Pasar Software Perbankan Syariah Diprediksi Tumbuh hingga Rp9 Triliun

Pasar Software Perbankan Syariah Diprediksi Tumbuh hingga Rp9 Triliun

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Seiring berkembangnya keuangan digital, pasar perangkat lunak perbankan syariah juga turut melesat. Setiap tahunnya, segmen bisnis yang memanfaatkan kemajuan teknologi ini tumbuh 13 persen per tahun.

Pasar software perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh hingga US$700 juta (Rp9,89 triliun) hingga 2021, dikutip dari laporan industri terbaru.

Angkanya diharapkan tumbuh dalam industri keuangan syariah.

Dikutip dari Gulf Times,  30 Januari 2019, software perbankan syariah ini turut mengacu kepada norma-norma syariah. Peranti ini mengelola dan memantau operasional bank serta punya fitur yang tak dimiliki perbankan konvensional.

Teknologi ini dikembangkan oleh perbankan syariah dan cendekiawan ekonomi syariah. Mereka menciptakan serangkaian spesifikasi untuk perangkat lunak. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan keuangan sambil memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.

Awalnya, perangkat lunak ini dikembangkan oleh internal bank dan bekerja sama dengan vendor IT lokal. Seiring berjalannya waktu, penyedia perangkat lunak yang beroperasi secara global, memasuki bisnis dan menciptakan solusi perbankan syariah yang bisa diskalakan pada rentang yang lebih besar.

Misalnya, pengembang software perbankan syariah adalah Infosys,  Tata Consultancy Systems, Virmati dan Finastra, dan sejumlah vendor khusus seperti seperti AutoSoft Dynamics, Infopro, BML Istisharat, International Turnkey Systems, Infrasoft Technologies, Silverlake, Intertech, Leadsoft, dan lainnya.

Sumber : dream.co.id

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X