Ponpes Tahfidz se-Jatim, Jateng, DIY Tolak Perppu Ormas

Ponpes Tahfidz se-Jatim, Jateng, DIY Tolak Perppu Ormas

KLATEN (Jurnalislam.com) – Rabithah Al-Ma’ahid Al Qur’aniyyah (Ikatan Ponsok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an) se Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta menggelar pertemuan di pondok Pesantren Ibnu Abbas, Klaten, Ahad (30/7/2017). Pertemuan itu digelar untuk menanggapi sejumlah isu yang menerpa umat Islam Indonesia seperti penerbitan Perppu No 2 Tahun 2017 dan isu lainnya.

“Hal itu semuanya menuntut umat Islam supaya tetap istiqomah dalam berjuang dan tetap menyempurnakan syarat-syarat kemenangan dan kemuliaan bagi kaum muslimin,” kata juru bicara Ustadz Abdul Rachim Ba’asyir dalam siaran pers yang diterima Jurnalislam.com, Senin (31/7/2017).

Oleh sebab itu, Rabithah Al Maa’hid Al Qur’aniyyah menyatakan beberapa poin kesepakatan yang menjadi pernyataan sikap bersama. Berikut selengkapnya:

  1. Menggalang persatuan dan kesatuan di antara anggota Rabithah dan umat Islam
  2. Meningkatkan pendidikan dan persembahan kebaikan untuk umat Islam sebagai bukti bahwa umat Islam adalah pemilik dan pencinta negeri ini
  3. Bertekad untuk menjadikan Al Quran dan Sunnah Nabi Muhammad Saw. Sebagai dasar utama pendidikan generasi islam Indonesia, demi terwujudnya generasi terbaik sebagaimana generasi islam salafussalih
  4. Menyatakan dukungan terhadap penolakan segala bentuk diskriminasi, kriminalisasi ulama dan organisasi-organisasi Islam lebih lebih terbitnya Perppu Ormas tahun 2017 yang mengindikasikan adanya usaha mengerdilkan umat Islam yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penguasa.
  5. Bertekad berjuang bersama kaum muslimin yang tertindas di berbagai Negara wabilkhusus Palestina, Rohingya, Syria, dan Yaman dalam melawan kedzoliman.
  6. Menolak mempertentangkan Islam dan kaum muslimin dengan dasar dan konstitusi Negara, mengingat bahwa Negara ini berdiri di atas pondasi perjuangan ulama dan tokoh islam, dibangun di atas konstitusi tauhid, berkedaulatan rakyat berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa dan dijiwai oleh piagam Jakarta dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluknya.

Siaran Pers

Bagikan
Close X