Berita Terkini

Dalam Sehari, Penjajah Israel Tangkap 19 Warga Palestina di Tepi Barat

RAMALLAH (Jurnalislam.com) – Tentara penajah Israel telah menangkap 19 warga Palestina pada hari Kamis di berbagai lokasi di Tepi Barat yang diduduki selama serangan besar-besaran.

Juru bicara tentara penjajah Israel mengklaim bahwa tentara Israel menangkap 19 warga Palestina dan menyita senjata di Tepi Barat.

Pasukan Israel melancarkan kampanye penggerebekan malam setiap hari di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki. Mereka menargetkan rumah dan bangunan perumahan secara acak.

Pendiri Gerakan BDS, Omar Barghouti Ditolak Masuk AS

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Organisasi advokasi Islam di Washington, Arab America Institute (AAI) mengabarkan bahwa Amerika telah melarang kedatangan pendiri gerakan Boycott, Divestment, and Sanction (BDS), Omar Barghouti.

AAI sebagai koordinator kedatangan Omar mengatakan, aktivis Palestina itu dilarang terbang New York pada hari Rabu (10/4/2019) dan ditahan di Bandara Gurion Israel.

“Barghouti adalah salah satu pendiri BDS, dia memiliki visa AS yang valud serta dokumen perjalanan yang benar,” kata Presiden AAI, James Zogby dilansir Anadolu Agency, Kamis (11/4/2019).

“Omar Barghouti memimpin suara rakyat Palestina dalam Hak Asasi Manusia. Penolakan Omar masuk ke AS adalah contoh terbaru dari pengabaian administrasi Trump atas hak-hak itu,” sambung dia.

Barghouti sendiri merilis pernyataan yang diposting di akun medis sosialnya. Ia mengatakan, penolakan tersebut adalah bagian dari pendindasan Israel terhadap rakyat Palestina.

“Larangan masuk AS kepada saya, yang termotivasi secara ideologis dan politis adalah bagian dari meningkatnya penindasan Israel terhadap pembela hak-hak rakyat Palestina, warga Israel, dan dunia internasional dalam gerakan BDS untuk kebebasan, keadilan, dan kesetaraan,” kata Barghouti yang diposting di akun twitter BDS.

“Pendukung apartheid Israel di AS berusaha mati-matian untuk menolak anggota parlemen AS, media, audiensi di universitas, toko buku dan sinagog, hak-hak mereka untuk mendengarkan secara langsung kepada soerang pembela HAM Palestina yang menyeru untuk mengakhiri keterlibatan AS di Israel dan kejahatannya terhadap rakyat kita,” tambahnya.

“Tapi semua pembicaraan saya akan terus berlanjut dengan saya berbicara secara online.”

Larangan masuknya Barghouti terjadi ketika Partai Republik di DPR mendorong sebuah petisi untuk memaksa Senat memberikan suara pada sebuah RUU yang akan memungkinkan pemerintah negara bagian dan koat untuk menghukum entitas yang ingin memboykot, melepaskan atau sanksi negara Israel.

Sebanyak 26 negara bagian di AS telah memberlakukan tindakan anti-BDS

BDS

Gerakan BDS dibentuk pada tahun 2005 oleh 170 rakyat sipil Palestina dan kelompok-kelompok HAM yang menyerukan memboykot perusahaan-perusahaan Israel yang terlibat dalam pelanggaran HAM di Palestina, serta untuk menarik divestasi mereka di perusahaan-perusahaan itu sebagai bentuk tekanan tanpa kekerasan terhadap Israel.

Gerakan ini juga menyerukan kampanye sanksi untuk menekan pemerintah memenuhi kewajiban hukum mereka untuk meminta pertanggujawaban Israel.

Sebagaimana dilansir dari situs resminya, gerakan ini bekerja untuk mengakhiri dukungan internasional bagi penindasan Israel terhadap Palestina dan menekan Israel untuk mematuhi hukum internasional.

Sumber: MiddleEastMonitor

DMI akan Kembangkan Wisata Religi Berbasis Masjid

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesai (PP DMI) pada tahun pertama kepengurusan baru terus melakukan konsolidasi untuk mengembangkan wisata religi berbasis masjid.

Di pertengahan hingga akhir kepengurusan DMI akan menggenjot program pengembangan wisata religi berbasis masjid.

Plt Sekretaris Jenderal PP DMI, Arief Rosyid, mengatakan beberapa bulan yang lalu DMI meresmikan Wisata Religi Berbasis Masjid di Cirebon, Jawa Barat.

Dalam waktu dekat, Insya Allah Ramadhan tahun ini akan kembali menjalankan program pengembangan wisata religi berbasis masjid.

Dia menyampaikan, belum lama ini DMI dan Indonesian Islamic Youth Economic Forum (Isyef) bertemu membicarakan rencana membuat kegiatan khatam festival.

“Jadi khatam festival akan berkeliling di sekitar 10 kabupaten kota di masjid-masjid besar, sekalian beberapa masjid yang kita sasar jadi wisata religi berbasis masjid akan dikunjungi,” kata Arief kepada Republika.co.id, Kamis (11/4).

Dia menjelaskan, Insya Allah masjid-masjid besar yang berpotensi menjadi wisata religi akan dikunjungi mulai Ramadhan nanti sebagai rangkaian acara khatam festival.

Seperti Masjid Raya Baiturrahman di Aceh, Masjid Raya Sumatra Barat yang disebut Masjid Mahligai Minang di Padang, Masjid Raya Al-Fatah di Ambon, dan Masjid Imam Lapeo di Sulawesi Barat.

Dia menyampaikan, masjid yang diresmikan menjadi wisata religi masih sebatas Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon. Sebab pada tahun pertama kepengurusan DMI masih melakukan konsolidasi. “Insya Allah di tengah periode sampai akhir, DMI akan terus menggenjot program Wisata Religi Berbasis Masjid,” kata dia.

Arief menerangkan, kriteria masjid yang berpotensi menjadi wisata religi di antaranya masjid bersejarah atau masjid yang arsitekturnya menarik. Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim tentu harus memperhatikan potensi masjid.

“Sehingga kita cari masjid yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi, masjid yang dianggap menjadi awal perkembangan Islam di daerah tersebut (untuk dikembangkan jadi wisata religi),” ujarnya.

sumber : republika.co.id

 

Surat Suara di Malaysia Tercoblos untuk Jokowi, Bawaslu: Sangat Sistematis

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membenarkan puluhan kantong berisi surat suara Pilpres 2019 yang tercoblos untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengatakan pihak yang menemukan surat suara tercoblos ini adalah Panwaslu Kuala Lumpur.

“Itu benar, itu benar, itu penemunya adalah panwaslu negeri kita di Kuala Lumpur sebagai penemunya,” kata Fritz saat dikonfirmasi, Kamis, 11 April 2019.

Fritz menegaskan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan seluruh proses pemungutan suara Pemilu 2019 di seluruh malaysia.

Permintaan ini sampai KPU bisa menjelaskan tata cara prosedur yang dilakukan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

“Sampai dengan KPU mampu menjelaskan bagaimana tata cara prosedur yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) yang benar,” tutur Fritz.

Kemudian, ia menekankan pemungutan suara disetop juga untuk mengetahui pihak yang diduga bermain dalam surat suara tercoblos ini.

Ia mengingatkan surat suara tersebut sebagai kegiatan yang sistematis dan masif.

Yang kedua sampai siapa pihak yang di belakang ini dapat jelas ada kinerja dari PPLN yang sudah ada,

“Ini adalah sebuah kegiatan yang sangat terstruktur, sistematis, masif,” ujarnya.

Sebelumnya, penemuan surat suara tercoblos untuk Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 ditemukan dalam puluhan kantong berwarna coklat hitam. Tak hanya itu, ada juga surat suara untuk calon legislator dari Partai Nasdem.

 

Surat Suara Tercoblos, Bawaslu Singgung Anak Dubes Malasyia Caleg Nasdem

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, berbicara soal laporan-laporan yang diterima Bawaslu terkait Pemilu Serentak 2019 di Malaysia sebelum munculnya temuan suarat suara tercoblos.

Salah satu laporannya terkait anak Dubes RI di Malaysia yang maju sebagai caleg dari dapil luar negeri.

“Ada laporan lagi kita bahas karena temuan Panwas bahwa anaknya Pak Dubes ini ikut dalam satu acara, di Duta Besar, nah itu lagi kita cek semua, tiba-tiba ada kejadian seperti ini,” kata Rahmat Bagja saat dihubungi, Kamis (11/4/2019).

Rahmat Bagja tak memaparkan secara rinci soal laporan terkait dengan anak Rusdi Kirana.

Masih terkait dengan pencalegan anak Rusdi Kirana, Rahmat Bagja juga bicara soal posisi wakil duta besar Malaysia yang turut menjadi PPLN.

Bawaslu khawatir ada konflik kepentingan antara wakil duta besar Malaysia dengan pencalegan anak Rusdi Kirana.

Terkait surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, NasDem sendiri menuding adanya niat buruk dari kejadian itu. NasDem meminta Bawaslu menyelidiki pelakunya.

Temuan surat suara tercoblos sebelumnya dibenarkan Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yazza Azzahra. Yazza mengatakan sudah melaporkan temuan surat suara tercoblos di Selangor ke Bawaslu pusat.

Surat suara itu dibungkus dalam kantong-kantong plastik berwarna hitam yang diletakkan di ruko di Bangi, Selangor. Dari pengecekan awal, ditemukan juga ada surat suara pileg yang sudah tercoblos.

“Jadi berdasarkan sampel yang kita ambil terdapat beberapa surat suara yang sudah dicoblos. Semuanya mayoritas mencoblos 01 dan juga ada di pileg untuk NasDem. Ini sudah kami sampaikan ke Bawaslu,” kata Yazza saat dihubungi terpisah.

Terkait temuan surat suara tercoblos, Bawaslu dan KPU sama-sama melakukan pengecekan dan pengumpulan data untuk menentukan tindak lanjutnya.

sumber : detik.com

Kronologi Penggerebekan Surat Suara di Malaysia Tercoblos untuk 01 dan Nasdem

JAKARTA (Jurnalislam.com)– Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menjelaskan kronologi penggerebekan penyeludupan surat suara Pemilu 2019 di Malaysia.

Melalui keterangan tertulis, Kamis (11/4) Yaza mengatakan, dia menerima aduan dari seorang relawan sekber satgas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang bernama Parlaungan melalui pesan Whatsapp.

Pesan tersebut menjelaskan dugaan penyeludupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu.

Setelah menerima laporan tersebut, Yaza bersama seorang anggota Panwaslu KL Rizki Israeni Nur menuju ke lokasi surat suara diselundupkan.

Beralamat di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selang

Tempat tersebut merupakan sebuah toko yang sudah dipenuhi dengan surat suara yang berada di dalam bag diplomatik.

Ada sebanyak kurang lebih 20 buah, 10 kantong plastik hitam dan kurang lebih lima karung goni berwarna putih dengan tulisan Pos Malaysia.

“Diperkirakan jumlah surat suara yang berada di lokasi pertama sejumlah 10 ribu hingga 20 ribu buah dan jumlah yang kurang lebih sama juga berada di lokasi kedua,” kata Yaza.

Berdasarkan sampel yang dibuka di lokasi pertama semua surat suara telah dicoblos pada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01.
Sedangkan surat suara legislatif sudah dicoblos untuk Partai Nasdem dengan caleg Nasdem, DPR RI nomor urut 3.

Pukul 13.30 waktu setempat, sebanyak enam orang dari Polis Diraja Malaysia perwakilan Sungai Tangkas datang ke lokasi untuk meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi tersebut.

sumber: republika.co.id

Mendengar Nasihat Ustaz Abdul Somad, Prabowo Menangis

JAKARTA– JAKARTA (Jurnalislam.com) – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkesempatan menemui penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS), Kamis (11/4/2019).

Dalam pertemuan yang disiarkan secara langsung oleh TvOne itu Prabowo meminta nasihat UAS dan ingin mendengar pengalaman UAS berkeliling Indonesia selama ini.

“Saya kan dari dulu suka mengatakan saya ikut ijtima ulama, setelah para ulama berkumpul menjatuhkan pilihan pada Bapak. Lalu saya pergi kemana-mana umat memanggil bapak,” kata UAS di awal kisahnya.

Lantas beliau mengisahkan kunjungannya ke banyak daerah di Indonesia, dan mendapatkan banyak cerita dan harapan akan Prabowo.

UAS juga memberikan beberapa nasihat kepada Prabowo.

“Setelah bapak jadi (presiden) nanti, biarlah ulama-ulama yang dekat. Bapak dengarkan cakap ulama karena ulama berijtima mendukung bapak, maka ini anugerah besar sekaligus ujian besar. Saya berharap Allah menolong bapak dalam setiap gerakan,” kata UAS.

Prabowo terlihat serius menyimak nasihat dan cerita UAS, dan dalam beberapa kesempatan ia menangis, mengusap air matanya.

“Jadi, saya berpikir lama ini kalau saya diamkan sampai pilpres, kenapa mereka cerita ke saya, tiap malam saya berpikir kenapa mereka cerita ke saya, berarti ini saya harus sampaikan. Kalau tidak, saya akan mati dalam penyesalan. Setelah ketemu ini, selesai. Kuserahkan semuanya kepada Allah, yang penting sudah kusampaikan,” kata UAS.

“Hanya saja fitnah tentu banyak,” kata UAS, dibarengi dengan Prabowo mengusap air mata. Di akhir pertemuan, UAS berdoa agar Indonesia menjadi negeri yang diberkahi.

Soal Pilihan Capres, Ustaz Abdul Somad : Saya Ikut Ijtima Ulama

JAKARTA (Jurnalislam.com)– Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkesempatan menemui penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS), Kamis (11/4/2019).

Dalam pertemuan yang disiarkan secara langsung oleh TvOne itu Prabowo mewawancarai UAS perihal pengalamannya berdakwah keliling Indonesia, juga dukungan para ulama kepada Prabowo.

“Saya kan dari dulu suka mengatakan saya ikut ijtima ulama, setelah para ulama berkumpul menjatuhkan pilihan pada Bapak,” kata UAS kepada Prabowo.

UAS menceritakan pengalamannya bertemu dengan para ulama, khususnya ulama-ulama yang dianggapnya bisa memberikan pencerahan.

“Maka saya cari ulama-ulama yang tidak masyhur, tapi mata batinnya bersih Allah bukakan hijab kepada mereka,” kata UAS.

Menurut UAS, beberapa ulama tersebut bahkan menitipkan pesan dengan mendukung Prabowo.

“Jadi, saya berpikir lama ini kalau saya diamkan sampai pilpres, kenapa mereka cerita ke saya, tiap malam saya berpikir kenapa mereka cerita ke saya, berarti ini saya harus sampaikan,” kata UAS.

Akhirnya, dalam pertemuan langsung dengan Prabowo, UAS menyampaikan pilihannya.

“Kuserahkan semuanya kepada Allah, yang penting sudah kusampaikan. Plong, malam ini saya bisa tidur lelap,” kata UAS.

UAS Kepada Prabowo: “Jika Menang, Jangan Undang Saya Ke Istana”

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkesempatan menemui penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS), Kamis (11/4/2019).

Dalam pertemuan yang disiarkan secara langsung oleh TvOne itu Prabowo mewawancarai UAS perihal pengalamannya berdakwah keliling Indonesia.

Prabowo juga meminta UAS untuk menasehati dirinya terkait pencalonannya sebagai presiden dalam pemilu yang akan digelar pada 17 April mendatang.

UAS berpesan, untuk tidak mengundangnya ke istana negara jika Prabowo terpilih menjadi presiden.

“Kalau bapak nanti duduk menjadi presiden, terkait dengan saya pribadi, dua saja. Pertama jangan bapak undang saya ke istana. Biarkan saja berdakwah masuk ke dalam hutan karena memang dari awal kerjaan saya memang begitu,” tutur UAS.

“Yang kedua jangan bapak beri saya jabatan,” sambungnya.

UAS mengaku telah mendapat amanah dari keluarganya untuk menjadi pendidik umat dengan menjadi penceramah.

“Biarkanlah saya terbang sejauh mata saya memandang, saya ceramah.

UAS juga mengatakan, keputusannya mendukung Prabowo didasarkan pada keputusan Ijtima Ulama. Oleh karena itu, ia meminta Prabowo untuk mendengarkan ulama.

“Bapak dengarkan cakap ulama karena ulama berijtima telah mendukung bapak, maka ini anugerah besar sekaligus ujian besar. Saya berharap Allah menolong bapak dalam setiap gerakan,” kata UAS.

Pertemuan berlangsung khidmat. Sesekali Prabowo meneteskan air matanya mendengar nasihat-nasihat dari UAS. Pertemuan itu ditutup dengan doa yang dibacakan oleh UAS.

Panahan Jadi Cabang Olahraga Terfavorit Turnamen Karyawan Indonesia Power

CILEGON (Jurnalislam.com) – Para karyawan yang tergabung Persatuan Pegawai Indonesia Power (PP IP) untuk Jakarta dan Banten menggelar acara outing dan silaturahim akhir pekan, Sabtu-Ahad lalu di Cilegon Banten.

Ketua Persatuan Pegawai Indonesia Power (PP IP) Fandi Setia berharap acara ini akan  mempererat silaturahim antar karyawan.

Ia juga mengatakan bahwa acara yang  berlangsung dengan turnamen beberapa cabang olahraga ini  akan menumbuhkan jiwa kerja keras di lingkungan kerja.

“Turnamen ini diadakan untuk meningkatkan moral pegawai,  menghasilkan motivasi tinggi yang akhirnya berdampak pada continuous improvement masing-masing individu peserta dan produktifitas serta orientasi pelayanan terhadap publik meningkat juga” kata Fandi kepada Jurnalislam.com.

Turnamen yang digelar di ASA Sport dan Lapangan Bonakarta Cilegon ini diramaikan dengan beberapa cabang olahraga, diantaranya futsal, voly,  bulutangkis,  tenis meja dan panahan.

Berbeda dengan turnamen-turnamen sebelumnya, turnamen kali ini cabang olahraga panahan menjadi cabang olahraga favorit.

Olahrga ini diikuti oleh 70 peserta khusus cabang olahraga panahan, yang pada turnamen sebelumnya diikuti tidak sampai 10 peserta untuk cabang olahraga ini.

“Turnamen kali ini cabang olahraga panahan banyak diminati peserta dibanding turnamen yang lalu, mereka antusias karena selain sunnah Rasulullah, olahraga panahan pun tergolong menarik di mata peserta” ujar Fandi

“Tidak ada hadiah yang menarik, hanya piala dan sejumlah uang yang nilainya tidak seberapa dibandingkan gengsi kompetisinya” imbuh Fandi lagi

Dengan membludaknya peserta cabang olahraga panahan pada turnamen kali ini, rupanya olahraga panahan sudah menjadi lifestyle dilingkungan perusahaan seperti yang dijelaskan Asep Mulyana koordinator cabang olahraga panahan Turnamen Internal Indonesia Power Jakbanjabar.