INGGRIS (Jurnalislam.com) – Inggris akan menyediakan pemukiman bagi "ribuan lebih" pengungsi Suriah, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengumumkan Jumat pagi (04/09/2015) lansir World Bulletin.
Janji Cameron tersebut muncul setelah adanya seruan dari rekan-rekan Eropa, organisasi hak asasi manusia dan amal serta beberapa tokoh seperti Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon dan mantan Menteri Luar Negeri David Miliband.
"Inggris akan bertindak dengan kepala dan hatinya [untuk menemukan solusi jangka panjang bagi krisis," kata Cameron kepada media di ibukota Portugal Lisbon.
Para pengungsi diharapkan datang dari kamp PBB di perbatasan dengan Suriah, dan bukan dari kalangan pengungsi yang sudah berada di Eropa.
Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris mengatakan bahwa menerima lebih banyak pengungsi ke Inggris bukanlah jawaban untuk krisis pengungsi dan mengklaim bahwa Inggris sudah melakukan tugasnya sedikit.
Menanggapi pernyataan Cameron sebelumnya, Dewan Komisaris Eropa untuk Hak Asasi Manusia, Nils Muiznieks, mengatakan pada hari Kamis: "Saya sangat prihatin dengan sikap perdana menteri Inggris yang mengatakan bahwa Inggris tidak harus memberikan perlindungan kepada lebih banyak lagi pengungsi dari Timur Tengah."
Muiznieks mengatakan bahwa saat ini, Inggris melakukan jauh lebih sedikit daripada negara-negara Eropa lainnya, seperti Jerman atau Swedia, yang memberi perlindungan untuk ribuan warga Suriah. "Tragedi tambahan dan gambar-gambar yang mengejutkan bisa dihindari jika para pemimpin politik memiliki keberanian dan tekad untuk bersama-sama menegakkan standar hak asasi manusia dan nilai-nilai Eropa," kata komisaris.
Sementara itu, media Inggris yang meliput kematian tragis dua bersaudara Suriah – Aylan Kurdi yang berusia tiga tahun, dan kakaknya, Galip, yang berusia lima tahun, menimbulkan kemarahan publik.
Perdana menteri Inggris mengatakan bahwa "ia tergerak" dengan foto-foto dua bersaudara yang terdampar ke pantai Turki setelah gagal dengan tragis di laut saat berusaha untuk menyeberang ke pulau Yunani.
Sebuah petisi parlemen yang meminta pemerintah Inggris untuk bertindak membantu pengungsi kini ditandatangani oleh lebih dari 350.000 orang.
Petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 100.000 orang sudah dapat dibawa untuk diperdebatkan di parlemen.
Jerman adalah penerima terbesar klaim suaka baru di Uni Eropa pada tahun 2014, dengan perkiraan 173.100 aplikasi suaka.
Inggris menerima 31.300 aplikasi baru untuk suaka pada akhir 2014.
Menurut PBB, di Turki saja terdapat 1.938.999 pengungsi terdaftar pada 25 Agustus 2015.
Deddy | World Bulletin | Jurniscom