Responsive image

Koalisi Syiah Internasional yang Didukung Iran Mundur dari Perbatasan Tinggi Golan

Koalisi Syiah Internasional yang Didukung Iran Mundur dari Perbatasan  Tinggi Golan

SURIAH (Jurnalislam.com) – Milisi tempur Syiah yang didukung Iran telah menarik senjata berat mereka di Suriah ke wilayah berjarak 85 km dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, tetapi Israel menganggap langkah mundur belum meyakinkan.

“Milisi dukungan Iran menarik pasukannya dan formasi koalisi [Syiah] tidak ada di sana,” kata kantor berita Rusia TASS mengutip Alexander Lavrentiev, utusan khusus Presiden Vladimir Putin ke Suriah pada hari Rabu (1/8/2018), lansir Aljazeera.

Lavrentiev mengatakan personel Iran yang mereka sebut sebagai penasehat bisa saja berada di antara pasukan tentara Suriah yang masih berada lebih dekat dengan perbatasan Israel.

“Tetapi tidak ada unit peralatan berat dan senjata yang dapat menimbulkan ancaman bagi Israel pada jarak 85 km dari garis demarkasi,” kata Lavrentiev.

Milisi Syiah Hizbullah dan Iran Tetap Berada di Suriah Sampai Terbebas dari Jihadis

Dia tidak menjelaskan kapan perjanjian itu ditetapkan dan untuk berapa lama.

“Perjanjian itu masih berlaku. Pasukan Iran sebenarnya telah ditarik dari [zona de-eskalasi selatan di Suriah] agar tidak mengganggu pemerintahan Israel, yang telah meningkatkan jumlah serangan terhadap situs-situs Iran di wilayah ini,” kata Lavrentyev. kata.

Rusia telah berusaha untuk meyakinkan Israel dengan mengatakan bahwa pihaknya hanya menginginkan pasukan Suriah untuk ditempatkan di atau dekat Golan yang dikuasai Suriah. Namun Israel bersikeras bahwa pasukan yang dikendalikan oleh Iran, harus keluar dari Suriah sepenuhnya.

Pasukan Suriah yang didukung-Rusia memperoleh kembali kendali penuh atas perbatasan itu hari Senin setelah serangan enam pekan di daerah itu telah mengusir oposisi bersenjata Suriah dan sisa-sisa afiliasi kelompok IS (Islamic State) yang telah ditempatkan di sepanjang perbatasan dengan Golan.

Bahas Zona De-Eskalasi Idlib, Turki, Rusia dan Iran akan Bertemu di Astana

Iran memiliki penasihat militer di Suriah dan mendukung milisi Syiah yang bertempur bersama pasukan rezim Suriah, termasuk Syiah Hizbullah Libanon.

Israel menduduki Dataran Tinggi Golan dalam perang Timur Tengah 1967. Perbatasan itu tenang selama beberapa dekade setelah perjanjian pelepasan tahun 1974.

Dengan dimulainya perang Suriah pada tahun 2011, pertempuran meletus di sepanjang perbatasan, membawa para pejuang anti Assad ke daerah tersebut.

Pada tahun 2014, pasukan penjaga perdamaian PBB yang dikerahkan di sepanjang garis menarik mundur pasukannya ketika para pejuang oposisi menguasai perbatasan.

Bagikan
Close X