Berita Terkini

Kapolri: Masyarakat Dapat Hukum Tajam Hanya ke Bawah, Tumpul ke Atas

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Kepala Bareskrim,  Komjen Agus Andrianto untuk mewujudkan penegakan hukum yang adil kepada masyarakat. Sebab, masyarakat masih beranggapan hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Jadi bagaimana kita mendengarkan suara masyarakat. Karena masyarakat masih mendapati suasana kebatinan yang dirasakan oleh hukum itu tajam hanya ke bawah, tapi tumpul ke atas,” kata Sigit di Mabes Polri pada Rabu, 24 Februari 2021.

Menurut dia, aparat penegak hukum harus berada pada posisi yang berkeadilan. Makanya, ia ingin melakukan transformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi).

Sigit mengatakan masalah restorative justice (penegakan hukum yang berkeadilan) harus ditegakkan, karena sebagai bentuk penyelesaian atas permasalahan. Untuk itu, perlu diformulasikan dengan baik.

“Tapi kita harus tegas, manakala terhadap hal-hal yang berdampak keselamatan jiwa manusia. Berdampak dengan masalah konflik horizontal,” ujarnya.

Selain itu, Sigit mengingatkan kembali perkembangan dunia siber atau masalah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) masih menjadi perbincangan masyarakat. Sehingga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi instruksi agar selektif menangani kasus ITE.

Sumber” viva.co.id

 

35000 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid di Indonesia

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia kembali meningkat pada Selasa (23/2/2021), di tengah kasus yang melandai dalam 2 pekan terakhir.

Data Kementerian Kesehatan menunjukan bahwa pada hari ini hingga pukul 12.00 WIB terdapat 323 kasus kematian sehingga totalnya mencapai 35.014 orang. Ini merupakan kasus kematian harian terbesar keempat sejak penyakit ini mewabah di RI.

Pada hari yang sama, kasus baru di atas 9.000 per hari, tepatnya 9.775 pasien pada. Kasus positif tersebut ditemukan 55.576 orang yang selesai menjalani tes pada hari ini hingga pukul 12.00 WIB. Data tersebut mencerminkan bahwa dari dari 5 tes yang dilakukan, ditemukan 1 kasus positif Covid-19.

Pertambahan kasus baru ini membuat total konfirmasi positif di RI mencapai 1,298 juta orang.

Pada hari yang sama tercatat pasien sembuh sebanyak 7.996 orang sehingga total menjadi 1.104 juta orang.

Sementara itu kasus aktif Covid-19 yang merupakan pasien dalam perawatan dan isolasi mandiri hingga hari ini mencapai 158.604 orang.

Sumber: cnbcindonesia

 

 

FDA Rilis Vaksin yang Efektif Lawan Corona

INTERNASIONAL(Jurnalislam.com) – Analisis terbaru Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) menyatakan satu dosis vaksin virus corona buatan Johnson & Johnson (J&J) rupanya dapat memberikan perlindungan yang kuat dari paparan gejala parah serta kematian akibat Covid-19.

Dilansir dari The New York Times, laporan analisis yang muncul pada Rabu (24/2/2021) tersebut menuliskan vaksin J&J memiliki tingkat kemanjuran keseluruhan 72% di Amerika Serikat dan 64% di Afrika Selatan. Kemanjuran di Afrika Selatan tujuh poin lebih tinggi dari data sebelumnya yang dirilis oleh perusahaan.

Vaksin tersebut juga menunjukkan kemanjuran 86% melawan gejala parah Covid-19 di Amerika Serikat, dan 82% melawan gejala parah di Afrika Selatan. Ini artinya orang yang divaksinasi memiliki risiko yang jauh lebih rendah untuk dirawat di rumah sakit atau meninggal.

Sementara vaksin Novavax hanya memiliki kemanjuran 49% di Afrika Selatan, dan percobaan vaksin AstraZeneca-Oxford di Afrika Selatan menemukan bahwa vaksin itu tidak menawarkan banyak perlindungan sama sekali.

Sumber: cnbcindonesia

 

 

Pemerintah Harap KBM Tatap Muka Bisa Dilakukan Juli 2021

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap kegiatan sekolah tatap muka bisa dilakukan pada semester kedua tahun ini atau tepatnya pada Juli 2021.

Keinginan Jokowi untuk kembali melakukan aktivitas kegiatan sekolah tatap muka disampaikan usai meninjau vaksinasi guru di SMAN 70 Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

Vaksinasi atau penyuntikan vaksin Covid-19 untuk tenaga pendidik dimulai di Provinsi DKI Jakarta, setelah itu semua provinsi juga akan melakukan hal yang sama.

“Karena tenaga pendidik (dan) kependidikan, guru ini kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan,” jelas Jokowi dikutip dari siaran resminya, Kamis (25/2/2021).

Jokowi menargetkan pada bulan Juni 2021 mendatang 5 juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan semuanya bisa divaksinasi.

“Sehingga di bulan Juli saat mulai (tahun) ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali. Saya kira targetnya itu,” kata Jokowi melanjutkan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menambahkan nantinya kegiatan belajar tatap muka tidak sepenuh 100%. Kegiatan belajar tatap muka akan dilakukan dengan sistem rotasi dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Mungkin tidak 100%. Tapi paling tidak bisa saja dua kali seminggu atau tiga kali, atau dalam sistem rotasi,” kata Nadiem Makarim.

Nadiem mengemukakan, vaksinasi Covid-19 akan diprioritaskan untuk tenaga pendidik mulai dari Sekolah Dasar (SD), PAUD, Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Keujuran (SMK), hingga perguruan tinggi.

“Sekali lagi, walaupun tatap muka, itu harus menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Kemenkes dan Kemendikbud,” tegasnya.

Sumber: cnbcindonesia

Pejabat WHO Harap Pandemi Covid Berakhir di Awal 2022

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Beberapa pakar sebelumnya menyebut covid-19 akan berakhir empat hingga lima tahun ke depan berkaitan dengan cakupan vaksinasi. Namun, direktur regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa menyebut Corona bisa saja usai di awal 2022.

“Skenario terburuk pandemi telah berakhir,” sebut Hans Kluge saat berbincang dengan lembaga penyiaran DR, Denmark.

Dikutip dari Anadolu Agency, Kluge meyakini, meskipun mutasi COVID-19 terus dilaporkan di sejumlah negara, tampaknya tak berpengaruh pada vaksin corona yang tengah dikembangkan.

Menurutnya, di tahun 2021, negara-negara sudah lebih mudah mengatasi pandemi COVID-19, tak seperti awal tahun saat informasi soal COVID-19 masih serba terbatas lantaran COVID-19 adalah penyakit baru.

“COVID-19 masih akan mewabah pada tahun 2021, tetapi akan lebih mudah dikelola daripada tahun 2020,” jelas Hans.

Di sisi lain, Kluge menilai pembatasan-pembatasan COVID-19 sudah bisa dicabut di awal 2022. Hal ini dikarenakan meski varian baru Corona sudah menyebar ke banyak negara, Corona dinilai tak akan mungkin di luar kendali hanya karena mutasi.

Terkecuali, bagi mereka yang fasilitas kesehatannya sudah ‘tertekan’ karena COVID-19, negara tersebut perlu terus mewaspadai mutasi Corona yang ditemukan.

“Mutasi tidak akan membuat virus di luar kendali tetapi mencatat bahwa negara-negara yang sistem perawatan kesehatannya sudah di bawah tekanan dapat berada di bawah tekanan yang lebih besar, sehingga perlu untuk menanggapi mutasi dengan sangat serius,” bebernya.

Sumber: detik.com

 

Adaptasi terhadap Pandemi, Madrasah Digital Dikembangkan

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Kemenag mulai mengembangkan madrasah digital untuk mengoptimalkan pembelajaran daring, terutama selama pandemi. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain mengatakan program pelatihan untuk guru ini dikembangkan dengan mengoptimalkan media televisi berbasis android.

“Piloting projek tahun ini sudah mulai dilakukan. Kami telah mencoba melakukan pelatihan untuk guru MTsN 41 Jakarta Al Azhar Asy-Syarif,” terang M Zain di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya, madrasah digital yang dikembangkan adalah madrasah yang menyelenggarakan pengelolaan pendidikan menggunakan aplikasi digital. Dalam konsep tersebut, perangkat digital bukanlah tujuan, melainkan alat bantu penunjang efektifitas dan efisiensi.

Salah satu caranya, kata M Zain, adalah dengan melakukan connektivitas melalui HP, Laptop dengan TV Android menggunakan aplikasi AppMirror (Android dan Laptop), screen mirroring (phone/ipad), google home dan chrome cast.

“Ini bagian upaya kami mendukung dan menerjemahkan program digitalisasi madrasah yang dicanangkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam,” tutur Zain.

“Dirjen Pendis selama ini terus mendorong pentingnya digital culture, budaya digital bagi peningkatan kualitas pembelajaran bagi guru-guru madrasah,” sambungnya.

Dengan pendekatan ini, lanjutnya, selama pandemi, guru bisa mengajar di kelas, sementara siswa tetap dari rumah. Penggunaan sarana televisi memungkinkan siswa dapat melihat suasana kelas secara lebih luas. Hal itu diharapkan dapat mengurangi kerinduan mereka terhadap ruang belajar di madrasah.

“Ini juga sejalan dengan arahan Menko PMK, agar guru mengajar di sekolah, siswa tetap belajar dari rumah,” serunya.

Kenapa MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif yang dipilih sebagai piloting? Zain menjelaskan karena model madrasah digital ini juga akan dimanfaatkan dalam pembelajaran daring dengan narasumber dari Al Azhar, Kairo.

“Kami harap pendekatan ini efektif. Nantinya, setelah pandemi usai, sarana pembelajaran yang ada tetap bisa digunakan. Jika kondisi sudah normal, para siswa bisa belajar dari sekolah, guru bisa dari lokasi mana saja,” tandasnya.

 

BMKG Minta Warga Jabodetabek dan Jawa Waspada Hujan Ekstrem dan Banjir

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat dan pemerintah daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dan sebagian Jawa bagian tengah hingga barat, siaga menghadapi kemungkinan banjir/banjir bandang akibat hujan lebat..

“DKI Jakarta perlu siaga mulai Kamis (25/2) karena hujan intensitas lebat hingga ekstrem diperkirakan akan mulai malam ini atau dini hari dan dapat berlangsung selama beberapa jam hingga esok,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers daring yang diikuti dari Jakarta, Rabu.

Dwikorita mengatakan kemungkinan hujan lebat hingga ekstrem diperkirakan terjadi akibat dampak tidak langsung dari bibit siklon yang dapat berkembang menjadi bibit siklon tropis di selatan Jawa.

Menurut Dwikorita, yang perlu diwaspadai adalah dampak yang terjadi akibat perkembangan bibit siklon tersebut tidak terbatas terjadi di Jabodetabek saja, tetapi merata hingga Banten, sebagian Jawa Barat, dan Jawa Tengah bagian selatan.

“Merata mulai Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah untuk siaga banjir atau banjir bandang,” tuturnya.

Beberapa wilayah yang perlu melakukan siaga banjir atau banjir bandang adalah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Bekasi.

sumber: vica.co.id

 

 

DSKS Desak Polisi Tindak Aktivitas Judi dan Miras di Solo

SOLO (Jurnalislam.com)- Merespon maraknya penyakit masyarakat (Pekat) di Soloraya, Divisi Advokasi Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendatangi Mapolresta Surakarta jalan Adi Sucipto 2, Manahan, Surakarta, pada rabu, (24/2/2021).

 

Kedatangan rombongan DSKS guna mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas dalam memerangi pekat di kota Soloraya, mulai dari perjudian, miras hingga prostitusi.

 

“Meminta aparat menindak semua pelaku perjudian di lapangan dan bandarnya serta siapa saja yang terlibat menyokongnya sehingga para penjudi merasa aman dan bebas melaksanakan pelanggaran dan kejahatan tersebut,” kata ketua divisi advokasi DSKS Ahmad Sigit.

 

“Meminta aparat menindak para pemabuk, penjual miras, pengedar dan backing serta produsennya dan meminta aparat menindak semua praktek prostitusi dengan segala bentuknya,” imbuhnya.

 

Sigit juga menghimbau kepada seluruh pejabat publik untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

 

“Meminta para pejabat publik memberi contoh yang baik dalam menghindari dan menjauhi

pekat,” ujarnya.

 

Selain itu, masyarakat juga diharapkan bisa bersinergi dengan aparat yang berwenang untuk ikut mengawasi dana melaporkan apabila menemukan penyakit masyarakat.

 

“Mengajak umat Islam terus beramar maruf nahi munkar sesuai syariat Allah dan mengajak masyarakat bersama sama memerangi penyakit masyarakat (pekat) khususnya

perjudian, miras, dan prostitusi,” tandasnya.

Tak Minta Izin, Warga Solo Tolak Pembangunan PPA Daniel Gereja Kristen Indonesia

SOLO (Jurnalislam.com)- Pembangunan Pusat Pengembangan Anak (PPA) Daniel 10 Gereja Kristen Indonesia (GKI) Coyudan di RT 06 RW 06 Joyontakan, Surakarta mendapatkan penolakan dari warga setempat.

 

Menurut ketua RW 06 Sagino, selain IMB yang diduga bermasalah, juga belum ada kesepakatan antara warga dengan pihak GKI Coyudan. Namun justru beberapa hari yang lalu mantan Walikota Surakarta FX Hadi Rudiyatmo datang untuk melakukan peletakan batu pertama di tempat tersebut.

 

“Alasannya warga belum ada kesepakatan khususnya RT 06 umumnya di RW 06 Kelurahan Joyontakan itu yang pertama,” katanya kepada Jurnalislam.com, Senin, (21/2/2021) malam.

 

“Yang kedua warga masyarakat terkejut dengan adanya peletakan batu pertama karena belum ada kesepakatan dari warga, saya selaku pengurus sampai RT menanyakan kepada pihak terkait yaitu pihak perijinan IMB bahwa disana sampai 2 kali di kantor perijinan, ternyata belum ada titik temu masalah perijinan IMB,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, Sagino menerangkan bahwa dirinya mengaku belum tau perihal adanya tanda tangan warga untuk mensetujui dibangunnya PPA GKI Coyudan tersebut.

 

“Kalau yang saya tau warga belum menandatangani kesepakatan untuk pengajuan IMB, hanya pernah di ajak pertemuan di Posyandu mungkin daftar hadir, tapi kalau dari warga diminta tanda tangan untuk pengajuan IMB ini belum pernah,” ungkapnya.

 

“Untuk perijinan setelah saya tanyakan ke Dinas Perijinan, itu IMBnya untuk gereja namun demikian untuk masyarakat disini pengertiannya itu untuk Pengembangan Pendidikan Anak (PPA), jadi kan beda,” ujarnya.

 

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu warga Bambang yang rumahnya hanya berjarak sekitar lima meter dari lokasi pembangunan PPA.

 

“Sama sekali belum pernah dimintai tanda tangan untuk persetujuan pembangunan ini, kabarnya ini mau dibagun untuk Gedung PPA namun pemilik lahan ini membangun maaf dengan semena mena tanpa mengindahkan warga sama sekali,” katanya.

 

“Kami terus terang warga terdekat dengan lokasi ini dan sekitarnya ini sama sekali merasa kecewa sama sekali kami merasa dikhiatani, terus terang saja kami menolak,” pungkasnya.

IZI dan Hijabermom Community Bantu Korban Banjir Semarang

SEMARANG(Jurnalislam.com)– Hijabermom Community Semarang (HmC) bersama IZI Jawa Tengah turut membantu korban banjir berupa 1.700 paket makanan siap saji di berbagai titik banjir di Kota semarang, (22/02/2021).

Rini Indarwati selaku Humas Hmc menyatakan “Alhamdulillah donatur HmC Semarang sangat antusias dan responsif untuk membantu warga terdampak banjir di Kota Semarang seperti Genuksari, Sawahbesar, Kaligawe, Trimulyo dll. Alhamdulillah telah tersampaikan 1.700 makanan siap saji dan sembako untuk dapur umum bagi warga terdampak banjir.”

Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor IZI Jateng, Djoko Adhi Saputro menambahkan “Maturnuwun segenap donatur HmC Semarang. Semoga program yang diberikan harapannya bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada yang terdampak ” ucap Djoko.

Banjir kali ini terjadi di berbagai kota di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang terdapat 42 titik banjir. Untuk kedalaman bervariasi, dari tinggi 30cm hingga 75cm