PLO Tolak Berbicara dengan AS Kecuali Trump Tarik Kembali Keputusannya

PLO Tolak Berbicara dengan AS Kecuali Trump Tarik Kembali Keputusannya

RAMALLAH (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat tinggi Badan Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization-PLO) mengumumkan pada hari Jumat (8/12/2017) bahwa Palestina tidak akan terlibat dalam pembicaraan yang melibatkan Amerika Serikat sebelum Donald Trump membalikkan keputusannya atas pengakuannya Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Negosiator kepala Palestina Saeb Erekat memposting di media sosial bahwa setiap pertemuan dengan AS berarti pengakuan atas kepindahannya.

Ini Reaksi Dunia atas Keinginan Trump Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem

“Tidak ada pembicaraan dengan pihak Amerika tentang proses perdamaian tanpa adanya pembalikan resolusi dan setiap orang Palestina yang duduk dengan pihak Amerika mengenai proses perdamaian sama saja mengakui keputusan Trump,” Erekat memposting di media sosial, lansir Anadolu Agency.

Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusan untuk mengakui Yerusalem dan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv meskipun mendapat tentangan internasional yang meluas

Perancis Tolak Yerusalem sebagai Ibukota Israel, Bertentangan Hukum Internasional

Yerusalem tetap menjadi inti konflik Israel-Palestina, dengan orang-orang Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang sekarang dijajah oleh Israel – dapat menjadi ibu kota negara Palestina masa depan.

Menjelang pemilihannya tahun lalu, Trump berulang kali berjanji untuk merelokasi Kedutaan Besar AS ke Yerusalem.

Bagikan
Close X