Serangan Martir Taliban Hantam Markas Polisi di Kabul

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) –  Al Emarah News pada hari Senin (01/02/2016) mengatakan bahwa serangan istisyhad dilakukan seorang diri oleh Muhammad, seorang Mujahid dari unit syahid Imarah Islam dan telah membunuh serta melukai hingga puluhan polisi di kota Kabul, ibukota Afghanistan.

Mujahid syuhada tersebut meledakkan rompi penuh peledak di pintu masuk markas polisi di wilayah Deh Mazang kota Kabul Senin sekitar pukul 01:45 waktu setempat, menyebabkan sekitar 40 pasukan tewas dan terluka.

Reporter Al Jazeera Jennifer Glasse, melaporkan dari Kabul, mengatakan, serangan itu terjadi sekitar pukul 02:00 waktu setempat.

"Pembom meledakkan dirinya di depan sebuah gedung polisi di pusat kota," katanya.

"Serangan itu terjadi lima hari sebelum putaran pembicaraan damai yang dijadwalkan dengan hadirnya pejabat Afghanistan, Pakistan, Cina dan AS."

Kabul dilanda serangkaian serangan istisyhad bulan lalu, termasuk satu serangan yang menewaskan sedikitnya tujuh awak media Tv TOLO, stasiun televisi propaganda AS bentukan rezim, Taliban meningkatkan serangan terhadap pemerintah boneka yang didukung Barat (AS dan sekutunya).

Deddy | Al Emarah News | Aljazeera | Jurnalislam

Jubir al Qassam: Kami akan Kejutkan Israel pada Konfrontasi Mendatang, Dibawah dan Diatas Tanah

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Juru bicara Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, Abu Ubaidah menegaskan, pihaknya akan membuat Israel tersentak dalam konfrontasi mendatang dan pihaknya memiliki sejumlah bargaining yang memaksa penjajah untuk membebaskan tawanan Palestina, lansir Infopalestina Senin(01/02/2016).

Abu Ubaidah menegaskan pada pelepasan tujuh syuhada di Gaza – yang gugur akibat longsor terowongan – kemarin Ahad sore, “Dalam setiap pertempuran, kalian bisa melihat kekuatan pejuangan perlawanan Palestina. Mereka memiliki hak untuk memiliki senjata secara total. Bukan untuk meminta peperangan namun sebagai persiapan. Jika Israel menyerang rakyat kami dan tanah air kami, maka pejuang perlawanan akan mengguncang tanah tempat berpihak Israel dan mengejutkan mereka.”

Dengan karunia dari Allah, kemudian para pejuang pahlawan terowongan bawah tanah, kami memiliki banyak daya tekan yang bisa memaksa Israel membebaskan para tawanan Palestina di penjara Israel, tegas Abu Ubaidah. Mereka akan segera merayakan kebebasan dan kemenangan besar, tuturnya penuh optimis.

“Kami akan tetap pada janji membebaskan kalian. Musuh utama kita Israel akan terpaksa tunduk kepada kami. Kami tidak akan bosan mempersiapkan diri membela rakyat kami dan tempat suci kami. Ini pilihan strategi kami dengan melakukan perlawanan. Tak ada tawar menawar. Ancaman Israel tak akan menakutkan kami. Justru kami akan semakin bersemangat melawan Israel.” tegas Abu Ubaidah berapi-api.

Ia menyampaikan salam hormat dan terimakasih kepada bangsa Palestina, di awali dari keluarga syuhada, warga Palestina yang diaspora di tempat pengungsian, faksi-faksi perlawanan.

Abu Ubaidah menutup statemennya, “Kami berjanji kepada Allah, kemudian kepada rakyat dan umat Islam untuk melanjutkan jalan perjuangan ini. Kami tegaskan, bahwa ribuan pejuang Palestina masih terus melanjutkan jalan perlawanan ini, di bawah dan di atas tanah, persiapan dan jihad. Meski mereka dibiarkan, mereka tidak akan merasa hina sampai datang janji Allah.”

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Bersinergi dalam Nahi Munkar, Sejumlah Ormas Islam Bentuk Laskar Islam Jember

JEMBER (Jurnalislam.com) – Sebagai bentuk upaya pencegahan kriminalitas dan kemaksiatan, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Jember bersinergi membentuk Laskar Islam Jember (LIJ). LIJ merupakan wadah silaturahim antar ormas Islam di Jember yang berfokus pada nahi munkar (mencegah kemunkaran).

"Kita tidak sedang menggagas hal baru. Karena nahi munkar itu tugas yang sudah ada sejak zamannya Rasulullah," ucap Abu Nashrullah, mewakili Ansharusy Syariah Jember kepada Jurnalislam, dalam acara Temu Akrab dan Konsolidasi Laskar Islam Jember di Rest Area Perhutani Jubung, Kabupaten Jember, Jawa Timur Ahad (31/2/2016).

Dalam suasana penuh keakraban, sejumlah perwakilan ormas Islam menyampaikan asanya agar LIJ ini bisa menjadi solusi penanggulangan maksiat di kota santri itu.

"Kita prioritaskan ukhuwah antar ormas Islam, karena urusan nahi munkar bukan hal mudah dan membutuhkan sinergi banyak pihak," tegas ustadz Ilyas Hikam, Sekretaris DPW FPI Jember.

"Terpilihnya Nama (Laskar Islam Jember) ini adalah saran dari Komandan LPI Jember dan logo yang kita pakai adalah sumbangsih dari ketua Muslim Designer Community (MDC) " ujar Abu Nashrullah.

Sementara itu, koordinator LIJ, Santoso mengatakan, nahi munkar bukan sekedar urusan sweeping akan tetapi membutuhkan manajemen organisasi yang baik di dalamnya agar masyarakat merasakan manfaat sebenarnya.

”Urusan nahi munkar di era saat ini bukan sekedar urusan sweeping dan baku hantam, tapi membutuhkan manajemen sehingga tidak termakan fitnah media sekuler yang  mengatakan aktifisnya sebagai muslim anarkis,” ujar Santoso.

"Nahi Munkar harus diorganisir agar orang tahu manfaatnya. Jangan kalah dengan maksiat yang bisa diterima karena sudah terorganisir baik," sambungnya.

Santoso menjelaskan, langkah awal yang akan dijalankan adalah menjalin silaturahim dengan para tokoh Islam di Jember serta melakukan beberapa aksi simpatik untuk mengenalkan manfaat adanya LIJ ini kepada masyarakat Jember.

Laskar Islam Jember diinisiasi oleh Jamaah Ansharusy Syariah dan Front Pembela Islam (FPI) Jember yang didukung elemen Islam lain seperti Syabab Hidayatullah, MTA, dan beberapa Aktifis Kampus di Jember.

Reporter: Budi Eko | Editor: Ally | Jurnalislam

 

 

Ahli Virus Uganda: Zika Mampu Beradaptasi dengan Manusia

UGANDA (Jurnalislam.com) – Seorang ilmuwan top di fasilitas berbasis Uganda yang pertama kali mengidentifikasi virus Zika telah mengatakan kepada Anadolu Agency  Ahad (31/01/2016) bahwa virus tersebut berkembang biak dan menjadi lebih mudah beradaptasi dengan manusia.

Dr Julius Lutwama, petugas penelitian utama senior di Uganda Virus Research Institute, mengatakan wabah virus di Amerika tersebut hanya dapat dikurangi dengan terapi suportif dan melalui pengendalian nyamuk pembawa penyakit.

"Ada dua strain virus Zika, yang meliputi virus Zika Afrika dan strain Asia, yang sedikit berbeda," katanya.

"Strain yang menyebabkan masalah di Amerika berasal dari Asia, pergi ke Mikronesia, Polinesia dan pindah ke Amerika Selatan."

Zika adalah infeksi virus nyamuk yang meskipun jarang fatal, telah dikaitkan dengan microcephaly, yaitu cacat lahir yang mempengaruhi perkembangan otak pada janin. Tidak ada vaksin atau pengobatan.

Pertama kali diidentifikasi pada manusia pada tahun 1952 di Uganda dan Tanzania, Brazil melaporkan kasus terbaru pertama pada Mei tahun lalu dan penyakit tersebut telah menyebar ke 22 negara dan wilayah lain di kawasan itu, serta menginfeksi ribuan.

Organisasi Kesehatan Dunia akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Senin untuk menentukan apakah wabah merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat internasional.

Lutwama – yang bekerja di institut di Zika Forest, dekat Entebbe – mengatakan bahwa genom virus telah berubah sedikit dan "menjadi lebih mudah beradaptasi dengan manusia, sehingga berkembang pada tingkat yang sangat tinggi."

Menekankan risiko untuk wanita hamil dan anak-anak yang belum lahir, ia menambahkan: "Bayi dalam rahim tumbuh pada tingkat yang sangat cepat dan ketika virus melintas ke dalam rahim maka ia tumbuh secepat anak tumbuh.

"Ini berarti ada banyak virus yang diproduksi di sel yang cepat tumbuh [sehingga] mempengaruhi anak."

WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS bekerja sepanjang waktu untuk menemukan vaksin.

Lutwama mengatakan sejauh ini belum ada vaksin yang telah dikembangkan, meskipun penyakit telah teridentifikasi lebih dari 60 tahun yang lalu, karena infeksi yang ringan dan hanya ada beberapa kasus.

Dia mengatakan kesulitan dalam memberantas virus adalah karena "mereka hanya hidup ketika masuk ke dalam sel, sehingga saat Anda mengatakan Anda ingin membunuh virus itu berarti Anda harus membunuh sel – yang berarti Anda harus membunuh orang tersebut. "

Antara tahun 1947, ketika virus itu diidentifikasi pada monyet, hingga tahun 2007, hanya ada 14 kasus virus yang tercatat di seluruh dunia, termasuk dua kasus di Uganda. Pada tahun 2013, 200 kasus tercatat secara global.

Pusat penelitian Lutwama berfokus pada infeksi virus dan telah mengidentifikasi infeksi termasuk virus Bundibugyo, strain virus Ebola, pada tahun 2007.

Lutwama, seorang arbovirologist berpengalaman yang telah mempelajari virus dari serangga dan kutu selama lebih dari 30 tahun, mengatakan bahwa kasus virus Zika terbaru yang tercatat di Uganda adalah pada tahun 2012.

"Kami telah menghentikan kasusnya untuk sementara sampai kami mengumpulkan sampel darah yang mengungkapkan bahwa dia memiliki empat antibodi terhadap empat infeksi yang berbeda tetapi tidak ada tes konfirmasi," kata Lutwama.

"Di Dakar [Senegal, di mana sampel diteruskan] dua virus diidentifikasi, termasuk virus Zika."

Uganda adalah rumah bagi hingga 77 virus yang ditularkan oleh serangga, dengan 34 di antaranya biasa ditemukan di tempat lain di seluruh dunia.

Penelitian telah menemukan virus berkembang di iklim tropis di tengah flora dan fauna yang tepat.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Lebih dari 10.000 Anak-anak Pengungsi Suriah Hilang

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Lebih dari 10.000 anak-anak pengungsi yang tidak ditemani telah menghilang di Eropa, lembaga kepolisian Uni Eropa Europol mengatakan pada hari Ahad, menambahkan ketakutan bahwa banyak yang dibawa pergi menjadi cincin lingkaran perdagangan seks, World Bulletin melaporkan Ahad (31/01/2016).

Kantor pers Europol mengkonfirmasi ke AFP jumlah yang dipublikasikan di surat kabar Inggris The Observer.

Kepala staf badan Brian Donald mengatakan kepada surat kabar bahwa jumlah tersebut adalah anak-anak yang menghilang dari sistem setelah mendaftar dengan otoritas negara setelah kedatangan mereka di Eropa.

"Tidak masuk akal jika mengatakan bahwa kita sedang melihat anak-anak sejumlah 10.000 lebih," kata Donald, menambahkan bahwa 5.000 anak telah menghilang di Italia saja.

"Tidak semua dari mereka mengalami pidana dieksploitasi, beberapa mungkin telah diteruskan kepada anggota keluarga. Kami hanya tidak tahu di mana mereka, apa yang mereka lakukan atau dengan siapakah mereka.."

Lebih dari satu juta pengungsi, banyak yang melarikan diri dari konflik di Suriah, menyeberang ke Eropa tahun lalu.

Europol memperkirakan bahwa 27 persen dari mereka adalah anak-anak, kata Observer.

"Apakah mereka terdaftar atau tidak, kita sedang berbicara tentang 270.000 anak-anak," kata Donald kepada The Observer.

"Tidak semua dari mereka tidak ditemani, tapi kami juga memiliki bukti bahwa sebagian besar mungkin tidak ditemani," katanya, seraya menambahkan bahwa perkiraan konservatifnya mungkin 10.000.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

MIUMI DIY: LGBT Bukan Hanya Persoalan Akhlak, Tapi Ideologi

SERANG (Jurnalislam.com) – Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Daerah Istimewa Yogyakarta, KH. Ridwan Hamidi, Lc menilai, gerakan Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) merupakan suatu gerakan yang mengancam bangsa Indonesia. Menurutnya,  LGBT bukan hanya persoalan akhlak akan tetapi mereka juga mengusung ideologi.

“LGBT merupakan suatu gerakan yang tidak lepas dari ideologi jadi bukan cuma persoalan akhlak,” katanya usai memberi materi pada acara Majelis Akbar Relawan Qur’an di Masjid At – Taubah Jalan Raya Jakarta KM 02, Kemang, Serang, Banten, Ahad (31/1/2016).

“Karena mereka mempunyai rencana yang cukup jauh, kami melihatnya cukup serius dan menjadi sebuah ancaman bukan sekedar umat, tapi bangsa Indonesia,” terang koordinator Wahdah Islamiyah Wilayah Jawa-Sumatera itu.

KH Ridwan melihat gerakan ini bisa menjadi sebuah ancaman jika dibiarkan berada di tengah-tengah masyarakat. “Kan dampaknya menjadi luas,” ujarnya

Dia juga membantah pernyataan yang mengatakan bahwa LGBT tidak berbahaya dan tidak merugikan orang lain karena mereka akan terus berusaha untuk mempengaruhi orang lain.

“Tidak bisa orang mengatakan ini (kaum LGBT-red) tidak merugikan orang lain, karena pengaruhnya pasti mereka mengajak orang lain ikut dalam pemahamannya. Kan tidak mungkin kalau seorang lesbi dan gay itu sendirian, pasti membutuhkan pasangan, tidak bisa terlaksana itu,” jelasnya.

“Kami melihatnya bahaya LGBT bukan hanya untuk anak-anak tapi juga orang dewasa,” tambahnya.

Setelah melihat dari banyak kasus, lanjut dia, ternyata LGBT menjadi sebuah candu yang dampaknya luar biasa. “Melepaskannya itu tidak mudah,”  pungkasnya.

Reporter : Muhammad Fajar | Editor: Ally | Jurnalislam

SMK Analisis Kesehatan TPA Jember Adakan Bekam Massal Gratis

JEMBER (Jurnalislam.com) – SMK Analisis Kesehatan TPA Jember mengadakan kegiatan bekam massal di Balai Desa Wuluhan, Kabupaten Jember, Ahad (31/1/2016). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 itu diikuti laki-laki dan perempuan.

“Tujuan diadakan acara tersebut untuk membantu orang-oang yang tidak mampu bisa berobat gratis dengan bekam dan melatik anak-anak  SMK Analisi Kesehatan supanya punya jiwa sosial dan dakwah serta syi’ar Islam tentang thibunnabawi,” terang Marzuki, salah seorang guru SMK Analisis Kesehatan TPA Jember kepada Jurnalislam, Ahad (31/1/2016).

Marzuki mengatakan, kegiatan bekam gratis itu sudah berjalan kurang lebih tiga tahunan dan berpindah-pindah tempat.

“Alhamdulillah sudah berjalan tiga tahun dan setiap bulannya keliling dari satu desa ke desa yang lain, untuk mensosialisasikan thibunnabawi dengan metode bekam,” katanya.

“Mereka merasa senang karena yang pertama gratis, dan yang kedua langsung bisa merasakan manfaatnya, khususnya mengikuti sunnah Nabi Muhammad Salullahhualaihi wasalam,” sambungnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 106 pasien bekam. Panitia berharap pada bulan selanjutnya peserta semakin meningkat. “Serta kebutuhan kesehatan lainnya bisa dipenuhi oleh panitia penyelenggara, untuk warga yang membutuhkan,” pungkas Marzuki.

Reporter : Findra | Editor: Ally |Jurniscom

 

 

Utusan PBB Optimis Setelah Bertemu Oposisi Moderat Suriah

JENEWA (Jurnalislam.com) – Utusan Suriah PBB bertemu dengan anggota kelompok oposisi utama di sebuah hotel Jenewa pada hari Ahad (31/01/2016), setelah mereka mengancam akan pergi sebelum pembicaraan damai yang direncanakan dimulai dengan sungguh-sungguh, kata beberapa sumber oposisi, World Bulletin melaporkan Ahad.

Sumber tersebut mengatakan pertemuan antara utusan Staffan de Mistura dan delegasi dari Komite Negosiasi Tinggi (the High Negotiations Committee) berlangsung di sebuah hotel dan bukan di markas Eropa PBB, di mana pembicaraan tidak langsung untuk mengakhiri perang  brutal hampir lima tahun Suriah telah dijadwalkan.

Mistura mengatakan pada hari Ahad bahwa ia "optimis dan bertekad" setelah pertemuan informal dengan kelompok oposisi moderat,  yang telah mengancam untuk pergi sebelum pembicaraan damai yang direncanakan dimulai dengan sungguh-sungguh.

"Saya optimis dan bertekad karena ini merupakan peristiwa bersejarah yang tidak boleh dilewatkan," kata utusan PBB Staffan de Mistura kepada wartawan saat ia meninggalkan sebuah hotel Jenewa setelah pertemuan informal dengan delegasi dari Komite Negosiasi Tinggi.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Pemberontak Syiah Houthi Rampas Bantuan Kemanusian ke Taez

YAMAN (Jurnalislam.com)Human Rights Watch pada hari Ahad (31/01/2016) mengatakan pemberontak Houthi Yaman merampas  bantuan kemanusiaan yang dikirim ke Taez, dan mendesak pemberontak yang didukung Iran tersebut untuk membuka akses ke kota yang terkepung, lansir World Bulletin Ahad.

Pemberontak Houthi dan sekutu mereka telah selama berbulan-bulan memperketat jerat terhadap pasukan pendukung Presiden Abderabbo Mansour Hadi di pusat kota terbesar ketiga di Yaman.

Pemberontak "harus segera mengakhiri penyitaan barang yang diperuntukkan bagi penduduk sipil dan mengizinkan akses penuh bagi badan-badan bantuan," kata HRW dalam pernyataannya.

"Perampasan harta warga sipil adalah melanggar hukum, tetapi merebut makanan dan pasokan medis mereka sangatlah kejam," wakil direktur untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Joe Stork, mengatakan.

HRW mengatakan penduduk kota itu menurun dari sekitar 600.000 menjadi tidak lebih dari 200.000 warga sipil setelah mengungsi dari pertempuran, menurut angka PBB.

Setidaknya sejak September, pengawas hak asasi mengatakan, pemberontak di pos pemeriksaan telah merampas makanan, gas untuk memasak dan perlengkapan medis yang dibawa warga ke daerah-daerah terkepung.

Badan-badan bantuan internasional juga menghadapi kesulitan membawa makanan dan obat-obatan, kata HRW.

Doctors Without Borders mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan pasokan medis penting untuk rumah sakit di kota pada awal Januari, dalam pengiriman pertama sejak Agustus.

Pengiriman itu terjadi beberapa hari setelah badan amal Saudi mengatakan bahwa pesawat koalisi pimpinan Arab yang memerangi pemberontak telah mengirim 40 ton peralatan medis dan makanan ke Taez.

Koalisi Arab sejak Maret melakukan operasi udara dan darat di Yaman untuk mendukung kekuatan pemerintah Yaman terhadap pemberontak Syiah Houthi dan sekutu mereka yang didukung Republik Syiah Iran.

Lebih dari 5.800 orang telah tewas di Yaman sejak Maret, sekitar setengah dari mereka warga sipil, menurut PBB.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Intifadhah: 3 Serdadu Zionis Ditembak di Pos Militer Bet El, 2 diantaranya Kritis

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Tiga serdadu Zionis terluka, dua di antaranya kritis, dalam aksi penembakan di pos militer Bet El di utara al-Birah, Ahad (31/01/2016), Infopalestina melaporkan.

Saluran TV7 Zionis menyebutkan, tiga tentara Zionis terluka dalam aksi penembakan sementara itu pelaku aksi gugur setelah ditembak pasukan penjajah Zionis.

Media massa Zionis mengatakan, seorang warga Palestina mengendarai mobil berhenti secara tiba-tiba di pos militer dan langsung melancarkan serangan tembakan ke para tentara Zionis yang ada di lokasi. Tiga tentara terluka, dua di antaranya luka parah dan seorang luka ringan. Para tentara lain segera menembak pelaku aksi hingga mengalami luka parah dan ditinggalkan kehabisan darah di lokasi hingga syahid.

Pasukan penjajah Zionis mencegah mobil ambulan Palestina menuju lokasi aksi untuk memberikan pertolongan pada warga Palestina yang ditembak pasukan Zionis. Sementara mereka mengizinkan Bintang David Merah Zionis mengevakuasi para tentara Zionis yang terluka ke rumah sakit.

Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa pelaku aksi Intifadhah adalah Amjad Sukari berusia 35 tahun dari desa Jama’in di pinggiran Nablus. Dia bekerja sebagai anggota polisi pengawal pribadi ketua kejaksaan Ramallah Ahmad Hanun. Saat melakukan aksinya, dia mengendarai mobil milik ketua kejaksaan.

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam