BERLIN (Jurnalislam.com) – Polisi Jerman mencatat 578 kejahatan kebencian terhadap kaum Muslim antara Januari dan September tahun ini, menurut angka yang dirilis pada hari Kamis (13/12/2018).
Sedikitnya 40 Muslim terluka dalam serangan yang sebagian besar dilakukan oleh ekstrimis kanan-jauh, Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam menanggapi pertanyaan parlemen.
Kejahatan anti-Muslim yang didaftarkan oleh polisi termasuk penghinaan, surat-surat ancaman, serangan fisik dan serangan terhadap masjid.
Oposisi Left Party, yang mengajukan pertanyaan parlemen, telah memperingatkan meningkatnya kampanye kebencian dan kekerasan terhadap umat Islam di negara itu.
Baca juga:
-
Parlemen Eropa Luncurkan Proyek Melawan Islamophobia
-
KTT Muslim Dunia: Islamophobia adalah Kejahatan Kemanusiaan
-
950 Serangan Terhadap Kaum Muslim dan Masjid, Begini Islamophobia di Jerman dan Spanyol
-
Tokoh Utama Partai Anti Islam Jerman Mengundurkan Diri dan Masuk Islam
Sekitar 27 Muslim terluka dalam serangan antara Januari dan September tahun lalu.
Jerman telah menyaksikan meningkatnya Islamophobia dan kebencian terhadap para migran dalam beberapa tahun terakhir yang dipicu oleh propaganda dari partai-partai sayap kanan dan populis, yang telah mengeksploitasi ketakutan atas krisis pengungsi dan terorisme.