Ledakan Mematikan Terjadi Di Universitas Kairo

MESIR (jurnalislam.com) – Dua orang tewas dan tiga lainnya cedera akibat ledakan yang terjadi di luar fakultas teknik Universitas Kairo.

Serangan Rabu (2/4/14) tersebut merupakan ledakan terbaru yang dilakukan oleh aktivis bersenjata yang menargetkan pasukan keamanan sejak kudeta bulan Juli [ AFP ].

Dua orang, termasuk seorang brigadir jenderal polisi, telah tewas dan tujuh lainnya luka-luka setelah serangkaian ledakan di luar Universitas Kairo di propinsi Giza, menurut media pemerintah.

Para pejabat mengatakan dua bom pertama meledak secara terpisah pada hari Rabu, dan alat peledaknya disembunyikan di pohon di antara dua pos keamanan.

Ledakan ketiga meledak tidak lama kemudian di dekat sebuah pos pemeriksaan polisi. Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan bahwa perangkat ini juga ditanam di pohon. Belum ada konfirmasi tentang jumlah korban.

Petugas yang tewas diidentifikasi sebagai General Tarek al – Mergawi. Menurut kantor berita AFP , dia adalah seorang kepala detektif yang mengenakan pakaian sipil.

Ledakan terjadi di fakultas teknik universitas Kairo saat terjadi bentrokan antara mahasiswa dan aparat keamanan.

Polisi mengepung daerah itu, mencari alat peledak lain yang mungkin masih ada. Universitas Helwan, selatan Kairo, juga dievakuasi dan TV negara melaporkan penangkapan di Mansoura University, di utara ibukota.

Pasukan keamanan negara itu telah ditargetkan dalam serangan yang sering terjadi sejak kudeta militer yang menggulingkan mantan Presiden Mohamed Morsi musim panas lalu.

Meskipun serangan biasanya terbatas pada semenanjung Sinai yang bergolak, kali ini serangan telah menyebar ke kota-kota besar di daratan.

Dua tentara , termasuk seorang brigadir jenderal , dan lima pejuang tewas dalam bentrokan di provinsi Qalubiya utara Kairo pada bulan Maret.

Pendukung Morsi telah melakukan protes rutin terhadap pemerintah militer yang ditunjuk , yang sering berakhir dengan pertumpahan darah .

Pemerintah mengatakan pejuang telah menewaskan hampir 500 orang, sebagian besar dari mereka polisi dan tentara sejak Morsi digulingkan setelah protes terhadap pemerintahannya. (ded412/Aljazeera)

 

AS Tingkatkan Pasukannya di Laut Hitam, NATO Berhenti Bekerjasama Dengan Rusia

LAUT HITAM (jurnalislam.com) – Pangkalan udara di Rumania Constanta di Laut Hitam menunggu bala bantuan, dari sejumlah seribu tentara AS sekarang, akan bertambah hampir dua kali lipat.

Permintaan presiden Rumania Basescu telah dikabulkan oleh Amerika yang menyebut langkah tersebut sebagai upaya terpisah untuk meningkatkan kehadiran militernya di Eropa Timur.

Warga Amerika ada yang berbasis di Rumania sejak akhir 1990-an. Dan baru-baru ini mereka menjadi titik transit bagi pasukan Amerika yang ditarik dari Afghanistan.

Laporan mengenai kemungkinan peningkatan pasukan Amerika di Rumania keluar bersamaan dengan kata-kata sekjen NATO bahwa aliansi tidak melihat ada bukti penarikan pasukan Rusia dan peralatan perang mereka dari daerah yang berbatasan dengan Ukraina.

“Penumpukan militer besar-besaran sama sekali tidak berkontribusi pada de – eskalasi situasi,” kata Rasmussen. Dia mendesak Rusia untuk menghormati kewajiban internasionalnya dan untuk memulai dialog dengan Ukraina. Rasmussen tidak menutup kemungkinan penyebaran pasukan NATO tambahan di Negara Baltik dan Polandia.

Di Brussels , Rasmussen melaporkan revisi total mengenai hubungan NATO dengan Rusia dan bantuan ke Ukraina.

Menteri-menteri dari 28 negara anggota aliansi, bertemu pada 1 April 2014 – untuk pertama kalinya setelah negara-negara Barat mengartikan serangan Rusia pada Ukraina yang damai dan mencintai kebebasan sebagai pendudukan dan aneksasi (pencaplokan wilayah), sehingga menyebabkan krisis paling serius antara Rusia neo – komunis dan barat sejak era Rusia lama – Komunis . (ded412/kavkaz Center)

 

Acara Kajian Ilmiah Bedah Buku “Misteri Pasukan Panji Hitam” Dihadiri Banyak Aparat

JAKARTA (jurnalislam.com) – Acara kajian ilmiah bedah buku “Misteri Pasukan Panji Hitam” dihadiri oleh berbagai element masyarakat, mulai masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa sampai para aparat pemerintah pun banyak yang hadir.

Acara bedah buku yang  digelar untuk umum ini diadakan di Masjid Al Muhajirin Grogol pada tanggal 30 Maret 2014 hari ahad dengan menghadirkan tiga pembicara .

Pembicara pertama Ustadz Haris A.F (Amir JAT Imaroh Jakarta), pembicara kedua Ustadz Abdurrohim Ba’asyir (pengajar Ponpes Al Mukmin Ngruki Solo) , lalu pembicara ke tiga adalah ustd Abu Fatiah Al Adnani (penulis buku “Misteri Pasukan Panji Hitam “).

Sebagai pembicara pertama Ustadz Haris menyampaikan tausiyah bahwa Thoifah manshuroh adalah kelompok elitnya Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Thoifah Manshuroh adalah kelompok jihadis, sebagaimana perkataan Ibnu Taimiyah.

Aqidah Thoifah Manshuroh adalah aqidah Ahlus Sunnah Wal jama’ah yg bersifat washitiyah,baina ifroth wa tafrith.

Akhlak nya mulia sebagaimana firman Allah dalam QS.Al Maidah ayat 54, “Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui “.

Thoifah manshuroh adalah kelompok aktivis perjuangan Islam yang program kaderisasinya berjalan dgn baik.

Ustadz Haris Juga menyampaikan, “ Tetapi jika ada kelompok umat Islam sekalipun mereka para ulama besar hadits, yang tidak berjihad ketika jihad telah menjadi fardhu ‘ain adalah kelompok yang menelantarkan Dien Islam dan kaum muslimin maka kelompok ini disebut Thoifah Mukhodzilah bukan Thoifah Manshuroh “.

Beliau juga menyampaikan fakta sejarah , “ Pada tahun 699 H pasukan Mongol yang beragama Islam namun berhukum dengan hukum ilyasiq mereka bergerak menyerang kota Halb (syria), lalu pasukan Islam dari Mesir mundur sehingga tersisa hanya pasukan Islam dari Syam yang akan berjihad melawan pasukan Tartar. Nah inilah kelompok thoifah manshuroh (kelompok jihadis), “ pungkas Ustadz Haris.

Sebagai pembicara kedua Ustdz Abdurrohim Ba’asyir menjelaskan bahwa, “ agama yahudi terpecah menjadi 71 golongan,nasrani terpecah menjadi 72 golongan dan islam terpecah menjadi 73 golongan dimana 72 golongan masuk neraka dan 1 golongan masuk surga yakni golongan yang istiqomah mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah Saw”.

Beliau mengatakan , “Golongan ini disebut sebagai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, mereka inilah golongan atau firqoh yg diselamatkan oleh Allah dari neraka. Golongan ini disebut firqotun najiah karena selalu menzhohirkan kebenaran, selalu eksis berjihad  sampai hari kiamat. Tidak berubah keistiqomahannya dan kesabarannya, mereka selalu diatas keistiqomahannya  maka dari situlah timbul nilai-nilai ujian yang akan mereka terima tapi mereka tetap seperti itu, “ tutur Ustadz Abdurrohim Ba’asyir.

Lalu sebagai pembicara terakhir Ustdaz Abu Fatiah Al Adnani menyampaikan kepada para jama’ah  yang hadir bahwa,  “Sejarah memiliki dua sisi, yaitu intristik dan ekstrinsik. Intristik yaitu informasi, berita, data yang bias terungkap dengan angka, nama, tempat dan peristwa. Ekstrinsik yaitu hikmah, pelajaran, sunnatullah, qawanin, tabiat dan karakter sejarah yang bisa dipelajari “.

Beliau juga mengatakan berkaitan dengan dua sisi sejarah dan korelasinya masing masing sisi tersebut  intristik dan ekstirinsik maka akan dapat dilihat kenyataanya, “ Akan datangnya satu kelompok yang bernama pasukan panji hitam “Ashabu Rayatus Suud” yang akan muncul dari arah timur Khurasam. Ciri-ciri kelompok ini memiliki pakaian yang serba hitam, bendera mereka juga hitam. mereka melakukan cara berperang yang belum pernah dilakukan oleh orang-orang  sebelum mereka. Rasullulah SAW memerintahkan kepada umatnya, jika menemukan kelompok tersebut maka hendaknya bergabung bersama mereka, karena dalam kelompok tersebut akan muncul Imam Mahdi khalifah  yang dijanjikan “.

 

“Sebagai bagian peting untuk dijadikan sebagai dasar pijakan setiap kaum muslimin di saat mereka menghadapi fitnah. Kelompok tersebut mulai menampakkan diri ke permukaan setelah terjadinya perebutan kekuasaan di Saudi yang terjadi antara tiga orang, semua keturunan khalifah, namun tidak seorangpun dari mereka yang mampu menguasainya. Dalam kondisi kacau seperti itulah Ashabu Rayatis Suud ini muncul, dan Rasulullah memerintahkan mereka , membai’at(bergabunglah) kepada mereka meksi harus dengan merangkak di atas salju. Bahkan Rasulullah SAW Memerintahkan untuk membai’at mereka meski harus merangkak di atas salju “, pungkas Ustadz Abu Fatiah Al Adnani.

(ded412/yamani)

 

Pemerintah Inggris Lakukan Penyelidikan Aktivitas Ikhwanul Muslimin

INGGRIS (jurnalislam.com) – Pemerintah Inggris telah mengumumkan bahwa mereka akan melakukan peninjauan kembali  para aktivis Ikhwanul Muslimin di Inggris .

Juru bicara  Perdana Menteri David Cameron mengatakan pada hari Selasa (1 April 2014) bahwa ” mengingat kekhawatiran sekarang sedang diungkapnya  kelompok Ikhwanul muslimin  tentang dugaan keterkaitannya dengan ekstrimis garis keras ” .

Banyak anggota Ikhwanul muslimin telah pindah ke Inggris setelah tindakan kekerasan di Mesir yang dilakukan  oleh militer Mesir . Kantor pers ikhwanul muslimin itu kini berbasis di utara London .

Kelompok ini baru-baru ini dilarang dan dinyatakan sebagai ” teroris ” oleh organisasi Mesir dan Arab Saudi . Pemerintah Mesir menyalahkan penyerangan  terhadap pasukan keamanan dan  bekerja  sama dengan kelompok-kelompok asing untuk menumbangkan Mesir .

Nasib Ikhwanul muslimin semakin memburuk secara dramatis setelah Mohamed Morsi , mantan presiden Mesir , digulingkan oleh militer pada Juli lalu . Sejak itu para pemimpin senior Ikhawanul Muslimin sebagian besar di jebloskan kepenjara atau dipaksa ke pengasingan .

Ratusan anggota dan pendukung Ikhwanul muslimin sudah banyak yang tewas dalam unjuk rasa melawan pemerintah Mesir .

Pekan lalu , 529 anggota yang diduga dari kelompok itu dihukum mati di kota Mesir selatan Minya setelah persidangan berlangsung hanya dua sesi . (ded412/Aljazeera)

 

JAT Gelar Bedah Buku Baru Ustadz Abu

Jakarta (Jurnalislam.com) – Jama’ah Asharut Tauhid menggelar kajian ilmiah bertema Nasihat Ulama Kepada Negeri Seribu Bencana. Kajian ini digelar dalam rangka membedah buku baru Ustadz Abu Bakar Ba’syir berjudul Tadzkiroh Kepada Penguasa Tentang Bencana di Indonesia.

Buku tersebut ditulis atas dasar keprihatinan Ustadz Abu terhadap bencana yang tak henti-henti menimpa negeri ini karena keengganan para penguasa menegakkan Syariat Islam.

Bersama Laskar Umat Islam Solo, JAT Gelar Long March

Karanganyar (Jurnalislam.com) – Jamaah Ansharut Tauhid se-Solo Raya mengadakan longmarch bersama element-element Islam yang lain, diantaranya laskar dari laskar Umat Islam Solo (LUIS) dan tim Hisbah. Aksi dimulai jam 08.00 WIB yang di buka dengan tausiyah oleh Ust. Afif Abdul Majid. Kemudian memulai longmarch dari rumah salah seorang ikhwan di desa Papahan menuju kota Karanganyar,  Ahad (30/03).

Sesampai di pusat kota, para laskar yang berjumlah sekitar 350 orang itu meneriakan yel-yel kelompok mereka masing-masing hingga menyita perhatian para pengunjung car free day di kota Karanganyar. Laskar yang membawa bendera al liwa’ membuat pemandangan car free day kota Karanganyar terlihat tidak seperti biasanya.

Setelah melewati kota, para laskar kembali menuju tempat start melewati tempat pariwisata di sebuah pabrik gula dikota itu. Di sana aktivitas laskar juga tidak luput dari perhatian para pengunjung dan para pedagang.

Setelah longmarch yang ditempuh sekitar 15 km itu selesai, para laskar mendengarkan tausyiah dari Amir Wilayah JAT Jawa Tengah, Ust.Rawi. Aksi ditutup sebelum dzuhur dengan bertahanud untuk melepaskan beban diantara para peserta. (Arif)

Nairobi Diguncang Ledakan Bom Mematikan

KENYA (jurnalislam.com) – Setidaknya enam orang tewas dan korban luka mencapai 25 orang setelah tiga bom dilemparkan di bagian sibuk dari wilayah mayoritas – Somalia di ibukota Kenya, Nairobi, Senin (31 Maret 2014) .

Ledakan pada hari Senin ditargetkan menimpa warung-warung makan pinggir jalan dan restoran di pinggiran kota Eastleigh, yang dikenal sebagai “little Mogadishu” karena populasi imigran yang besar.

Ledakan yang pertama terjadi di pinggir jalan tempat para penjual makanan. Dua lagi dilemparkan ke restoran yang terpisah, salah satunya merupakan tempat di mana korban tewas ditemukan paling banyak.

Tidak ada kelompok atau individu yang telah mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan tersebut..

Benson Kibue, komandan polisi Nairobi mengatakan: “Saya ingin meyakinkan semua warga Kenya bahwa kami telah lakukan segala yang kami bisa dan bahwa mereka aman, kita telah mengamankan segalanya.”

Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, berada di bawah tekanan yang meningkat untuk mengamankan ibukota, tempat terjadinya serangan Westgate Mall tahun lalu oleh al- Shabab, yang menewaskan 67 orang.

Al – Shabab telah menargetkan Kenya setelah pemerintah mengirim pasukan ke Somalia untuk berjuang bersama pasukan pemerintah di sana.

Reporter Al Jazeera, Tania Page, melaporkan dari Nairobi dan mengatakan bahwa situasi kota menjadi lebih tegang pada minggu lalu setelah pemerintah memerintahkan semua pengungsi , yang kebanyakan adalah warga Somalia untuk meninggalkan daerah perkotaan menuju ke dua kamp pengungsi yang ditunjuk.

Perintah tersebut dikeluarkan setelah kematian enam orang dalam serangan senjata pada layanan gereja minggu lalu di Mombassa.

“Pemerintah mengatakan hal itu karena beberapa orang yang bertanggung jawab atas serangan baru-baru berasal dari kelompok pengungsi,” kata Page.

“Orang-orang di Eastleigh berpendapat bahwa mereka menderita hukuman kolektif akibat tindakan beberapa orang saja.” (ded412/Aljazeera)

Obama Dituntut Untuk Laksanakan Sidang Darurat Dewan NATO

AMERIKA (jurnalslam.com) – Anggota Kongres Amerika Serikat Buck McKeon, Ketua DPR Komite Angkatan Bersenjata, bersama dengan tujuh Ketua subkomite di Komite Angkatan Bersenjata, menandatangani surat kepada Presiden Obama menuntut tekanan langsung dari kemampuan tempur pasukan AS di Eropa terkait agresi Rusia di Ukraina :

– Kepada Bapak Presiden

Kami menulis hari ini dengan kepentingan yang mendesak dan kekhawatiran akan adanya bahaya, berdasarkan informasi baru yang diperoleh komite. Kami sangat prihatin dengan sikap agresif pasukan Rusia di sepanjang perbatasan timur Ukraina, disertai adanya laporan bahwa Moskow mungkin membuat gerakan yang mengancam terhadap sekutu di Baltik.

Kami mendesak pemerintah Anda untuk bekerja sama dengan sekutu-sekutu NATO kami, serta berbagi informasi intelijen dengan pemerintah Ukraina sehingga dapat mengambil langkah-langkah bijaksana dan tepat waktu agar benar-benar dapat melindungi “integritas kedaulatan dan teritorial” dimana Anda telah berkomitmen untuk mempertahankan.

Kami percaya bahwa sangat penting bagi Amerika Serikat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dengan meningkatkan posisi dan kesiapan pasukan militer AS di wilayah tersebut serta mengejar langkah-langkah tambahan demi meningkatkan keamanan sekutu dan mitra di Eropa timur dan tengah.

Sementara rincian yang menginformasikan keprihatinan kami tetap dirahasiakan (classified) dan akan dijabarkan dalam sebuah surat rahasia (classified) yang disertakan dan dikirim melalui jalur yang tepat, kami menekankan pada beberapa laporan yang bukan rahasia (unclassified) dan komentar para pejabat senior dalam pemerintahan Anda, menyoroti adanya puluhan ribu tentara Rusia yang berkumpul di dekat bagian timur perbatasan Ukraina dan melakukan “latihan militer” juga kehadiran pasukan khusus Rusia Spetsnaz di Ukraina timur yang mengobarkan kerusuhan dan kekacauan sipil, dan jejak kaki  luas angkatan laut Rusia dan pasukan pesisir Baltik.

Ada kekhawatiran mendalam bahwa Moskow mungkin menyerang timur dan selatan Ukraina, menekan barat hingga ke Transdniestria, dan juga mencoba merampas tanah di Baltik.

Komandan Komando Eropa AS (EUCOM – US European Command) dan Sekretaris Jenderal NATO meningkatkan kewaspadaan mereka. Awal pekan ini di Brussels, Komandan EUCOM Jenderal Philip Breedlove menyatakan, “Kekuatan [ Rusia ] yang berada di perbatasan Ukraina dan sekarang menuju ke timur sangat, sangat cukup besar dan sangat, sangat siap.”

Dia juga menyatakan, “Benar-benar ada kekuatan [ Rusia ] yang cukup yang diposisikan di perbatasan timur Ukraina untuk lari ke Transdniestria jika ada perintah untuk itu dan hal tersebut sangat mengkhawatirkan.”

Sekretaris Jenderal NATO Rasmussen juga menekankan, “Kami sangat prihatin dengan militer Rusia yang bertambah di sepanjang perbatasan Ukraina.”

Tuan Presiden, Anda telah menyatakan bahwa Anda “berada dalam komunikasi yang erat dengan pemerintah Ukraina.” Kami harapkan komunikasi ini segera mencakup intelijen tentang pergerakan dan skenario kemungkinan serangan pasukan Rusia ke Ukraina, dan memberikan informasi tersebut dalam waktu yang cukup sehingga memungkinkan pemerintah Ukraina untuk mengambil langkah-langkah bijaksana dalam hal pertahanan untuk melindungi rakyat, kedaulatan, dan integritas teritorialnya.

Kami juga percaya bahwa sangat penting bagi Anda mengarahkan Menteri Pertahanan untuk meningkatkan dan meningkatkan posisi waspada dan kesiapan pasukan AS di Eropa tanpa penundaan, termasuk mempertahankan pasukan reaksi cepat AS. Kegagalan untuk mengambil tindakan pencegahan menghadapi agresi lanjutan Rusia tentu akan beresiko terhadap hasil yang sangat diplomatis dan damai yang kita semua inginkan.

Kelambanan AS dan NATO hanya akan semakin membuat perencana militer Rusia semakin berani, sehingga eskalasi lebih lanjut menjadi lebih mungkin terjadi.

Seperti yang telah kita pelajari dalam krisis sebelumnya di tempat lain, jika pasukan AS tidak diposisikan di muka untuk menanggapi ancaman yang akan datang, pilihan bagi para pembuat keputusan senior menjadi sangat terbatas.

Untuk itu, kita lebih mengajak Anda untuk mengadakan sidang darurat Dewan Atlantik Utara, yang akan dipimpin oleh Sekretaris Hagel dan Ketua Dempsey, dan juga meminta sekutu NATO kami meningkatkan kesiapan kekuatan mereka jika respon Pasal V diperlukan.

Bapak Presiden, kita masih memiliki kesempatan untuk menghalangi agresi Rusia, tetapi Presiden Putin harus melihat komitmen kami bagi Ukraina dan bagi sekutu dan mitra Eropa kami. Dia harus melihat sendiri tekad kita, termasuk tekad militer kita, dan memahami dengan jelas konsekuensi yang dihadapi. (ded412/kavkaz center)

Arab Saudi Akan Bantu Barat Berikan Sangsi Terhadap Rusia

RUSIA (jurnalislam.com) – The Guardian menulis dalam sebuah artikel “Jika Barat ingin menyakiti Putin, bisakah Arab Saudi melakukan pekerjaan kotornya?” Karena sanksi luas terhadap pidana Rusia, yang menyerang Ukraina, dapat mempengaruhi Barat itu sendiri.

Pilihan lain untuk menghukum Rusia akibat penangkapan Crimea adalah kesadaran akan pengurangan harga minyak dunia.

Jika Barat ingin menghukum Putin, Arab Saudi bisa melakukan “pekerjaan kotor” .

Eropa tergantung pada ekspor minyak dan gas Rusia (yang dicuri oleh Rusia dari memperbudak Siberian Husky – KC), sehingga sanksi embargo mungkin tidak praktis. Tapi ada cara lain untuk menerapkan tekanan pada Rusia. Menurut Neil Barnett dari Centre for Policy Studies (Pusat Studi Kebijakan) ada cara untuk melakukan hal ini, yaitu membujuk Arab Saudi untuk melakukan pekerjaan kotor.

“Ada sebuah preseden. Marah akibat invasi Soviet terhadap Afghanistan pada tahun 1979, Saudi menyalakan keran minyak dan mengendalikannya hingga harga minyak mentah global mencapai $ 20 per barel ( harga saat ini ) pada pertengahan 1980-an.

Arab Saudi adalah satu-satunya produsen dengan potensi untuk menurunkan harga dengan cara ini dan, dengan kantong minyak yang lebih dalam dari Rusia, mampu melakukannya. Barnett percaya Saudi mungkin berencana melakukan langkah tersebut – yang juga akan meningkatkan pertumbuhan global – untuk menghukum Putin atas dukungannya terhadap rezim Assad di Suriah.

Hal ini hanya akan mengambil setetes jauh lebih kecil dalam biaya minyak – dari $ 107 per barel saat ini ke suatu tempat di selatan $ 90 per barel – dan menyebabkan kerusakan keuangan dan ekonomi yang parah bagi Rusia”, tulis The Guardian.

Perlu diingat bahwa pada tanggal 28 Maret, Obama melanjutkan kunjungan ke Arab Saudi. Komentator percaya bahwa ia ingin mencapai kesepakatan dengan Arab Saudi untuk meningkatkan pasokan minyak ke pasar dunia, sehingga menjatuhkan perekonomian Federasi Rusia.

Namun Eropa sangat bergantung pada ekspor minyak dan gas Rusia. Oleh karena itu, mereka tidak bisa langsung mengabaikan hal tersebut. Sebagai jalan keluar adalah dengan meningkatkan pasokan minyak dan gas dari Arab Saudi.

Rusia rentan terhadap sanksi, artikel itu mengatakan. Kelemahan ekonomi menyebabkan runtuhnya Uni Soviet. Oleh karena itu, jika Barat ingin menghentikan agresi Putin, harus menggunakan faktor ekonomi.

Embargo minyak tersebut juga diterapkan pada Iran. Eropa tergantung pada pasokan energi Rusia, sehingga embargo tidak dapat segera diterapkan.

Neil Barnett berpendapat bahwa Saudi dapat mengambil langkah tersebut – yang juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia – dalam rangka untuk menghukum Putin atas dukungannya terhadap rezim Assad di Suriah.

Perlu diingat AS siap untuk memasok gas ke Eropa bukan Rusia, sehingga Amerika Serikat menginginkan agar mitranya mengurangi ketergantungan pada Moskow . (ded412/Kavkaz Center)

Pandangan Yang Keliru Dalam Memahami Persatuan Kaum Muslim

JURNALISLAM.COM – Ide tulisan ini datang ketika sering memperhatikan respon umum, ketika ada seseorang yang sedang mencoba menyampaikan larangan-larangan dalam islam yang larangan itu sering dilakukan oleh ummat islam itu sendiri.

Respon yang paling populer diantaranya adalah :

“Masih sama sama Islam kan”
“Apa apa sesat”
“Hei! Jangan memecah belah”
“Jangan mengadu domba!”
“Kenapa sih harus menjelek-jelekkan orang lain?”
“Hargailah pendapat orang lain”

Dari sini bisa disimpulkan bahwa ada pemahaman yang keliru tentang pandangan atau konsep persatuan kaum muslimin.

Ketika seseorang berkata “Janganlah kalian melakukan Maksiat!” – Apakah berarti orang itu sedang memecah belah antara muslim maksiat dengan muslim taat

Ketika seseorang berkata “Janganlah kalian berbuat Bid’ah!” – Apakah berarti orang itu sedang memecah belah antara muslim yang berbuat bid’ah dan yang berbuat sunnah?

Ketika seseorang berkata “janganlah kalian berlaku Syirik!” – Apakah berarti orang itu sedang memecah belah antara muslim yang berbuat Syirik dan yang berTauhid ?

Sama sekali tidak! orang itu bukan sedang memecah belah, dan justru orang itu sedang dalam usaha untuk menghilangkan sebab-sebab terjadinya perpecahan kaum muslimin.

Jadi jika ditanya, Bagaimana cara membuat kaum muslimin bersatu? Jawabannya adalah kita harus berusaha menghilangkan segala sebab yang dapat membuat kaum muslimin berpecah belah.

Apa yg dapat meyebabkan kaum muslimin berpecah belah?

1. Syirik,
2. Bid’ah,
3. Maksiat (menyelisihi syariat)

Pahamilah, Persatuan kaum muslimin bukan berarti meniadakan saling menasehati, Bukan berarti harus menghormati orang yang berbuat Syirik, Bid’ah dan Maksiat (menyelisihi syariat) karena menganggap hal tersebut adalah hal biasa dalam perbedaan pendapat.

Pahamilah, Persatuan kaum muslimin bukan berarti tidak mengingkari perkara-perkara yang Mungkar dan menyimpang.
Pahamilah Juga, Persatuan Kaum Muslimin haruslah di atas Tauhid bukan Syirik, harus di atas Sunnah bukan Bid’ah dan Persatuan Kaum Muslimin harus di atas Taat bukan Maksiat.

Jika tidak demikian, lalu di atas apa kita akan bersatu jika tidak di atas Alqur’an dan Sunnah dan dengan pemahaman para Sahabat Rasul ???

Lalu bagaimana dengan kelompok-kelompok Islam yang ada seperti sekarang ini? apakah itu tidak termasuk memecah belah?
Berkelompok kelompok (berjama’ah) itu tidaklah mengapa, bahkan sangat di anjurkan (bahkan ada yg mewajibkan) menggabungkan diri dalam kelompok-kelompok dakwah (dakwah & jihad), selama kelompok tersebut mempunyai tujuan dakwah di atas Alquran dan Sunnah dalam rangka menegakan dienul Islam (syariat Islam, daulah Islam) maka bukanlah suatu bentuk perpecahan justru itu bentuk persatuan, tapi yg dimaksud disini bukan kelompok yg ber asas thogut dan sejenisnya (berasas uud sekuler / uud positip).

Begitu juga dengan perbedaan pendapat para ulama, jika ada 3 pendapat para ulama dalam suatu perkara, maka kita diwajibkan memilih pendapat yang paling kuat diantara 3 pendapat tersebut, bukan membuat pendapat yang ke 4.

Tapi harus dipahami, Ulama yang dimaksud adalah ulama yang berpegang teguh kepada Alqur’an dan Sunnah dan berada di atas manhaj para sahabat bukan ulama kondang atau ulama sinetron atau ulama artis atau bahkan ulama toghut (Ulama SU).
Pahami juga, pendapat yang dimaksud adalah pendapat yang syar’i, berbeda pendapat tidak masalah selama masih syar’i atau ada dasar dalilnya dan bukan urusan ushul dien (pokok dien Islam).

Sedangkan perkara Syirik dan Bid’ah bukanlah suatu pendapat, melainkan suatu bentuk penyimpangan, jadi jangan diartikan jika ada Ulama, Kiyai, Ustadz ataupun siapa saja yang berbuat Syirik dan Bid’ah adalah sebuah perbedaan pendapat yang harus kita hormati. Justru sebaliknya segala bentuk penyimpangan itu wajib kita ingkari.

Dari posting yang singkat ini dapat diambil kesimpulan bahwa jika ingin Kaum Muslimin bersatu, maka bersatulah di atas Al-Quran dan As-Sunnah dengan pemahaman Shalafushaleh.

Dan rangkul lah kaum muslimin yang menyimpang dengan berusaha menghilangkan segala perkara-perkara penyimpangan yang dapat memecah belah ummat (syirik, bid’ah & maksiat / meyelisihi syariat).

Allah ‘azza wa jalla berfirman:

قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Katakanlah (Muhammad),” Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah,dan aku tiada termasuk orang-orang musyrik.” (Q.S. Yusuf : 108).

Istiqomah memang sulit, akan tetapi itu tidak menunjukkan bahwa istiqomah mustahil bagi orang-orang yang beriman. Oleh karenanya berdo’alah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semoga Allah berikan kita ketetapan di atas Islam dan Sunnah Nabi-Nya ‘alaihi shallaatu wa sallam hidup dan wafat di atas keduanya, karena tidak ada kemuliaan bagi seorang muslim kecuali karena berpegangteguh kepada keduanya.

“Aku berwasiat pada kalian agar bertaqwa pada Allah subhanahu wata’ala, mendengarkan perintah dan taat meskipun yang memerintah kalian adalah seorang budak. Siapa pun di antara kalian yang masih hidup, niscaya akan menyaksikan banyak perselisihan. Karena itu, berpegangteguhlah pada sunnahku dan sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah sunnah-sunnah itu dengan gigi geraham. Dan hindarilah hal-hal yang baru, karena semua yang baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, hadis hasan shahih. Dinukil dari Kitab Arbain Nawawiyah karya Imam Nawawi, hadis ke-28)

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallaahu ta’ala ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Dijadikan kehinaan dan kerendahan atas orang-orang yang menyelisihi Sunnahku.” (HR. Ahmad dalam Musnad-Nya, II/50, 92, Ibnu Abi Syaibah, Kitaabul Jihad, V/575, no. 98)

Imam Al-Bukhari rahimahullaahu ta’ala berkata,
“Orang muslim yang paling utama adalah orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia), maka bersabarlah wahai para pencinta sunnah (Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam), karena sesungguhnya kalian adalah orang yang paling sedikit jumlahnya (di kalangan manusia) karena asingnya Islam.” (Dinukil oleh Imam al-Khathib al-Baghdadi dalam kitab al-Jaami’ li Akhlaaqir raawi, I/168)

Berkata Imam Ibnu Qudamah rahimahullaahu ta’ala,
“Dalam mengikuti Sunnah Rasulullah Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam terdapat keberkahan dalam mengikuti syari’at, meraih keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, meninggikan derajat, menenteramkan hati, memenangkan badan, menjadikan syaithan marah, dan berjalan di atas jalan yang lurus.” (Dharuratul Ihtimam, hal. 43)

“Yaa muqallibal qulub, tsabit qalbi ‘ala dinik.”
Wahai Dzat Yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas Dien (milah, manhaj & syariat). – Mu (yang lurus).

والله اعلم بالصواب

 

Deddy | Jurnalislam