Ahad, 18 Syawal 1447 / 05 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Berita Terkini

Tolak Keputusan Trump Negara-negara Eropa juga Gelar Aksi Protes Turun ke Jalan

09 Des 2017 10:54:21
Tolak Keputusan Trump Negara-negara Eropa juga Gelar Aksi Protes Turun ke Jalan

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Pengunjuk rasa di beberapa wilayah Eropa turun ke jalan pada hari Jumat (8/12/2017) untuk mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Setelah shalat Jumat, warga di kota Hague di Belanda berkumpul di luar kedutaan AS dan meneriakkan slogan anti-Israel dan pro-Palestina.

Anggota komunitas Islam Eropa Die Islamische Gemeinschaft Milli Gorus (ICMG) dan Federasi Islam Belanda mengadakan demonstrasi di luar gedung kedutaan.

Mereka membawa bendera dan spanduk Turki dan Palestina yang bertuliskan “Al-Quds [Yerusalem] adalah ibu kota Palestina.”

Ini Reaksi Dunia atas Keinginan Trump Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem

Pada hari Rabu, Trump mengumumkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel dan juga berencana untuk memindahkan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Keputusan kontroversial tersebut membuat marah umat Islam di seluruh dunia.

Para pemrotes di Den Haag mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bersama bahwa keputusan Trump “bertentangan dengan nilai-nilai politik, diplomatik dan moral”.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa tidak mengejutkan bahwa Trump, yang “dikenal karena wacana Islamofobia, xenophobia, rasis dan populis dan marjinalisasi” membuat keputusan semacam itu.

Solidaritas Afrika untuk Palestina Gelas Aksi di Gereja Katedral, Aljazair: Al Quds Milik Kita

Langkah AS dipandang sebagai upaya untuk melegitimasi penjajahan Israel atas tanah Palestina.

Di ibukota Belgia, Brussels, kepala Federasi Islam Belgia, Ekrem Seker, mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengecam keputusan AS.

Dia mengatakan bahwa mencapai perdamaian di wilayah tersebut tidak mungkin “dengan mengumumkan ibukota imajiner” tapi hanya mungkin “dengan mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia, kekejaman dan serangan terhadap warga sipil”.

Abaikan Kecaman Dunia, Trump Resmikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel

Mengacu pada kebijakan permukiman Israel yang sedang berlangsung, Seker mengatakan bahwa keputusan Trump “provokatif”.

Dia meminta semua orang “yang menghormati hukum internasional” untuk melakukan demonstrasi melawan “keputusan tidak sah” Trump.

“Yerusalem, yang merupakan tempat suci bagi umat Islam, Kristen dan Yahudi, harus dijauhkan dari semua rencana politik.”

Kategori : Internasional

Tags : al quds AS Gaza palestina yerusalem

Kajian Ustadz Abdul Somad di Bali Membludak, Jamaah: ‘Suasananya Seperti 212’

09 Des 2017 10:28:57
Kajian Ustadz Abdul Somad di Bali Membludak, Jamaah: ‘Suasananya Seperti 212’

DENPASAR (Jurnalislam.com) – Kajian Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid An Nur Denpasar sempat mendapat penolakan dari beberapa ormas lokal di Bali. Ceramah UAS dinilai memicu ketidakharmonisan kehidupan beragama di Bali. Massa ormas juga mendatangi Hotel Aston di Jalan Gatot Subroto tempat UAS menginap.

Meski akhirnya kajian tetap terlaksana dengan aman dan lancar setelah UAS mengklarifikasi semua tuduhan kepada dirinya.

“Kemudian ada juga pihak-pihak yang mengaku mendapatkan potongan video-video di media sosial yang menuduh saya anti kebhinkekaan. Saya kemudian klarifikasi didampingi kapolres, dandim dan pihak terkait kalau semua tidak seperti yang dituduhkan,” kata Ustadz Somad saat diwawancari sebuah televisi swasta, Jumat (8/12/2017).

Ustadz Abdul Somad di Masjid An Nur Denpasar. Foto: Budi Eko/Jurniscom

Salah satu jamaah, Abdulloh mencoba menjawab alasan penolakan UAS itu. Menurutnya, penolakan itu berawal dari provokasi seorang tokoh Bali di akun facebooknya.

“Dia menganggap kehadiran Ustadz Abdus Shomad dapat mengganggu kerukunan umat beragama di wilayah Bali,” kata Abdulloh.

Namun dengan adanya penolakan tersebut, antusiasme muslim Bali untuk menghadiri kajian UAS di Masjid An Nur semakin tinggi. Jamaah pengajian meluber hingga ke Jalan Raya Diponegoro.

“Alhamdulillah, acara aman terkendali hingga selesai termasuk dengan bantuan pengamanan tentara dari Kodam Udayana” jelasnya

Momen itu mengingatkan Abdulloh pada Aksi Bela Islam 411 dan 212. Usai kajian, jamaah memunguti sampah-sampah yang berserakan di sekitar lokasi.

“Momen ini mengingatkan dengan spirit Bela Islam 411 dan 212. Islam itu kaffah termasuk mengajarkan kebersihan,” pungkasnya.

Kesan lain juga diungkapkan Rizki Bongkeng. Pria asal Tasikmalaya ini mengaku terharu ketika ribuan jamaah bertakbir menyambut kedatangan UAS.

“Merinding wa, pas ustadz datang semua bertakbir dan bershalawat,” katanya.

Kategori : Nasional

Tags : masjid an nur denpasar penolakan ustadz abdul somad ustadz abdul somad di bali

PLO Tolak Berbicara dengan AS Kecuali Trump Tarik Kembali Keputusannya

09 Des 2017 10:28:40
PLO Tolak Berbicara dengan AS Kecuali Trump Tarik Kembali Keputusannya

RAMALLAH (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat tinggi Badan Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization-PLO) mengumumkan pada hari Jumat (8/12/2017) bahwa Palestina tidak akan terlibat dalam pembicaraan yang melibatkan Amerika Serikat sebelum Donald Trump membalikkan keputusannya atas pengakuannya Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Negosiator kepala Palestina Saeb Erekat memposting di media sosial bahwa setiap pertemuan dengan AS berarti pengakuan atas kepindahannya.

Ini Reaksi Dunia atas Keinginan Trump Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem

“Tidak ada pembicaraan dengan pihak Amerika tentang proses perdamaian tanpa adanya pembalikan resolusi dan setiap orang Palestina yang duduk dengan pihak Amerika mengenai proses perdamaian sama saja mengakui keputusan Trump,” Erekat memposting di media sosial, lansir Anadolu Agency.

Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusan untuk mengakui Yerusalem dan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv meskipun mendapat tentangan internasional yang meluas

Perancis Tolak Yerusalem sebagai Ibukota Israel, Bertentangan Hukum Internasional

Yerusalem tetap menjadi inti konflik Israel-Palestina, dengan orang-orang Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang sekarang dijajah oleh Israel – dapat menjadi ibu kota negara Palestina masa depan.

Menjelang pemilihannya tahun lalu, Trump berulang kali berjanji untuk merelokasi Kedutaan Besar AS ke Yerusalem.

Kategori : Internasional

Tags : al quds AS Gaza palestina plo yerusalem

Relokasi Dubes AS Berlangsung 2 Tahun, Uni Eropa: Trump Mundur ke Masa Kegelapan

09 Des 2017 10:07:06
Relokasi Dubes AS Berlangsung 2 Tahun, Uni Eropa: Trump Mundur ke Masa Kegelapan

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Berbicara kepada Al Jazeera pada hari Jumat (8/12/2017), Sekretaris Negara AS Rex Tillerson mengatakan bahwa relokasi kedutaan AS mungkin tidak akan berlangsung sedikitnya dua tahun.

“Ini bukan sesuatu yang akan terjadi tahun ini atau mungkin tidak tahun depan, tapi presiden memang ingin kita bergerak dengan cara yang sangat konkret dan sangat tabah,” kata Tillerson setelah melakukan pembicaraan di Paris dengan mitranya dari Prancis Jean-Yves Le Drian.

Pengamat: Waspadai Target Politik Trump Di Balik Pencaplokan Al Quds

“Pengumuman Trump” berpotensi untuk mengirim kita mundur ke masa yang lebih gelap daripada yang telah kita jalani,” kata Federica Mogherini, perwakilan tinggi Uni Eropa untuk urusan luar negeri.

Saeb Erekat, kepala juru runding Palestina, mengatakan pada Aljazeera, bahwa warga Palestina tidak akan berbicara dengan AS sampai Trump menarik keputusannya.

Erekat mengatakan bahwa pimpinan Palestina mempertimbangkan semua opsi sebagai tanggapan atas pengumuman Trump.

Dalam sebuah pidato di Kota Gaza pada hari Kamis, pemimpin Hamas Ismail Haniya mengatakan bahwa keputusan AS adalah sebuah “deklarasi perang melawan warga Palestina”, dan meminta sebuah Intifadah baru, atau perlawanan rakyat.

Pemimpin Hamas: Keputusan AS adalah Deklarasi Perang

Haniya mengatakan pengakuan Presiden AS Donald Trump “membunuh” proses perdamaian Israel-Palestina.

“Keputusan ini membunuh proses perdamaian, membunuh Oslo, dan membunuh proses penyelesaian,” katanya.

“Keputusan AS adalah sebuah agresi, sebuah deklarasi perang terhadap kita, di tempat-tempat terbaik bagi kaum Muslimin di jantung Palestina, Yerusalem. Kita harus berjuang untuk meluncurkan sebuah Intifadah di hadapan musuh Zionis,” kata Haniya.

Kategori : Internasional

Tags : al quds AS Gaza palestina yerusalem

Kementrian Pendidikan Palestina Serukan Universitas, Sekolah dan Institusi Pendidikan Lakukan Perlawanan

09 Des 2017 09:52:35
Kementrian Pendidikan Palestina Serukan Universitas, Sekolah dan Institusi Pendidikan Lakukan Perlawanan

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Universitas, sekolah, dan institusi pendidikan Palestina juga telah mengumumkan aksi perlawanan setelah ada instruksi dari Kementerian Pendidikan Palestina, Jumat (8/12/2017), Aljazeera.

Trump, yang mengabaikan peringatan dari masyarakat internasional, mengumumkan pada hari Rabu bahwa AS secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memulai proses perpindahan kedutaannya ke kota tersebut, yang melanggar kebijakan AS selama puluhan tahun.

Aksi Hari Kemarahan Rakyat Palestina, Bulan Sabit Merah: 767 Terluka dan 1 Orang Gugur

Keputusan tersebut telah dikecam oleh para pemimpin dunia yang telah menggambarkannya sebagai “eskalasi berbahaya” dan paku terakhir di peti mati perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Warga Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka, sementara Israel mengatakan bahwa kota tersebut, yang berada di bawah pendudukan Israel, tidak dapat dibagi.

Kategori : Internasional

Tags : al quds Gaza palestina yerusalem

Aksi Hari Kemarahan Rakyat Palestina, Bulan Sabit Merah: 767 Terluka dan 1 Orang Gugur

09 Des 2017 09:45:56
Aksi Hari Kemarahan Rakyat Palestina, Bulan Sabit Merah: 767 Terluka dan 1 Orang Gugur

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Sedikitnya seorang warga Palestina terbunuh dan ratusan lainnya terluka saat aksi protes Day of Rage (Hari Kemarahan), Jumat (8/12/2017) berlanjut di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza menentang keputusan AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Seorang pria Palestina berusia 30 tahun tewas akibat tembakan Israel saat melakukan demonstrasi di Gaza pada hari Jumat, kantor berita Palestina WAFA melaporkan, mengutip kementerian kesehatan Palestina, lansir Aljazeera.

Pemimpin Hamas: Keputusan AS adalah Deklarasi Perang

Menurut WAFA, kementerian kesehatan mencabut pernyataan sebelumnya bahwa seorang pria lainnya juga terbunuh.

Bulan Sabit Merah (The Red Crescent) juga mengatakan pada hari Jumat bahwa sejauh ini, mereka telah menemukan sedikitnya 767 korban luka di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.

Di dalam dan di sekitar Kota Tua Yerusalem, aksi dimulai setelah sholat Jumat.

Berbicara di depan Gerbang Damaskus di Yerusalem Timur yang diduduki, Harry Fawcett dari Al Jazeera mengatakan bahwa aksi tersebut sebagian besar bersifat damai.

“Situasi di Yerusalem Timur yang diduduki Israel relatif tenang dalam dua hari terakhir sejak pengumuman Trump ini,” katanya.

Putaran Konfrontasi Total di Tepi Barat Akan Berlangsung Hari Ini, Jumat

“Emosi sangat tinggi di sini, dan tidak butuh banyak hal untuk melepaskannya,” tambahnya.

“Protes sebagian besar berlangsung berisik dan keras dan kadang-kadang bendera dan spanduk Palestina dibentangkan kembali membuat pasukan keamanan Israel bergerak masuk dan memisahkan beberapa dari mereka yang ingin mereka targetkan.”

Pasukan zionis Yahudi menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah para aksi protes di kota-kota Tepi Barat Hebron dan Bethlehem yang diduduki, dengan sedikitnya satu kasus amunisi hidup dilaporkan, kata layanan medis Palestina.

Jumat adalah hari ketiga unjuk rasa di wilayah yang dijajah Israel.

Kategori : Internasional

Tags : al quds palestina yerusalem

Tertangkap, Donald Trump dan Dua Pengawalnya Dibunuh

09 Des 2017 09:41:09
Tertangkap, Donald Trump dan Dua Pengawalnya Dibunuh

SOLO (Jurnalislam.com) – Warga Palestina berhasil menagkap Donald Trump bersama dua pengawalnya. Setelah itu mereka memenggal kepala presiden Amerika ke 45 itu.

Aksi teatrikal itu diperankan oleh para santri dalam aksi Solidaritas untuk Al Quds di Bundaran Gladak, Solo pada Jumat (8/12/2017).

“Inilah dia detik-detik pemenggalan kepala presiden Amerika Donald Trump, yang diperankan oleh mas-mas santri, mohon diperhatikan dengan seksama, takbir,” kata Nur Hadi Waseso salah orator dari Elemen Muslim Surakarta (Elmusa) disambut dengan teriakan takbir peserta aksi.

Massa juga menginjak-injak bendera Israel dan Amerika sebagai bentuk penolakan mereka atas kebijakan Trump yang telah melecehkan umat Islam dengan mengklaim Al Quds sebagai ibukota Israel.

Unjuk rasa mengecam kebijakan Donald Trump pada hari Jumat (8/12/2017) dilakukan umat Islam di beberapa kota di Indonesia.

Kategori : Nasional

Tags : alquds milik umat islam bela al quds Donald Trump palestina

Mahasiswa Palestina di Solo : ‘Terima Kasih Umat Islam Indonesia’

09 Des 2017 09:09:58
Mahasiswa Palestina di Solo : ‘Terima Kasih Umat Islam Indonesia’

SOLO (Jurnalislam.com) – Ada yang menarik dalam aksi Solidaritas Palestina di Bundaran Gladak, Solo pada Jum’at (8/12/2017) kemarin. Yaitu kehadiran empat warga Palestina yang terlihat antusias mengikuti aksi tersebut.

Ahmed, salah satu dari mereka mengaku terharu dengan aksi-aksi solidaritas umat Islam di Indonesia. Ia mengatakan, kepedulian muslim Indonesia sangat tinggi atas keadaan rakyat Palestina.

“Kita saudara sama orang Indonesia, Alhamdulillah ada orang baik disini, merasakan sama orang Palestina,” kata Ahmed saat ditemui Jurnalislam.com.

Mahasiswa asal Palestina dalam aksi solidaritas Al Quds di Solo

Lebih lanjut, pria yang berasal dari kota Hebron ini menegaskan, bahwa Al-Quds (Yerusalem) sejak dulu menjadi bagian Palestina dan bukan milik Israel.

“Al-Quds (Yerusalem) itu capital city buat Palestina, kita semua tau gak ada itu namanya Israel, lalu bagaimana mungkin ada kapital city buat Israel,” paparnya.

Ahmed bersama ketiga temannya mengucapkan terimakasihnya kepada umat Islam di indonesia yang sudah berusaha melakukan perlawanan terhadap kebijakan Presiden AS Donald Trump.

“Kita semua saudara, terima-kasih banyak buat umat Islam di Indonesia,” kata Ahmed.

Ahmed dan ketiga rekannya yang sedang studi di Indonesia itu saat ini tinggal di daerah Colomadu, Surakarta.

Kategori : Nasional

Tags : alquds milik umat islam ibukota israel palestina save alquds yersussalem

Aksi Save Al Quds di Semarang: “Yerussalem Tanah Wakaf Umat Islam”

09 Des 2017 06:49:55
Aksi Save Al Quds di Semarang: “Yerussalem Tanah Wakaf Umat Islam”

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Unjuk rasa damai membela Al Quds juga digelar di Semarang, Jumat (8/12/2017). Ribuan umat Islam memadati Bundaran Air mancur di Jalan Pahlawan, Kota Semarang dalam aksi damai bertema “Save Al Quds” itu.

Meski diguyur hujan, aksi yang dimulai setelah sholat Jum’at itu tetap berjalan. Massa melakukan long march dari Majid Baiturrahman Simpanglima menuju Bundaran Air Mancur Pahlawan. Mereka juga melakukan orasi-orasi mengecam kebijakan presiden Amerika Donald Trump yang mengklaim Al Quds sebagai ibukota Israel.

Salah satu orator dari Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Jawa Tengah menegaskan, kebijakan Trump memindahkan Kedubesnya ke Yerussalem sama dengan menantang perang seluruh umat Islam.

“Dan itu berarti membuka gerbang neraka untuk mereka,” pekiknya.

Sementara itu Anggota DPR Fraksi PKS, Abdul Fikri Fakih yang hadir dalam aksi tersebut mengatakan pemerintah harus proaktif dalam membela umat Islam. Menurutnya, Yerussalem adalah tanah wakaf umat Islam yang harus dipertahankan dengan segenap kemampuan.

Abdul Fikri Fakih

“Sungguh dosa besar anggota DPR dan Polisi tidak peduli dengan wakaf umat Islam,” tegasnya.

Ia mengaku telah mengusulkan kepada presiden RI yang akan menghadiri Konferensi OKI pada tanggal 13-15 Desember 2017 di Instanbul untuk menyuarakan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

“Kita usul kepada presiden yang akan menghadiri konferensi OKI di Instanbul untuk kemerdekaan palestina,” katanya.

Meski diguyur hujan deras unjuk rasa berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai. Aksi tersebut yang diikuti oleh berbagai organisasi Islam diantaranya Forum Umat Islam Semarang (FUIS), Hisbullah, PKS Jateng, dll.

Kategori : Nasional

Tags : bela alquds Donald Trump save alquds yerussalem

Pencaplokan Al Quds Bukti Amerika Adalah Teroris yang Sesungguhnya

09 Des 2017 06:11:29
Pencaplokan Al Quds Bukti Amerika Adalah Teroris yang Sesungguhnya

SOLO (Jurnalislam.com) – Ketua Gerakan Bela Negara (GBN) Soloraya Ustaz Tengku Adzar mengatakan, kebijakan Donald Trump atas Yerusalem (Al-Quds) membuktikan bahwa Amerika adalah teroris yang sesungguhnya. Ia berharap pemerintah Indonesia bisa membuka mata atas kejahatan yang dilakukan Amerika dan Zionis Israel terhadap Rakyat Palestina.

“Bahwa perang melawan teroris yang dikumandangkan oleh Amerika sebenarnya adalah untuk menutupi bahwa sebenarnya Amerika adalah teroris yang sesungguhnya,” katanya saat berorasi di aksi solidaritas Palestina di Bundaran Gladak, Solo, Jum’at (8/12/2017).

“Dan mudah-mudahan dari pemerintah menghentikan segala bentuk perang melawan teror yang dikumandangkan Amerika,” sambung dia.

Ustaz Tengku Adzar juga meminta BNPT dan Densus 88 untuk memutuskan segala bentuk kerja sama dengan Amerika dalam upaya perang melawan teror yang dinilainya hanya upaya untuk menghancurkan Islam.

Pesan serupa juga ia sampaikan kepada para awak media. “Mulai hari ini, kita umat Islam siapapun dia, kepada anda para jurnalis, kameraman, para penulis-penulis di media, arahkan pena anda, pada hari ini kita kukuhkan bahwa Amerika adalah teroris yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : amerika teroris Donald Trump pencaplokan alquds yerussalem

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED