Langsung ke konten

Jurnal Islam

Jum'at, 5 Jumadal Ula 1448 / 16 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik
Internasional

Lancarkan Propaganda, Rusia Buat Sandiwara di Gedung Pelarangan Senjata Kimia

Lancarkan Propaganda, Rusia Buat Sandiwara di Gedung Pelarangan Senjata Kimia
Arie Ristyan
27 April 2018, 06:20

LONDON (Jurnalislam.com) – Duta Besar Inggris untuk Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (the Organization for the Prohibition of Chemical Weapons-OPCW) menggambarkan sebuah upaya pengarahan (briefing) oleh Rusia dan Suriah sebagai “akting pengganti” untuk membantah hasil penyelidikan, mengatakan bahwa Inggris tidak akan hadir dengan sekutu-sekutunya dalam acara itu.

“OPCW bukan teater,” kata Duta Besar Peter Wilson dalam sebuah pernyataan Kamis (26/4/2018), lansir Anadolu Agency.

“Keputusan Rusia untuk menyalahgunakannya adalah upaya lain Rusia untuk merongrong pekerjaan OPCW, dan khususnya hasil kerja Fact Finding Mission yang menyelidiki penggunaan senjata kimia di Suriah; direktur jenderal OPCW telah meminta Rusia dan Suriah untuk bekerja dengan Misi Pencarian Fakta, dan menunggu laporannya. Namun Rusia dan Suriah mengabaikan kekhawatiran OPCW,” kata Wilson.

Tim Penyelidik Serangan Senjata Kimia Tiba di Lokasi Kedua

Rusia dan Suriah menggelar briefing untuk menunjukkan dugaan serangan kimia di pinggiran Damaskus pada 7 April adalah “insiden buatan … dengan partisipasi komedian yang tidak menyadari tindakannya dan juga saksi-saksi lain dari ‘White Helmets’ yang terkenal.”

Pasukan rezim Syiah Bashar al-Assad menyerang sasaran di distrik Douma di pinggiran kota Damaskus pada 7 April menggunakan gas beracun, yang menyebabkan sedikitnya 78 warga sipil tewas, menurut White Helmets, sebuah badan pertahanan sipil lokal.

Menyusul insiden tersebut, AS, Inggris dan Prancis bersama-sama meluncurkan serangan udara, menargetkan kekuatan senjata kimia rezim Assad sebagai pembalasan atas dugaan serangan kimia.

Serangan itu menargetkan pusat penelitian senjata kimia rezim Assad di dekat Damaskus, serta gudang senjata kimia dan pusat komando yang terkait dengan senjata kimia yang terletak di barat Homs.

Setelah Serangan Koalisi Amerika di Douma, Rusia akan Kirim Pertahanan Udara Canggih

“Briefing oleh Rusia dan Suriah di gedung OPCW saat ini adalah akting. Direktur Jenderal menentang keputusan Rusia untuk memimpin briefing tersebut hari ini. Inggris tidak akan hadir, begitu juga sekutu kami,” kata Wilson.

Wilson mengatakan bahwa “menggambarkan korban senjata kimia sebagai ‘komedian’ itu adalah tindakan tercela.”

“Ini menunjukkan bahwa Rusia dan Suriah mengabaikan penderitaan rakyat Suriah, dan norma global yang menentang penggunaan senjata kimia,” tambahnya.

Mengenai “laporan luas tentang intimidasi saksi terhadap serangan Douma”, Wilson mengatakan bahwa mereka sebenarnya adalah penyebab keprihatinan nyata.

“Direktur Jenderal [OPCW] telah meminta negara-negara untuk memberikan informasi tentang serangan Douma ke Misi Pencarian Fakta OPCW. Rusia dan Suriah seharusnya melakukannya, daripada malah melancarkan kampanye propaganda yang menyesatkan informasi,” kata Wilson.

“Kami tidak akan berkompromi dengan negara-negara yang berusaha menurunkan struktur dan perjanjian yang membuat kami aman,” tambahnya.

Info Grafik Serangan Senjata Kimia Rezim Assad dan Bantahan Sitematis Rusia

Tags douma Konflik Suriah senjata kimia

Berita Terkait

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja
Artikel

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

29 September 2026
Bantuan Senjata Jalan Terus, Tentara Israel Dapat Pelatihan di Inggris
Berita

Bantuan Senjata Jalan Terus, Tentara Israel Dapat Pelatihan di Inggris

14 Juni 2025
Ditjen Pesantren Sudah Berdiri, Kini Ummat Menunggu Buktinya
Artikel

Ditjen Pesantren Sudah Berdiri, Kini Ummat Menunggu Buktinya

23 September 2026
Dua Tentara Israel Tewas, Penggunaan Drone Serang di Gaza Dihentikan Sementara
Berita

Dua Tentara Israel Tewas, Penggunaan Drone Serang di Gaza Dihentikan Sementara

27 September 2026
Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu
Artikel

Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

29 September 2026
Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump
Berita

Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump

4 Oktober 2026

Terpopuler

Berita

  1. Peringkat SGIE Indonesia Turun ke Posisi Empat, Ma’ruf Amin Desak Akselerasi Ekonomi Syariah
  2. Kemenag Bidik 800 Ribu Masjid dan Pesantren untuk Perkuat Literasi Ekonomi Syariah

Artikel

  1. Pendidikan Bukan Sekadar Naik Kelas dan Meraih Ijazah

Berita

  1. Konflik Yaman Memanas, Militer Serang Posisi Houthi dan Ancaman Bandara Saudi Berlanjut
  2. Dua Rais Syuriyah NU di Kalbar Bantah Hadiri Pertemuan yang Dikaitkan dengan Dugaan Pengondisian Muktamar
  3. Dana Siap Pakai Kebencanaan Diduga Dikorupsi, KPK OTT 14 Orang di BNPB
  4. Iran dan AS Ajukan Proposal Baru untuk Akhiri Perang, Selat Hormuz Jadi Sorotan

Artikel

  1. Mengapa Negara Mayoritas Muslim Seperti Azerbaijan Membatasi Hijab?
  2. Toleran di Panggung, Kejam di Gerbang Sekolah
  3. Kasus Perundungan Pemalang: Perlindungan Anak adalah Amanah, Siapa Bertanggung Jawab?

Berita

  1. FORSITAMA Cemani Gelar Pelatihan Digital Marketing, Bekali 138 Remaja Masjid Hadapi Era Digital
  2. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  3. Perkuat Sinergi Pendidikan dan Dakwah, Al Mukmin Ngruki Silaturahmi ke PP Muhammadiyah
  4. Keluarga Minta Densus 88 Jelaskan Perkara YD yang Ditangkap di Mojosongo Solo

Artikel

  1. Mengapa Negara Mayoritas Muslim Seperti Azerbaijan Membatasi Hijab?
  2. Bias Konfirmasi: Ketika Kita Sulit Melihat Kesalahan Sendiri
  3. Ketika Anak Bertemu Dunia yang Tidak Selalu Aman

Opini

Pendidikan Bukan Sekadar Naik Kelas dan Meraih Ijazah

Pendidikan Bukan Sekadar Naik Kelas dan Meraih Ijazah

16 Okt 2026 09:01:06
Mengapa Negara Mayoritas Muslim Seperti Azerbaijan Membatasi Hijab?

Mengapa Negara Mayoritas Muslim Seperti Azerbaijan Membatasi Hijab?

13 Okt 2026 15:54:49
Toleran di Panggung, Kejam di Gerbang Sekolah

Toleran di Panggung, Kejam di Gerbang Sekolah

13 Okt 2026 15:52:22
Kasus Perundungan Pemalang: Perlindungan Anak adalah Amanah, Siapa Bertanggung Jawab?

Kasus Perundungan Pemalang: Perlindungan Anak adalah Amanah, Siapa Bertanggung Jawab?

11 Okt 2026 05:33:22

Internasional

Al-Alimi Tak Mundur dari Operasi terhadap Houthi, Janjikan Perlindungan Warga Sipil

Al-Alimi Tak Mundur dari Operasi terhadap Houthi, Janjikan Perlindungan Warga Sipil

15 Okt 2026 08:39:05
Puing Rudal Houthi Lukai Empat Warga di Riyadh, 15 Rumah Terdampak

Puing Rudal Houthi Lukai Empat Warga di Riyadh, 15 Rumah Terdampak

15 Okt 2026 08:37:25
Ratusan Warga AS Desak Embargo Senjata terhadap Israel dalam Aksi Pro-Palestina

Ratusan Warga AS Desak Embargo Senjata terhadap Israel dalam Aksi Pro-Palestina

14 Okt 2026 05:15:55
Konflik Yaman Memanas, Militer Serang Posisi Houthi dan Ancaman Bandara Saudi Berlanjut

Konflik Yaman Memanas, Militer Serang Posisi Houthi dan Ancaman Bandara Saudi Berlanjut

14 Okt 2026 05:14:34

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

[ INFOGRAFIK ] Azerbaijan, Muslim dan Hijab
[ INFOGRAFIK ] Setahun Gencatan Senjata Gaza dalam Lima Angka
[INFOGRAFIK] Jakarta Understanding 2026: Tujuh Komitmen Imam Besar Dunia dari Jakarta
[INFOGRAFIK] Partai Kepala Daerah Juara Korupsi di Era Jokowi: Golkar Disusul PDIP

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED