Pasukan Penjajah Israel Kepung Masjid dan Tahan Tiga Penjaga Al Aqsha

Pasukan Penjajah Israel Kepung Masjid dan Tahan Tiga Penjaga Al Aqsha

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Dome of the Rock di kawasan Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur yang diduduki Israel telah dibuka kembali untuk umat Muslim setelah dikepung selama berjam-jam oleh pasukan zionis, menurut salah satu penjaga kompleks suci asal Palestina.

Tidak lama setelah masjid dibuka kembali, lima warga Palestina – termasuk tiga penjaga masjid – ditahan oleh polisi Israel ketika mereka meninggalkan area itu, menurut koresponden Anadolu Agency yang berbasis di daerah tersebut.

Sebelumnya pada hari Senin (14/1/2019), polisi Israel melakukan pengepungan di Dome of the Rock, yang terletak di Kota Lama di kompleks Masjid Al Aqsha, memicu ketegangan antara polisi dan jamaah Palestina.

Menurut Firas al-Dibs, juru bicara Religious Endowments Authority Yerusalem, insiden itu dimulai sebelumnya pada hari Senin ketika penjaga asal Palestina menutup masjid setelah seorang polisi Israel mencoba memasuki situs tersebut tanpa izin.

“Para penjaga meminta polisi untuk melepas topi [Yahudi Kippah] sebelum memasuki masjid, tetapi dia menolak dan berusaha untuk memaksa masuk ke tempat itu, mendorong para penjaga untuk menutupnya,” kata Dibs.

Dibs mengatakan polisi Israel melakukan pemeriksaan keamanan rutin setiap pagi. Namun, karena petugas itu menolak melepas kippahnya, para penjaga curiga bahwa ia akan melakukan ibadah Yahudi di dalam masjid.

Baca juga: 

Non-Muslim diizinkan untuk mengunjungi situs tersebut selama jam-jam tertentu, tetapi tidak diperbolehkan untuk beribadah di situs tersebut.

Para jamaah kemudian bentrok dengan polisi ketika polisi Israel tiba dan menunggu di luar masjid untuk menangkap para penjaga Palestina.

Ratusan warga Palestina berkumpul di Dome of the Rock untuk sholat zuhur, lapor kantor berita Wafa.

Selama bentrokan, polisi Israel secara fisik menyerang Sheikh Omar al-Kiswani, direktur Masjid Al Aqsha, kata Dibs. Dia telah dipindahkan ke rumah sakit untuk dirawat.

Polisi Israel tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Kompleks Masjid Al-Aqsha adalah situs tersuci ketiga bagi umat Islam setelah Mekah dan Madinah, sementara orang Yahudi mengklaim sebagai Temple Mount.

Palestina telah lama khawatir bahwa penjajah Israel berencana untuk mengambil alih situs itu sehingga dapat membangun Kuil Ketiga.

Para aktivis Kuil mengakui bahwa berdoa di kompleks itu adalah langkah pertama dalam mencapai tujuan mereka membangun Kuil Ketiga di the Noble Sanctuary, warga Palestina tetap khawatir tentang pengunjung Yahudi ke kompleks itu, banyak di antara mereka yang berusaha berdoa.

Bagikan

One thought on “Pasukan Penjajah Israel Kepung Masjid dan Tahan Tiga Penjaga Al Aqsha

  1. Sesungguhnya sudah waktunya di akhir zaman ini Bait Suci Ketiga sebagai Ka’bah/Mezbah bagi umat Nabi Musa yg harus berpegang teguh kepada Kitab Suci Taurat kembali ke tanah suci untuk menyemarakkan dengan doa-doa melantunkan nyanyian/lagu-lagu Sorgawi ……… Biarlah gunung-gunung-Nya bisa bertasbih memuji Allah dan burung-burung bisa menyanyikan lagu-lagu Mazmur Nabi Daud, maka langit dan bumi bersorak sorai bergembira karena sinar cahaya wajah-Nya memenuhi alam semesta ……….. Amin – Puji Allah – Allah Mahabesar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X