3 Komandan Arbaki Tewas dalam Serangan di Kunar

KUNAR (Jurnalislam.com) – Zargari, seorang komandan Arbaki terkenal tewas dalam serangan yang ditargetkan oleh Mujahidin di distrik Nari provinsi Kunar timur pada Ahad pagi, Al Emarah News melaporkan Ahad (31/01/2016).

Mujahidin juga menyerbu sejumlah pos musuh di daerah tersebut , menyebabkan pasukan boneka menderita kerugian parah.

Sementara di Helmand pada larut malam kemarin Mujahidin penyusupmembunuh seorang komandan upahan – Qudrat – di dalam pos pemeriksaan di daerah Maktab kabupaten Khan-e-Sheen dan bergabung dengan aman bersama Mujahidin.

Dia juga membawa senapan mesin berat dan senapan.

Laporan juga datang dari kabupaten Dehrawod provinsi Uruzgan pada hari Ahad, mengatakan bahwa tentara bayaran pengecut melarikan diri dan meninggalkan 4 pos pemeriksaan strategis malam terakhir di wilayah Zartali.

Dengan ini jalur utama yang menghubungkan pusat kabupaten Dehrawod, kabupaten Char Chino dan ibukota Tarinkot jatuh di bawah kendali penuh Mujahidin.

Dalam laporan lain dari provinsi Kunar, kepala polisi distrik, yang dikenal sebagai Dokter dan seorang komandan tinggi Arbaki, Inamullah bersama dengan 8 orang lainnya tewas dan 4 lainnya mengalami luka fatal dalam sebuah ledakan besar di distrik Surkani provinsi ini pada hari Sabtu.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Puluhan Orang Tewas oleh Tiga Ledakan di Dekat Kuil Syiah, Damaskus

SURIAH (Jurnalislam.com) – Tiga ledakan telah menewaskan lebih dari 60 orang dan melukai sedikitnya 40 di ibukota Suriah Damaskus, kata monitor, lansir Aljazeera Ahad (31/01/2016).

Ledakan, yang salah satunya disebabkan oleh bom mobil, terjadi di dekat kuil Syiah Sayyida Zeinab pada hari Ahad, Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia mengatakan.

Observatorium itu mengatakan beberapa milisi Syiah tewas, menambahkan bahwa jumlah korban diperkirakan akan meningkat.

Rekaman televisi pemerintah menunjukkan bangunan dan puing-puing mobil terbakar di lingkungan kuil.

Daerah padat penduduk di Damaskus selatan adalah sebuah situs ziarah bagi Syiah dari Iran, Lebanon dan bagian lain dunia.

Kuil tersebut pernah ditargetkan sebelumnya, termasuk pada tahun 2012 dan pada bulan Februari 2015, ketika dua serangan Bom menewaskan empat orang dan melukai 13 lainnya di sebuah pos pemeriksaan di dekatnya.

Serangan terakhir itu terjadi ketika rencana PBB mengadakan perundingan untuk mengakhiri perang Suriah dan merupakan pukulan baru, saat delegasi oposisi moderat dan pemerintah saling melempar tuduhan terhadap satu sama lain.

 

Deddy | World Bulletin | Aljazeera | Jurnalislam

PM Turki: Rusia Tidak Bisa Berkelit atas Pelanggaran Udara

ANGKARA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Ahmet Davutoglu mengatakan bahwa Rusia tidak pernah bisa menutupi pelanggaran wilayah udara Turki karena intrusi terbaru tersebut terdeteksi pada radar Turki dan radar NATO, lansir Anadolu Agency Ahad (31/01/2016).

Berbicara pada konferensi pers di Arab Saudi Royal Palace pada hari Ahad saat berkunjung ke Riyadh, Davutoglu mengatakan:

"Karena tidak ada negara di dunia yang terisolasi, adalah mustahil untuk menyembunyikan pelanggaran wilayah udara yang benar-benar terjadi atau merekayasa tidak adanya sebuah pelanggaran udara menjadi terlihat seperti benar-benar terjadi.

"Jadi Rusia tidak bisa (menutupi) pelanggaran yang dilakukannya dengan alasan apapun."

Kementerian Luar Negeri Turki menegaskan pada hari Sabtu bahwa jet tempur Rusia – sebuah pembom tempur SU-34 – melanggar wilayah udara Turki pada Jumat di tengah hari meskipun mendapat peringatan berulang-ulang oleh unit radar udara Turki di Rusia dan Inggris.

Angkatan Udara Turki menyatakan 'peringatan oranye' di pangkalan utama mereka di seluruh negeri, sumber militer mengatakan Sabtu.

Davutoglu menyatakan bahwa insiden tersebut merupakan pelanggaran jet Rusia yang sangat singkat.

"Turki tidak pernah bermaksud untuk meningkatkan ketegangan yang ada dengan Rusia dengan cara apapun, tetapi akan selalu menampilkan sensitivitas yang diperlukan untuk melindungi wilayah udaranya," katanya.

Perdana menteri Turki juga menegaskan peringatan terhadap Moskow, mengatakan bahwa "sikap Rusia mengancam wilayah udara Turki juga kerusakan yang Rusia sebabkan kepada elemen oposisi Suriah dan oposisi moderat bukanlah kepentingan mereka."

Davutoglu mencatat bahwa Ankara dan Riyadh akan melanjutkan dukungan mereka untuk oposisi moderat Suriah, saat pembicaraan damai berlangsung di Jenewa.

Delegasi oposisi High Negotiations Committee anti-Bashar-al-Assad bertemu dengan utusan PBB Staffan de Mistura sebelumnya pada hari Ahad.

Davutoglu mengatakan ia telah berbicara di telepon dengan kepala delegasi oposisi moderat, Riyadh Hijab, dan menyatakan dukungannya.

"Turki akan selalu berdiri di samping rakyat Suriah dan oposisi moderat untuk melawan IS, rezim Assad dan pasukan asing dan elemen negara yang mengarahkan ke arah invasi di Suriah," tambahnya.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Pentagon Minta Rusia Hormati Wilayah Udara Turki

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS meminta Rusia untuk menghormati wilayah udara Turki Sabtu malam setelah pesawat tempur Rusia menyeberang ke wilayah Turki pada hari Jumat, Anadolu Agency melaporkan Ahad (31/01/2016).

"Amerika Serikat dan NATO di berdiri dalam solidaritas dengan Turki dan kami menyerukan Rusia untuk menghormati wilayah udara Turki dan menghentikan kegiatan yang berisiko lebih lanjut mempertinggi ketidakstabilan di kawasan itu," kata juru bicara Pentagon Mark Wright.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pembom tempur SU-34 milik Rusia telah berulang kali diperingatkan pada hari Jumat setelah melanggar wilayah udara Turki anggota NATO.

Angkatan Udara Turki meningkatkan peringatan di pangkalan di seluruh negeri setelah insiden tersebut, kata sumber-sumber militer Turki.

Kementerian Pertahanan Rusia membantah menyeberang ke wilayah udara Turki.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg juga meminta Rusia untuk menghormati wilayah udara Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan para pejabat telah menghubungi Rusia untuk mengatur pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas insiden tersebut namun belum menerima tanggapan.

Jet Rusia telah melanggar wilayah udara Turki beberapa kali sejak Moskow mengerahkan pasukan militer ke Suriah pada akhir September.

Pada 24 November, patroli udara F-16 Turki mencegat dan menembak jatuh SU-24 Rusia setelah mengabaikan peringatan dan menyeberang ke wilayah udara Turki, menyebabkan ketegangan antara Moskow dan Ankara.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Cegah Kristenisasi, Me-DAN Banjar Gelar Baksos

BANJAR (Jurnnalislam.com) – Tim Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-DAN) bersama Forum Mahasiswa Islam (Formassalam) menggelar bakti sosial (baksos) bertajuk Me-DAN Peduli Sesama di desa Rejasari, Kecamatan Langesari, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (30/1/2016). Bertempat di Masid Al Hidayah, Me-DAN menyalurkan 100 paket sembako kepada keluarga kurang mampu di desa itu.

Ketua pelaksana, Abu Muhammad mengatakan, kegiatan tersebut dilaskanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama muslim.

“Bakti sosial ini adalah sebagaimana yang telah disampaikan dalam firman Allah, bahwa sesungguhnya setiap mukmin dengan mukmin lainnya adalah saudara. Dan juga sebagai wujud kepedulian kita terhadap saudara muslim yang membutuhkan di pelosok-pelosok daerah," terangnya.

Selain itu, laporan adanya upaya kristenisasi di desa itu juga mendasari digelarnya baksos. Abu Muhammad mengungkapkan, sudah tiga warga desa Rejasari berpindah agama menjadi Kristen.

“Di sini rawan pemurtadan, sudah ada 3 orang masuk Kristen menurut laporan warga,” katanya.

“Alhamdulillah masih ada tokoh masyarakat yang dukung kita yang menjelaskan bahaya pindah agama,” sambungnya.

Dikatakan Abu Muhammad, pembagian paket sembako di daerah pelosok yang rawan kristenisasi akan terus dilakukan. “Insyaa Allah bulan depan masih dilanjut,” jelasnya.

Reporter: HBQ | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Delegasi Oposisi Moderat Suriah Tiba di Jenewa

JENEWA (Jurnalislam.com) – Kubu utama oposisi Moderat Suriah telah tiba di Jenewa untuk menilai niat rezim dalam melaksanakan langkah-langkah kemanusiaan yang bisa menjadi pertimbangan mereka untuk bergabung dengan negosiasi politik, Aljazeera melaporkan Sabtu (30/01/2016).

Sebuah tim Higher Negotiation Committee (HNC) yang kuat beranggota 17 orang termasuk tiga pemimpin oposisi, tiba di Swiss pada hari Sabtu, delegasi mengatakan kepada Al Jazeera.

Editor diplomatik Al Jazeera James Bays, melaporkan dari Jenewa, mengatakan ada sedikit keterlambatan dalam kedatangan mereka, karena beberapa anggota masih harus menunggu visa ke Swiss.

Pada hari Jumat, anggota HNC Farah Atassi mengatakan delegasi itu datang "bukan untuk bernegosiasi" dengan pemerintah, tapi untuk berbicara dengan para pejabat PBB setelah menerima jaminan dari PBB.

Atassi berbicara di sebuah hotel Jenewa tidak jauh dari kantor PBB di mana utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura dan duta Suriah untuk PBB Bashar Jaafari bertemu.

Juru bicara HNC Monzer Makhous mengatakan bahwa oposisi tidak merubah keputusan sebelumnya bahwa mereka tidak akan melakukan perjalanan ke Swiss jika kondisi tertentu untuk pembicaraan politik tidak dipenuhi.

"Ya, kita akan pergi ke Jenewa untuk hadir tapi kami tidak akan menghadiri pembicaraan sama sekali kecuali rezim memenuhi tuntutan kemanusiaan kita, yaitu mengakhiri pemboman dan kelaparan penduduk sipil di daerah terkepung sebagai syarat," kata Makhous.

"Hari ini kami menerima jaminan bahwa selain transisi politik kekuasaan masalah ini juga akan dibahas. Kami tidak akan menerima apa-apa lagi kecuali kita melihat tuntutan ini dipenuhi di lapangan."

Mistura mengatakan ia yakin akan bertemu HNC pada hari Ahad.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov dikutip oleh kantor berita Interfax Rusia mengatakan bahwa tidak ada pembicaraan langsung yang diharapkan di Jenewa, hanya pembicaraan proxy.

Gatilov mengatakan tidak ada prasyarat bagi pembicaraan Suriah dan bahwa Moskow menyambut baik keputusan koordinator oposisi HNC, Riad Hijab, untuk mengambil bagian dalam pembicaraan di Jenewa.

Pembicaraan ini adalah yang pertama sejak dua putaran perundingan runtuh pada tahun 2014. Konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 250.000 orang, jutaan pengungsi ke Eropa.

Pertemuan merupakan bagian dari proses yang diuraikan dalam resolusi PBB bulan lalu yang merencanakan sebuah jadwal berjangka waktu 18-bulan untuk transisi politik, termasuk penyusunan konstitusi baru dan pemilihan.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Hasil Operasi Terowongan Hamas: Sedikitnya 64 Pasukan Israel Tewas, 91 Terluka

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Data yang dihimpun oleh Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas menunjukkan, operasi serangan melalui terowongan selama ini berhasil menewaskan sedikitnya 64 serdadu Israel dan melukai 91 orang lainnya serta menyandera minimal dua serdadu selama beberapa tahun terakhir.

Seperti yang dilansir Infopalestina Sabtu (30/01/2016) dalam laporan yang dirilis di situs Brigade Al-Qassam menegaskan, terowongan bawah tanah yang digali oleh para pejuang Al-Qassam selama melawan Israel adalah lompatan kualitatis dalam memberikan pukulan kepada penjajah. Elit politik, badan inteliten dan militer Israel kebingungan menghadapi terowongan ini. Teori keamanan dan militer Israel pun terpukul telak. Mereka tidak berdaya. Mereka tidak tahu kapan, dimana dan bagaimana serangan menyakitkan ini terjadi di waktu mendatang?

Al-Qassam mengisyaratkan, meski berusaha menghalangi dan membatalkan efektifitas terowongan ini, Israel tetap gagal dan mengalami kerugian. Bagaimana Israel bisa melupakan operasi seperti Tarmed, Hardon, Aruhan? Bagaimana melupakan “operasi ilusi penghancur” yang pernah memalukan merka? Terowongan bawah tanah yang dibangun Al-Qassam ibarat gerbang rahasia yang membuat mereka kalangkabut dibuatnya.

Sejak Intifadhah Al-Aqsha hingga sekarang, terowongan Al-Qassam ini telah memukul pertahanan mereka, menewaskan dan melukai pasukan mereka disamping menyandera mereka.

Operasi Serangan Terowongan Terdahsyat

Sejumlah operasi serangan melalui terowongan bawah tanah yang digelar Al-Qassam sejak Intifadhah Al-Aqsha (tahun 2000) dan kerugian Israel:

1. Peledakan pos militer Tarmid, 26 September 2001; 5 serdadu Israel tewas dan lebih dari 30 lainnya luka-luka.

2. Peledakan pos militer Hardun, 13 Desember 2003; 2 serdadu Israel tewas, 10 luka.

3. Peledakan pos militer Mahfudhah, 27 Juni 2004; 7 Israel serdadu Israel tewas, 30 luka-luka.

4. Operasi serangan panah menembus, 7 Desember 2004, 1 serdadu tewas, 4 luka.

5. Operasi gunung berapi murka, 2 Desember 2004; menewaskan 5 serdadu dan lebih 23 luka.

6. Operasi siluman penghancur, 25 Juni 2006; menyandera serdadu Israel Shalit dan membunuh 2 serdadu lainnya serta melukai 6 serdadu.

7. Segitiga maut, 6 Januari 2009; 3 serdadu tewas, 5 luka.

8. Gerbang rahasia, 1 November 2013, melukai 6 serdadu.

9. Serangan Shafa, 17 Juli 2014, melukai 7 serdadu Israel.

10. Serangan pos militer Abu Muthabiq, 19 Juli 2014, 8 serdadu Israel tewas.

11. Operasi penyanderaan serdadu Shaul Aron, 20 Juli 2014, selain menyandera juga menewaskan 14 serdadu lainnya.

12. Operasi pos militer 16, pada 21 Juli 2014 menewaskan 7 serdadu Israel salah satunya komandan militer.

13. Operasi serangan Nahel Oz, 28 Juli 2014 menewaskan 10 serdadu.

AS dan Rusia Bersaing Unjuk Kekuatan Udara di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com)Suriah Qamishli Airbase, yang terletak sekitar 70 kilometer dari Pangkalan Udara Rimelan AS, kini dikuasai Kurdi di timur laut Suriah (yang saat ini sedang dibangun), telah disiapkan untuk menampung militer Rusia, yang menurut pengamat, akan memungkinkan Rusia memantau Rimelan dan Turki di dekat pangkalan udara Incirlik, Anadolu Agency melaporkan Sabtu (30/01/2016).

Menurut sumber keamanan yang berbicara dengan syarat anonim, Rusia saat ini sedang dalam proses perluasan Qamishli Airbase, yang terletak hanya 3 kilometer dari provinsi Mardin Turki.

Qamishli Airbase, yang telah digunakan oleh rezim Assad Suriah sebagai markas intelijen dan militer sejak pertengahan 2013, dilaporkan melayani pesawat kargo Suriah dan Iran sekaligus juga digunakan untuk membawa pasukan Syiah Hizbullah ke negara itu.

Awal bulan ini, 100 tentara Rusia diterbangkan ke pangkalan udara oleh pesawat Suriah, menurut komite koordinasi lokal Suriah. (Komite koordinasi lokal adalah kelompok lokal yang mengatur dan melaporkan kegiatan anti-rezim.)

Pengamat mengatakan penyebaran pasukan militer baru oleh Rusia akan memungkinkan rezim Assad – yang merupakan sekutu Moskow – untuk meningkatkan kehadirannya di Qamishli, yang merupakan kabupaten terbesar di timur laut provinsi Al-Hasakah, Suriah.

Saat ini, 25 persen dari Qamishli dikendalikan rezim, sementara banyak dari sisanya dikuasai oleh pasukan PYD Kurdi.

Penyebaran pasukan Rusia baru di Qamishli juga akan memungkinkan rezim Syiah Assad untuk lebih berkoordinasi dengan dukungan militer dan logistik dari Syiah Irak dan Syiah Iran.

Sebelum meluncurkan serangan udara di Suriah pada 30 September tahun lalu, Rusia juga telah meningkatkan penyebaran militer ke Pangkalan Udara Hmeymim di Suriah barat.

AS juga memiliki pangkalan udara di provinsi Al-Hasakah Suriah (selain Turki Incirlik Airbase).

Militer AS juga baru saja selesai persiapan untuk membangun sebuah pangkalan udara baru di wilayah Al-Hasakah, wilayah yang dikendalikan PYD.

Pangkalan Udara Abu-Hajar di Rimelan baru-baru ini diperluas oleh AS sehingga dapat digunakan sebagai "pusat penghubung canggih" antara AS dan PYD untuk operasi menghadapi mujahidin  yang sedang berlangsung.

Awal bulan ini, markas tersebut diperbesar untuk mengakomodasi helikopter, namun belum dilengkapi untuk mengakomodasi pesawat tempur.

Menurut koresponden Anadolu Agency yang mengunjungi situs tersebut, militer AS telah membangun bangunan untuk pelatihan dan logistik dekat Rimelan Airbase, sementara pangkalan udara kedua sekarang sedang dibangun di sebuah desa di dekatnya.

Rimelan diserahkan ke PYD pada 2014 di bawah persyaratan perjanjian antara PYD dan rezim Assad.

Sejak awal tahun lalu, PYD dengan dukungan AS, menguasai beberapa posisi strategis di Suriah utara.

Pangkalan Udara Rimelan yang dibangun AS akan terancam oleh ekspansi Rusia dari Pangkalan Udara Qamishli, di mana – di samping pesawat tempur – Rusia diharapkan untuk menyebarkan baterai rudal air-to-ground.

Menurut sumber-sumber keamanan yang bersikeras mempertahankan anonimitas, Rusia juga baru-baru ini mendirikan sebuah sistem rudal SA-5 di Kuweires Airbase, yang terletak 35 kilometer di utara Aleppo.

Apakah Rusia mendirikan sistem rudal SA-5 – yang mampu meluncurkan rudal pada kisaran 300 kilometer – di Qamishli, dimana pangkalan udara AS Rimelan dan Incirlik berada dalam jangkauan, sumber-sumber keamanan mengatakan.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

Pusat Islam Berbahasa Spanyol Pertama Dibuka di AS

HOUSTON (Jurnalislam.com) – Sebuah organisasi non-profit IslamInSpanish akan membuka sebuah Islamic Center hari Sabtu di Houston yang akan membantu mendidik etnis Latin tentang Islam di Spanyol. Setelah banyak pertimbangan, mereka memutuskan untuk membangun Masjid Spanyol pertama di Amerika Serikat, lansir vivala.com Sabtu (30/01/2016).

Satu-satunya pusat berukuran lebih dari 460 m2  termasuk sebuah masjid, museum, ruang duduk, showroom informasi, aula serba guna, dan studio seni yang bertujuan untuk menyiarkan dan live streaming program Spanyol. Seluruh produksi juga akan tersedia secara online.

"Inti yang menginspirasi IslamInSpanish adalah menanggapi kebutuhan informasi tentang Islam di Spanyol," kata CEO Jaimie Mujahid Fletcher, seorang Kolombia-Amerika yang mendirikan organisasi tersebut, "Keluarga saya memiliki banyak pertanyaan ketika saya menjadi Muslim. Ini adalah sesuatu yang asing bagi banyak etnis Latin."

Setelah masuk Islam dan untuk membantu ayahnya memahami agama di Spanyol – dimana tidak ada buku atau materi audio – Fletcher, yang memiliki latar belakang multimedia dan film mulai membuat audio menerjemahkan buku-buku tentang Islam. Salah satu usaha menciptakan CD yang dimulai untuk mendidik keluarga Fletcher dan bibi istrinya yang skeptis, berubah menjadi mendistribusikan audio books di seluruh negara. Tidak lama setelah itu, Fletcher kemudian diundang untuk berbicara di konferensi, universitas, dan berbagai tempat ibadah.

IslamInSpanish kemudian mulai memiliki acara sendiri dan mulai bertemu dengan ratusan orang Latin berbahasa Spanyol yang benar-benar tertarik dan ingin tahu tentang Islam.

"Kami menciptakan identitas baru. Ini adalah subkultur harfiah, Muslim Latino," kata Fletcher yang menyadari sudah waktunya untuk menciptakan sebuah pusat bagi semua orang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kurangnya bahan dan tidak adanya masjid berbahasa Spanyol menyulitkan etnis Latin untuk benar-benar belajar tentang agama.

"Ada kebutuhan besar untuk memiliki sebuah pusat," tambah Fletcher. Kami bertanya kepada masyarakat apakah mereka merasa membutuhkan tempat dan semua orang mengangkat tangan mereka dan berkata ya. Untuk mualaf Latino, mereka banyak yang merasa terasing dari keluarga mereka yang mungkin berpikir mereka meninggalkan budaya mereka untuk menjadi Muslim dan bahkan mereka merasa terasing di masjid-masjid di mana sebagian besar orang-orang berbahasa Arab.

Tapi pusat tersebut tidak hanya terdiri dari masjid, ia juga akan menampilkan pameran tentang sejarah Islam di Amerika Latin, bersama dengan studio seni negara di mana mereka akan menyiarkan dan streaming program Spanyol secara live. Orang-orang yang tidak mampu mengunjungi pusat akan dapat mengakses informasi langsung secara online.

Deddy |  Vivala.com | Jurnalislam

 

Taliban: Musuh Berguguran pada Pertempuran Sengit di Ghazni,19 Tewas

GHAZNI (Jurnalislam.com) – Sebanyak 19 tentara musuh tewas di provinsi Ghazni selatan Afghanistan selama pertempuran sengit, lapor koresponden Mujahidin Imarah Islam pada AlEmarah News Sabtu (30/01/2016).

Pertempuran terjadi di distrik Khogyani di mana setidaknya 19 tentara musuh tewas dan puluhan tentara musuh lainnya terluka, katanya.

Demikian pula, dua warga sipil tewas dan lima lagi cedera ketika musuh menargetkan desa-desa di daerah tersebut menggunakan tembakan senjata berat.

Klaim musuh bahwa banyak mujahidin yang gugur dalam operasi itu tidak benar.

Tidak ada seorangpun Mujahidin, dengan bantuan Allah yang mulia, yang dirugikan dalam bentrokan dan pertempuran yang sedang berlangsung di distrik Khogyani provinsi Ghazni selama beberapa hari terakhir.

Sebelumnya pada hari Jumat, dua tentara musuh tewas ketika sebuah ranjau darat yang ditanam oleh Mujahidin diledakkan ke arah musuh di perbatasan kota Ghazni, ibukota provinsi.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam