Kini Teknologi Kecerdasan Buatan Bisa Berkreasi Mendesain Hijab

Kini Teknologi Kecerdasan Buatan Bisa Berkreasi Mendesain Hijab

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Desainer Ria Miranda menandai 10 tahun kiprahnya di dunia fashion Tanah Air dengan berkolaborasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) Microsoft Rinna.

Pengalaman barunya dalam memanfaatkan kecerdasan buatan itu membuatnya bertambah yakin bahwa pelaku industri kreatif sulit digantikan oleh teknologi.

Menurut Ria, teknologi diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia. Apalagi, untuk proses berkreasi, para desainer tidak hanya mengurus motif saja, tapi juga harus memikirkan cetak biru untuk jangka panjang.

Dengan adanya teknologi, menurut Ria, ada satu fase pekerjaan yang jadi dipermudah karena tahap pembuatan fashion jadi lebih cepat.

Namun, di kali pertama, Ria tak lantas langung memakai motif yang dihasilkan oleh Microsoft Rinna.

“Teknologi kan tujuannya memang untuk buat lebih cepat dan lebih mudah sehingga kita bisa berpikir lebih jauh lagi,” ungkap co-founder dan Managing Director brand Ria Miranda, Pandu Rosadi, dalam pembukaan pameran “10 Langkah Ria Miranda” di Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

Motif yang didesain oleh Microsoft Rinna merupakan 100 persen orisinal hasil karya kecerdasan buatan.

Microsoft Rinna bekerja tidak dipancing dengan pemberian gambar lalu memodifikasinya menjadi kreasi yang random, tapi ia memang mampu menghasilkan pola desain orisinal dengan perintah kata kunci yang spesifik.

sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X