Israel Setujui Langkah Darurat pada Pusat Nuklir Rahasia

Israel Setujui Langkah Darurat pada Pusat Nuklir Rahasia

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pemerintah zionis akhirnya menyetujui langkah-langkah darurat hari Ahad (13/8/2017) untuk mengakhiri mogok kerja yang “mengganggu” selama sebulan oleh para ilmuwan yang bekerja di pusat penelitian nuklir rahasia negara tersebut, lansir World Bulletin.

Israel diyakini sebagai satu-satunya kekuatan nuklir Timur Tengah namun telah lama membantah untuk mengkonfirmasi atau menolak bahwa mereka memiliki senjata semacam itu, dan pabrik Dimona secara resmi berfokus pada penelitian dan penyediaan energi.

“Pemerintah dengan suara bulat menyetujui permintaan kepala Komisi Energi Atom Israel untuk menerapkan peraturan darurat yang memungkinkan penerbitan perintah kerja kembali bagi karyawan Pusat Penelitian Nuklir,” kata kantor perdana menteri zionis tersebut.

Pemogokan tersebut “mengganggu aktivitas yang penting bagi Israel” dan keputusan untuk mengeluarkan perintah tersebut muncul setelah terlihat “risiko langsung” untuk produksi di fasilitas tersebut, kata pernyataan itu.

Dikatakan perintah back-to-work akan dikeluarkan bagi 50 ilmuwan yang harus kembali bertugas penuh dalam waktu tiga bulan.

Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Keamanan Internasional yang berbasis di AS pada tahun 2015 memperkirakan bahwa Israel memiliki 115 Rudal hulu ledak nuklir.

Pada saat yang sama, Israel dengan keras menentang upaya yang dilakukan oleh kekuatan regional lainnya, terutama pada Iran, untuk mendapatkan senjata nuklir. Iran mengatakan program nuklirnya sangat ketat untuk kepentingan sipil.

Bagikan
Close X