Mujahidin Dagestan Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Volgograd

RUSIA (jurnalislam.com) – Seperti dilansir media barat, sebuah video telah dirilis pada hari minggu yang memperingatkan tentang bahaya yang dihadapi “Olimpiade” KGB Putin di Sochi. Video ini dirilis oleh kelompok Mujahidin di provinsi Dagestan Emirat Kaukasus.

Video yang dibuat oleh Kelompok mujahidin dari Ansar al – Sunah, cabang dari Mujahidin Emirat Kaukasus yang terletak dan berbasis di Dagestan, diterbitkan pada situs resmi Mujahidin Provinsi Dagestan, Vdagestan. Video tersebut menunjukkan dua pria muda yang beberapa saat kemudian melakukan 2 serangan martir di Sari Chin (Volgograd) 400 kilometer dari Sochi, mengindikasikan pembuatatan bom dan membuat pernyataan peringatan terhadap “olimpiade”. Para pejuang Jihad menyatakan bahwa olimpiade Sochi tidak akan aman.
Video dirilis setelah pengumuman resmi diposting sebelumnya di situs yang sama, dimana sang pemimpin, Umar, menyatakan pujiannya atas pemboman tersebut.

“Setiap daerah, setiap kota, setiap jalan dan lingkungan – kami akan mengisi rumah Anda dengan darah!” kata Umar. “Anda memulai perang ini di Chechnya selama tahun 90-an dan kemudian Putin menjanjikan  kemenangan, tapi apa yang telah ia lakukan? Dengan rahmat karunia Allah , perang ini menjadi penyebab penyebaran jihad di seluruh Kaukasus. Dan sekarang kami akan menyebarkannya ke seluruh wilayah Rusia!”

Para pejuang mengatakan dalam video bahwa mereka punya kejutan untuk musuh mereka, Rusia. Mereka juga punya kejutan bagi wisatawan yang akan datang ke Rusia. Mereka menyatakan bahwa alasan serangan mereka di Sari Chin adalah bahwa darah Muslim ditumpahkan di seluruh dunia setiap hari di Afghanistan, Somalia, Suriah, dan di tempat lain, dan bahwa serangan mendatang merupakan pembalasan mereka.

Sebelumnya tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman yang menewaskan 34 warga Rusia dan meningkatkan ketakutan KGB sebelum olimpiade Putin berlangsung bulan depan.

Dalam video tersebut, dua orang pelaku istisyahidah yang berbahasa Rusia memperingatkan presiden KGB Rusia, Vladimir Putin, “Jika Anda menyelenggarakan olimpiade ini, kami akan memberikan hadiah untuk darah Muslim yang tidak bersalah yang tumpah di seluruh dunia: Di Afghanistan, di Somalia, di Suriah.”

Mereka menambahkan juga “Bagi wisatawan yang datang, akan ada hadiah juga.”

“Kami akan memiliki paket kejutan,” kata salah seorang istisyahidah. “Dan para turis yang akan datang kepada Anda, bagi mereka juga, kami punya kejutan. Jika hal itu terjadi [Olimpiade], kami akan memiliki kejutan untuk Anda. Ini adalah untuk semua darah Muslim yang ditumpahkan setiap hari di seluruh dunia, baik itu di Afghanistan, Somalia, Suriah, di seluruh dunia. Ini akan menjadi balas dendam kami.”

“Itu yang akan kami lakukan, apa yang telah kami lakukan, hanya contoh kecil, langkah kecil,” kata mereka, mengacu pada pemboman Volgograd.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting dengan video di situsnya, Mujahidin Emirat Kaukasus Provinsi Dagestan mengaku bertanggung jawab atas pemboman Volgograd di Sari Chin.

Dalam video selama lebih dari 49 menit, dua pria, yang diidentifikasi sebagai Suleiman dan Abdurakhman, berpakaian T- shirt hitam dengan senapan Kalashnikov di tangan mereka, duduk berdoa di depan sebuah bendera hitam dengan ayat-ayat Quran dalam bahasa Arab yang sama dengan yang digunakan oleh al – Qaida. Mereka juga menjelaskan dalam bahasa Rusia motif mereka mengambil bagian dalam serangan itu.

Video itu juga menunjukkan bahan peledak sedang dipersiapkan dan diikat ke tubuh mereka.

Tidak ada reaksi langsung dari KGB mengenai video tersebut. Para pejabat AS mengatakan mereka sedang mempelajari video tersebut.

Dagestan adalah salah satu provinsi yang membentuk Emirat Kaukasus, yang berusaha untuk mendirikan negara Islam independen di Kaukasus Utara, daerah yang berada tepat di sebelah timur Sochi di perbatasan selatan Rusia.

Dagestan, salah satu dari beberapa provinsi Muslim di Kaukasus Utara, telah menjadi pusat Jihad yang saat ini telah menyebar di seluruh wilayah mengikuti perang Rusia melawan  Chechnya sebelumnya.

Menanggapi ancaman tersebut, Rusia kemudian memperkenalkan langkah-langkah keamanan untuk olimpiade Sochi.

Pemimpin dari Emirat Kaukasus, Dokku Abu Usman, telah memerintahkan penghentian serangan terhadap sasaran sipil tahun 2012, tetapi ia mencabut larangan tersebut pada bulan Juli dan mendesak pejuang Jihad untuk mencoba merusak Olimpiade

Pernyataan Mujahidin Dagestan tersebut mengatakan serangan Sari Chin dilakukan atas perintah Dokku Abu Usman.

Detik-detik terakhir video menampilkan foto-foto dan rekaman dari ledakan 29 Desember di stasiun kereta api Volgograd dan 30 Desember ledakan di bus troli. Dua pembom istisyahidah di  Sari Chin menewaskan sedikitnya 34 warga Rusia bulan lalu.

Website yang sama mengeluarkan sebuah pernyataan oleh komandan Ansar Al Sunna yang bertanggung jawab atas dua serangan, yang terjadi sekitar 400 km sebelah utara dari Sochi, di mana “Olimpiade” Putin dimulai bulan depan.

Pernyataan itu mengatakan bahwa dua serangan itu hanya awal dan bahwa akan ada lebih banyak serangan lagi sampai Rusia menarik diri dari Emirat Kaukasus dan memungkinkannya untuk memisahkan diri .

“Pasukan Anda menyerbu tanah kami, kami mengerahkan pasukan kami untuk menyambutnya,” kata pernyataan itu. “Masing-masing dari prajurit kami menunggu perintah komandan untuk meledakkan ketenangan Anda, seperti di Volgograd. Hal ini untuk kepentingan Anda agar … segera menarik diri dari tanah Kaukasus.”

Pemboman Desember di Sari Chin dan video mujahidin baru-baru ini meningkatkan keprihatinan luas mengenai keamanan tarian Olimpiade atau tarian setan di atas kuburan tulang belulang kaum muslim yang berjumlah  lebih dari 1 juta Muslim Kaukasia yang dibantai oleh Rusia pada tahun 1886 di Sochi.

Sochi berlokasi di daerah terpencil: sebuah kota resor di Laut Hitam di pegunungan Kaukasus. Acara-acara olimpiade di Sochi akan diadakan di dua lokasi utama, di pantai dan di pegunungan.

Organisasi Mujahidin yang menargetkan psikologi Rusia juga terletak di Pegunungan Kaukasus, yang paling terkenal adalah Chechnya dan Dagestan. Organisasi Rusia yang mengerikan, KGB, akan menggunakan kemampuan maksimalnya di Sochi, tetapi banyak komentator ahli khawatir bahwa serangan Mujahidin akan menyerang tarian setan.

Baru-baru ini , anggota kantor dan komite intelijen senat Amerika telah berbicara tentang keprihatinan mereka atas keselamatan di Sochi. Senator telah mempublikasikan keprihatinan mereka tentang kurangnya informasi, dan bahwa senator merasa warga Amerika harus mengetahui tentang apa yang dibutuhkan untuk melindungi atlet Amerika.

Amerika menganggap peringatan olimpiade Putin sangat serius. FBI mengumumkan bahwa mereka akan mengirim agen untuk membantu KGB di Sochi. Kementerian luar negeri Amerika baru-baru ini mengeluarkan peringatan berupa travel advisory bagi warga Amerika yang berencana untuk bepergian ke Olimpiade Sochi.

Pekan lalu tidak ada travel advisory yang dikeluarkan oleh kementerian luar negeri, tapi pada hari Jumat travel advisory tersebut dikeluarkan. Travel advisory tersebut mencakup informasi tentang peringatan dan pemboman yang dilakukan oleh Mujahidin di Rusia dan di Sochi. Layanan Informasi Jihad Amerika mencakup rincian tentang Sari Chin dan pemboman masa lalu lainnya serta peringatan yang dibuat oleh Amir Emirat Kaukasus, Dokku Abu Usman (alias Dokku Umarov) yang menyerukan tindakan terhadap tarian setan di atas tulang Muslim. Peringatan tentang adanya ancaman dari Rusia sendiri mancakup kemungkinan mata-mata pribadi Rusia terhadap penduduk sipil dan keterbatasan fasilitas medis.

Para pejabat Amerika telah meminta Rusia untuk lebih kooperatif dalam berbagi informasi mengenai Mujahidin Kaukasus. Amerika tidak merasa bahwa Rusia mau bekerja sama dalam hal ini. Amerika juga mengembangkan operasi kontingensi rahasia yang akan diberlakukan sebagai respon terhadap serangan Mujahidin dan akan menyediakan layanan evakuasi cepat bagi para atlet dan pejabat.

Presiden Rusia ilegal, Vladimir, telah berjanji bahwa olimpiade itu akan menjadi arena yang paling aman dalam sejarah. Putin baru-baru ini menegaskan rencana untuk mengirim sekelompok tentara Rusia sebanyak 50.000 tentara untuk siap bertempur di perlintasan dan di sekitar Sochi .

Tarian setan (tarian olimpiade) tersebut akan dimulai pada 7 Februari. Sebagian besar keamanan terfokus pada tarian “Olimpiade ” sebagaimana peringatan Mujahidin baru-baru ini, tentang hal itu seperti apa yang dinyatakan di dalam The Sunday Video. (ded412/kavkaz center)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.