Reuni 212 Dinilai Menjadi Contoh Bahwa Islam Adalah Rahmat

Reuni 212 Dinilai Menjadi Contoh Bahwa Islam Adalah Rahmat

CIAMIS (Jurnalislam.com) – Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Ciamis, KH Nonop Hanafi mengimbau umat Islam untuk tidak terpancing dengan stigmatisasi bahwa reuni 212 radikal dan akan tidak tertib.

Ia mengajak peserta Reuni 212 untuk melawan tudingan tersebut dengan aksi nyata, yaitu membawa semangat aksi 212 pada dimensi yang lebih luas.

“Aksi jutaan umat ini belum berakhir hanya dengan kita berkerumun, kerumunan ini harus menjadi satu shaaf (barisan) yang kuat,” kata Kyai Nonop kepada Jurnalislam.com, Rabu (27/11/2019)

“Dan langkah selanjutnya adalah bersatu dalam membangun ekonomi, politik, dan yang lainnya, yang pada akhirnya kita akan mencapai izzah islam wal muslimin, menuju negeri yang baldah thoyibah,” papar inisiator aksi jalan kaki Ciamis-Jakarta untuk menghadiri Aksi 212 pada 2016 silam ini.

Lebih lanjut, dia mengatakan, sebagai negeri muslim terbesar di dunia, bangsa Indonesia harus menjadi contoh bagi bangsa lain.

Umat Islam, kata dia, harus menjadikan Indonesia sebagai ladang amal untuk membuktikan Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

“Hingga pada akhirnya negeri dengan 260 juta jiwa ini akan menjadi dirigen bagi perdamaian dunia dan itu akan dimulai dari Indonesia. Kita akan menjadi pemantik bagi negeri-negeri muslim lain untuk bersatu, sehingga satu-persatu problematika umat bisa diselesaikan ketika Indonesia sebagai negeri muslim terbesar ini menjadi negara yang kuat, berdaya, dan bersatu dan berdaulat,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X