Militer Perancis Terlibat dalam Serangan ke Tal Avar, Ini Laporannya

Militer Perancis Terlibat dalam Serangan ke Tal Avar, Ini Laporannya

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Militer Prancis terlibat dalam upaya merebut kembali Tal Afar di kota Mosul barat dari cengkeraman kelompok Islamic State (IS) Menteri Luar Negeri Ibrahim al-Jaafari mengatakan pada hari Sabtu (26/8/2017) , dengan mengatakan bahwa 70 persen distrik tersebut telah dibebaskan.

Tal Afar terletak kira-kira 60 kilometer sebelah timur perbatasan Irak-Suriah.

Berbicara pada sebuah konferensi pers bersama dengan mitranya dari Prancis dan menteri pertahanan Prancis di ibukota Baghdad, al-Jaafari mengatakan bahwa dia memperkirakan seluruh distrik akan dibebaskan segera, lansir Anadolu Agency.

Pada hari ini Ahad (27/8/2017), pemerintah Irak akan melancarkan serangan besar untuk merebut kembali Tal Afar, dengan melibatkan tentara, unit polisi federal, pasukan kontra IS dan milis Syiah Hashd al-Shaabi – pasukan Syiah yang dimasukkan ke dalam tentara Irak tahun lalu.

Tentang peran Prancis dalam operasi militer saat ini di Tal Afar, al-Jaafari mengatakan: “Prancis telah menyediakan dukungan logistik dan udara dalam pertempuran melawan IS.

“Kami meminta lebih banyak kerjasama antara Irak dan Prancis, dan negara-negara lain, untuk mencegah anggota organisasi IS melarikan diri dan tidak membiarkan mereka melakukan operasi teroris di negara lain,” tambahnya.

Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengucapkan selamat kepada rakyat Irak dan pihak berwenang atas “komitmen mereka terhadap perang melawan IS,” dengan hormat, yang disebutnya sebagai “kemenangan besar di Mosul”.

Bulan lalu, Perdana Menteri Haidar al-Abadi secara resmi mengumumkan kemenangan melawan IS di Mosul setelah sebuah operasi militer sembilan bulan yang didukung oleh koalisi internasional yang dipimpin AS.

“Semua upaya sekarang terfokus pada pembebasan Tal Afar dan saya tidak ragu lagi tentang kemenangan yang dicapai oleh pasukan Irak dengan dukungan koalisi internasional,” kata Parly.

“Perancis dalam kerangka koalisi sangat berkomitmen dalam hal pelatihan dan operasional.

“Pasukan Perancis melalui koalisi internasional telah memberikan dukungan udara serta artileri dalam pertempuran Tal Afar, dan kami datang hari ini ke Irak untuk mengkonfirmasi kelanjutan dukungan Prancis terhadap Irak pada tahap berikutnya.”

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan Irak sekarang berada dalam fase antara akhir perang dan awal rekonsiliasi.

Bagikan
Close X