Kronologis Islamic State di Irak dan Suriah Hingga Agustus 2016

ISTANBUL (Jurnalislam.com)Anadolu Agency melaporkan, Ahad (04/09/2016) bahwa Islamic State (IS) baru-baru ini telah kehilangan 56 dari 126 posisi kunci mereka – termasuk beberapa pusat populasi besar – di Irak dan Suriah.

Menurut Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi, IS saat ini menguasai sekitar 14 persen dari total wilayah Irak dibandingkan dengan kira-kira sepertiga wilayah Irak yang mereka kuasai dua tahun lalu.

Seiring dengan kehilangan wilayah yang signifikan di Irak, IS baru saja kehilangan kota Jarabulus Suriah dekat perbatasan Turki dan kota pantai Sirte, Libya.

Beberapa pengamat melihat kerugian teritorial tersebut sebagai “awal berakhirnya” IS, namun beberapa orang lain memperkirakan kelompok itu berencana melancarkan serangkaian penarikan strategis dari posisi kunci sebelum mencoba berkumpul kembali di daerah lain.

Berikut ini adalah daftar kronologis dari kekalahan terbesar yang dialami oleh IS pada tahun ini.

 

Februari 2016: IS kehilangan wilayah Abu Gharib di utara Baghdad ke tangan pasukan Irak dan milisi Hashd al-Shaabi, sebuah kelompok payung milisi Syiah pro-pemerintah Irak.

Februari 2016: pasukan Irak merebut kendali kota Ramadi, yang direbut oleh IS pada bulan Mei tahun lalu.

Februari 2016: pasukan rezim Nushairiyah Suriah merebut lapangan gas Kabiba di kota Al-Shaddadah di provinsi timur laut Al-Hasakah.

Maret 2016: Pasukan Irak merebut kembali distrik kabisa di provinsi Anbar barat.

Maret 2016: IS kehilangan kota strategis Rutba di Irak barat ke tangan pasukan Irak yang didukung oleh koalisi internasional pimpinan aggressor AS.

Maret 2016: IS menarik diri dari kota kuno Palmyra di timur Damaskus, yang direbut pada bulan Mei tahun lalu.

April 2016: IS kehilangan pabrik semen Al-Badia di provinsi Rif Dimashq di tenggara Suriah.

April 2016: IS mundur dari kota Hit di tepi barat Sungai Efrat setelah menarik diri dari kota-kota Kabia dan Ruthba.

April 2016: IS menarik diri dari kota Al-Qaryatayn di provinsi Homs Suriah setelah kekalahan menyengat oleh pasukan rezim Syiah Assad.

Mei 2016: pasukan Irak merebut persimpangan Akashat jalan raya di barat kota Anbar, sehingga memotong jalur pasokan IS.

Mei 2016: IS mundur dari Karma al-Fallujah setelah operasi oleh milisi Syiah Hashd al-Shaabi.

Juni-Juli 2016: IS menarik diri dari Fallujah di barat Baghdad, yang mereka kuasai di awal 2014. IS kemudian mundur ke Mosul, yang sekarang menjadi kubu utama IS di Irak.

Juni 2016: IS kehilangan kota Sirte di Libya – terletak di sebelah timur Tripoli – setelah operasi militer selama sebulan oleh pasukan Libya.

Agustus 2016: IS kehilangan kota Manbij di utara Suriah setelah dua bulan pertempuran melawan milisi ektremis “Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces-SDF)” yang didukung aggressor AS.

Agustus 2016: IS menarik diri dari kota Jarabulus di provinsi Aleppo barat laut Suriah di tengah operasi militer Turki yang diluncurkan dalam mendukung Tentara Pembebasan Suriah.

Tank Israel Targetkan Posisi Hamas dengan Alasan Balas Tembakan

 

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Tank zionis menargetkan sebuah pos Hamas di perbatasan Jalur Gaza semalam setelah tembakan jatuh ke pasukan Israel di daerah tersebut, dengan tidak ada cedera dilaporkan, kata para pejabat hari Ahad, lansir World Bulletin Ahad (04/09/2016).

Pasukan penjajah Israel mengatakan membalas dengan tembakan tank setelah pasukannya menjadi sasaran tembakan sepanjang perbatasan antara wilayah Palestina dan Israel.

Israel dan sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al Qassam di Gaza telah terlibat tiga kali perang sejak tahun 2008 dan sering saling menyerang di sepanjang perbatasan.

Serdadu zionis yahudi itu secara rutin membalas serangan roket dari arah Gaza dengan serangan udara.

Bulan lalu, Israel melakukan puluhan serangan di Gaza dengan alasan membalas serangan roket, balasan yang jauh lebih besar dari biasanya.

Beberapa analis mempertanyakan apakah respon Israel itu adalah hasil kebijakan baru Menteri Pertahanan Israel garis keras Avigdor Lieberman, yang menjabat sejak bulan Mei.

Delegasi India Kunjungi Kashmir, 400 Warga Muslim Terluka Tembak

 

SRINAGAR (Jurnalislam.com) – Sebuah kelompok delegasi tingkat tinggi India mengunjungi lembah Kashmir yang disengketakan hari Ahad di tengah merebaknya protes berat pro-kemerdekaan Muslim Kashmir yang menyebabkan 400 pengunjuk rasa luka-luka, lansir Anadolu Agency Ahad (04/09/2016).

Saat delegasi 28 anggota parlemen India bertemu dengan perwakilan dari partai politik pro-India, kepemimpinan pro-kemerdekaan yang berpengaruh memboikot delegasi.

Dalam pernyataan bersama, tokoh pemimpin pro-kemerdekaan Muslim Kashmir- Syed Ali Shah Geelani, Mirwaiz Umar dan Yasin Malik – mengatakan mereka merasa tidak perlu menemui delegasi, yang “tidak menjelaskan mandatnya dalam setiap keterlibatan dengan agenda yang jelas.”

“Ini adalah metode manajemen krisis yang menipu melalui delegasi parlemen, yang tidak dapat melakukan dialog transparan berbasis agenda asli untuk mengatasi masalah inti mengenai hak rakyat Kashmir untuk menentukan nasib sendiri di Jammu dan Kashmir,” kata pernyataan itu.

Anggota parlemen berharap untuk bertemu para pemimpin pro-kemerdekaan, yang telah dipenjara atau berada dalam tahanan rumah selama dua bulan terakhir, untuk meyakinkan agar mereka melakukan jeda selama 58-hari.

Delegasi berbicara tentang memulihkan jalan-jalan menjadi “normal” setelah bentrokan dua bulan yang mematikan, namun banyak warga Muslim Kashmir mengatakan India harus mengakui tuntutan politik mereka.

“Siapa yang menganggu kehidupan kami yang seolah-olah damai dan normal? Kami melakukannya sendiri,” Ishtiyaq Ahmad Sofi, seorang pengunjuk rasa di daerah ibukota Srinagar kepada Anadolu Agency. “Dan mengapa? Karena ini bukanlah damai yang kita inginkan. Ini adalah penjajahan, perbudakan. Mereka ingin kami menghentikan perjuangan dan mengembalikan kehidupan normal sesuai istilah mereka tanpa menanggapi tuntutan politik sejati kami.”

Jauh dari delegasi yang sangat dijaga keamanannya di Srinagar, puluhan ribu orang berkumpul untuk protes pro-kemerdekaan di Kashmir selatan. Menurut rumah sakit di seluruh Kashmir, sekitar 400 orang terluka akibat penembakan oleh pasukan India.

Laporan sebelumnya sedikitnya 73 warga sipil Kashmir telah tewas dan lebih dari 8.400 lainnya terluka sejak 8 Juli karena ditembak oleh pasukan India saat melakukan aksi pro-kemerdekaan Kashmir.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan di beberapa bagian namun diklaim oleh kedua Negara secara penuh.

Kedua negara terlibat tiga kali perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – setelah mereka terpecah pada tahun 1947, dua diantara perang tersebut memperebutkan Kashmir.

Sejak tahun 1989, kelompok-kelompok perlawanan muslim Kashmir di IHK telah memperjuangkan kemerdekaan melawan kekuasaan India, atau untuk bersatu dengan negara tetangga Pakistan.

Lebih dari 70.000 orang sejauh ini dilaporkan telah tewas dalam konflik, sebagian besar dari mereka terbunuh oleh kebrutalan pasukan bersenjata India. India menggelar lebih dari setengah juta pasukannya di daerah Kashmir yang disengketakan.

Laskar Sedekah Surakarta Luncurkan Program Bebrayat

SOLO (Jurnalislam.com) – Komunitas Laskar Sedekah (LS) Surakarta luncurkan pogram Berbagi Bersama Anak Yatim (BEBRAYAT) di Goro Assalam, Pabelan, Kartosuro, Sukoharjo, Solo, ahad (4/9/2016).

Kordinator Laskar Sedekah, Hudi menyatakan tujuan diadakannya program BEBRAYAT yang baru saja dilaunching ini adalah untuk meberikan kebahagiaan kepada anak yatim dan kurang mampu dengan mengajak berbelanja kebutuhan pribadinya di pusat perbelanjaan.

“Ini program kita BEBRAYAT, Berbagi Bersama Anak Yatim yang baru kita launching. Tujuan kami mengajak anak ini berbelanja, karena mereka belum tentu bisa berbelanja seperti ini ya” kata Hudi Hariyanto kepada jurnalislam.com.

Dalam kegiatan ini komunitas Laskar Sedekah membawa sekitar 30 anak yatim dan kurang mampu dari berbagai daerah. Masing-masing anak didampingi relawan Laskar Sedekah pada saat berbelanja di Hipermart Goro Assalam dengan diberikan masing-masing anak 200 ribu rupiah.

Kegembiraan anak-anak tersebut terlihat manakala mereka mulai mengambil barang belanjaan di rak-rak makanan. Sebagian mereka juga membeli sembako buat orang tua mereka.

“Ada sebagian anak itu, pengin membeli es cream saja rasanya tidak mampu. Nah disini mereka berkesempatan bisa membelinya, namun kita arahkan kebutuhan sekolahnya lebih perlu. Yang begini bisa membelajarkan pada mereka untuk memprioritaskan kebutuhannya” ujar Hudi

Syifa siswi kelas 1 sekolah dasar yang sudah tidak memiliki ayah sejak usia 6 tahun ini terlihat sangat senang dan menikmati belanjanya, beberapa makan kesukannya taklupa ia masukan kedalam keranjang belanja selain perlengkapan sekolah dan beberapa kebutuhan untuk orang tuanya.IMG-20160905-WA0005

“Seneng, ini yang paling suka Tas, untuk ibu saya belikan minyak goreng” kata Syifa murid kelas 1 SD asal desa Senden, Tohudan, Colomadu, Karanganyar.

Hudi berencana menggulirkan program Bebrayat empat bulan sekali, dirinya merasa terharu dengan pilihan belanja anak-anak tersebut ketika disodorkan kekasir banyak barang sembako untuk kebutuhan keluarga mereka.

PM Binali Yildirim: Kini Perbatasan Turki-Suriah Bersih dari IS

 

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan Turki dan kelompok oposisi Suriah telah membersihkan kelompok Islamic State (IS) dari wilayahnya yang tersisa di sepanjang perbatasan Suriah-Turki, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan, lansir Aljazeera Ahad (04/09/2016).

Berbicara dari tenggara kota Diyarbakir, Yildirim mengatakan pada hari Ahad bahwa tentara Turki dan pejuang Tentara Pembebasan Suriah yang didukung Ankara telah membersihkan daerah antara kota-kota Azaz dan Jarablus di Suriah utara.

“Perbatasan kami sepanjang 91 km telah sepenuhnya dijamin,” katanya saat pidato di televisi. “Semua milisi IS telah dipukul mundur dan mereka telah pergi.”

PM Binali Yildirim Turki

Sebelumnya, kantor berita Anadolu yang dikelola negara Turki telah mengatakan bahwa “organisasi daesh telah dihapus di perbatasan Turki di Suriah utara.” Daesh adalah singkatan bahasa Arab untuk IS.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) juga mengatakan pada hari Ahad bahwa, “IS telah kehilangan kontak dengan dunia luar setelah kehilangan desa perbatasan yang tersisa antara Sungai Sajur dan Al-Rai”.

Kelompok berbasis di Inggris, yang memonitor perkembangan harian dalam perang Suriah tersebut, mengatakan bahwa, “Kelompok oposisi dan faksi-faksi pejuang Suriah yang didukung oleh tank dan pesawat tempur Turki telah menguasai beberapa desa di perbatasan setelah IS mundur, mengakhiri kehadiran IS di perbatasan.”

Reporter Al Jazeera Hashem Ahelbarra, melaporkan dari kota Elbeyli di sisi Turki perbatasan Suriah-Turki, mengatakan bahwa, “Serangan kelompok oposisi telah memaksa pasukan IS untuk mundur menuju al-Bab, yang merupakan benteng terakhir yang tersisa di Suriah utara.”

Perkembangan hari Ahad tersebut terjadi sehari setelah kelompok oposisi menguasai sejumlah desa di daerah, tanpa menemui perlawanan apapun dari pasukan IS.

“Tidak ada bentrokan, pasukan IS melarikan diri segera setelah mereka melihat kami maju, terutama karena kami didukung oleh kekuatan udara Turki,” Ahmed Othman, seorang komandan di kelompok oposisi pro-Turki, Sultan Murad, mengatakan kepada Al Jazeera dari pinggiran utara Aleppo di hari Sabtu.

Hilangnya daerah dekat perbatasan Turki akan mencabut IS dari titik transit utama mereka untuk merekrut dan memasok persediaan, meskipun kelompok terus memegang wilayah di Suriah dan Irak.

33d931d00ed8421ca2c62b77aabc474d_18

Pekan lalu, Turki meluncurkan serangan besar pertama mereka ke negara tetangga Suriah sejak perang global dimulai lebih dari lima tahun yang lalu. Setelah melintasi perbatasan pada 24 Agustus, kelompok oposisi Suriah yang didukung Turki merebut kota perbatasan Jarablus dari IS dalam waktu 14 jam.

Diberi nama Euphrates Shield (Perisai Efrat), operasi Turki ini melibatkan tank, jet tempur dan pasukan khusus, menargetkan IS sekaligus menghantam pasukan Kurdi Suriah YPG yang didukung AS.

Arab Saudi Bantah Tuduhan Israel Bekerja Sama Produksi Gelang untuk Jamaah Haji

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Kedutaan Saudi di Kairo membantah laporan bahwa mereka menyewa sebuah perusahaan Israel untuk membuat gelang elektronik bagi jutaan Jamaah Haji, World Buletin melaporkan, Ahad (04/09/2016).

Radio Israel mengatakan Riyadh telah mencapai kesepakatan dengan sebuah perusahaan Israel untuk memberikan gelang elektronik sebagai cara untuk mengamankan jutaan jamaah selama ibadah Haji, yang dimulai bulan ini.

Dalam sebuah pernyataan hari Sabtu, kedutaan Saudi mengecam laporan tersebut sebagai “bare of truth (kebenaran telanjang)” dan menyerukan media untuk mencari akurasi saat melaporkan berita.

Menurut laporan media, gelang tersebut kuat dan terhubung ke sistem lokasi GPS.

Sistem gelang elektronik diperkenalkan tahun lalu setelah peristiwa mematikan, dimana ratusan jamaah Haji meninggal dunia akibat berdesakan.

 

Tiga Perkembangan Militer pada Hari Ahad di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pada hari Ahad telah terjadi perkembangan baru di tingkat militer di Suriah utara dan tengah, dan perkembangan berkisar dinamika perlawanan faksi mujahidin Suriah di beberapa wilayah strategis, ElDorar AlShamia melaporkan Ahad (04/09/2016).

Jaysh al Fath sengaja mengosongkan posisi di area perguruan tinggi di barat daya Aleppo setelah serangan berat artileri dan udara rezim beserta sekutunya Rusia, yang meliputi the Artillery College, Air Force Technical Academy, Arming Collage, ini akan berdampak kembalinya blokade di wilayah Aleppo timur yang sebelumnya telah membuka jalan Ramouseh ke area yang dikendalikan mujahidin selama beberapa pekan lalu, menurut reporter ElDorar AlShamia.

Sebaliknya, pihak armada perang Turki yang memimpin proses langsung serangan darat menekankan bahwa tujuan dari operasi perisai efrat adalah untuk mengamankan garis perbatasan sepanjang antara kota Arrai dan Jarablos pada kejauhan 20 kilometer, untuk membersihkan daerah dari kelompok Islamic State (IS) dan Milisi Pasukan Demokrat Suriah (the Syrian Democratic Militias Forces-SDF) dukungan AS.

Jaysh al-Naser mengumumkan bahwa pertempuran dilakukan untuk membebaskan kota Maan, yang merupakan salah satu sumber milisi pejuang Suriah paling penting di provinsi Hama, dan akan membuka pintu untuk lebih maju ke arah kota.

Deteksi Dini Cegah Kanker, Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan Adakan Penyuluhan

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Melihat fenomena kaum hawa yang rentan terkena penyakit kanker. Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-Dan) Jawa Tengah mengadakan penyuluhan untuk kaum hawa dengan tema ” Deteksi dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim” dengan pemateri Dewi Anjas Saputri, Am.Keb. Di Balai Kelurahan Sekayu, semarang Tengah, Selasa (4/9/2016)

Ketua Forum Me-Dan Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada semua ibu-ibu yang hadir agar Me-Dan agar bisa diterima oleh semua masyarakat, dan tetap istiqomah memberikan pelayanan kepada sesama.

“Kami berharap agar tetap istiqomah, bisa diterima semua lini masyarakat dan bermanfaat untuk semua khususnya Umat Islam,” ucap Lutfi Miftah dalam sambutannya.

Dewi Anjas Saputri, Am.Keb menjelaskan tujuan diadakan acara tesebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang deteteksi kanker payudara dan kanker leher rahim

“Acara ini penting diadakan untuk deteksi dini kanker payudara dan Rahim dan juga untuk meningkatkan kesadaran bagi wanita akan bahaya penyakit kanker payudara dan kanker rahim,” ungkap wanita yang juga sebagai Bidan Muslimah dan Penggiat persalinan maryam tersebut.

Seminar yang dihadiri puluhan kaum ibu ini, Dewi menjelaskan penyebab terjadinya kangker yang terjadi pada leher rahim maupun kangker pada payudara dan bagai mana cara megatasinya.

“Untuk kanker serviks disebabkan karena HPV atau yang disebut Human Papiloma Virus sedangkan kanker payudara lebih desebabkan kerena virus maupun genetic. Dalam pengobatan kanker saat ini secara medis dilakukan dengan pembedahan atau operasi, dengan radioterapi dan kemoterapi,” terangnya

“Untuk pencegahan kanker serviks bisa dilakukan vaksinasi HPP, pemakaian kondom, Screening atau deteksi dini dengan IVA, sedangkan kanker payudara dengan pola hidup sehat, mamografi dan ultrasonografi,” tambahnya

Menjelang sesi akhir acara, narasumber menyampaikan pesan-pesannya kepada hadirin dalam mengantisipasi terjadinya penyakit kanker payudara dan serviks.

“Sebaiknya seorang wanita sedini mungkin mengantisipasi terjadinya penyakit kanker payudara dan serviks dengan melakukan pemeriksaan sedari dini,” pungkasnya

 

 

Bentengi Kaum Duafa dari Kristenisasi, Komunitas Tauhid Gelar Aksi Sosial

 

SOLO (Jurnalislam.com) – Untuk membentengi yatim, duafa dan para janda dari bahaya pemurtadan, Komunitas Tauhid Gemar Sedekah Solo Raya menggelar kegiatan sosial dan Dakwah, Ahad (4/9/2016).

Ditemui jurnalislam.com Sentot Ketua Komunitas Tauhid mejelaskan aksi sosial ini adalah kegiatan rutin tiap bulan yang difokuskan pada anak yatim, janda, duafa dan orang jompo.

“Alhamdulillah, kita bagikan beras, jilbab, gamis, musaf Al Qur’an, santunan uang bagi yatim dan air galon. Semua untuk umat muslim yang janda, jompo juga anak yatim yang kurang mampu” ucapnya.

Komunitas

Sentot menjelaskan semua paket yang diberikan kepada para yatim dan duafa ini adalah dari donasi 25 masjid yang sudah saling koordinasi untuk disalurkan pada sasaran yang tepat.

Kedepan Komunitas Tauhid Gemar Sedekah ini ingin memiliki Layanan Ambulan Gratis untuk fasilitas umat muslim di Solo Raya. Sedari itu Sentot sangat berharap dukungan dari umat Islam untuk ikut berbagi bersedekah lewat program yang digagasnya.

“Setelah program baru kami air galon gratis, kita ingin punya Ambulan Gratis, karena kami kan memiliki data janda, jompo yang butuh perhatian ketika sakit atau bahkan sudah meninggal, disitu kita bisa bersedekah untuk terakhir kalinya” ujarnya.

Komunitas Tauhid yang bergerak membentengi kaum duafa dari kristenisasi dengan cara bersedekah mendapatkan tanggapan yang antusias bagi masyarakat. Target mereka akan menyasar wilayah Jebres, Solo yang rawan pemurtadan sebagai ladang dakwahnya.

HTI: Islam Rahmatan Lil Alamin Tolak Pemimpin Kafir

 

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mendekati Pemilihan Kepala daerah di Jakarta, ribuan masa Hizbut Tahrir Indonesia bersama warga Jakarta sejak pagi menggelar aksi damai menolak Jakarta untuk masa yang akan datang dipimpin oleh pemimpin kafir. Aksi yang dilakukan di sekitaran patung kuda jalan MH Tamrin Jakarta Pusat (4/8/2016) bertema Islam Rahmatan Lil Alamin Haram Pemimpin Kafir.

Dalam orasinya ketua DPD I Hizbut Tahrir Jakarta aksi yang damai yang dilakukan adalah bentuk amar ma’aruf nahi munkar, mengajak masyarakat untuk tidak memilih orang kafir sebagai pemimpin di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini.

“Aksi ini adalah sebagai bentuk amar maruf nahi munkar, kami mengajak kepada kebaikan dengan tidak menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, Islam rahmatan lil alamin menolak pemimpin kafir,” tegasnya.

Pendapat senada juga disapaikan ustadz Rokhmat S Labib, ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia, dalam orasinya aksi damai ini juga sebagai sarana memberi nasihat kepada para pemimpin media-media dan para pemimpin partai agar tidak lagi memberikan dukungan kepada pemimpin kafir.

Ratusan Masa HTI Memadati Kawasan Patung Kuda Jl MH Tamrin Jakarta Pusat

“Bagi mereka pemimpin media yang mendukung pemimpin kafir ingatlah bahwa itu adalah perbuatan haram. Kepada para pemimpin partai-partai politik agar jangan mencalonkan orang kafir sebagai pemimpin, karna itu menetang dan mengundang murka Alloh,”ujarnya.

Menurut Rokhmat jika umat Islam tidak ingin dipimpin oleh pemimpin kafir, maka ummat Islam harus meninggalkan sistem demokrasi yang memberikan jalan siapapun bisa menjadi pemimpin di negeri ini.

“Demokrasi memang memberikan kebebasan, namun kebebasan untuk menghina, menolak dan menekan Islam. Jika umat Islam tidak ingin dipimpin oleh orang kafir, maka jalan terbuka yang membolehkan terpilihnya pemimpin kafir harus ditutup. Pintu itu adalah demokrasi, maka campakkanlah sistem demokrasi,” pungkasnya.