Laporan Operasi Militer Mujahidin IIA (19-01-15)

ZABIHULLAH MUJAHID

Bentrokan pecah ketika Mujahidin melepaskan tembakan ke musuh Kunar , 19 Januari – Sebuah bentrokan dilaporkan di kawasan timur provinsi Kunar Afghanistan setelah Mujahidin menembaki musuh yang mencoba untuk berpatroli di wilayah pinggiran distrik Dankam pada hari Ahad . Sejumlah tentara musuh diyakini telah tewas atau terluka dalam baku tembak lebih lanjut.

Puluhan tewas setelah pos musuh diserang di Logar Logar , 19 Januari – Puluhan boneka AS tewas di provinsi Logar selama pertempuran sengit antara pasukan boneka dan pejuang Mujahidin di distrik Baraki Barak provinsi ini menyusul serangan Mujahidin di pos musuh .

2 tewas saat Mujahidin mengejutkan patroli musuh Ghazni, Jan.19 – Akhir Ahad Mujahidin mencegat tentara boneka saat berpatroli di batas-batas ibukota provinsi di Ghazni dan menghujaninya dengan tembakan. Dua boneka dilaporkan tewas dalam baku tembak .

Tiga boneka tewas dalam serangan bom Paktika , 19 Januari – Setidaknya tiga orang tewas dan lima lainnya luka-luka Ahad  setelah kendaraan musuh melintasi ledakan (ranjau) IED kabupaten Mata Khan provinsi Paktika .

Musuh disergap di bagian utara Kunduz provinsi Kunduz , 19 Januari – Sebuah pertempuran hebat terjadi di pinggiran ibukota provinsi Kunduz pada hari Ahad, kata sebuah laporan , tetapi tidak memberikan jumlah korban tewas dan cedera.

Satu tewas dalam serangan di pos di Kunar Kunar , 19 Januari – Sebuah laporan mengatakan bahwa Mujahidin pada hari Ahad malam menyerang sebuah pos musuh di distrik Marawara provinsi Kunar , menewaskan satu tentara musuh.

Pos militer dibongkar ; 2 terluka Nangarhar , Jan.19 – Pejuang Imarah Islam menyerang sebuah pos militer pasukan boneka di distrik Ghani Khel provinsi Nangarhar Afghanistan timur pada hari Ahad , menghancurkan pos dan meninggalkan 2 boneka terluka .

Arbaki tewas dalam serangan yang ditargetkan di Paktika Paktika , 19 Januari – Seorang tentara boneka Arbaki dikabarkan telah ditembak oleh sniper Mujahid yang juga mengambil pistol milik korban yang ditarget. Serangan itu terjadi di distrik Urgun provinsi Paktia pada hari Ahad .

Pangkalan dihantam dengan roket di Kunar Kunar , 19 Januari – Mujahidin Imarah Islam, Ahad malam menyerang basis musuh dengan rudal di distrik Surkani Kunar. Sejumlah rudal yang ditembakkan oleh Mujahidin ke pangkalan mendarat tepat di barak . Namun, kerugian luas belum ditetapkan.

Pangkalan militer diserang dengan tembakan roket Kunar , 12 Januari – Mujahidin Imarah Islam, Ahad malam menyerang basis musuh dengan rudal . Sejumlah rudal ditembakkan oleh Mujahidin ke pangkalan dan mengenai barak. Namun, sejauh mana kerugiannya belum diketahui.

Instalasi kabupaten dihajar dengan roket Parwan , 19 Januari – Mujahidin Imarah Islam menyerang gedung distrik Kohi Safi , provinsi Parwan dengan rudal tadi malam.

4 Arbakis menewaskan 5 desa dibersihkan Kunduz , Jan.19 – Mujahidin Imarah Islam di tengah operasi pembersihan telah menewaskan 4 milisi Arbaki dan meninggalkan 5 lainnya luka-luka di provinsi Kunduz Afghanistan utara, kata sebuah laporan , Senin .

Pejuang Mujahidin Senin pagi meluncurkan kampanye pembersihan (musuh) di distrik Sahib Imam provinsi Kunduz dan 8 instalasi musuh termasuk 3 basis dan 5 pos-pos di mana setidaknya empat Arbakis tewas dan lima lainnya luka-luka menjadi target pembersihan.

4 boneka tewas dalam serangan di Nangarhar Nangarhar , 19 Januari – Mujahidin Imarah Islam Senin pagi baku tembak dengan tentara boneka di distrik Chaprihar provinsi Nangarhar , menyebabkan 4 boneka tewas atau terluka.

Agen NDS dirobohkan di Balkh Balkh , 19 Januari – Seorang agen NDS dilaporkan tewas setelah serangan terhadap kendaraan musuh di distrik Shortapa provinsi Balkh pada hari Minggu malam .

2 tewas , 1 kendaraan hancur dalam bentrokan Paktika , 19 Januari – Setidaknya dua boneka yang disebut Afghan National Army ( ANA ) tewas dan banyak lainnya terluka dalam bentrokan dengan Mujahidin Imarah Islam yang pecah di distrik Khoshamand dari Paktika provinsi pada hari Senin. Sebuah kendaraan musuh yang juga ditembak dengan roket dan hancur selama bentrokan itu.

Serangan udara penjajah AS menyebabkan 5 warga desa terbunuh Nangarhar , 19 Januari – pesawat tempur teroris AS membom rumah-rumah di desa kabupaten Khogyani, Nangarhar Province of Afghanistan tadi malam, meratakan rumah dan menyebabkan 5 warga terbunuh.

Menurut rincian , rumah milik seorang warga bernama Musafir hancur di mana 5 warga sipil tak berdosa termasuk dua pria dan dua wanita dan seorang anak dibunuh secara brutal, sementara tiga orang lainnya menderita luka-luka teramat parah.

4 boneka tewas , 3 terluka dalam bentrokan di bagian utara Afghanistan Kunduz , 19 Januari – Sedikitnya 4 boneka tewas dan 3 lainnya terluka di bagian utara provinsi Kunduz Afghanistan selama pertempuran sengit antara pejuang Mujahidin dan pasukan musuh yang telah berkobar di distrik Ali Abad provinsi ini, koresponden Al-Emarah melaporkan.

Pertempuran senjata meletus hari sebelumnya disaat konvoi patroli tempur musuh masuk dalam sergapan Mujahidin di pinggiran distrik tersebut, dan berlangsung selama lebih dari 2 jam di mana sekitar empat boneka tewas dengan tiga lainnya luka-luka. Dua kendaraan tempur lapis baja musuh juga telah hancur setelah ditembak oleh pejuang Mujahidin .

Pangkalan militer diserang dengan tembakan roket di Parwan Parwan , 19 Januari – Mujahidin Imarah Islam tadi malam menyerang basis musuh dengan roket di ibukota provinsi Parwan. Setidaknya empat tembakan roket ditembakkan oleh Mujahidin dan meledak di pangkalan. Namun demikian , sejauh mana kerugian yang diderita musuh belum diketahui.

10 boneka tewas dalam bentrokan di Laghman Laghman , Januari 19- Sebuah bentrokan dahsyat dilaporkan di provinsi Laghman di Afghanistan timur. Setidaknya 10 boneka dikabarkan tewas dengan dua lainnya luka-luka setelah bentrokan dengan Mujahidin Imarah Islam di distrik Alishang provinsi ini Senin pagi .

Demikian pula, Mujahidin menyita dari musuh 1 senapan mesin berat PK, 1 peluncur roket, 2 majalah dan rompi anti peluru dengan amunisi dan peralatan militer lainnya .

Komandan Arbaki tewas karena luka-luka di Baghlan Baghlan , 19 Januari – Seorang komandan Arbaki yang terluka dalam bentrokan dengan Mujahidin Imarah Islam telah tewas, sebuah laporan mengatakan .

Menurut sumber, Muhammad Amin dan pengawalnya itu terluka dalam baku tembak dengan Mujahidin di distrik Talabarfak provinsi Baghlan 8 hari yang lalu dan meninggal kemarin karena cedera yang sangat kritis.

3 Arbaki tewas dalam pemboman Laghman , 19 Januari – Tiga antek Arbaki termasuk komandannya disebutkan telah tewas dalam sebuah ledakan di provinsi Laghman di Afghanistan timur.

Sebelumnya pada Senin ranjau darat merobek kendaraan yang membawa mereka di ibukota provinsi yang mana di provinsi itu komandan Arbaki , Asadullah dan dua anak buahnya tewas .

Kendaraan tempur lapis baja hancur berantakan akibat ledakan ; 8 mati Baghlan , 19 Januari – Sebuah ranjau yang dipasang dibawah kendaraan militer yang diawaki oleh tentara ANA meledak di distrik Doshi provinsi Baghlan, Senin , menewaskan 8 boneka kapal kendaraan .

2 tewas , 2 luka-luka dalam baku tembak Kunduz , 19 Januari – Mujahidin Imarah Islam Senin , dalam baku tembak dengan musuh di distrik Khanabad provinsi Kunduz , menewaskan dua boneka dan melukai lebih dari dua orang musuh.

2 boneka tewas , 4 luka-luka dalam serangan Nangarhar , 19 Januari – Sebuah ledakan bom pinggir jalan menewaskan dua kacung dan melukai empat lainnya ketika meledak di bawah kendaraan musuh di distrik Kot Bati provinsi Nangarhar , Senin .

Juga pada hari Senin , Mujahidin berlaga dengan polisi di distrik Shirzad provinsi tetapi tidak jelas berapa banyak yang tewas atau terluka .

2 kacung tewas, 2 luka-luka di Kunar Kunar , 19 Januari – Mujahidin Imarah Islam Senin menewaskan seorang Arbaki antek AS dan melukai satu lainnya selama tembak-menembak di distrik Surkani provinsi Kunar.

Juga Senin, Mujahidin di distrik Ghazi Abad menyerang sebuah pos musuh dengan mortir. Belum ada kejelasan kerugian korban tewas atau luka.

Dalam serangan lain pada pos musuh, Mujahidin menewaskan seorang tentara boneka dan melukai yang lain di distrik Shigal provinsi pada hari yang sama .

4 tewas di provinsi Ghazni Ghazni , 19 Januari – Sedikitnya 4 boneka tewas dan banyak lainnya terluka dalam serangan bom di distrik Giro provinsi Ghazni pada Senin .

Markas besar polisi diserang di Kunar Kunar , 19 Januari – Mujahidin Imarah Islam menyerang markas polisi dan sebuah pangkalan militer di ibukota provinsi provinsi Kunar , kata sebuah laporan, menambahkan bahwa kedua bangunan tersebut dihantam dengan roket. Belum ada laporan tentang kerugian musuh.

____________________________________

QARI YOUSUF AHMADI

2 tentara bayaran ditembak di Sangin Helmand , 19 Januari – 2 tentara bayaran ANA ditembak dan dibunuh dengan senapan Amerika pukul 17:00 waktu setempat di jalan Kajaki di daerah Kung Manda Sarwan wilayah Kala, Sangin .

Pos diserang di Washir , 5 tewas dan terluka Helmand , 19 Januari – Sebuah pos pemeriksaan ANA terletak dekat dengan pusat distrik Washir di daerah Gorazan digempur di bawah serangan satu jam Minggu di mana 5 orang bersenjata tewas dan terluka, menurut laporan yang menambahkan bahwa 3 Mujahidin juga terluka dalam pertempuran dan yang lainnya dianugrahi syahid ( semoga Allah menerima dia ) .

Tentara bayaran ditembak mati, yang lain dibunuh oleh IED Uruzgan , 19 Januari – Laporan dari distrik Char Chino mengatakan bahwa tentara bayaran ditembak mati oleh mujahidin di daerah Dewan 04:00 kemarin , dua jam setelah pria bersenjata lain meninggal daerah Yakhdan setelah menginjak ranjau IED.

Sementara pos pemeriksaan musuh diserang dengan senjata berat dan ringan 01:00 waktu setempat hari ini di daerah Kishi kabupaten menyebabkan tentara bayaran lain tewas dan seorang komandan terluka sementara Mujahid juga terluka oleh tembakan balasan .

2 APC hancur berantakan di Khan-e -Sheen Helmand , 19 Januari – Sebuah ranjau darat yang ditempatkan di daerah Taghaz kabupaten Khan-e -Sheen meluluh lantakkan kendaraan polisi perbatasan APC 07:00 Minggu pagi, menewaskan dan melukai semua tentara boneka didalamnya.

4 orang antek bersenjata tewas di Maiwand , 2 terluka KANDAHAR , 19 Januari – Mujahidin di distrik Maiwand melakukan serangan pada pos pemeriksaan Arbaki 10:00 tadi malam di daerah Khak Chopan , kemungkinan menimbulkan kerugian pada musuh .

Secara terpisah, 4 lebih milisi tewas dan 2 luka-luka di daerah yang sama pada hari Minggu ketika patroli mereka masuk ke penyergapan , meninggalkan sebuah Radio komunikasi, sepatu dan helm .

Pos jaga diserang di Lashkargah Helmand , 19 Januari – Pos polisi kesatuan Shahra yang terletak di daerah yang berdekatan Khuskawa Lashkargah diserang dari 02:00 sampai waktu senja kemarin namun kerugian yang ditimbulkan tidak dapat ditentukan .

Kendaraan hancur dalam sergapan terhadap konvoi , 2 tewas Zabul , 19 Januari – Sebuah kendaraan ANA hancur, 2 pria bersenjata tewas dan lainnya luka-luka selama dua jam bentrokan yang meletus pada 05:00 kemarin menyusul penyergapan pada patroli jalan kaki musuh di Shahr-e daerah Sewio Motarano kabupaten -Safa .

Baku tembak membunuh tentara ANA, melukai lainnya, Zabul , 19 Januari – Sebuah satu jam baku tembak di desa Chunki kabupaten Shinki membunuh seorang pria bersenjata ANA dan melukai 07:00 lain Minggu .

Milisi menyerah di Kajran DAIKONDI , 19 Januari – Seorang milisi Arbaki dari kabupaten Kajran bertobat dari kesalahannya dan menyerahkan diri kepada Mujahidin di kampung halamannya hari sebelumnya.

Polisi tewas dalam penyergapan , peralatan disita Helmand , 19 Januari – Mujahidin merebut senapan dan rompi amunisi dari seorang perwira polisi sewaan setelah membunuh dia dalam penyergapan patrol jalan kaki musuh 11:00 hari ini di wilayah Kani Manda distrik Musa Kala , memaksa orang-orang bersenjata lainnya melarikan diri . 

3 polisi bayaran mati dalam bentrokan Nawa, Helmand , 19 Januari – Sebuah bentrokan berat berlangsung hari ini dari 8:00 sampai 11:00 waktu setempat ketika Mujahidin menyerang pasukan bayaran yang melakukan operasi di daerah Shor Shorak distrik Nawa selama bentrokan itu 3 penjahat bayaran dilaporkan tewas dan 1 kendaraan yang rusak dengan tembakan senjata kecil . 

Polisi tewas , senapan dan mortir disita Helmand , 19 Januari – Seorang petugas polisi bayaran dibunuh oleh Mujahidin dalam serangan yang ditargetkan 01:00 hari ini di Dana Tangi daerah kabupaten Nawzad , pejabat menambahkan bahwa senapan , tabung mortir dan rompi amunisi dirampas.

APC, 5 orang bersenjata dilenyapkan oleh IED Zabul , 19 Januari – Sebuah IED berdaya ledak kuat yang ditempatkan di Kabul daerah kabupaten Shinki mencabik sebuah kendaraan lapis baja personal ANA jadi serpihan 04:30 hari ini , menewaskan 5 orang bersenjata didalamnya.

 

Faris | Jurniscom

Sumber : http://justpaste.it/izkq

Di Gaza Kuburan Pun Menjadi Rumah

Keluarga yang tinggal dalam kemiskinan di pemakaman el-Sheikh Shaban Kota Gaza menyeru dunia internasional untuk membuka mata pada kondisi mereka.

GAZA – Hesham el-Moghraby berdiri di tengah ruang tamunya, melihat ke bawah pada dua makam besar. Dia mengambil topi bisbol, mengusap kepalanya, dan meletakkan topinya kembali .

"Tak ada tempat lain yang saya tahu," Moghraby berkata lirih dari dalam gubuk keluarganya yang suram, tumpukan pelampung, kayu bakar, tabung plastik, sepatu tua dan potongan-potongan logam memenuhi gubuknya itu.

Inilah kehidupan Moghraby di pemakaman el-Sheikh Shaban Kota Gaza.

Pria berumur 43 tahun itu tidak bisa mengatakan secara pasti bagaimana ia akhirnya tinggal di rumah darurat diantara batu nisan ; semua yang dia tahu adalah bahwa keluarganya telah tinggal di sini sejak peristiwa Nakba, pengusiran warga Palestina dari tanah mereka di tahun 1948.

"Ini mengerikan untuk anak-anak," ujarnya, dan karena keadaan hidup mereka yang demikian anak-anaknya terkadang diledek di sekolah. Kebutuhan keluarga juga sulit untuk terpenuhi, lanjut Moghraby, ketika ia hanya mendapatkan beberapa dolar saja sehari dari hasil mengantarkan warga sekitar kota dengan kereta kudanya.

"Sebagian besar waktu, anak-anak pergi tidur kelaparan," katanya. "Mereka [ bersaing dengan ] serangga dan tikus."

Puluhan orang telah mendirikan rumah-rumah mereka di pemakaman el-Sheikh Shaban. Tidak ada yang ingin tinggal di sini, tetapi para pemukim itu mengatakan bahwa mereka tidak punya tempat lain lagi untuk dituju.

Beberapa area di pekuburan, yang terkena bom di perang 2014, terlihat lebih seperti kubangan daripada kuburan. Pemandangan semacam ini telah menjadi bagian dari pekuburan, bagian dari lembaran catatan, dan bagian dari pemukiman kumuh. Di salah satu sudut, seekor kucing basah kuyup berpesta pada burung mati, sedangkan kuburan yang mulai tertutupi tumbuhan, dirusak oleh sampah warga : bungkus makanan, pecahan kayu, potongan kawat dan kain dibuang disitu. Anak-anak bermain kelereng diatas permukaan datar salah satu makam yang besar.

"Ini sangat menyedihkan. Sulit untuk anak-anak," seorang warga, Abdul Raouf el-Harrem menjelaskan kondisi tersebut. "Anak-anak itu tidak memiliki tempat untuk bermain, sehingga mereka bermain diantara kuburan."

Ketika masyarakat Gaza lainnya datang untuk ziarah kubur, mereka menjadi marah pada anak-anak yang berlarian diantara batu nisan, warga mengatakan ; kadang-kadang, mereka berteriak atau memukul anak-anak agar pergi .

Tapi di pemakaman yang berserakan ini tanda-tanda kehidupan nampak di mana-mana. Gantungan jemuran bergelantungan diantara tiang kayu, dikeringkan oleh angin sepoi-sepoi di sore hari. Seorang bocah lelaki mendorong-dorong mainan gerobak kecil yang terbuat dari peti susu yang dikasih roda, sementara seorang anak perempuan bermain hula-hup dengan dua ring plastik yang diikat dengan pita. Semua hal di sini -bahkan rumah- tampaknya ditambal-sulam dengan berbagai macam sampah yang dibuang disini.

Di luar tempat tinggal Moghraby, terpisah dari yang lain, dua kuburan baru yang dicat menandai kematian dua orang di perang tahun 2014, termasuk seorang yang tinggal di el-Sheikh Shaban. Warga disini sangat sadar akan kedekatan mereka kepada roh-roh orang mati, ungkap Harrem.

"Kami tidur di atas kuburan, di atas orang-orang mati," katanya. "Kami melihat hal-hal di waktu malam. Anak-anak bangun ketakutan di malam hari, berteriak 'selamatkan aku, selamatkan aku'."

Mohammed Sonbul –seorang anak kelas tujuh, mengakui dia tidak ingin tinggal di sini lagi, tapi dengan keberanian khas anak-anak, ia menyangkal bahwa ia takut kuburan .

"Tidak ada yang membuatku takut selain Allah. [ Aku ] pergi keluar bahkan di malam hari dan bermain di sini di kuburan," tambah Mohammed, seraya mengangguk kearah teman-temannya dan tersenyum. "Anak-anak lain merasa takut, tapi aku tidak."

Meskipun kuburan adalah lahan umum, warga mengatakan pemerintah membolehkan mereka untuk tinggal di sini karena tidak ada biaya untuk merelokasi mereka. Hanya saja, pembatasan telah ditetapkan disini untuk mencegah mereka dari memperluas atau membangun tempat tinggal baru.

Monzer Mughari, direktur departemen properti bersama Kementerian Agama dan Wakaf Palestina, mengakui "pemerintah harus mencarikan tempat tinggal alternatif untuk orang-orang ini", tapi tidak dapat mengatakan apakah atau kapan hal itu mungkin terjadi, mengingat situasi dan kondisi Gaza yang hingga saat ini masih dikepung serta diembargo super ketat oleh penjajah Israel.

"Kementerian telah memberi tahu pemerintah kota untuk menghentikan pasokan [warga yang tinggal kuburan] dengan layanan, dan untuk menerapkan pembatasan dan denda… Semua tindakan ini hanya untuk melindungi batas-batas pemakaman Muslim," ia menjelaskan.

Sementara itu, warga kuburan yang lain -Camelia Kuhail menatap kosong ke lubang yang menganga, lubang yang penuh puing-puing berantakan itu adalah bekas rumahnya berdiri sebelum serangan udara Israel tahun 2014. Dia mengatakan orang-orang yang tinggal di kuburan ini bahkan lebih menderita sekarang, dan mereka membutuhkan masyarakat internasional untuk turun tangan.

"Aku hanya ingin hidup untuk anak-anakku, untuk keluar dari sini. Tidak ada makanan, tidak ada bahan masakan bagi anak-anak… Aku tetap terjaga sepanjang siang dan malam untuk memperhatikan anak-anakku [ sehingga mereka ] tidak terluka," Kuhail menuturkan. "Ini berbahaya , tapi kemana kita bisa pergi ?"

Warga tidak punya cukup uang untuk pindah sendiri, sementara permintaan sebelumnya untuk bantuan internasional telah hilang senyap, Harrem mengatakan situasi mereka telah memburuk sejak perang.

Dia melihat ke arah kuburan baru temannya, seorang pria yang hidup, mati dan dikuburkan di sini.

"Kami butuh bantuan," kata Harrem lirih. "Kami ingin tinggal di suatu tempat , di mana pun selain kuburan."

( Faris | al-jazeera | Jurniscom )

Hikmah Dibalik Serangan Kouachi Bersaudara

JURNALISLAM.COM – Serangan mematikan di kantor Charlie Hebdo di Paris oleh orang-orang bersenjata terlihat seperti serangan brutal terhadap kebebasan berekspresi. Bagi para kartunis Charlie Hebdo, mereka hanya menggunakan hak kebebasan berbicara mereka yang dijamin oleh hukum Perancis dan Piagam PBB.

Oleh karena itu, menyerang mereka dengan darah dingin tidak bisa diterima oleh orang biasa. Serangan terhadap mereka sama saja dengan serangan terhadap identitas Perancis dan penghinaan terhadap nilai-nilai Republik Prancis. Serangan ini juga mengundang kecaman internasional dan menyebabkan kekecewaan yang meluas. Para pelaku serangan tersebut dilacak dalam hitungan hari dan ditembak mati. Motivasi mereka atas serangan itu tidak akan pernah diketahui.
Mungkin lebih baik untuk melihat serangan ini sebagai kekejaman murni daripada mempertimbangkannya sebagai hasil pemikiran yang masuk akal dan penuh pertimbangan. Untuk Perancis pada khususnya, serta Eropa Barat dan lainnya pada umumnya, serangan ini sekali lagi digambarkan sebagai sifat barbar dan pantang menyerah dari kaum muslimin dan memperkuat munculnya neo-fasis di Eropa saat ini.
 
Namun, jika kita menggali lebih dalam terhadap insiden ini, kita dihadapkan oleh beberapa kebenaran yang membingungkan. Menurut laporan, bahwa ketika dua bersaudara yang diduga melakukan serangan tersebut terpojok oleh polisi, mereka awalnya menyandera seseorang tapi kemudian membebaskan sandera tersebut sambil mengatakan bahwa mereka tidak ingin mengambil nyawa orang tak berdosa.

Selanjutnya menurut laporan media, dua bersaudara tersebut juga telah berusaha untuk bernegosiasi dengan polisi, namun polisi menolak pembicaraan negosiasi. Mengapa para tersangka tersebut, dengan asumsi mereka melakukan serangan, berjalan ke kantor Charlie Hebdo dan membunuh stafnya tanpa pandang bulu, tetapi kemudian melepaskan seorang sandera karena dia 'tidak bersalah'? Bagaimana mungkin orang yang sama yang disebut melakukan kekejaman kemudian berbalik dan mencari penyelesaian yang dinegosiasikan dengan polisi?
 
Tentunya dua bersaudara ini, jika kita menerima tuduhan bahwa mereka melakukan serangan ini, memiliki motif untuk menargetkan staf Charlie Hebdo tetapi tidak ingin mempertaruhkan hidup sandera lainnya. Tentunya mereka sepertinya percaya bahwa mereka memiliki kesempatan untuk mencoba dan menegosiasikan agar mereka boleh menyerah dan diberi kesempatan untuk membela diri di pengadilan.

Sudah begitu sering kita mendengar orang-orang gila yang menargetkan orang-orang tak berdosa di sekolah, taman, bioskop dan sejenisnya dan kemudian bunuh diri ketika berhadapan dengan polisi. Namun dua bersaudara ini tidak melakukan hal yang sama. Lebih jauh lagi, mengapa para pelaku serangan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai milik kelompok atau agama yang mengancam keberadaan negara namun dua bersaudara ini digambarkan sebagai Muslim yang mengancam cara hidup Eropa?
 
Sebelum kembali ke masalah ini pertama-tama kita harus melihat pada isu sentral yang memicu serangan ini. Meskipun dua bersaudara tersebut tidak pernah diberi kesempatan untuk menjelaskan sasaran mereka ke kantor Charlie Hebdo, namun telah diterima secara luas bahwa motivasi mereka menyerang adalah karena para kartunis tersebut mengejek Nabi Muhammad saw.

Eropa pada umumnya dan Perancis pada khususnya menyesalkan serangan terhadap kebebasan para kartunis dan telah ada seruan di Eropa untuk menggunakan hak kebebasan berekspresi mereka dengan membuat gambar Nabi Muhammad SAW. Telah dinyatakan bahwa Muslim dianggap membenci Barat, Muslim tidak menyetujui kebebasan Barat dan bahwa Muslim ingin memaksa Barat menjadi tunduk melalui penggunaan teror. Barat harus bahu membahu menentang ancaman ini dan berani membela hak mereka untuk kebebasan berekspresi.

Sangat menarik untuk dicatat bahwa ketika seorang Muslim berbicara menentang kekejaman negara-negara Barat di negeri-negeri Muslim dan meminta umat Islam untuk membela tanah mereka maka orang tersebut dituduh menghasut kekerasan kemudian dipenjara. Namun ketika Barat menggambar Nabi Muhammad SAW, mengejeknya dan menghina keyakinan 1,6 miliar orang Muslim di seluruh dunia maka ia dipuji sebagai pahlawan dan model yang harus diikuti. Mengapa hak para pelaku penyerangan yang bertindak menentang ketidakadilan dianggap melawan hak kebebasan berekspresi para komikus? Sedangkan mengapa para komikus yang menghina agama miliaran orang di seluruh dunia dianggap menggunakan hak yang sama secara tepat?
 
Kenyataannya, penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw bukanlah hal baru dalam sejarah Eropa. Sejarah Eropa penuh dengan catatan visual atau tertulis yang mencaci sosok Nabi Muhammad SAW, menggambarkan dia dalam segala bentuk yang tidak manusiawi. Namun dengan munculnya imperialisme Eropa, serangan tumpul seperti itu dikesampingkan oleh para ahli Eropa yang malah menerima hal tersebut sebagai seni persuasi yang lebih halus yang diwujudkan dalam karya-karya orientalis.

Kebangkitan serangan mengerikan tersebut baru-baru ini terhadap Islam memang disesalkan namun pada saat yang sama dapat dipahami. Yaitu karena Eropa frustrasi dengan kurangnya kemajuan para penulis orientalis mereka (seperti yang disaksikan dalam kebangkitan Islamisme) sehingga mereka kembali ke naluri dasar mereka dan kembali ke metode yang lebih memuaskan dalam menghina Muslim. Bagi mereka serangan-serangan tumpul pada umat Islam dan khususnya Nabi Muhammad SAW melayani tujuan ganda. Pertama sangat memuaskan kebutuhan mereka untuk menghina Islam secara lebih terbuka dan penuh semangat. Juga jika pelanggaran mereka menginspirasi reaksi dari individu Muslim maka mereka dapat menggunakannya untuk membenarkan penyalahgunaan mereka lebih lanjut terhadap agama Islam. Dalam arti bahwa Charlie Hebdo itu bukanlah satu-satunya sumber yang menginspirasi kebencian terhadap Muslim di seluruh dunia. Charlie Hebdo hanyalah satu diantara jejeran panjang sumber yang didedikasikan untuk meningkatkan kecenderungan genosida baru oleh Eropa dan Amerika.
 
Hilangnya satu kehidupan saja tentu disesalkan dan juga menyedihkan. Islam tidak pernah mendorong pengambilan nyawa tak berdosa. Hal ini juga menunjukkan bahwa umat Islam tidak memiliki kebencian alami atau permusuhan terhadap Prancis, Eropa, atau Amerika. Islam tidak iri pada dengan cara hidup mereka, atau keyakinan mereka dalam nilai Pencerahan Eropa dan kebebasan serta hak-hak individu. Perasaan muslim dapat digambarkan lebih sebagai ketidakpedulian. Muslim bahkan mungkin mengucapkan selamat kepada mereka dalam mengejar filsafat politik yang memiliki arti bagi mereka. Jika Voltaire, Rosseau dan Montesqiue menginspirasi mereka dalam kehidupan politik mereka maka kita katakan: silahkan. Namun saat kita menarik garis merah adalah ketika mereka menggunakan kebebasan ini untuk melemparkan hinaan terhadap keyakinan miliaran orang di seluruh dunia.

Ketika mereka menggunakan hak ini untuk menghasut kebencian dan kekerasan terhadap Muslim di seluruh dunia. Mereka percaya mereka diberikan hak oleh Tuhan mereka untuk memaksa Muslim, bukan hanya mereka yang berada di Eropa dan Amerika, tetapi juga yang tinggal di tanah mereka sendiri untuk tunduk pada ide-ide dari nenek moyang Perancis. Mereka melepaskan sejarah mereka, nilai-nilai dan keyakinan mereka sendiri untuk ditukar dengan tulisan-tulisan Pencerahan.
 
Kematian staf Charlie Hebdo ditanggapi dengan pawai jutaan orang di ibukota Eropa. Saya bertanya kepada orang awam dan para pemimpin yang hadir dalam pawai tersebut, dimanakah kalian ketika Perancis menyerbu Mali hanya karena mereka tidak setuju dengan keyakinan politik Tuareg? Dimana Anda melakukan pawai ketika peluru dan pesawat Perancis membunuh ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, di Afghanistan, Mali, Suriah, Irak dan puluhan negara lainnya?

Francois Hollande membunuh ribuan warga sipil tak berdosa di Mali, Afghanistan, Irak dan Suriah hanya karena inspirasi politik mereka berbeda dengan dia. Dia berdiri bahu-membahu, seperti saudara seperjuangan, dengan Benjamin Netenyahu karena empat orang Yahudi tewas dalam serangan ini. Namun ia lupa bahwa hanya dua bulan yang lalu Netanyahu menewaskan lebih dari dua ribu warga sipil tak berdosa di Jalur Gaza termasuk beberapa wartawan yang meliput perang genosida sembarangan tersebut.

Perancis menyediakan intelijen dan dukungan logistik pada operasi pimpinan Amerika di puluhan negara di seluruh dunia Muslim. Semua ini dilakukan karena apa? Karena Muslim tidak terinspirasi oleh Voltaire? Karena mereka melihat Rosseau sebagai tidak lebih dari seorang Prancis yang romantis? Karena kami berani berpikir bahwa takdir politik kami berbeda dengan Anda? Bahwa kami harus terinspirasi oleh sejarah dan pemikir kami sendiri daripada Anda? Muslim sehari-hari diinjak-injak pada skala besar. Anda sikat di bawah karpet seolah-olah muslim adalah kutu. Namun ketika tindakan Anda sendiri mendorong serangan balasan oleh beberapa individu yang mungkin secara hukum memang berhak, Anda merasa tersinggung dalam roh Galia Anda. Anda berteriak bahwa benua Anda sedang diserang, bahwa Muslim menduduki negara Anda, bahwa mereka ingin menghilangkan Anda dan cara Anda hidup. Anda menelepon untuk senjata di tengah seruan Viva le Republique.

Tidak diragukan lagi, serangan terhadap kantor Charlie Hebdo itu tidak akan terhapus seperti puluhan insiden lain yang kita lihat di kota-kota di Eropa dan Amerika oleh individu-individu yang frustrasi (ingat… ada puluhan serangan di sekolah-sekolah Amerika tahun lalu). Melainkan, serangan itu akan diingat sebagai serangan terhadap Benteng Eropa. Serangan ini akan menginspirasi pelanggaran lain terhadap Muslim dan Islam. Foto dan gambar-gambar lain yang menghina Islam akan diterbitkan (seperti yang Charlie telah lakukan).

Pawai neo-nazi akan lebih banyak diadakan di seluruh Eropa, pembatasan lebih banyak lagi praktek ibadah Muslim akan disahkan di seluruh ibukota Eropa, lebih banyak lagi pemboman dan pembunuhan Muslim di seluruh dunia akan dibenarkan. Eropa akan terbakar dengan teriakan perang.

Namun Eropa hari ini tidak sama dengan Eropa 100 tahun yang lalu. Eropa saat ini tidak bisa lagi mengabaikan keyakinan dan aspirasi negara-negara lain di seluruh dunia. Jika Eropa ingin memadamkan api harapan yang menginspirasi miliaran manusia di seluruh dunia maka Eropa harus mempertimbangkan kemungkinan bahwa api perang mereka pada akhirnya malah mungkin akan menenggelamkan Benteng Eropa.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Mujahidin Taliban Menggelar Operasi Pembersihan di Kunduz

KUNDUZ (jurnalislam.com) –  Enam milisi pro pemerintah boneka Afghan, -yang disebut Arbaki, tewas dan 8 lainnya luka-luka dalam operasi pembersihan yang dilakukan Mujahidin Taliban di provinsi Kunduz Afghanistan utara, sebagaimana dilaporkan al-Emarah News.

Pertempuran pecah di distrik Imam Sahib provinsi Kunduz Senin pagi dan berlangsung selama lebih dari 3 jam setelah musuh berupaya menggagalkan Mujahidin dalam usaha mereka untuk melakukan operasi pembersihan (untuk menyisir posisi musuh). Setidaknya 6 orang Arbaki tewas dan 8 lainnya luka-luka dalam tembak-menembak. Tiga kendaraan tempur lapis baja dan dua tank hancur setelah dihujani roket oleh Mujahidin. ( Faris | shahamat | Jurniscom )

Al-Shabaab Bertanggungjawab Atas Terbunuhnya Pejabat Mogadishu

SOMALIA (Jurnalislam.com)  – Al-Shabaab faksi jihad Somalia, pada hari Senin (19/01/2015) mengaku bertanggung jawab atas pemboman mematikan di ibukota Mogadishu, yang menewaskan komisaris distrik tenggara kota Afgooye.

"Sebuah batalion khusus disiapkan untuk pembunuhan yang menargetkan komisaris distrik Afgooye [Ali Adow] dan dua pengawalnya," kata seorang pemimpin mujahidin seperti dikutip oleh situs Somali Memo yang berafiliasi dengan Al-Shabaab.

Pemimpin mujahidin mengatakan bahwa Adow itu "menjerat warga Afgooye dengan ketat."

Pada hari Senin, Adow tewas bersama dua pengawalnya ketika mobilnya meledak oleh ranjau darat di Mogadishu, saksi mata dan sumber keamanan mengatakan.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Selama Seminggu MUI Bandung Akan Pelajari Logo Hotel Zodiak

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung belum bisa memastikan apakah logo Hotel Zodiak yang terletak di Jalan Sutami, Bandung, bisa digolongkan sebagai bentuk penghinaan terhadap umat Islam. Jika dibalik, logo hotel itu menyerupai lafadz Allah.

"Kami akan mengkaji selama seminggu dan tidak akan gegabah memberi keputusan," kata Ketua Bidang Fatwa MUI, Maftuh Kholil, Senin (19/1/2015).

MUI, lanjut Maftuh, akan melihat berbagai aspek terutama sejarah. Zodiak berasal dari peradaban Yunani yang muncul lebih dulu dibanding Islam. "Dari situ, akan kami kajisiapa yang meniru siapa," ujarnya.

Setelah melihat logo tersebut, Maftuh menyadari bahwa logo itu memang mirip lafadz Allah. Namun, menurutnya, hal tersebut perlu dikaji secara historis. "Belum tentu itu salah atau benar," katanya. Karena itu ia meminta warga yang memprotes logo hotel itu tenang sebelum MUI menyimpulkan hasil kajiannya.

Kemarin pagi, ratusan massa dari LSM Barisan Tata Bojonagara (Batara) berunjuk rasa di depan hotel itu. Merka memprotes hotel Zodiak yang dianggap menggunakan logo dengan lafadz Allah secara terbalik. Mereka juga meminta Pemerintah Kota Bandung mencabut izin operasional hotel tersebut.

Ally | Jurniscom

 

Berita Terkait :

Logo Hotel Zodiak Mirip Lafadz Allah Terbalik, Umat Islam Bandung Protes

Logo Hotel Zodiak Mirip Lafadz Allah Terbalik, Umat Islam Bandung Protes

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Umat muslim di kawasan Sukarasa, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, geram dengan keberadaan Hotel Zodiak. Sebab, logo hotel dianggap mirip dengan lafaz Allah yang dibalik.

Ratusan warga pun menggelar unjuk rasa di lokasi, Senin (19/1/2015). Apa yang dilakukan pihak hotel dipandang menyakiti hati kaum muslim.

“Ini sungguh menyakitkan, logo lafaz Allah dibalikkan. Kami mempertanyakan kenapa pihak hotel memakai logo tersebut,” kata Farid Ridwan, koordinator aksi.

Ia pun meminta pihak hotel mencabut logo tersebut atau masyarakat yang akan mencabutnya. Selain itu, pihaknya juga mendesak Pemkot Bandung untuk mencabut izin hotel tersebut agar tak beroperasi lagi.

“Cabut saja izin hotel ini. Ini sangat menyakitkan bagi kami sebagai umat muslim,” tegasnya.

Sementara dalam aksinya, massa membawa sejumlah poster berisi kecaman terhadap pihak hotel, di antaranya bertuliskan ‘Cabut Izin Hotel Zodiak’, ‘Logo Hotel Zodiak Zionis Mendzolimi Kaum Mayoritas Muslim’, dan ‘Logo Hotel Zodiak Zionis Menyesatkan’.

Menurut informasi, Hotel Zodiak sudah dua tahun berdiri di sana. Tapi, belum diketahui sejak kapan penggunaan logo yang dianggap demonstran menyerupai lafaz Allah yang dibalik itu dipakai.

Ally | OkeZone | Jurniscom

Serangan Islamophobia Meningkat Cepat di Perancis

PARIS (Jurnalislam.com) – Setidaknya 116 serangan Islamophobia terhadap Muslim di Perancis telah dilaporkan dalam waktu dua minggu sejak pembunuhan Charlie Hebdo di Paris, Observatorium Nasional Melawan Islamophobia mengatakan pada hari Senin (19/01/2015).

Menurut kepala Observatorium yang berbasis di Perancis itu, Abdallah Zekri, serangan terhadap Muslim di negara itu meningkat dengan cepat setelah serangan di majalah satir di Paris, yang dilakukan oleh dua bersaudara, Said dan Cherif Kouachi.

Dalam sebuah pernyataan, Zekri mengatakan bahwa dari 116 serangan, sebanyak 28 adalah serangan gencar di mesjid/musholla, sementara para pejabat keamanan Perancis mencatat 88 ancaman dan intimidasi terhadap Muslim.

Perancis memiliki salah satu persentase terbesar Muslim yang tinggal di Eropa Barat, yaitu total sekitar delapan juta orang.
 
Serangan Islamofobia meningkat 110 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Zekri menambahkan.

Dia menyerukan metode yang lebih efektif untuk menghentikan serangan. "Kami berharap langkah-langkah efektif untuk melindungi umat Islam, bukan hanya pidato oleh pihak berwenang," katanya.

Dua belas orang tewas ketika dua bersaudara Kouachi menyerang kantor majalah satir Paris pada 7 Januari. Mingguan ini dikenal sering mencetak materi yang kontroversial, termasuk kartun penghinaan terhadap Nabi Muhammad pada tahun 2006 dan 2012. Majalah ini kembali mencetak kartun nabi Muhammad yang di hormati umat Islam setelah serangan Paris.

 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

 

Biadab, Seorang Bocah Perempuan Palestina Diseret ke Mahkamah Militer Zionis Kaki dan Tangan Diborgol

RAMALLAH (Jurnalislam.com) –  Sumber advokasi HAM Palestina menyebutkan, pasukan Israel menyeret paksa seorang anak perempuan Palestina dengan tangan dan kaki diborgol ke persidangan di Mahkamah Militer Over.

Pusat Studi HAM untuk Tawanan Palestina dalam keterangan persnya hari ini Senin (19/01/2015) menegaskan, Mahkamah Militer Over Israel menunda persidangan seorang bocah perempuan Palestina yang sudah ditahan Malla Al-Khatib (14) yang berasal dari Beitinia, Ramallah tengah karena jaksa penuntut umum tidak hadir dalam ruang sidang.

Orang tua Malla mengatakan dalam statemen persnya, kesehatan anaknya menurun drastic akibat cuaca dingin di penjara Hasharom Israel tempatnya ditahan. Namun begitu, anaknya tetap diseret paksa ke persidangan dengan tangan dan kaki terborgol.

Orang tua Malla menjelaskan, anak perempuannya didakwah melempari warga yahudi dengan batu, menghalangi jalan, dan menyimpan sebilah pisau. Dakwaan itu dinilainya aneh. “Kami sangat sedih dan resah serta ketakutan terhadap nasib anak perempuan kami Malla dan merasa nyawanya terancam di dalam tahanan.” Imbuhnya.

Orang tua Malla meminta kepada semua lembaga HAM dan lembaga advokasi tawanan Palestina intervensi menghentikan penahanan anaknya tanpa sebab.

Keluarga Malla juga telah meminta kepada presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas intervensi langsung membebaskan anak perempuan mereka. Israel menangkapnya di sebuah tempat rekreasi dekat sekolahnya di desa Beitin dan hingga kini Israel menggelar 4 sidang terhadapnya.

Pasukan Israel menahan Malla Al-Khatib selama 20 hari sejak ditangkap pada 31 Desember 2014 lalu.

 

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Puluhan Ribu Orang Protes Anti-Charlie Hebdo di Chechnya

CHECHNYA (Jurnalislam.com) – Puluhan ribu orang berkumpul dalam protes yang disponsori negara di wilayah Muslim Rusia di Kaukasus Utara, Chechnya. terhadap publikasi kartun Nabi Muhammad di bangun dari serangan di Perancis.

"Ini adalah protes terhadap orang-orang yang mendukung penerbitan karikatur Nabi Muhammad," pemimpin kawasan itu, Ramzan Kadyrov mengatakan mengenai pawai tersebut di ibukota Grozny, pada hari Senin (19/01/2015).

"Ini adalah protes terhadap orang-orang yang menghina agama Islam."

Para demonstran meneriakkan "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) dan melepas balon-balon ke langit, saat pembicara melancarkan pidato yang keras menentang pemerintah Barat yang mengizinkan publikasi untuk mencetak karikatur nabi.

Kadyrov – yang setia kepada Presiden Vladimir Putin – pada hari Ahad (18/01/2015) mengatakan bahwa ia mengharapkan ratusan ribu orang untuk menghadiri pertemuan dan siaran langsung di televisi negara Rusia yang menunjukkan para demonstran mendatangi alun-alun Grozny.

Protes itu adalah peristiwa yang terbaru yang terjadi di wilayah Muslim atas publikasi terbaru kartun Nabi Muhammad oleh mingguan satir Perancis Charlie Hebdo.

Majalah itu menerbitkan kartun barunya seminggu setelah serangan terhadap kantornya, yang merupakan serangan pertama dari serangkaian serangan yang akhirnya menyebabkan 17 orang tewas di Paris dan sekitarnya dalam waktu tiga hari.

Serangan Paris mengejutkan negara itu dan memicu dukungan internasional yang melimpah, dengan banyaknya  surat kabar dan majalah di seluruh dunia yang mencetak ulang kartun Charlie Hebdo.

Banyak Muslim melihat penggambaran nabi Islam sebagai penyerangan (penghinaan) dan publikasi gambar tersebut telah memicu aksi unjuk rasa diberbagai tempat yang seingkali berujung kekerasan di negara-negara mulai dari Pakistan hingga ke Niger.

 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom