950 Serangan Terhadap Kaum Muslim dan Masjid, Begini Islamophobia di Jerman dan Spanyol

4 Maret 2018
950 Serangan Terhadap Kaum Muslim dan Masjid, Begini Islamophobia di Jerman dan Spanyol

JERMAN (Jurnalislam.com) – Ada 950 serangan yang dilaporkan terjadi terhadap Muslim dan Masjid di Jerman pada 2017, menurut data pemerintah baru, Aljazeera melaporkan Sabtu (3/2/2018).

Di Spanyol, lebih dari 500 insidenIslamophobiatercatat di tahun yang sama, termasuk insiden terhadap wanita dan anak-anak dan beberapa masjid, menurut sebuah kelompok masyarakat sipil.

Islamophobia di Jerman

  • Kategori khusus: Januari lalu, polisi Jerman mulai mendaftarkan kejahatan Islamophobia dalam kategori khusus, setelah seruan oleh komunitas Muslim negara tersebut untuk mengambil tindakan yang lebih serius terhadap meningkatnya jumlah kejahatan kebencian anti-Muslim.
  • Dalam sebagian besar insiden, pelakunya adalah bagian kelompok Jerman yang paling kanan, menurut kementerian tersebut.
  • Ekonomi terbesar Uni Eropa telah menyaksikan berkembangnya Islamophobia dan kebencian terhadap para migran dalam beberapa tahun terakhir dipicu oleh propaganda dari partai-partai sayap kanan dan populis, yang telah mengeksploitasi kekhawatiran akan krisis pengungsi.
  • Korban tewas: Di Jerman, sedikitnya 33 Muslim terluka dalam serangan tersebut, termasuk serangan terhadap wanita Muslim yang mengenakan jilbab dan serangan terhadap masjid dan institusi Muslim lainnya, Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam jawabannya atas sebuah pertanyaan parlemen.
  • Kementerian tersebut mencatat sedikitnya 60 serangan tahun lalu yang menargetkan masjid dan institusi Muslim lainnya.
  • Populasi Muslim: Jerman, sebuah negara dengan 81,8 juta orang, memiliki populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis.
  • Di antara hampir 700 juta Muslim di negara ini, tiga juta berasal dari Turki. Banyak dari mereka adalah generasi kedua atau ketiga keluarga Turki yang bermigrasi ke Jerman pada tahun 1960an.

Islamophobia di Spanyol

  • Tren yang meningkat: Rincian insiden anti-Muslim didokumentasikan dalam laporan “Islamophobia di Spanyol 2017” yang dirilis pada hari Jumat oleh Platform Warga Melawan Islamophobia (the Citizens’ Platform Against Islamophobia-PCI).
  • Menurut laporan tersebut, meningkatnya kecenderungan prasangka terhadap Islam dicatat di antara berbagai pandangan politik di Spanyol. Kampanye jalan, media dan internet oleh kelompok kanan jauh juga tercatat, kata laporan tersebut.
  • Tipe insiden: Dari 546 insiden Islamohobia, 386 adalah insiden media dan berbasis internet sementara 48 persen terdiri dari serangan verbal terhadap Islam dan Muslim.
  • Dua puluh satu persen insiden tersebut terjadi pada wanita, delapan persen orang yang ditargetkan, empat persen ditujukan terhadap anak-anak dan tujuh persen ditargetkan terhadap Ada juga serangan terhadap bisnis dan asosiasi masyarakat Muslim.
  • Berdasarkan wilayah: Dari semua insiden Islamophobia yang didokumentasikan oleh PCI pada tahun 2017, 51 persen terjadi di wilayah Catalonia timur laut, diikuti oleh Andalusia dengan 22 persen dan Valencia dengan 20 persen.

Muslim di Inggris jadi Target Serangan Islamophobia Media Cetak