Pilgub DKI Memang untuk Anies dan Ahok

JURNALISLAM.COM – Ada upaya untuk menang satu putaran. Itu yang sering terdengar dari orang-orang yang berada di sekitar pasangan Ahok-Djarot.

Hal itu antara lain diungkapkan Setya Novanto usai mencoblos. Ketua umum Golkar, partai yang juga sebagai salah satu pengusung pasangan itu, yakin mereka menang dalam satu putaran. Hasto Kristianto, sekjen PDIP, di hari yang sama juga menyampaikan optimisme yang sama.

Nada yakin juga diungkapkan Megawati Soekarnoputri, ketua umum PDIP, usai pencoblosan. Beberapa hari sebelumnya, Ahok dan Djarot juga sudah menyampaikan optimisme untuk menang satu putaran. Segala sumberdaya sudah mereka kerahkan dan optimalkan.

Mereka unggul dalam banyak hal. Di antaranya, mereka diuntungkan sebagai pejawat (incumbent), dukungan partai yang lebih banyak, dukungan media yang jauh lebih banyak, memiliki relawan (termasuk pasukan cyber army) yang sudah terbentuk sejak 2012 dan tentu yang terbesar, dan dukungan dari para taipan yang berlimpah.

Apalagi pemerintah pusat berkepentingan terhadap kemenangan Ahok-Djarot. Selain satu partai dan bekas pasangannya, juga karena DKI Jakarta sebagai ibu kota negara dan pusat bisnis nasional tentu terlalu strategis jika dipimpin oleh gubernur yang bukan satu tim.

Namun hasil quick count dari berbagai lembaga polling tak seperti yang mereka yakini. Pilkada akan berlangsung dua putaran. Pasangan Anies-Sandi akan menghadapi pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua, putaran final.

Berbeda dengan pilkada di wilayah lain seluruh Indonesia, pilkada di DKI Jakarta pemenangnya adalah yang bisa meraih lebih dari 50 persen suara. Pilkada di wilayah lain pemenangnya adalah yang meraih suara tertinggi dan di atas 30 persen suara.

Berdasarkan angka quick count, perolehan suara Anies-Sandi berkejaran dengan perolehan suara Ahok-Djarot, di sekitar angka 40 persen suara. Ahok-Djarot lebih unggul dibandingkan Anies-Sandi. Sedangkan perolehan Agus-Sylvi tertinggal jauh, di sekitar angka 17 persen suara.

Pertanyaannya adalah mengapa Ahok-Djarot gagal menang dalam satu putaran? Mengapa perolehan Agus-Sylvi merosot tajam dalam waktu singkat? Bagaimana Anies-Sandi bisa meroket jauh mengejar Ahok-Djarot?

Sejak awal, publik memiliki tingkat kesukaan tinggi terhadap Ahok. Namun, publik juga memiliki tingkat ketidaksukaan yang tinggi terhadap Ahok. Ahok dinilai sukses membersihkan selokan dan sungai, membangun trotoar, dan program bantuan pendidikan maupun kesehatan.

Ia juga dipersepsikan sebagai figur yang bersih dan tegas dalam mengelola birokrasi sehingga pelayanan birokrasi dinilai menjadi lebih baik. Ahok juga dikenal memiliki respons yang cepat dalam menanggapi keluhan warga. Persepsi bersih terhadap Ahok itu tak luntur oleh deraan skandal korupsi yang melilit kasus reklamasi yang kasusnya kini di KPK. Kasus RS Sumber Waras yang oleh audit BPK dinilai bermasalah juga tak mempan.

Namun Ahok memiliki kelemahan yang melekat pada dirinya. Penggusuran kampung-kampung kumuh; kasar dan bengis, termasuk kepada yang mengadu; kata-katanya kotor; dan tak ada greget menghilangkan ketimpangan tapi justru hendak memperlebarnya lewat proyek reklamasi yang gencar di masanya.

Ahok memiliki kelemahan sekaligus kelebihan, yaitu aspek etnik dan agama. Hampir seratus persen warga Jakarta yang beretnik Tionghoa dan beragama Kristen/Katolik mencoblos Ahok. Mereka juga dikenal militan dan berani.

Dari segi status ekonomi, orang-orang menengah-atas umumnya memilih Ahok. Ditambah pemilih partai-partai pendukung dan kaum liberal serta orang-orang miskin akar rumput yang pragmatis dan generasi alay (hal itu terlihat dari tampilnya semua artis di kubu Ahok-Djarot) maka dari situlah angka sekitar 40 persen itu diraih. Ada frasa dan kalimat menarik dari ucapan Prabowo Subianto, ketua umum Gerindra, saat jumpa pers menanggapi hasil quick count. Prabowo menyebut pasangan Anies-Sandi sebagai “Pasangan Pahe”, pasangan paket hemat.

Ia hendak mengatakan bahwa ini adalah pasangan paling miskin. Dalam tulisan di Resonansi terdahulu, saya menyebut pertarungan tiga kandidat ini sebagai kontestasi kaum oligarkis, kaum plutokrat, dan the rest. Yang pertama mewakili persekutuan para elite, yang kedua mewakili persekutuan para taipan, dan yang ketiga mewakili sisa rakyat Indonesia. Karena itu tepat apa yang dikatakan Prabowo bahwa perolehan suara Anies-Sandi yang besar ini sebagai kemenangan perjuangan nilai-nilai keadilan dan kebenaran.

“Ini membuktikan bahwa uang tidak bisa menjajah rakyat,” katanya. Oleh Prabowo pilkada DKI Jakarta adalah simbol pertarungan antara perjuangan menegakkan keadilan dan kebenaran melawan keperkasaan uang.

Lalu ia mengunci kalimatnya, “Hanya keadilan yang bisa memberikan perdamaian dan kesejukan.” Perolehan suara Anies-Sandi yang besar itu ia nilai sebagai tanda bahwa nilai-nilai kebajikan tetap bersemayam di hati rakyat.

Pasangan Anies-Sandi awalnya berada di urutan paling bontot. Titik baliknya adalah ketika Anies-Sandi berani melakukan diferensiasi dengan Ahok. Mereka menolak reklamasi, menyambangi para ulama pendukung Aksi Bela Islam (ABI), mengenakan peci hitam, menolak cara-cara Ahok dalam menertibkan kawasan kumuh yang hanya bersendi legal-formal dengan mengabaikan aspek manusia.

Hal itu kemudian makin tampak di acara debat yang disiarkan secara langsung oleh televisi. Sikap diametral ini sangat menguntungkan karena di lapangan muncul perlawanan keras terhadap Ahok. Telah lahir generasi baru yang otonom dan terdidik. Mereka bukan klien dari patron kaum elite sehingga mereka lebih merdeka dalam menentukan sikap politiknya. Mereka riil ada di masyarakat, mereka membutuhkan pemimpin jenis baru. Inilah kekuatan the rest, cikal bakal kelas menengah sejati Indonesia.

Itulah sebabnya mengapa gerakan ABI tak bisa dihentikan dengan intimidasi, kriminalisasi, dan stereotipe. Arus sosial tak pernah bisa dibendung hingga menuju titik labuhnya. Dalam konteks inilah pidato Prabowo mendapatkan titik pijaknya.

Pasangan Agus-Sylvi muncul paling belakang. Namun dalam survei langsung melejit, bahkan melampaui Anies-Sandi. Muda dan ganteng serta anak SBY adalah kekuatan Agus. Agus adalah lulusan tiga universitas top, sehingga ia dicitrakan sepintar bapaknya.

Kariernya di militer juga cukup baik. Sylvi juga dicitrakan sebagai birokrat bersih, pinter, dan Betawi. Sylvi juga satu-satunya perempuan dari enam kandidat. Kariernya terbilang moncer di Pemprov DKI Jakarta. Dengan profil seperti itu serta dukungan jaringan SBY maka dia langsung melejit. Pendukung Agus-Sylvi digambarkan sebagai pemilih yang menginginkan pemimpin baru, loyalis SBY, pemilih akar rumput yang pragmatis, dan generasi alay yang suka pada pesona fisik Agus.

Berdasarkan data survei, tingkat loyalitas pemilih Agus-Sylvi adalah yang paling rendah, sedangkan yang tertinggi adalah Ahok-Djarot. Dengan target menang satu putaran, tim Ahok-Djarot melakukan serangan bertubi-tubi ke Agus-Sylvi. Dimulai dengan dugaan korupsi Sylvi, serangan ke suami Sylvi, melakukan unjuk rasa ke rumah SBY, dan terakhir serangan Antasari Azhar ke SBY. Agus juga dicitrakan sebagai anak pepo-memo. Acara debat juga ikut memerosotkan pasangan ini, bahkan Sylvi menjadi titik terlemah.

Selain menjadi kelebihan, SBY juga menjadi kelemahan Agus-Sylvi. Dengan kombinasi serangan darat, kaum pemilih akar rumput yang pragmatis, pemilih alay, dan kelas menengah rasional yang semula mendukung Agus-Sylvi menjadi rontok.

Inilah strategi turn-out yang biasa sangat menentukan di detik-detik akhir. Sebagian lari ke Ahok-Djarot, sebagian lari ke Anies-Sandi. Salah satu kelemahan Agus-Sylvi adalah ketidakberanian bersikap diametral dengan Ahok.

Ini sudah menjadi langgam politik SBY yang tengah-tengah, akibat dari format yang oligarkis.Karena itu, pertarungan pilkada DKI Jakarta ini memang pertarungan Anies-Sandi melawan Ahok-Djarot.

Penulis: Nasihin Masha, Pemimpin Redaksi Koran Republika

Sumber: Republika

NATO: Penyebaran Pasukan di Baltik Peringatan untuk Rusia

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Penyebaran pasukan NATO saat ini di kawasan Baltik adalah peringatan yang jelas untuk setiap kekuatan dalam melakukan kerusakan, kepala aliansi itu mengatakan di Brussels pada hari Kamis (16/02/2017).

“Mereka menunjukan kesatuan tempur dan tekad transatlantik NATO yang jelas. Dan mereka mengirim pesan yang jelas kepada setiap calon penyerang, “kata Sekretaris Jenderal Jens Stoltenberg.

Berbicara kepada wartawan Anadolu Agency setelah pertemuan Dewan Atlantik Utara, petinggi badan pembuat keputusan politik NATO, di tingkat menteri pertahanan, Stoltenberg mengatakan pasukan NATO telah mulai berdatangan di negara-negara Baltik yaitu Estonia, Latvia, Lithuania serta Polandia.

Empat kelompok pertempuran multinasional yang baru dikerahkan tersebut akan beroperasi penuh pada bulan Juni ini, kata Stoltenberg.

Tapi dia berpendapat penyebaran ini tidak bermaksud menyerang melainkan “bertahan dan menilai”.

Aliansi militer tidak akan menanggapi Rusia dengan baik, menurut Stoltenberg.

“Kami tidak akan sepadan dengan Rusia dalam hal prajurit, tank, atau pesawat. Tujuan kami adalah untuk mencegah konflik, bukan memprovokasi konflik,” katanya.

Stoltenberg mengatakan para sekutu NATO membahas kehadiran mereka di wilayah Laut Hitam dan menyepakati dua ukuran maritim tambahan serta kerangka brigade multinasional di Rumania.

Dia menggambarkan langkah-langkah baru tersebut sebagai “peningkatan kehadiran angkatan laut NATO di Laut Hitam untuk meningkatkan pelatihan, latihan dan kesadaran situasional, dan fungsi koordinasi maritim untuk Standing Naval Forces kami ketika beroperasi dengan pasukan Sekutu lainnya di wilayah Laut Hitam”.

Dia menambahkan “ini menunjukkan para sekutu berdiri bersama, bersatu dan kuat”.

Kepala NATO ini juga mengatakan aliansi membentuk tim reaksi cepat cyber dan membantu sekutu meningkatkan pertahanan cyber mereka sendiri, beberapa bulan setelah Amerika Serikat terbukti rentan terhadap yang dikatakan intelijen AS sebagai peretasan Rusia untuk membantu Donald Trump memenangkan pemilihan presiden.

“Cyber ​​pertahanan adalah prioritas utama lain bagi NATO … Hari ini, kami menyetujui rencana memperbarui pertahanan cyber, dan peta jalan untuk menerapkan dunia maya sebagai domain operasional”.

Dia menambahkan bahwa pertahanan cyber adalah bagian dari respon NATO untuk kemampuan hybrid dan berbagi informasi.

Stoltenberg juga mengatakan Dewan Atlantik Utara akan membahas permintaan resmi dari Perdana Menteri Libya Fayez al-Sarraj mengenai saran dan keahlian NATO untuk pertahanan Libya.

 

Turki Kepung Penuh Posisi IS di al Bab, Suriah

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Tentara Turki dan oposisi Suriah yang didukung Turki telah sepenuhnya mengepung kota Al-Bab yang dipegang kelompok Islamic State (IS), menteri pertahanan Ankara mengatakan Kamis (16/02/2017).

Berbicara di Brussels, Fikri Isik mengatakan Turki akan membantu warga sipil yang tinggal di Al-Bab dan juga memperbaiki infrastruktur kota setelah IS didorong keluar.

“Sekarang Al-Bab benar-benar dikepung. Sebuah operasi pembersihan yang serius sedang dilakukan di dalam [kota].

“Ada operasi yang sangat intens untuk membersihkan pusat kota Al-Bab dari elemen IS. Tentara Pembebasan Suriah [The Free Syrian Army-FSA] dan Angkatan Bersenjata Turki telah melakukan [operasi] bersama-sama,” kata Isik kepada wartawan pada konferensi pers, lansir Anadolu Agency.

Turki telah melakukan operasi militer di Suriah utara sejak Agustus lalu. Dipimpin oleh pasukan FSA, Operasi Perisai Efrat bertujuan untuk meningkatkan keamanan, mendukung pasukan koalisi, dan menghilangkan ancaman teror IS, PYD dan PKK di sepanjang perbatasan Turki.

Operasi ini difokuskan di Al-Bab sejak awal Desember.

Mengacu “pada dua prioritas” Turki setelah membebaskan Al-Bab, Isik mengatakan Manbij dan Raqqa Suriah juga akan dibersihkan dari IS.

Salah satu tujuan dari operasi sekarang adalah membebaskan Raqqa, “ibukota,” IS serta Manbij, sebuah kota strategis penting yang terletak di tepi barat Sungai Efrat, yang saat ini dikuasai oleh pasukan IS.

Mengenai kehadiran pasukan PYD / YPG di Manbij, Isik mengatakan bahwa itu merupakan ancaman serius bagi stabilitas Turki dan juga Manbij.

“Kami telah berusaha untuk menyingkirkan milisi PKK / PYD dari wilayah dengan cara tercepat dan termudah. Kami bertekad mecapai tujuan tanpa menyebabkan ketegangan apapun. Operasi ini juga akan terus dilanjutkan setelah Al-Bab,” tambahnya.

Putin: Pertemuan NATO Seret Rusia dalam Konfrontasi

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Vladimir Putin pada hari Kamis mengatakan pertemuan tahunan Dinas Keamanan Federal NATO Rusia menyeret negara ke dalam konfrontasi, Kremlin mengatakan, lansir Anadolu Agency, Kamis (16/02/2017).

Pemimpin Rusia itu mengatakan pertemuan puncak NATO pada bulan Juli 2016 telah menggambarkan Rusia sebagai ancaman keamanan utama “untuk pertama kalinya sejak tahun 1989”.

Dia juga menuduh NATO mempercepat proses penggelaran senjata konvensional dan strategis di luar perbatasan negara-negara anggotanya.

“Mereka memprovokasi kami [Rusia] dan cenderung untuk menarik kita ke dalam konfrontasi,” kata Putin, menurut pernyataan Kremlin.

Putin juga menyerukan kerjasama anti-teror dengan mitra asing.

“Pertama dan terpenting, tentu saja, kita harus memperkuat kerja dengan mitra kami di organisasi seperti PBB, Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif dan Organisasi Kerjasama Shanghai,” katanya.

Putin juga mengatakan dialog harus dikembalikan kepada intelijen dari AS dan negara anggota NATO, mengklaim bahkan pertukaran “sederhana” dapat meningkatkan upaya bersama.

Lagi Berdoa Tiba-tiba Bom Meledak, 72 Tewas dan 250 Terluka

KARACHI (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 72 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan 250 lainnya luka-luka dalam ledakan bom martir di dalam kuil terkenal di provinsi Sindh barat daya Pakistan, Kamis (16/02/2017), kata seorang pejabat senior polisi.

Seorang pembom bunuh diri menyerang dalam aula utama kuil Lal Shahbaz Qalandar – kuil orang Sufi yang terkenal – di kota Sehwan, yang terletak sekitar 300 kilometer (186 mil) dari Karachi.

Kepala polisi Provinsi A.D Khawaja mengatakan kepada wartawan bahwa lebih dari 70 orang tewas dalam ledakan itu.

Imdad Soomro, seorang saksi mata, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pembom menyerang kerumunan ratusan orang setelah memanjatkan doa saat matahari terbenam.

“Saya bisa melihat beberapa mayat dan puluhan lainnya yang luka-luka berbaring di dalam aula dan di halaman sambil menangis minta tolong. Situasi benar-benar kacau di sini,” kata Soomro.

Para pejabat kesehatan khawatir jumlah korban tewas akan meningkat saat puluhan korban yng terluka berada dalam kondisi kritis.

Rekaman yang ditayangkan di saluran TV lokal menunjukkan orang-orang bergegas ke tempat kejadian dan memindahkan korban ke kendaraan pribadi dan beberapa ambulans yang segera bergegas ke rumah sakit terdekat.

Ambulans dan tim medis dari Hyderabad dan kota-kota yang berdekatan lainnya dikirim ke lokasi serangan.

Dua kelompok telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu: kelompok Islamic state (IS) merilis sebuah pernyataan media dan beberapa saat kemudian, kelompok lain yang kurang dikenal, Daulat-e-Islam Khurassan, juga mengatakan pihaknya telah melakukan pengeboman pada warga sipil.

Emirat Arab akan Bangun Kota Pertama di Planet Merah Tahun 2117

UNI EMIRAT ARAB (Jurnalislam.com) – Selain rencana untuk menjelajahi kosmos, negara Teluk tersebut mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka juga berencana untuk membangun kota pertama di Mars tahun 2117, lansir Al Arabiya News Channel, Rabu (1502/2017).

Mars 2117 Project, yang diumumkan oleh penguasa Dubai Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, merupakan bagian dari program nasional 100-tahun untuk mencapai terobosan ilmiah yang akan memungkinkan transportasi orang ke Mars.

“Sebuah tim insinyur Emirat, bersama dengan sekelompok ilmuwan dan peneliti, telah menetapkan konsep untuk kota manusia pertama di Mars yang akan dibangun oleh robot,” Gulf News melaporkan.

Sheikh Mohammed seperti dikutip: “” Pendaratan orang di planet lain telah menjadi mimpi lama bagi manusia. Tujuan kami adalah bahwa UEA akan menjadi ujung tombak upaya internasional untuk membuat impian ini menjadi kenyataan.

“Ambisi manusia tidak memiliki batas, dan siapa pun yang melihat ke dalam terobosan ilmiah di abad ini percaya bahwa kemampuan manusia dapat mewujudkan impian manusia yang paling penting.

“Proyek baru ini adalah benih yang kita tanam hari ini, dan kami berharap generasi berikutnya dapat menuai buahnya,” tambahnya.

Proyek ini merupakan kelanjutan dari pengumuman pada tahun 2015, saat UAE meluncurkan misi Mars Probe, yang akan mengirimkan pesawat ruang angkasa pertama di dunia Arab dalam misi eksplorasi ilmiah yang akan mendarat di planet tersebut pada tahun 2021.

Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed Bin Zayed mengatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kemajuan ilmu pengetahuan UEA.

Larangan Adzan di Palestina akan Merusak Perdamaian Dunia

KOCAELI (Jurnalislam.com) – Pembatasan yang diusulkan kembali oleh pemerintah zionis terhadap panggilan bagi Muslim untuk sholat, atau Adzan, akan merusak perdamaian dunia, Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus, mengatakan kepada Anadolu Agency, Rabu (15/02/2017)..

Sebuah RUU untuk membatasi bangunan keagamaan mengumandangkan panggilan melalui pengeras suara akan dibahas di parlemen Israel.

“Timur Tengah adalah gembok perdamaian dunia dan Palestina adalah kuncinya,” kata Kurtulmus kepada wartawan di kota barat Turki Kocaeli.

Dia menambahkan: “Ini akan menjadi keputusan yang sangat salah. RUU tersebut tidak boleh disetujui. Saya berharap parlemen Israel akan mengakhiri kecerobohan ini dan RUU tidak disetujui parlemen.”

Muslim melihat RUU tersebut ditujukan khusus untuk masjid, meskipun mereka akan diberlakukan untuk semua pusat-pusat keagamaan antara pukul 11:00 hingga 19:00

“RUU ini juga menentang kebebasan beragama,” kata Kurtulmus, menambahkan bahwa RUU itu akan menjadi “penghinaan terhadap sejarah Yerusalem” sebagai pusat agama Islam, Kristen dan Yahudi.

Draf awal RUU itu ditentang oposisi dari anggota parlemen Yahudi ultra-ortodoks yang prihatin bahwa RUU tersebut mungkin akan mempengaruhi praktik agama Yahudi sendiri.

Myanmar Hentikan Operasi Pembersihan Muslim Rohingya?

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Tentara Myanmar telah menghentikan “operasi pembersihan” di Rakhine utara wilayah minoritas Muslim Rohingya, kata seorang pejabat senior Rabu (15/02/2017), mengakhiri empat bulan tindakan keras yang diindikasikan oleh pasukan keamanan PBB kemungkinan merupakan kejahatan kemanusiaan luar biasa, lansir World Bulletin.

Ratusan minoritas Muslim Rohingya diperkirakan telah meninggal dan hampir 70.000 lainnya telah melarikan diri ke Bangladesh sejak militer melancarkan operasi brutal dengan alasan untuk menemukan pejuang yang menyerang pos perbatasan polisi.

Para pengungsi telah menceritakan pengalaman bagaimana pasukan pemerintah Myanmar memperkosa bergantian, membunuh dan menyiksa secara massal warga Muslim Rohingya dan membakar rumah-rumah mereka selama operasi yang berlangsung empat bulan.

Selama berbulan-bulan pemerintah Myanmar memberhentikan kesaksian serupa yang dikumpulkan oleh media asing dan kelompok hak asasi dan menyebutnya sebagai fabrikasi lalu membatasi akses ke wilayah tersebut.

Tapi laporan PBB telah menumpuk tekanan bagi pemerintah sipil Myanmar yang dipimpin oleh pemenang Nobel Aung San Suu Kyi untuk mengendalikan militer, yang masih mengendalikan tuas kunci kekuasaan.

Pada hari Rabu kantor Suu Kyi mengatakan pasukan telah mengakhiri operasi militer mereka dan meninggalkan daerah yang terkepung di bawah kontrol polisi Myanmar.

“Situasi di Rakhine Utara sekarang telah stabil,” Penasihat Keamanan Nasional yang baru diangkat Thaung Tun seperti dikutip dalam sebuah pernyataan.

“Operasi pembersihan yang dilakukan oleh militer telah berhenti, jam malam telah mereda dan hanya tersisa kehadiran polisi untuk menjaga situasi.”

Pemerintah telah menugaskan komisi yang didukung negara dengan dipimpin oleh mantan militer yang menjadi Wakil Presiden Myint Swe untuk menyelidiki bukti dalam laporan PBB.

“Kami telah menunjukkan bahwa kami siap untuk bertindak bila ada bukti pelanggaran yang jelas,” Thaung Tun menambahkan dalam pernyataan itu.

Lebih dari satu juta Muslim Rohingya hidup di negara bagian Rakhine, di mana mereka diperlakukan sebagai imigran ilegal dari Bangladesh dan ditolak kewarganegaraannya oleh pemerintah Myanmar. Konflik komunal antara pengikut Buddha yang menindas kaum Muslim Rohingya minoritas di tahun 2012 lalu mengusir puluhan ribu dari mereka ke kamp-kamp. ​​Oleh kelompok hak asasi kondisi mereka di kamp-kamp tersebut saat ini dianggap sebanding dengan apartheid.

Suu Kyi dicekal karena tidak berbicara menentang tindakan keras tersebut, yang melemahkan niat baik yang telah dia bangun selama bertahun-tahun berjuang untuk demokrasi di bawah mantan pemerintah militer.

Pekan lalu Paus Francis mengatakan bahwa warga Muslim Rohingya telah disiksa dan dibunuh “hanya karena mereka ingin menjalankan keimanan Muslim mereka”.

Kekuatan Suu Kyi dibatasi oleh konstitusi era junta yang memberikan kontrol kementerian kunci kepada militer, termasuk pertahanan, dan juga seperempat kursi di parlemen.

Tolak VD, LIJ: Pemerintah Harus Serius Cegah Budaya Perusak Moral Bangsa

JEMBER (Jurnalislam.com) – Ketua Laskar Islam Jember (LIJ) Nanang Santoso menyatakan, pemerintah dan pihak terkait harus serius dan waspada menangani fenomena kemaksiatan berbalut Valentine’s Day ini. Sebab jika tidak, akan mendatangkan murka Allah.

“Mendiamkan maksiat berkedok valentine’s day berarti merelakan umat untuk menerima murka Allah. Ini bahaya besar dan musibah bagi Jember,” ujarnya kepada jurniscom, Selasa, (14/2/2017).

Nanang mengatakan, jika budaya yang melanggar moral, etika, dan keagamaan itu dibiarkan, akan membuat rusaknya moral generasi pemuda penerus bangsa.

“Aparat harus pro-aktif melakukan pencegahan bahaya besar ini. valentine’s day adalah teror aqidah dan moral bagi generasi muda bangsa ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah ormas Islam dan elemen umat Islam melakukan razia hotel dan tempat wisata di hari perayaan barat yang rawan dipakai mesum ini. Tidak sedikit ditemukan pasangan yang bermaksiat ditempat tersebut.

Adnin Armas: “Saya Tak Paham Salah Saya Apa”

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mata laki-laki itu terlihat lelah meski kata-katanya masih menyimpan semangat. “Saya tak paham salah saya apa,” jelas laki-laki itu saat ditemui wartawan di suatu tempat di Jakarta Selatan, Selasa (14/2) malam, ketika jarum jam sudah menunjuk angka 10.

Laki-laki itu adalah Adnin Armas, peneliti pada Institute for Study of Islamic Thought and Civilization (INSIST), pemimpin redaksi Majalah Gontor, sekaligus ketua Yayasan Keadilan Untuk Semua. Rabu ini, ketika masyarakat DKI Jakarta merayakan pesta demokrasi dan seluruh aktivitas diliburkan, ia malah dipanggil kepolisian atas kasus dugaan penyelewengan dana yayasan yang ia pimpin.

“Besok (hari ini, Rabu, 15/2) mungkin saya akan jadi tersangka dan ditangkap,” jelas alumnus International Islamic University Malaysia dan tenaga pengajar ISID Gontor ini.

Sebagaimana diberitakan media massa sebelumnya, pihak kepolisian telah menetapkan Islahuddin Akbar, salah seorang pegawai bank swasta, atas tuduhan melanggar UU Nomor 28 tahun 2004 tentang Yayasan dan UU Nomor 8 tahun 2010 tentang pemberantasan tindak pencucian uang.

Islahuddin, selaku orang yang dipercaya oleh Bachtiar Nasir (Ketua GNPF), dianggaap bersalah karena telah mencairkan dana Yayasan Keadilan Untuk Semua setelah mendapat kuasa dari Adnin selaku ketua yayasan. Yayasan itu sendiri, kata Adnin, bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan seperti membantu para pengungsi akibat konflik dan bencana alam.

Adnin mengakui, menjelang aksi 4 November (411) dan 2 Desember (212) lalu, pihak GNPF telah meminta tolong kepadanya untuk meminjamkan rekening yayasan yang ia pimpin guna menampung dana dari masyarakat yang akan membantu pelaksanaan aksi bela Islam tersebut. GNPF, sebagai kelompok ad hoc yang dibentuk secara spontan, tak mungkin memiliki rekening bank sendiri.

“Saya tak mungkin tak mendukung aksi ini. Semua masyarakat berlomba-lomba ingin mendukung aksi bela Quran dan bela ulama. Saya juga ingin membantu,” katanya.

Saat pencairan dana inilah, Adnin ikut dipersalahkan. Tindakannya memberikan kuasa kepada Islahudin dianggap salah oleh pihak Kepolisian. Padahal, kata Adnin, justru ia tak mungkin menahan-nahan uang umat di dalam rekening yayasannya.

“Kalau saya menahan-nahan dana itu, saya bersalah. Tapi kalau saya memberikan akses kepada GNPF atas dana umat itu, kenapa justru saya disalahkan?” tanya Adnin lagi.

Sebelumnya, Al Katiri SH, pengacara pendamping Adnin Armas, menyebutkan bahwa tindakan peminjaman rekening yayasan ini bukan kehendak Ust Bachtiar Nasir selaku ketua GNPF secara personal. Ini sudah hasil musyawarah GNPF, kata Ketua Umum Aliansi Advokat Muslim NKRI yang tergabung dalam tim pengacara GNPF ini.

Lagi pula, kata Al Katiri lagi, sampai saat ini tak ada penyumbang yang mengaku keberatan atas transaksi ini. Pihak yayasan juga tak ada yang dirugikan. “Lalu di mana letak salahnya?”

Reporter: Mahladi/INA