Responsive image

Dari Sejarah Valentine Day hingga Kasih Sayang dalam Islam

Dari Sejarah Valentine Day hingga Kasih Sayang dalam Islam

SUKOHARJO(Jurnalislam.com)—Tim Dai Salimah Waru Sukoharjo  menggelar sosialisasi tentang haramnya merayakan Hari Valentine (14 Februari) bertempat di SMP Grogol 2 Sukoharjo Jateng, Jumat (8/2/2019).

Pemateri sosialisasi, ustaz Ziyad menjelaskan ihwal sejarah awal mula perayaan valentine day di berbagai negara.

Valentine, menurutnya jelas bukan bagian dari sejarah dan budaya Islam.

“Meski banyak versi yang menerangkan tentang sejarah Valentine Day. Saya ambil salah  satu contoh zaman Romawi, dahulu setiap tanggal  14 Februari adalah hari raya Lupercalia,” katanya.

Lupercus dalam mitologi Yunani merupakan dewa kesuburan.

“Laki- laki romawi jalan di keramaian dengan membawa kulit kambing, sementara wanitanya sengaja mendekat supaya tersentuh sama lelaki rowawi tersebut,”terangnya.

Berbeda lagi di Inggris dan Perancis, tambahnya.  Pada abad ke-14, bulan Februari merupakan musim burung-burung nyari pasangan. Saat itu, orang yang jatuh cinta lagi jatuh cinta,” kata ustaz Ziyad.

Versi paling terkenal, tambahnya, adalah legenda Santo Valentinus, seorang calon uskup di Romawi.

Saat serdadu Romawi ditolak nikah oleh Kaisar Claudius II pada 143 M, Santo Valentinus membantu mereka menikah diam-diam. Setelah ketahuan, ia memutuskan mati. Menjelang diekskusi, ia meminta persetujuan tertulis dan dikasih yang dititipkan ke sipir penjara. Di sana tertulis, “Dari Valentinusmu”.

“Tanggal 14 Februari dipercaya sebagai hari ekskusinya,” katanya.

Menurut ustaz Ziyad, dalam Islam sudah ada panduan berkasih sayang. Misalnya, berkasih sayang kepada orang tua, istri, fakir miskin, anak yatim, dll.

Ia juga menyitir hadits agar tidak mengikuti budaya suatu kaum.

“Sekali lagi Valentine bukan budaya islam,hendaknya kita jangan ikut-ikutan kalo kita mau kasih sayang kasihi orang tua, keluarga dan sesama kaum muslimin,”tutupnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X