DSKS: Ada Perbedaan Perlakuan terhadap OPM dengan Terduga Teroris Muslim

DSKS: Ada Perbedaan Perlakuan terhadap OPM dengan Terduga Teroris Muslim

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Humas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Endro Sudarsono mendesak pemerintah untuk serius dalam menangani kasus penembakan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Nduga, Papua beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, tindakan dari OPM pimpinan Egianus Kogoya yang membunuh 31 pekerja jalan trans Papua dan secara terang-terangan ingin lepas dari NKRI itu sudah melampaui batas dan harus segera di basmi sampai ke akar-akarnya.

“Wajib bagi pemerintah untuk menumpas pemberontak teroris yang telah melakukan tindakan teroris biadab,” katanya kepada Jurnalislam.com Ahad, (9/12/2018).

Lebih lanjut, Endro mengkritisi lambannya aparat dalam menangani kasus tersebut, hal itu justru berbanding terbalik dengan penanganan sejumlah kasus dugaan terorisme di Indonesia.

Sebab hal itu, kata Endro, jangan salahkan masyarakat bila mengatakan adanya tebang pilih hukum. Pasalnya, aparat sangat cepat menangkap dan bahkan menembak mati kepada mereka yang masih status terduga teroris dan mayoritas beragama Islam itu.

“Mengecam kelambanan dan ketidaktegasan pemerintah dalam menangani teroris papua, sementara gesit menangani tertuduh teroris dari kaum Muslimin,” tandas Endro

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.