MUI Banyuwangi: Tak Sesuai Ajaran Islam, VD Haram

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi menegaskan, haramnya umat Islam khususnya generasi muda berpartisipasi dalam perayaan Valentines Day atau hari kasih sayang.

“Selain tak sesuai dengan ajaran Islam, hari kasih sayang adalah budaya barat yang bertentangan dengan norma adat ketimuran,” tegas Ketua MUI Banyuwangi, Muhammad Yamin kepada Jurnaislam, Selasa (9/2/2016).

“Dalam pelaksanaanya, disitu banyak berkumpul muda-mudi berlainan jenis dan bukan muhrim, itu jelas dilarang,” sambungnya.

Yamin mengatakan, dalam ajang kumpul kawula muda dengan tanpa adanya pengawasan, sangat memungkinkan terjadi hal-hal yang merugikan. “Bahkan bisa merusak masa depan anak bangsa,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengimbau para orang tua agar memberi perhatian lebih kepada buah hatinya. Mampu memberi penjelasan dan pengertian, sehingga para pemuda tak terjerumus dalam pergaulan yang menyesatkan.

“Diberi pemahaman, bahwa kasih sayang yang terbaik adalah pada orang tua, saudara dan keluarga. Pada sesama mahkluk Allah, baik sesama manusia, pada binatang serta tumbuhan,” pungkasnya.

Sudah bukan rahasia lagi, dalam setiap perayaan Valentines Day yang jatuh tiap 14 Februari, banyak generasi muda terjerumus pada pergaulan yang salah.

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.