Berita Terkini

Bantah Reuni 212 Bermuatan Politik, Gus Nur: Persatuan Umat Harus Digaungkan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Karomah 13 Palu Gus Nur, membantah tuduhan dari Kapolri, Jenderal Tito Karnavian yang menyatakan bahwa aksi Reuni 212 di Monas, Jakarta, pada Sabtu, (2/12/2017) adalah bermuatan politik.

“Kan terbukti nggak ada, mana politik bisa mengerakan 7 juta manusia, politik mana saya ingin tahu, nggak ada,” tegasnya kepada Jurnalislam.com di sekitaran taman Monas, Jakarta.

Selain itu, pria yang sering mengunakan busana serba putih tersebut, mengaku takjub dengan kehadiran jutaan umat Islam yang hadir. Bahkan, dia mengaku kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan aksi yang berjalan dengan damai dan tertib itu

“Aksi ini ndak bisa diungkapkan dengan kata-kata, saya sampai kehabisan kata-kata, luar biasa ya,” terangnya penuh semangat.

“Mudah-mudahan aja istiqomah, dan kita ketemu di 2018 dan semoga lebih banyak dari ini,” tambahnya.

Lebih dari itu, persatuan umat seperti Reuni 212 penting untuk selalu digaungkan. Sebab, musuh Islam selalu bertambah.

“Musuh Islam ini kan akan bertambah terus, jadi musuhnya bertambah umatnya juga bertambah, tidak ada kata kata kecuali Allahu Akbar,” tandasnya.

Ketika Es Cendol ‘Berbicara’ Tentang Persatuan Umat

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Menikmati segelas Es Cendol dikala panas memang sangat nikmat. Apalagi gratis di momen persatuan umat. Adalah Roni, salah seorang peserta Reuni 212 menyediakan Es Cendol dan Siomay Gratis di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (2/12/2017).

Roni menjelaskan, dalam momen yang dapat mempersatukan tali-tali persaudaraan yang putus ini ia tidak ingin ketinggalan nilai berkah. Dengan memberikan makanan kepada peserta yang berjumlah jutaan tersebut.

“Kita ingin berbagi dan berharap mendapat berkah dalam momen ini,” katanya kepada jurnalislam.com di sela-sela memberikan es Cendol kepada peserta aksi.

Meski baru datang sekitar pukul 11.00 dengan kendaraan pribadinya, namun tampak puluhan peserta aksi rela mengantri untuk mendapatkan dua porsi makanan tersebut. Roni mengaku senang dengan adanya aksi semacam ini, ia berharap aksi Reuni 212 ini menjadi persatuan umat di Indonesia.

“Moga-moga berkah dan persatuan di Indonesia ini lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Robi salah satu peserta aksi yang mendapatakan es Cendol tersebut, berdoa agar orang-orang yang membagikan makanan mendapatkan keberkahan, ia berharap aksi Reuni 212 bisa di laksanakan setiap tahunnya agar bisa menjadi ajang silaturahmi dan persatuan umat Islam di Indonesia.

“Semoga yang ngasih ini semakin berkah rizkinya dan berkah, acara ini juga untuk menjalin sikaturahmi juga, terutama yang datang dari luar kota dan luar pulau juga, semoga ini tiap tahun ada agar silaturahminya terjaga,” tandasnya.

Tak Hanya Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit Ini Tebar Hidangan Gratis di Reuni 212

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Rumah Sakit (RS) Sariasih Tangerang, Banten turut meramaikan Reuni 212 di Monas, Jakarta, Sabtu (2/12/2017). RS Sariasih bersama tim kesehatan GNPF Ulama memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada peserta yang berjumlah jutaan ini.

“Kami tergabung dalam tim medis GNPF Ulama menggelar posko kesehatan dilokasi Reuni 212,” kata Munawir, salah satu anggota tim RS. Sariasih kepada jurniscom disela-sela acara.

Tidak hanya menyediakan kebutuhan medis, posko rumah sakit Sariasih ini juga menyediakan konsumsi gratis bagi peserta Reuni 212.

“Tadi pagi kami menyediakan 1000 botol air mineral, roti dan nasi bungkus untuk peserta Reuni 212,” ungkapnya.

“Untuk makan siang ini juga kami menyiapkan 600 bungkus nasi ditambah tadi ada donatur yang membagikan sekitar 650 bungkus juga. Semuanya habis,” pungkas Munawir.

Reporter: Ridwan

Unik, Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Karanganyar Jaga Spirit 212 dengan Cara Ini!

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Jika di Monas, Jakarta digelar Reuni Alumni 212, sejumlah lembaga sosial dan kesehatan di Karanganyar memilih untuk menggelar aksi sosial kemanusiaan Di Balai Desa Blumbang Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (2/12/2017). Aksi ini untuk menjaga spirit 212.

“Baksos ini kami laksanakan untuk menjaga semangat 212, yang saat ini saudara muslim kita yang berada di Jakarta sedang melaksanakan Reuni 212,” kata ketua panitia, Galih Setia Adi kepada jurniscom disela-sela aksi.

Kegiatan lembaga kemanusiaan yang terdiri dari ECR, KAHMI vet Jogja, Laskar Sedekah (LS), Onsight Foundation dan MDS (melangkah dengan sedekah) ini berupa penyuluhan kesehatan hewan kepada pemilik kuda wisata, santunan kepada 60 anak yatim, santunan kepada dhuafa dan takmir Masjid serta guru-guru TPA.

“Ada juga 700 porsi sarapan gratis, cukur (rambut) gratis, BBM bersubsidi serta layanan kesehatan secara medis dan thibun nabawi,” ungkapnya.

Acara tersebut sudah dimulai mulai sejak Jumat malam (1/12/2017) yang akan berakhir Sabtu (2/12/2017) sore.

“Acara ini kami laksanakan secara marathon sejak Jumat malam sampai Sabtu sore ini,” jelas dosen STIKES Kusuma Husada tersebut.

Deklarasi Subuh Berjamaah di Reuni 212: Untuk Menyongsong Kejayaan Islam

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sekretaris Reuni 212, Muhammad Al Khaththath membacakan deklarasi gerakan subuh berjamaah dihadapan jutaan peserta yang hadir di Monas, Jakarta, Sabtu (2/12/2017). Deklarasi ini dilakukan seusai melaksanakan shalat subuh berjamaah di pelataran Monas.

“Dimulai dari subuh berjamaah menyongsong kejayaan Islam,” katanya sebelum membacakan deklarasi subuh berjamaah.

Kami bertekad dan bercita-cita, kata dia, yang diikuti oleh jamaah, senantiasa istiqomah datang ke masjid diwaktu subuh untuk shalat subuh berjamaah.

“Kedua, senantiasa mengajak anggota keluarga, tetangga dan kawan-kawan untuk datang ke masjid, diwaktu subuh untuk shalat subuh berjamaah,” lanjutnya.

ketiga, senantiasa mengajak anggota keluarga, tetangga dan kawan-kawan untuk mendukung gerakan Indonesia shalat subuh di seluruh negara kesatuan republik Indonesia.

“Demi wujudnya kebangkitan umat yang ditandai dengan jumlah jamaah shalat subuh seperti jamaah solat Jumat,” tutup deklarasi.

Anies Dihadapan Jutaan Peserta Reuni 212: Damai Kalian Kecewakan Kaum Pesimis

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Jutaan peserta Reuni 212 khusyu mendengar arahan dari para tokoh dan ulama di pelataran Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (2/12). Mereka kebanyakan telah tiba di Monas sejak malam hari. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang datang dari luar Pulau Jawa.

Sejumlah tokoh telah hadir di lokasi, mulai dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah, hingga penyanyi Opick dan Ahmad Dhani turut memeriahkan acara.

“Alhamdulillah Monas kembali dibuka untuk berbagai macam kegiatan, bukan hanya upacara, kegiatan-kegiatan lain seperti agama bisa dilakukan,” kata Anies disambut dengan gemuruh takbir dari peserta.

Anies berpesan kepada jutaan peserta untuk menjaga kedamaian, sama seperti tahun lalu.

“Tahun lalu saudara-saudara berkumpul telah mengecewakan, mengecewakan kaum pesimis. Saudara-saudara hadir membawa keteduhan tidak seperti yang diperkirakan mereka,” tutupnya.

Reporter: Ridwan

Terapi Totok Punggung Manjakan Peserta Aksi Reuni 212

JAKARTA ( Jurnalislam.com) – Komunitas Totok Punggung Indonesia (KTPI) menjadi salah satu tempat yang diminati oleh para peserta Reuni 212 di Monas Jakarta, Sabtu (2/12/2017). Pasalnya, KTPI menyediakan 40 terapis guna memberikan pijat gratis kepada para peserta aksi Reuni 212.

“Kita menyediakan 40 terapis yang terbagi 2 tempat, yang satu di dekat panggung utama,” terang salah satu terapis Muri Mulyanto kepada tim liputan jurnalislam.com di stand pintu gerbang Monas.

Mahalnya biaya pengobatan secara medis, membuat KTPI memberkenalkan terapis totok tersebut, selain itu, Mulyanto melanjutkan bahwa hal ini bisa menjadi sarana dakwah untuk umat agar sehat tanpa obat.

” Motivasi kita untuk berdakwah, yang kedua untuk kemasyalahatan umat, yang ketiga adalah target sehat tanpa obat,” paparnya.

Sementara itu, Dodi salah satu peserta Reuni 212 asal Depok yang mencoba terapis tersebut mengatakan bahwa hal seperti ini sangat bermanfaat dalam momen kaya begini, ia mengaku merasa lebih baik ketika di terapi dengan totok punggung.

“Tadi katanya adanya gejala ginjal dan masuk angin, kemudian setelah ditotok dan di urut Alhamdulillah mendingan, walau sempat agak sakit waktu di totok,” jawabnya sambil tersenyum.

Qiyamul Lail Berjamaah Awali Rangkaian Acara Reuni 212

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Acara Reuni Akbar Alumni 212 dibuka dengan Shalat Qiyamullail Berjamaah di Monumen Nasional, Sabtu (2/12/2017) pukul 03.30 WIB.

Pantauan Jurnalislam.com, shalat diimami oleh pimpinan Ponpes Arrafah Bogor, KH Muhammad Nassir Zein, M.A. Sejumlah tokoh seperti Prof. Dr. Amien Rais, KH Muhammad Al Khaththath, Ustadz Abu Jibril, dll terlihat bermakmum di atas panggung.

Ratusan ribu jamaah terlihat khusyu mengikuti shalat malam berjamaah pertama yang dilakukan di ruang terbuka ini. Setelah itu, seorang muadzin mengumandangkan azan subuh.

Sejak pukul 02.00 dini hari, iring-iringan peserta terus berdatangan mamadati kawasan Monas dan sekitarnya.

 

Begini Kondisi Monas Sebelum Reuni 212 Dimulai

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Kondisi Monas, Jakarta tempat digelarnya acara besar umat Islam, Reuni Akbar Alumni 212 malam ini, Jumat (1/12/2017) sudah mulai sibuk. Ribuan massa yang akan mengikuti aksi dari berbagai kota sudah mulai memadati Tugu Monas.

Menurut pandangan mata tim Juniscom, panitia Reuni 212 terlihat sedang mempersiapkan kebutuhan untuk acara reuni 212 ini, seperti check sound, mobil speaker, hiasan panggung, garis-garis massa berkumpul dan pengamanan dari puluhan laskar.

Pengaman dari aparat sudah mulai dihadirkan di lokasi acara mempererat tali persaudaraan bangsa Indonesia ini. Diperkirakaan 200 sampai 300 personil hadir dari puluhan Bus Polisi. Pengaman tambahan pun sudah di hadirkan seperti pagar kawat dan tank baru berdatangan.

Adapun sebagian masyarakat, ada yang sedang asyik berfoto selfie bersama kerabat dan keluarganya. Beberapa posko kesehatan tampak sudah berdiri di sudut-sudut Lokasi.

Massa yang berdatangan ada yang memilih untuk bermalam di Monas, ada juga di berbagai tempat seperti Masjid, dan penginapan.

Kongres Alumni 212 : Beli Produk Muslim, Selamatkan Ekonomi Umat!

JAKARTA (Jurnalislam.com) — JAKARTA (Jurnalislam.com)—Salah satu hal yang dibahas dalam Kongres Alumni 212 pada hari Jumat (1/2/2017) adalah tentang ekonomi Islam. Hadir sebagai pemateri dan pemandu kongres, Guru Besar Insitut Pertanian Bogor (IPB) cum Wakit Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin.

Dalam pemaparannya, Prof. Didin menegaskan kembali pentingnya membangun sinergi dan dukungan terhadap elemen ekonomi umat, salah satunya dengan membeli produk dari umat Islam, sebab menurutnya salah satu prinsip ekonomi syariah adalah ekonomi berjamaah.

“Saya ingin kembali membangun semangat kebersamaan ini karena Nabi mengatakan begini, “kita ini adalah kaum yang bertakwa, kita tidak pernah makan kecuali dari makanan orang yang bertakwa”. Jadi garis antara produsen dengan konsumen itu adalah garis ketaqwaan. Inilah yang disebut dengan ekonomi jamaah. Saling ridha diantara kamu sekalian,” katanya.

Membangun sinergi dan dukungan ini, menurut Kiai Didin harus berawal dari komitmen dan berbuat sekecil apapun dengan membeli produk umat Islam.

“Kembali berbelanja kepada sesama muslim, sehingga kita dapat menyelamatkan ekonomi umat Islam,” tegasnya.

Seperti diketahui, Kongres Alumni 212 di PHI Cempaka Putih Jakarta tidak hanya membahas persiapan reuni 212, tetapi juga kongres membahas ihwal permasalahan bangsa seperti ekonomi, keuangan, moral bangsa, korupsi hingga solusi ekonomi.