MUI Imbau Umat Pilih Pemimpin Muslim yang Paling Saleh

28 Maret 2018
MUI Imbau Umat Pilih Pemimpin Muslim yang Paling Saleh
Wasekjen MUI KH Tengku Zulkarnaen di Masjid Agung Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Tengku Zulkarnaen mengimbau umat Islam untuk memilih pemimpin muslim yang paling soleh. Hal itu disampaikan menjelang tahun politik yang akan dihadapi umat Islam Indonesia.

“Kalau semua calonnya muslim, nah pilihlah pemimpin yang paling saleh. Yang jelas membela agama, tidak menista agama, tidak membela penista agama, mau berjuang untuk kepentingan kaum muslimin,” katanya kepada wartawan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (28/3/2018).

Selain itu, umat Islam juga harus melihat sepak terjang dan komitmen calon pemimpin tersebut dalam memerjuangkaan kaum muslimin di Indonesia yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Hal ini merujuk pada Hasil Ijtima Ilama Komisi Fatwa MUI pada tahun 2012 di Ponpes Cipasung Tasikmalaya tentang masalah strategis kebangsaan. Dalam nomor dua poin B dijelaskan, pemimpin harus memiliki kemampuan, ketahanan fisik dan mental dengan landasan iman dan taqwa yang membuatnya mampu untuk menyelesaikan berbagai krisis dan menetapkan hukum serta kebijakan secara benar  (al-ijtihâd fî al- nawâzil wa al-ahkâm).

“Kita lihat sepak terjangnya di masyarakat, kemampuannya menguasai agama, bacaan Qurannya. Kalau ngaku Islam tapi nyebut nama Allah saja salah, baca shalawat aja keliru, ini kan palsu. tidak teruji,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, umat Islam jangan tertipu dengan calon-calon pemimpin yang tiba-tiba mendekat ke umat atau mendadak islami.

“Orang kalau cinta agama itu dari kecil udah kelihatan kok. Tidak tiba-tiba karena mau pilkada berubah jadi kaya kyai. Kalau ini kan mendadak islami, jadi kita gak boleh tertipu,” tegasnya.

“Yang jelas, komitmennya memperjuangkan kaum muslimin di NKRI yang berdasarkan Ketuhanan YME,” tutupnya.

KH Tengku Zulkarnaen menjadi pemateri dalam Majelis Taklim Masjid Agung (MTMA) di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. MTMA adalah kajian resmi DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan setiap bulan.