KPAI Temukan Sel Tahanan di Lingkungan Sekolah Batam

KPAI Temukan Sel Tahanan di Lingkungan Sekolah Batam

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau menemukan sel tahanan di sebuah SMK swasta di Batam. Keberadaan sel tahanan tersebut untuk menghukum siswa yang melakukan pelanggaran di sekolah.

“Jadi siswa yang bermasalah ditahan di dalam sel. Bahkan ada siswa yang mengalami penahanan lebih dari satu hari,” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti di Kantornya, Gondangdia, Jakpus, Rabu (12/9/2018).

Selain penahanan, kata Retno, hukuman fisik kerap dilakukan di sekolah tersebut atas nama menertibkan siswa. Bahkan kasus terakhir yang dilaporkan ke KPPAD Kepulauan Riau, siswa berinisial RS (17 tahun) yang diduga melakukan pelanggaran berat mengalami kekerasan dengan keadaan tangan diborgol dan mengalami tekanan psikologis karena merasa dipermalukan di media sosial.

Retno menceritakan, Pada 8 September 2018, RS menerima hukuman fisik berupa disuruh berjalan jongkok di perkarangan sekolah yang beraspal dalam kondisi tangan masih diborgol dan disaksikan teman-temannya yang lain.

Baca juga: KPAI Catat 33 Kasus Kekerasan Pada Siswa Selama April-Juli

“Akibat kejadian itu, kedua telapak kaki korban mengalami luka lecet. Setelah itu, dilakukan upacara pelepasan atribut sekolah di lapangan sekolah,” tuturnya.

Retno menegaskan KPAI akan mendorong Dinas Pendidikan dan Inspektorat Provinsi Kepulaian Riau untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap SMK ini. Hasil investigasi dapat digunakan oleh pihak terkait sebagai dasar untuk pengambilan keputusan/kebijakan terkait permasalahan yang terjadi.

“KPAI juga mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan KEMDIKBUD RI untuk melakukan evaluasi terhadap proses belajar mengajar dan pola pendidikan yang terjadi di SMK tersebut selama 5 tahun ini,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.