MIUMI DIY: LGBT Bukan Hanya Persoalan Akhlak, Tapi Ideologi

SERANG (Jurnalislam.com) – Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Daerah Istimewa Yogyakarta, KH. Ridwan Hamidi, Lc menilai, gerakan Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) merupakan suatu gerakan yang mengancam bangsa Indonesia. Menurutnya,  LGBT bukan hanya persoalan akhlak akan tetapi mereka juga mengusung ideologi.

“LGBT merupakan suatu gerakan yang tidak lepas dari ideologi jadi bukan cuma persoalan akhlak,” katanya usai memberi materi pada acara Majelis Akbar Relawan Qur’an di Masjid At – Taubah Jalan Raya Jakarta KM 02, Kemang, Serang, Banten, Ahad (31/1/2016).

“Karena mereka mempunyai rencana yang cukup jauh, kami melihatnya cukup serius dan menjadi sebuah ancaman bukan sekedar umat, tapi bangsa Indonesia,” terang koordinator Wahdah Islamiyah Wilayah Jawa-Sumatera itu.

KH Ridwan melihat gerakan ini bisa menjadi sebuah ancaman jika dibiarkan berada di tengah-tengah masyarakat. “Kan dampaknya menjadi luas,” ujarnya

Dia juga membantah pernyataan yang mengatakan bahwa LGBT tidak berbahaya dan tidak merugikan orang lain karena mereka akan terus berusaha untuk mempengaruhi orang lain.

“Tidak bisa orang mengatakan ini (kaum LGBT-red) tidak merugikan orang lain, karena pengaruhnya pasti mereka mengajak orang lain ikut dalam pemahamannya. Kan tidak mungkin kalau seorang lesbi dan gay itu sendirian, pasti membutuhkan pasangan, tidak bisa terlaksana itu,” jelasnya.

“Kami melihatnya bahaya LGBT bukan hanya untuk anak-anak tapi juga orang dewasa,” tambahnya.

Setelah melihat dari banyak kasus, lanjut dia, ternyata LGBT menjadi sebuah candu yang dampaknya luar biasa. “Melepaskannya itu tidak mudah,”  pungkasnya.

Reporter : Muhammad Fajar | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.