Imbauan MUI terkait Corona: Jangan Panik, Berdoa, hingga Hindari Maksiat

Imbauan MUI terkait Corona: Jangan Panik, Berdoa, hingga Hindari Maksiat

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholil Nafis menjelaskan bahwa virus korona termasuk makhluk yang Allah ciptakan. Namun, menurut dia, Allah menciptakan segala sesuatu itu tidak mungkin sia-sia.

“Karena itu bagi kita orang mukmin, selain berupaya sungguh-sungguh untuk menghindar dari wabah penyakit itu kita juga harus berdoa kepada Allah Swt. Karena doa itu adalah senjatanya orang mukmin. Selain berdoa, juga harus memperbanyak shalawat dan bersedekah,” jelasnya.

Dia pun mengajak kepada umat Islam untuk memahami adanya musibah virus corona tersebut dalam kerangka keimanan.

Misalnya, jika melakukan banyak maksiat, maka musibah itu harus dijadikan evaluasi agar berhenti berbuat maksiat.

“Kalau kita beriman, mudah-mudahan itu menambah dan menaikkan derajat keimanan kita. Dan jika ketepatan kita lalai, jadikan itu sebagai pengingat pada kita,” ucap Kiai Cholil.

“Saya berharap masyarakat tidak perlu panik. Jika kita memelihara terhadap syariat-syariat Allah maka Allah akan memelihara kita semua,” ungkap Pengasuh Ponpes Cendikia Amanah Depok ini.

Sebelumnya, pemerintah menemukan dua kasus positif virus corona atau Covid-19 pertama di Indonesia. Kedua kasus tersebut ditemukan di Depok, Jawa Barat.

“Di sini, di rumahnya di Depok,” kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Terawan mengatakan, kedua pasien positif corona itu pun saat ini tengah dirawat intensif di ruang khusus isolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof dr Sulianti Saroso, Jakarta. Dua pasien tersebut merupakan seorang wanita berusia 64 tahun dan anaknya yang berusia 31 tahun.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.