Berita Terkini

Pesantren Didorong Mandiri Kembangkan UMKM

JAKARTA(Jurnalislam.com)—- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ia telah menugaskan jajarannya untuk membuat kajian awal terkait kemandirian pesantren. Hal ini disampaikan Menag Yaqut saat menerima audiensi Pengasuh Pondok Pesantren Motivasi Indonesia (PMI) KH Ahmad Nurul Huda, di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

“Salah satu mandatori yang diberikan Presiden kepada saya itu terkait dengan kemandirian pesantren. Presiden menekankan betul. Oleh karenanya kami melakukan pemetaan awal terkait hal ini,” tutur Menag Yaqut, Senin (08/02).

Menurut Menag, pemetaan awal ini amat penting guna memberikan treatment yang tepat bagi tiap-tiap pesantren. Apalagi, saat ini terdapat sekitar 31ribu pesantren di Indonesia. “Karena tiap pesantren itu kan berbeda kebutuhannya. Karenanya kita perlu tahu untuk mengklasifikasi dan memberikan dukungan yang tepat,” cetus Menag.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengapresiasi Pesantren Motivasi Indonesia yang saat ini memiliki berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti biro travel haji dan umrah serta kerja sama digital marketing dengan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

“Keberhasilan PMI dalam pemberdaayaan ekonomi ini bisa menjadi prototype bagi pesantren lain yang ada di Indonesia. Bahkan kalau bisa berjejaring lebih baik lagi. Titik tekannya itu kemandirian,” pesan Menag.

 

Laznas BMH Dukung  FOZ Jatim Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana

JATIM(Jurnalislam.com)--Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Jatim  dari 26 lembaga zakat yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ) Jatim,ikut berpartisipasi dalam penyerahkan bantuan berupa sembako dan logistik kebutuhan sehari-hari kepada korban bencana alam di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Jatim sebagai salah satu dari 26 Lembaga Zakat yang tergabung dalam FOZ mendukung acara tersebut dengan berpartisipasi dalam penyerahan bantuan bencana.

“saya kira Laznas BMH sebagai lembaga zakat berskala nasional sudah seharusnya ikut mendukung program penyaluran bantuan melalui FOZ ini, karena banyak amanah yang ditujukan kepada kami (BMH) dari para donatur yang sangat peduli dengan saudara-saudara kita korban bencana di Kalsel dan Sulbar,”ucap Imam Muslim selaku Manager Prodaya Laznas BMH Perwakilan Jatim.

Bantuan secara simbolis dilepas oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Kamis (4/2). Dengan perkiraan nilai materi sekitar Rp 300 juta dan dimuat 15 truk, 12 pick up, serta beberapa ambulance.

Khofifah menyampaikan, bantuan ini sebagai penguatan kehidupan kemasyarakatan yang luar biasa. Bantuan ini, juga merupakan bentuk kesholehan sosial.

“Kesolehan sosial seperti ini menjadi bagian penting yang akan menjadi kekuatan kita, karena memang amal soleh menjadi bagian penting untuk keimanan kita,” ujarnya.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, mengucapkan terima kasih dan diakuinya pemerintah membutuhkan dukungan dari semua pihak. Karena bagaimanapun, lanjut Khofifah, anggaran pemerintah sangat terbatas untuk mengcover semua.

“Supaya proses recovery-nya cepat, supaya kebangkitan ekonominya cepat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forum Zakat – Kholaf Hibatulloh menambahkan pengiriman bantuan ini bekerjasama dengan Ikatan Pengusaha Cargo Nasional (IPCN). Bantuan ini merupakan zakat dari masyarakat Jatim.

“Kita sangat berterima kasih dalam pendistribusian ke Kalsel dan Sulbar, dibantu oleh IPCNI. Bantuan ini berupa sembako, peralatan kesehatan, dan makanan ringan,” ucap Kholaf Hibatulloh.

Pandemi Covid-19 Indonesia Diprediksi Masih 10 Tahun Lagi

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Pandemi covid-19 di Indonesia diprediksi baru akan berakhir 10 tahun lagi.Sedangkan pandemi di dunia secara global diperkirakan berakhir 7 tahun lagi.

Perhitungan ini, berdasarkan kalkulator vaksinasi yang kini sedang dilakukan di Indonesia.Perhitungan kalkulator vaksinasi itu dirilis oleh Bloomberg dengan memperhitungkan jumlah vaksinasi yang dilakukan di masing-masing negara, termasuk Indonesia.

Data Bloomberg sendiri mencatat saat ini sudah ada 119 juta dosis vaksin didistribusikan dan disuntikkan ke orang-orang, termasuk di Indonesia.Dari data yang dirilis itu, Indonesia menempati urutan ke 10 dari negara- negara yang telah melakukan vaksinasi dengan jumlah yang cukup tinggi.

Perhitungan 10 tahun tersebut, berdasarkan jumlah vaksinasi harian yang dilakukan di Indonesia.Berdasarkan data itu, per hari Indonesia melakukan vaksinasi sebanyak 60.433 dosis vaksin.

Sedangkan, untuk mencapai herd immunity, vaksinasi harus mencakup 75 persen seluruh penduduk di Indonesia. Adapun, jumlah penduduk di Indonesia saat ini mencapai 267,7 juta.

Adapun, jumlah kasus positif di Indonesia telah mencapai 1,134 juta dengan jumlah orang meninggal sebanyak 31.202 orang.

Sementara itu, Israel menjadi negara pertama yang akan segera lepas dari pandemi. Dengan kalkulasi vaksinasi sekarang sudah mencapai 35 persen dari seluruh penduduk. Sedangkan jumlah vaksinasi harian Israel mencapai 135.778 dosis per hari.

Sumber: bisnis.com

Banyak OTG, Ini Umumnya Gejala Ringan Covid-19

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Hampir setahun pandemi virus corona (Covid-19) terjadi Indonesia. Ada banyak gejala yang sering dialami oleh yang terinfeksi virus tersebut.

Mengutip dari Times of India, Jumat (5/2/2021),  sakit kepala, nyeri otot dan nyeri pada punggung bisa menjadi ciri-ciri terinfeksi virus corona. Ciri-ciri tersebut adalah gejala yang paling sering dilaporkan.

Selain itu, infeksi virus corona juga menyebabkan nyeri dan peradangan di beberapa bagian tubuh. Bagi banyak orang yang merasakan nyeri sendi kronis mungkin merupakan satu-satunya tanda infeksi dan berlangsung lama. Ini juga merupakan gejala umum yang terkait dengan sindrom pasca Covid-19.

Diare, mual, dan kram perut terlihat ketika virus corona mulai menyebar di saluran pencernaan. Sebenarnya, ini menjadi gejala yang kurang umum terkait dengan virus corona, itu dinilai sebagai tanda bentuk infeksi yang parah.

Apakah gejala utama dari orang yang terinfeksi virus corona?

Ada orang-orang yang tidak bisa merasakan aroma makanan dan mengecap rasa makanan saat di dalam mulut. Ini menjadi ciri utama yang sering terjadi pada orang-orang yang terinfeksi virus corona.

Sebenarnya, banyak kasus virus corona yang dilaporkan tidak bergejala. Ada juga gejala Covid-19 yang disebutkan di atas tidak lengkap. Ada juga beberapa tanda dan gejala yang jarang dilaporkan orang. Gejala seperti pusing, kebingungan, mengigau, kram perut, kabut otak dan alergi kulit.

Sumber: bisnis.com

 

Bahrain Kembali Berlakukan Pembatasan 2 Pekan

DUBAI (Jurnalislam.com)- Negara Teluk Bahrain akan memberlakukan kembali pembatasan pada Ahad (7/2), selama dua minggu untuk mencegah penyebaran virus corona baru, Negara itu mengalami peningkatan tajam kasus selama sebulan terakhir.

Kerajaan telah memerintahkan pusat kebugaran dalam ruangan, ruang olahraga dan kolam renang untuk ditutup. Pertemuan sosial di rumah dibatasi hingga 30 orang hingga 21 Februari.

Ini juga membatasi latihan kelompok di luar ruangan hingga 30 orang. Sementara lembaga dan entitas pemerintah harus mengizinkan hingga 70 persen karyawan untuk bekerja dari rumah.

Negara pulau kecil itu pekan lalu melarang makan dalam ruangan di restoran dan kafe. Bahrain memindahkan sekolah ke pembelajaran jarak jauh setelah mendeteksi varian baru COVID-19.

Kerajaan melaporkan 704 kasus baru pada hari Jumat (5/2) dibandingkan dengan 229 infeksi sebulan lalu pada 5 Januari.

Secara total, Bahrain memiliki 105.119 kasus dan 377 kematian. Negara-negara Teluk yang bertetangga, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab baru-baru ini memberlakukan kembali pembatasan sebagai tanggapan atas peningkatan jumlah infeksi.

Sumber: republika.co.id

Singapura Cabut Status Warga Langgar Protokol Covid-19

SINGAPURA(Jurnalislam.com) — Singapura mencabut status warga permanen seorang bapak berusia 47 tahun karena melanggar perintah tinggal di rumah demi mencegah penularan Covid-19.

Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan Singapura (ICA) pada Jumat (5/2) mengatakan aturan peninjauan status warga permanen itu diberlakukan kepada siapapun yang melanggar hukum.

“Dalam kasus Chong Tet Choe, ICA telah mencabut status warga permanennya pada 4 Februari 2021,” ujar lembaga itu, pada Jumat (5/2).

Peristiwa itu terjadi tahun lalu ketika dokter meminta Chong Tet Choe tetap tinggal di rumah karena sakit. Alih-alih menuruti perintah dokter, Chong justru empat kali keluar rumah untuk membeli makanan dan pulsa.

Agustus lalu, pengadilan memvonisnya dua pekan pidana penjara karena melanggar protokol kesehatan penularan Covid-19. Sebelumnya, pada 29 April, Klinik Medis Summit di Jurong mendiagnosis Chong dengan gejala infeksi saluran pernafasan akut, batuk, dan meriang. Chong diminta untuk tetap tinggal di rumah sepanjang 29 April hingga 3 Mei.

Berdasarkan Peraturan Penyakit Menular Singapura, mereka yang tidak mematuhi pemberitahuan tinggal di rumah akan terancam denda hingga SGD 10.000 atau pidana penjara maksimal enam bulan.

Sementara jika pelanggar itu adalah warga asing, otoritas setempat akan mencabut atau memperpendek izin tinggal atau bekerja mereka di negeri singa. Hingga 25 Januari, terdapat 367 pelanggaran dari total 308.442 pemberitahuan tinggal di rumah yang dikeluarkan.

Sumber: republika.co.id

Ketua MUI Minta SKB 3 Menteri Seragam Sekolah Dicabut

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis meminta kepada pemerintah untuk mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Penggunaan Seragam Sekolah yang telah diterbitkan.

Karena, menurut dia, jika lembaga pendidikan tak boleh melarang dan mewajibkan soal pakaian atribut keagamaan, maka tidak lagi mencerminkan pendidikan.

“Memang usia sekolah itu perlu dipaksa melakukan yang baik dari perintah agama karena untuk pembiasaan pelajar. Jadi SKB Tiga Menteri itu ditinjau kembali atau dicabut,” ujar Kiai Cholil, Jumat (5/2).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.

SKB ini menegaskan, sekolah negeri dilarang memaksa atau melarang penggunaan atribut keagamaan pada seragam guru dan murid. Namun, menurut Kiai Cholil, seharusnya sekolah tetap bisa mewajibkan siswanya yang muslim untuk mengenakan pakaian yang sesuai dengan agama Islam.

Sumber: republika.co.id

Relawan Masjid Inggris Bagikan Ribuan Paket untuk Masyarakat Terdampak Pandemi

BIRMINGHAM(Jurnalislam.com) — Relawan dari Masjid Green Lane di Small Heath, Birmingham, Inggris menyiapkan 500 pak makanan yang cukup untuk 2.000 bungkus makanan. Relawan masjid ini membagikan makanan tersebut kepada para tunawisma dan orang yang membutuhkan.

Masjid Green Lane di Small Heath membuka pintunya bagi relawan dari Islamic Relief dan organisasinya sendiri yang menyiapkan 2.000 bungkus makanan. Mereka membantu orang-orang di kota yang membutuhkan makanan di masa pandemi Covid-19.

Makanan didistribusikan ke seluruh kota untuk para tunawisma, pengguna bank makanan, pencari suaka, pengungsi dan mereka yang menderita kekerasan dalam rumah tangga.

Untuk membantu selama pandemi virus corona, masjid ini telah memperluas program bank makanan. Sehingga bisa beroperasi tujuh hari dalam sepekan. Bank makanan ini menyediakan persediaan penting bagi siapa saja yang membutuhkan, terlepas dari keyakinan dan latar belakangnya.

“Masjid Green Lane memainkan peran integral dalam memberikan dukungan kepada komunitas lokal mereka, terutama selama krisis virus corona,” kata Direktur Islamic Relief Inggris, Tufail Hussain, dilansir dari laman Birmingham Mail, Jumat (5/2).

“Dengan jumlah kasus virus corona sepanjang waktu, tertinggi setiap hari di Inggris, penting sekarang lebih dari sebelumnya untuk berdiri bersama sebagai komunitas dan menyediakan bagi mereka yang membutuhkan,” kata Tufail.

“Kami dengan rendah hati memiliki kesempatan untuk mendukung Masjid Green Lane akhir pekan ini dan menyediakan hingga 500 pak makanan untuk mereka yang paling membutuhkan,” jelasnya,

Ia menerangkan, paket makanan ini untuk pencari suaka, tunawisma, mereka yang telah terkena dampak buruk atau terlantar oleh virus corona, dan orang yang menderita karena kekerasan dalam rumah tangga.

Sumber: republika.co.id

Askar Kauny Bangun Masjid Darurat di Mamuju Sulbar

SULBAR(Jurnalislam.com)–Masjid darurat dibangun tim relawan Askar Kauny untuk warga korban gempa di dusun Tamao, Kelurahan Tampalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Masjid ini rencananya akan digunakan hingga tahun 2022 mendatang karena masjid sebelumnya rusak berat akibat gempa.

“Awalnya kami tim relawan Askar Kauny ingin membangun musalla darurat di lokasi pengungsian yang berada di atas bukit. Namun, warga menyarankan untuk dibangun masjid di dekat jalan sebagai pengganti masjid Darul Falah yang tak bisa dipakai lagi untuk salat berjamaah akibat rusak berat,” ungkap relawan Askar Kauny, Faisal Rully.

Pria yang akrab disapa Bang Ical ini menjelaskan, bersama warga secara gotong royong membangun masjid dengan bahan kayu dan papan dengan ukuran 10 x 10 meter.

Masjid darurat ini bisa menampung hingga 100 jemaah. Sementara untuk keperluan audio, sambung Bang Ical, masih menggunakan sound system lama dari Masjid Darul Falah yang rusak berat.

Kepala Dusun Tamano, Abdul Malik menyambut baik masjid darurat yang dibangun bersama relawan Askar Kauny untuk 220 KK di daerahnya. Ia berharap meski dibuat sederhana, masjid ini bisa kokoh hingga renovasi masjid Darul Falah selesai nantinya. “Awalnya kami bingun mau salat di mana. Tapi alhamdulillah dengan adanya masjid darurat ini kami bisa kembali salat berjamaah,” ucapnya.

Bang Ical menyatakan, tim Askar Kauny berencana membangun satu lagi masjid darurat di Dusun Lingkungan Kasambang, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Di wilayah ini, imbuh Bang Ical, dihuni sekitar 250 KK yang menunggu untuk bisa kembali salat berjamaah.

“Bagi para donatur yang ingin beramal jariyah bisa bersama Askar Kauny dan warga turut membangun masjid di sini karena sudah sangat dinantikan warga,” ajak Bang Ical.

Sumber: sindonews

Innalillahi, KH Atabik Ali Meninggal Dunia

 JAKARTA(Jurnalislam.com) – Ulama kharismatik dari Krapyak Yogyakarta, KH Atabik Ali, yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak wafat pada Sabtu (6/2/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Kabar duka tersebut disampaikan KH Musthafa Bisri (Gus Mus), yang juga salah satu alumni Pesantren Krapyak dalam akun Facebooknya.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un . Hari ini menerima berita duka: saudaraku, putera Kiaiku: KH. Atabik Ali bin KH. Ali Maksum telah berpulang ke rahmat Allah. Semoga amal-amal baik almarhum diterima oleh Allah dan kesalahan-kesalahannya diampuni olehNya,” tulis Gus Mus.

Gus Mus pun mengirmkan doa untuk alhamruh. “Allahummaghfir lahu warhamhu wa’ãfihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzülahu waj’aliljannata matswãh. Al-Fãtihah. Dan semoga Keluarga besar yang ditinggalkannya diberi tambahan ketabahan dan kesabaran. ‘AzhzhamaLlãhu ajrahum wa ahsana ‘azã-ahum. Ãmïn.,” tulis Gus Mus.

Meninggalnya Kiai Atabik Ali juga membuat Menko Polhukam Mahfud MD turut berduka. Selain Kiai Attabik, Mahfud juga merasa kehilangan Rektor Paramadina Prof Firmanzah yang juga meninggal dunia hari ini.

“Dua sahabat baik, KH Attabik Ali (Ponpes Krapyak Yogya) dan Prof. Firmanzah (Guru Besar UI dan Univ. Paramadina) wafat hari ini. Inna lillah wa inna ilaihi raji’un. Semoga husnul khatimah dan mendapat ampunan serta surga-Nya. Allahumma ighfir lahuma, warhamhuma,” tulis Mahfud dalam akun Twitternya.

Sumber: okezone