oposisi dan Iran dan Rusia, sekutu rezim, setelah melakukan pembicaraan di Kazakhstan.

Abbas Abu Osama, seorang penduduk kota Al-Houla, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa enam serangan melanda kota asalnya pada Kamis siang.

“Korban pertama kami, tewas dalam serangan udara di Tal Dahab dekat Al-Houla”, katanya.

Serangan di daerah tersebut adalah yang pertama sejak gencatan senjata diumumkan satu pekan yang lalu.

Seorang wanita, seorang pria dan seorang anak terbunuh dan tujuh orang lagi luka-luka dalam penembakan di sebuah kota di Hammamyeh di daerah Ghouta Timur dekat ibukota Damaskus, kata SOHR.

Serangan Hammuriyeh terjadi sehari setelah tembakan rezim Assad menewaskan lima warga sipil dan melukai 10 lainnya di kota terdekat Kfar Batna, menurut SOHR.

Serangan udara juga menghantam wilayah yang dikuasai oposisi di distrik Jobar di Damaskus dan distrik Ain Tarma yang berdekatan.

Sejauh ini tiga “zona de-eskalasi” telah disepakati: di Ghouta Timur, bagian utara provinsi Homs tengah, dan di selatan Suriah.

Zona keempat, di provinsi Idlib barat laut, belum diimplementasikan.