Puluhan Ribu Orang Protes Anti-Charlie Hebdo di Chechnya

CHECHNYA (Jurnalislam.com) – Puluhan ribu orang berkumpul dalam protes yang disponsori negara di wilayah Muslim Rusia di Kaukasus Utara, Chechnya. terhadap publikasi kartun Nabi Muhammad di bangun dari serangan di Perancis.

"Ini adalah protes terhadap orang-orang yang mendukung penerbitan karikatur Nabi Muhammad," pemimpin kawasan itu, Ramzan Kadyrov mengatakan mengenai pawai tersebut di ibukota Grozny, pada hari Senin (19/01/2015).

"Ini adalah protes terhadap orang-orang yang menghina agama Islam."

Para demonstran meneriakkan "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) dan melepas balon-balon ke langit, saat pembicara melancarkan pidato yang keras menentang pemerintah Barat yang mengizinkan publikasi untuk mencetak karikatur nabi.

Kadyrov – yang setia kepada Presiden Vladimir Putin – pada hari Ahad (18/01/2015) mengatakan bahwa ia mengharapkan ratusan ribu orang untuk menghadiri pertemuan dan siaran langsung di televisi negara Rusia yang menunjukkan para demonstran mendatangi alun-alun Grozny.

Protes itu adalah peristiwa yang terbaru yang terjadi di wilayah Muslim atas publikasi terbaru kartun Nabi Muhammad oleh mingguan satir Perancis Charlie Hebdo.

Majalah itu menerbitkan kartun barunya seminggu setelah serangan terhadap kantornya, yang merupakan serangan pertama dari serangkaian serangan yang akhirnya menyebabkan 17 orang tewas di Paris dan sekitarnya dalam waktu tiga hari.

Serangan Paris mengejutkan negara itu dan memicu dukungan internasional yang melimpah, dengan banyaknya  surat kabar dan majalah di seluruh dunia yang mencetak ulang kartun Charlie Hebdo.

Banyak Muslim melihat penggambaran nabi Islam sebagai penyerangan (penghinaan) dan publikasi gambar tersebut telah memicu aksi unjuk rasa diberbagai tempat yang seingkali berujung kekerasan di negara-negara mulai dari Pakistan hingga ke Niger.

 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.