Kini Proyek Politik Eropa-AS Gambarkan Muslim Seperti Iblis

10 April 2018
Kini Proyek Politik Eropa-AS Gambarkan Muslim Seperti Iblis

CALIFORNIA (Jurnalislam.com) – Politisi sayap kanan menggunakan Islamophobia untuk memenangkan pemilihan, menurut seorang ilmuwan terkemuka tentang masalah ini.

“Islamophobia, baik di Eropa maupun AS, digunakan sebagai proyek politik yang terhubung ke sayap kanan dan mungkin juga oleh elit politik yang menjelek-jelekkan Muslim untuk memenangkan pemilu,” Dr. Hatem Bazian dari University of California-Berkeley mengatakan kepada Anadolu Agency pada hari Ahad (8/4/2018).

Bazian, yang juga seorang kolumnis pekanan untuk surat kabar berbahasa Inggris yang berbasis di Istanbul, Daily Sabah, berada di Istanbul untuk mengambil bagian dalam konferensi tiga hari tentang Islamophobia di Sabahattin Zaim University.

Muslim dan Integrasi di Inggris

“Jadi, oleh karena itu, strategi demonizing Muslim (menggambarkan Muslim seperti iblis-jahat) dan menargetkan Muslim didorong oleh politik elektoral,” kata Bazian, yang juga seorang pendiri dan profesor Hukum dan Teologi Islam di Zaytuna College, perguruan tinggi seni liberal Muslim terakreditasi pertama di AS.

Di beberapa negara Eropa, partai-partai sayap kanan telah memperoleh kemenangan elektoral di tengah krisis pengungsi – yang terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

100.000 Warga AS Masuk Islam Pertahun, Muslim akan Menjadi Umat Terbesar di Amerika

Bazian mengatakan partai-partai politik sayap kanan “berusaha mendefinisikan diri mereka sebagai pelindung masyarakat Barat dari pihak luar, yang pada dasarnya adalah satu-satunya cara bagi mereka untuk mengembalikan kehormatan.”

Menurut Bazian, kelompok neo-Nazi, skinhead dan supremasi kulit putih menggunakan wacana anti-Muslim untuk mendapatkan rasa hormat setelah berada di pinggiran masyarakat.