DDII Jabar : Asyuro Syi’ah adalah Penistaan Terhadap Islam

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Sekretaris Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Jawa Barat, ustadz Muhammad Roinulbalad menegaskan bahwa perayaan Asyuro Syi'ah adalah penistaan terhadap Islam. Pernyataan tersebut beliau sampaikan selepas acara bertajuk "Gerakan Ummat Islam Jabar Bersatu dalam Penolakan Acara Asyuro Syi'ah, dan sosialisasi serta dukungan kepada MUI Jabar terkait pernyataan Kesesatan & Penyimpangan Syi'ah" di kantor DDII, Jl Pungkur No. 151, Bandung, Kamis (22/10/2015).

"Asyuro (Syiah) itu adalah penistaan terhadap Islam yang sesungguhnya. Meskipun mereka membungkusnya dengan bahasa memperingati wafatnya cucu nabi Muhammad Saw, Husein. Ini jelas keluar dari ajaran Islam," jelasnya kepada Jurniscom.

Menurut ustadz Roin, sapaannya, hari Asyuro pada tanggal 9 dan 10 Muharram seharusnya diisi dengan syaum sunnah seperti yang diajarkan Rasulullah Saw.

"Tapi mereka malah mengadakan ritual dan mengundang orang banyak, yang kalau diluar negeri sana sambil memukul-mukul atau menyakiti badan untuk meratapi kematian Husein. Di Indonesia belum seperti disana, tapi menuju kesana," paparnya.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan ormas Islam: Muhammadiyah, Persis, Al Irsyad, NU, dll merupakan bentuk konsolidasi ormas Islam guna menghadang pergerakan Syiah di Jawa Barat, khususnya untuk membatalkan perayaan ritual Asyuro Syiah.

Perayaan Asyuro Syiah di Bandung sendiri rencananya akan dilaksanakan di Gedung Mepro, Jl. Soekarno-Hatta No. 789, Bandung pada hari ini, Jumat (23/10/2015). Namun pihak gedung membatalkan secara sepihak kepada panitia Asyuro. Acara kemungkinan besar akan kembali digelar di Muthahhari, Kiaracondong, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dari pantauan Jurniscom, aktifitas Syiah juga terlihat di Jl. Kembar II, Regol, Bandung. Ratusan aparat kepolisian dari unit Sabhara Polda Jabar dan ormas kepemudaan berjaga-jaga di setiap jalan masuk komplek Kembar. 

Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.