PBB: 400.000 Warga Ghouta Timur akan Hadapi Malapetaka Mengerikan

5 Desember 2017
PBB: 400.000 Warga Ghouta Timur akan Hadapi Malapetaka Mengerikan

SURIAH (Jurnalislam.com) – PBB mengatakan sekitar 400.000 warga sipil yang tetap terjebak di sana menghadapi “malapetaka mengerikan” karena rezim Assad telah memblokir pengiriman bantuan, Aljazeera Senin (4/12/2017).

Situasi kemanusiaan di daerah yang terkepung semakin memburuk, PBB telah memperingatkan.

Sedikitnya 500 orang membutuhkan evakuasi medis segera, gizi buruk merajalela, dan bayi-bayi meninggal karena kekurangan makanan.

Ghouta Timur Diblokade Rezim Syiah Assad, 1.000 Anak Lebih Terancam Kematian

“Rezim mencoba memaksa penduduk Ghouta untuk mau dipindahkan ke utara Suriah. Tetapi warga di sini tidak akan menerimanya, mereka tidak akan dipindahkan secara paksa,” kata Hazem Shami, seorang aktivis di Ghouta Timur.

Pada bulan April, rezim Assad mulai melakukan serangan di daerah tersebut. “Sejak saat itu, penduduk harus menyelundupkan pengiriman bantuan yang tidak teratur,” Zeish Al-Kaze reporter Al Jazeera, yang melaporkan dari Beirut di negara tetangga Lebanon, mengatakan.

“Dalam dua bulan terakhir, pasokan hanya mencapai 20 persen bagi 400.000 orang yang terjebak di Ghouta Timur.”