Berita Terkini

INDEF: Perilaku Konsumen Utamakan Kesehatan dan Kebutuhan Primer

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengungkapkan terjadi perubahan perilaku konsumen secara signifikan yang lebih mengutamakan kebutuhan primer. Selain itu, ada upaya menjaga dan merawat kesehatan pada masa normal baru.

“Selama pandemi Covid-19 terdapat perubahan perilaku masyarakat yang menarik, pertama mereka ada kebutuhan terutama untuk kebutuhan primer yakni pangan plus menjaga kesehatan atau health care, karena orang-orang membutuhkan sabun cuci tangan dan masker. Pengeluaran itu jadi berubah dari yang awalnya untuk kebutuhan sekunder menjadi kebutuhan primer, terutama kesehatan,” kata Aviliani dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa (9/6).

Padahal, lanjut dia, sebelum pandemi Covid-19 masyarakat mengutamakan kebutuhan pangan dan pariwisata atau jalan-jalan, di mana pengeluaran masyarakat untuk jalan-jalan atau pariwisata menduduki peringkat kedua. Namun ketika Covid-19 melanda justru sektor yang terkena duluan adalah sektor pariwisata.

“Otomatis kebutuhan sekunder ini akan lama untuk bisa kembali pulih di era normal baru saat ini. Kenapa? Walaupun mal-mal sudah dibuka di era normal baru, masyarakat masih tetap takut,” ujar Aviliani.

Selain itu selama dua bulan terakhir, daya beli masyarakat cukup turun signifikan. Artinya orang-orang yang bekerja dari rumah atau working from home tidak mendapatkan uang makan, uang lembur, dan sebagainya sehingga penghasilan mereka turun 50 persen.

Di samping, kata dia, mereka harus memenuhi kebutuhan pokok. Sebagian pekerja juga sudah menggunakan dana tabungannya.

“Sedangkan untuk masyarakat menengah ke bawah yang biasanya masih bisa menghidupi diri sendiri, sudah harus menerima bantuan langsung tunai atau bantuan sosial,” ujar Aviliani.

Oleh karena itu, menurut dia, penyaluran dana bantuan sosial ini harus cepat agar daya beli tidak semakin menurun.

Sumber: republika.co.id

 

Hamas Surati Jokowi, Minta Bertindak Cegah Pencaplokan Israel

GAZA(Jurnalislam.com) — Pimpinan Hamas Ismail Haniyah mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam surat tertanggal Jumat (5/6) pekan lalu itu, ia meminta Jokowi mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencegah aneksasi Tepi Barat oleh Israel.

“Hamas meminta kesediaan Anda untuk melakukan intervensi guna menangkal kebijakan kriminal aneksasi yang rasis oleh pihak Israel di Tepi Barat dan Lembah Yordan,” tulis Haniyeh.

Haniyeh mengatakan, Indonesia sebagai bagian dari umat Islam sedunia punya tanggung jawab untuk bersatu menolak kebijakan tersebut.

Indonesia juga diminta berperan sebagai bagian dari “ummah” untuk melindungi tempat-tempat suci umat Islam yang akan terdampak aneksasi tersebut. Jika tidak, lokasi-lokasi yang disucikan umat Islam di Yerusalem, Tepi Barat, dan Masjid al-Aqsha terancam tergerus penguasaan Israel.

Ia mendorong Presiden Jokowi meningkatkan komunikasi dan menggerakkan negara-negara di regional dan organisasi internasional untuk menyatukan pandangan melawan aneksasi. Komunitas internasional juga perlu diyakinkan bahwa tindakan Israel mencaplok Tepi Barat adalah upaya kriminal yang melanggar hukum-hukum internasional.

Haniyeh juga meminta Indonesia mendorong konferensi tingkat tinggi negara-negara mayoritas Muslim untuk menyikapi aneksasi Tepi Barat. “Umat Islam harus menciptakan jaringan politik, diplomatik, ekonomi, dan media untuk mengkampanyekan hak-hak bangsa Palestina,” kata dia.

Menurut Haniyeh, negara-negara Muslim harus  menolak normalisasi hubungan dengan Israel selama negara tersebut masih terus melakukan tindakan kriminal terhadap rakyat Palestina. “Kami akan menghadapi terorisme Israel dengan perlawanan komprehensif dengan seluruh cara yang memungkinkan,” kata Haniyeh.

Dalam surat itu, Haniyeh juga mendoakan Pemerintah Indonesia sukses menangani wabah Covid-19 yang melanda berbagai wilayah. “kami mengharapkan Anda akan mencapai kesuksesan dan memimpin negara menuju masa depan yang lebih sejahtera,” kata Haniyyeh.

Sumber: republika.co.id

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman George Floyd

TEXAS(Jurnalislam.com)–Ribuan pelayat memenuhi Texas di tengah terik matahari untuk memberikan penghormatan terakhir di hadapan peti jenazah George Floyd, Senin (8/6) waktu setempat. Floyd dimakamkan secara tertutup untuk keluarganya pada Selasa (9/6).

Bendera-bendera Amerika Serikat (AS) berkibar di sepanjang jalan menuju Gereja Fountain of Praise di Houston, kota tempat Floyd tumbuh. Para pelayat mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan mengenakan masker untuk mencegah penularan virus korona.

Mereka menghadiri peringatan ketiga sekaligus penghormatan terakhir kepada jasad Floyd yang disemayamkan di Gereja Fountain of Praise, sebelum dimakamkan. Pengurus gereja memperkirakan lebih dari 6.300 hadir saat publik diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir yang dibuka selama enam jam. Petugas pemadam kebakaran mengatakan beberapa orang yang kepanasan dalam antrean dibawa ke rumah sakit.

“Saya ingin pembunuhan oleh polisi dihentikan. Saya ingin mereka mereformasi proses untuk mencapai keadilan dan menghentikan pembunuhan,” ujar Marcus Williams, warga kulit hitam berusia 46 tahun dari Houston.

Sumber: republika.co.id

Asosiasi Muslim Amerika Kecam Rasisme

NEW YORK(Jurnalislam.com) – New York Chapter dari Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR-NY) menyebut akan bergabung dengan Dewan Kepemimpinan Muslim terkemuka di New York City. Secara bersama-sama, CAIR-NY akan menyerukan reformasi peradilan pidana.

Selain itu, seluruh pimpinan Muslim akan mengusulkan perubahan struktural kebijakan yang secara langsung mempengaruhi sosial-ekonomi dan komunitas Afrika-Amerika yang lebih rendah.

Dalam situs resminya, CAIR-NY menyebut pilihan bergabung dengan Dewan Kepemimpinan Muslim NYC, sebagai usaha untuk kembali menunjukkan komitmen kerja anti-rasis dan kemitraan koalisi dengan komunitas Kulit Hitam. Hal ini akan dilakukan Selasa (9/6) pukul 11 pagi waktu setempat.

Kegiatan akan dilakukan di Gedung Kantor Negara Adam Clayton Powell Jr, 163 W 125th Street, New York, NY. CAIR-NY dan Dewan Kepemimpinan Islam New York akan mengadakan konferensi pers yang menguraikan koalisi dan komitmen pusat untuk berkomitmen terhadap pekerjaan anti-Rasis dan pembebasan orang kulit hitam.

CAIR-NY merupakan organisasi yang didedikasikan untuk memanfaatkan nilai-nilai Islam dalam pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya juga mengakui keadilan bagi semua orang tidak dapat membuahkan hasil tanpa komitmen yang teguh.

“CAIR-NY mengutuk semua bentuk kekerasan anti-Hitam. Kami berupaya membangun koalisi kuat untuk memerangi diskriminasi rasis di beragam sektor, mulai dari perumahan, pengangguran, perawatan kesehatan, dan pendidikan,” ucap CAIR-NY dalam keterangannya dikutip di situs resmi mereka, Selasa (9/6).

CAIR-NY merupakan organisasi kebebasan dan advokasi sipil Muslim terbesar di Amerika. Misi CAIR adalah untuk melindungi hak-hak sipil, meningkatkan pemahaman Islam, mempromosikan keadilan, dan memberdayakan Muslim Amerika.

Sumber: republika.co.id

Pecah Rekor,  Kasus Baru Covid Indonesia Capai 1000 Orang Per Hari

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia kembali memecah rekor. Sejak Senin (8/6) sampai Selasa (9/6) tercatat ada penambahan kasus baru sebanyak 1.043 orang.

Angka menjadi yang tertinggi sejak kasus Covid-19 di Tanah Air dirilis pertama kali pada awal Maret lalu. Rekor tertinggi sebelumnya tercatat pada 6 Juni lalu, dengan penambahan kasus baru sebanyak 993 orang.

Dengan penambahan yang lebih dari 1.000 orang ini, total kasus positif Covid-19 sampai saat ini tercatat sebanyak 33.076 orang. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan, seluruh angka penambahan kasus positif Covid-19 didapat dari pemeriksaan terhadap 16.181 spesimen dalam satu hari terakhir.

“Dari hasil ini kita dapatkan jumlah konfirmais positif baru 1.043 orang. Tentunya jumlah ini sebarannya tak merata. Sebagai contoh, terbanyak DKI Jakarta 232 kasus baru. Namun juga bersamaan dengan itu 165 orang sembuh,” jelas Yurianto dalam keterangan pers, Selasa (9/6).

DKI Jakarta memang kembali menjadi provinsi dengan penyumbang penambahan kasus tertinggi di Indonesia. Diikuti Jawa Timur dengan 220 kasus baru, Sulawesi Selatan dengan 180 kasus baru, Kalimantan Selatan dengan 91 kasus baru, dan provinsi lain dengan angka kasus baru yang lebih rendah.

“Inilah gambaran yang kita dapatkan, ini gambarkan bahwa memang kebiasaan baru harus kita terapkan. Ini gambaran bahwa penularan masih terjadi. Di tengah masyarakat masih ada positif covid-19 tanpa gejala yang menjadi sumber penularan,” jelas Yuri.

Selain itu, Yuri menambahkan, penambahan kasus yang kembali tinggi ini disebabkan perilaku masyarakat yang belum menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Celah itu membuat virus corona kembali menginfeksi orang-orang yang beraktivitas.

“Masih ada perilaku masyrakat yang rentang tertular sehingga menjadi tertular. Ini menjadi catatan kita yang sama-sama bisa kita atasi. Kami mohon untuk tetap ikuti informasi yang benar,” katanya.

Selain penambahan kasus positif, ada juga penambahan kasus sembuh sebanyak 510 dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah pasien sembuh sebanyak 11.414 orang. Selain itu, terdapat pula penambahan pasien meninggal dunia sebanyak 40 orang sehingga totalnya 1.923 pasien Covid-19 meninggal dunia.

sumber: republika.co.id

Pemkot Bogor Akan Izinkan Mal Dibuka

BOGOR(Jurnalislam.com) — Pemerintah Kota Bogor akan mengizinkan pembukaan pusat perbelanjaan atau mal. Jika pengelolanya telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Ada beberapa mal yang sudah mengajukan izin untuk bisa beroperasi lagi. Mal bisa dibuka jika memiliki fasilitas yang disesuaikan dengan standar protokol kesehatan dan menerapkannya secara ketat,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto ketika meninjau Mal BTM di Jalan Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/6).

Selain itu, lanjutnya, pengelola mal juga mesti menyediakan fasilitas ruangan yang disesuaikan dengan protokol kesehatan. Menurut Bima, selain BTM, ada beberapa mal lagi yang sudah mengajukan izin untuk beroperasi seperti Botani Square, Lippo Plaza Ekalokasari, Lippo Plaza Kebun Raya, Bogor Junction, dan Yogya Plaza.

Mal BTM, tambahnya, telah membuat alur pengunjung masuk halaman depan mal, dengan tanda jaga jarak di lantai, menyediakan tiga unit tempat cuci tangan dengan sabun, serta batas jaga jarak di bagian dalam, khususnya di lorong menuju ke toilet.

Sedangkan, di lift berkapasitas delapan orang, juga dibatasi hanya untuk empat orang dengan tanda di lantai, serta di ruangan mushala dibatasi maksimal lima orang. Bima menilai persiapan yang dilakukan pengelola Mal BTM sudah cukup baik, tapi belum lengkap.

Ia memberikan beberapa catatan, kepada pengelola mal untuk segera dipenuhi dalam beberapa hari ke depan. “Tolong segera diperbaiki secepatnya. Setelah semuanya layak, baru kita izinkan beroperasi,” katanya.

Catatan yang disampaikan Bima Arya antara lain di depan kios harus diberi tanda batas jaga jarak. Di lokasi tempat jajanan, juga harus diberi tanda jaga jarak dan tidak ada antrean di satu tempat penyewa.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Mal BTM Samuel Koshan menyatakan pihaknya akan segera melengkapi persyaratan yang diminta wali kota. “Kami akan melengkapi dalam waktu dua hari,” katanya.

Sumber: republika.co.id

 

Kasus Corona Naik, Saudi Kembali Tutup Tempat Publik

RIYADH(Jurnalislam.com) — Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mencatatkan kenaikan penderita corona secara luar biasa terhitung Senin (8/6) kemarin hingga mencapai 3.369 kasus. Bahkan, 71 masjid yang baru saja dibuka lagi harus kembali ditutup demi mencegah penularan virus corona.

Dilansir dari Saudi Gazette pada Selasa (9/6), total sementara penderita corona di Saudi sudah mencapai 105.283 orang. Adapun angka kematian karena corona naik 34 kasus menjadi 746. Sementara itu, jumlah pasien corona yang berhasil sembuh bertambah 1.707 orang menjadi 74.524.

Tingginya kasus corona yang terhitung pada Senin kemarin bukan terjadi pertama kali. Pada Ahad dan Sabtu kemarin juga terjadi peningkatan kasus corona masing-masing 3.045 dan 3.121 kasus.

Jika diperinci, kasus corona baru terhitung Senin kemarin paling banyak di Riyadh (746 kasus). Yang menyusul berikutnya adalah Jeddah (577 kasus), Makkah (376), Dammam (301), Hufof (241), Qatif (244), dan Madinah (124). Sementara itu, di kota-kota lain kasus corona baru berkisar belasan hingga puluhan saja.

Akibat kembali tingginya kasus corona, Pemerintah Saudi memberlakukan lagi pengetatan protokol kesehatan dan jam malam di Jeddah sejak Sabtu. Kehadiran di tempat kerja juga mengalami penundaan. Pembatasan ini diperkirakan bakal berlaku hingga akhir Juni.

Namun, di kota-kota lain Pemerintah Saudi hanya menerapkan strategi tiga langkah untuk kembali ke kenormalan baru. Di sisi lain, segala aturan tersebut tak berlaku di Mekkah karena masih lockdown secara penuh.

Sumber: ihram.co.id

Habib Rizieq: RUU Haluan Ideologi Pancasila Wajib Ditolak!

JAKARTA(Jurnalislam.com)—Setelah membaca draft Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyerukan agar masyarakat menolak RUU HIP.

Menurut Habib Rizieq, ada beberapa alasan kenapa masyarakat harus menolak RUU HIP. Pertama, Pancasila yang merupakan landasan konstitusional yang tinggi tidak perlu diUndang-undangkan, karena akan merendahkan martabat dan derajat Pancasila sebagai dasar negara.

“Lalu definisi haluan pancasila tidak meletakan agama sebagai  pokok mendasar, diganti mental spiritual,” kata Habib Rizieq dalam sebuah acara yang membahas RUU HIP, lansir Front TV, Senin (8/06/2020).

Bahkan, menurut Habib Rizieq, dalam RUU HIP pasal 7 ayat 2 terlihat upaya memeras Pancasila menjadi trisila yaitu sosionasionalisme, sosiodemokrasi, dan ketuhanan berkebudayaan.

“Menurut saya, ini pelecehan agama dan nilai luhur Ketuhanan Maha Esa yang dijunjung tinggi. Karenanya, ini menjadi salah satu sebab bahwa wajib menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila,” pungkasnya.

Puluhan UKM Sukoharjo Luncurkan Bursa Bisnis Muslim

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Puluhan pelaku usaha kecil menengah (UKM) berjajar rapi mengelar produk mereka di komplek Joglo Dakwah Sakinah, di jalan Semen Romo,Cemani, Sukoharjo pada ahad, (7/6/2020) pagi.

Ada yang berjualan produk makanan seperti mie ayam, tengkleng, wingko babat, madu, minuman lemon, pizza, kebab, roti juga kebutuhan sandang seperti pakaian, topi hingga kebutuhan dapur yakni sayuran.

Mereka sedang berjualan di kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas sosial dakwah Angkringan 47 yakni ‘Launching Bursa Bisnis Muslim’. Ada sekitar 25 pelaku UKM muslim yang hadir untuk menawarkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir.

Selain dihadiri para pelaku UKM muslim, panitia juga menhadirkan beberapa pelaku bisnis yang telah berpengalaman untuk agar bisa membagikan ilmu dan pengalamannya kepada umat Islam dan mendorong untuk menjadi para pelaku usaha.

Seperti Owner toko buku Arofah Ngruki, Sukoharjo, ustaz Abu Fatiah Al Adnani, pengusaha senior Solo Abah Kasum Mustofa, pengusaha muda pemilik Catering Halal Gerbang Sakinah dan pengusaha sekaligus pemilik pondok pesantren Al Fath yang mengratiskan biaya pendidikan untuk santri.

Menurut ketua panitia Agung, kegiatan bertajuk ‘Islam Bersatu Ekonomi Umat Bangkit’ tersebut kedepan akan menjadi sarana bagi pelaku usaha muslim untuk menjual produk produk mereka agar ekonomi umat semakin membaik dan bangkit kembali.

Ia melihat saat ini banyak pelaku usaha kecil yang harus gulung tikar sebelum berkembang karena mereka terkendala banyak hal seperti modal hingga kurang antusiasnya dari umat Islam sendiri untuk kembali ke produk muslim.

“Supaya ekonomi umat ini bisa kembali berjaya dan semoga kita bisa melakukan bursa ekonomi muslim ini terus bisa berjalan,” katanya kepada jurnalislam.com.

Terlebih menurut Agung, saat ini kondisi perekonomian di berbagai negara termasuk Indonesia sedang lesu akibat wabah pandemi covid-19. Dan kegiatan seperti ini diharapkan bisa sedikit membantu para pelaku usaha.

“Pentingnya karena saat ini sedang masa pandemi dan perekonomian sedang drop dan memanfaatkan momen untuk bersama sama agar ekonomi umat bisa kembali berjaya,” ujarnya.

Selain para pelaku usaha dan para pengusaha muslim Soloraya, kegiatan launching bursa muslim tersebut juga dihadiri dari berbagai komunitas di Soloraya, ada komunitas hijrah, komunitas sedekah, dan komunitas bikers.

Antusias masyarakat pun terasa terbukti dengan banyaknya pengujung yang hadir dan berbelanja di kegiatan tersebut.

Green Kurban Sinergi Foundation Akan Disalurkan untuk Masyarakat Terdampak Covid

BANDUNG(Jurnalislam.com)–Kurban, ibadah yang menjadi momentum mendekatkan diri pada Sang Maha.

Tak ketinggalan, tahun ini Sinergi Foundation kembali mengajak masyarakat untuk menunaikan ibadah ajaran Nabi Ibrahim AS ini. Hal ini bisa dilakukan melalui program Green Kurban.

Asep Irawan, CEO Sinergi Foundation menyatakan, Green Kurban bukan hanya menawarkan ibadah secara vertikal. Lebih jauh, Green Kurban menawarkan nilai tambah lain yang bisa menyempurnakan ibadah kurban.

“Di Green Kurban, ibadah kita menjadi plus-plus. Ada enam nilai yang diusung oleh Green Kurban. Pertama, Menghijaukan Bumi. Melalui Green Kurban, kita berikhtiar manambah nilai ibadah kurban, dengan memelihara bumi. Sebab setiap 1 hewan yang kita kurbankan di Green Kurban, turut ditanam 1 pohon,” tutur Asep.

Kedua, katanya, Ramah Lingkungan. Ia menegaskan, seluruh proses kurban sangat mengutamakan aspek lingkungan, terutama di isu Zero Waste dan isu kurban tanpa plastik. Dari mulai pengadaan hewan, penyembelihan hewan hingga pendistribusian hewan.

“Alternatif penyaluran tanpa plastic adalah menggunakan bahan alam seperti canting bambu atau daun pisang,” katanya.

Ketiga, distribusi kurban untuk terdampak COVID-19. Selain mengantarkan hewan kurban ke berbagai daerah rawan bencana di Indonesia, terang Asep, Green Kurban pun menyalurkan daging untuk simpul kemiskinan di kota, yang terdampak COVID-19.

“Keempat, memberdayakan peternak di Waqf Integrated Farm. Bertahun-tahun mengelola kurban, proses penyediaan hewan kurban dilakukan melalui program pemberdayaan peternakan. Salah satunya, melalui Waqf Integrated Farm. Adanya Green Kurban, mampu menggerakkan perekonomian berbasis wakaf, khususnya melalui para peternak,” ulasnya.

Ia melanjutkan, “Kelima tentu saja membahagiakan sesama di penjuru negeri. Ibadah kurban kita mewujudkan kebahagiaan, menumbuhkan kedekatan hati, saat hewan kurban menjadi perantara terjalinnya persaudaraan saat berbagi nikmat dari satu potong daging,”

Keenam, hewan Green Kurban sehat & sesuai syariat. Ia menukas, pemilihan hewan kurban dilakukan dengan teliti, baik dari segi fisik, usia, dan juga kesehatan hewan kurban. Setiap prosesnya, dilakukan sesuai dengan syariat Islam.

“Dengan ibadah dan kebaikan plus-plus di Green Kurban, tentunya masyarakat tak perlu bingung lagi berkurban di mana. Kami mengajak masyarakat untuk berkurban di Green Kurban,” tandasnya.