9 Penumpang Terluka Dalam Serangan Bus di Tel Aviv

Tersangka ditembak dan ditangkap setelah menusuk sembilan orang di kota pesisir Israel, kata polisi.

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Serangan terhadap sebuah bus di Tel Aviv telah menyebabkan sembilan penumpang terluka dengan luka tusukan, sebagaimana disebutkan polisi Israel.

Penyerang, yang mencoba melarikan diri dari lokasi pada Rabu (21/1/2015), ditembak oleh polisi dan luka ringan di kaki sebelum akhirnya ditangkap, kata juru bicara kepolisian Luba Samri .

Dia mengatakan penyerang adalah "anggota kelompok minoritas," menggunakan istilah yang biasa digunakan polisi Israel bagi warga Palestina .

Serangan itu terjadi pada jam sibuk pagi. Menurut polisi, empat orang yang cidera lukanya telah meningkat menjadi serius.

Ketegangan antara pencaplok Israel dan warga Palestina telah meningkat sejak perang di Gaza berakhir pada bulan Agustus 2014, dengan lebih dari 2.200 warga Palestina tewas, kebanyakan warga sipil, dan lebih dari 70 orang Israel tewas, hampir semua dari Israel yang mati adalah tentara .

Sebuah serangan pada sinagog di Yerusalem oleh dua orang Palestina pada bulan November menewaskan lima orang Israel dan melukai delapan lainnya, sebelum pelaku serangan meninggal ditembak oleh pasukan Israel. Beberapa pejabat Palestina mengatakan serangan itu sebagai "reaksi alami atas tindakan Israel" terhadap Palestina, sementara Presiden Palestina yang diakui Israel, Mahmoud Abbas (berasal dari PLO) mengutuk serangan itu .

Warga Palestina juga selama beberapa minggu melakukan protes di Yerusalem dan beberapa area di Tepi Barat yang diduduki Israel terhadap apa yang mereka sebut berulang kali sebagai upaya kaum Yahudi sayap kanan untuk memperluas pengaruh mereka di Haram al-Sharif yang dikelola oleh umat Islam, yang merupakan tempat dimana masjid Al-Aqsa berada. Lokasi ini juga diaku oleh orang Yahudi sebagai tempat suci .

Pada hari Senin, ribuan warga Palestina yang tinggal di Israel berpartisipasi dalam prosesi pemakaman seorang pria Palestina dengan kewarganegaraan Israel yang tewas selama konfrontasi dengan polisi Israel pada Minggu malam. Dewan lokal dan komite akar rumput juga telah menyerukan pemogokan umum nasional .

Warga Palestina di Tepi Barat yang dicaplok Israel juga menghadapi peningkatan serangan oleh pemukim liar Israel, termasuk pembakaran rumah-rumah setempat.

Faris | Al Jazeera | Jurniscom

Surat Edaran Polri : Jilbab Bagi Polwan Tidak Dibenarkan, Karena Belum Ada Regulasinya

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Polwan muslimah yang melaksanakan kewajiban berjilbab sesuai syariat Islam kini dihadapkan pada pilihan, mau menerima hukuman atas pilihannya menggunakan jilbab atau mencopot hijabnya dengan mengikuti telegram yang datang dari Mabes Polri.

Pekanbaru Pos menemukan surat larangan berjilbab tertanggal 19 Januari 2015 yang ditujukan kepada Kapolda Riau.

“Adanya penggunaan jilbab bagi Polwan tidak dibenarkan karena belum ada regulasinya,” demikian bunyi surat tersebut seperti dirilis oleh JPNN, Selasa 20 Januari 2015.

Namun, belum ada penjelasan resmu mengenai temuan surat edaran larangan berjilbab bagi Polwan ini.

Ally | KabarNet | Jurniscom

Bermasalah, Pemkot Solo Tutup Sementara GKI Busukan Mojosongo

SOLO (Jurnalislam.com) – Pemerintah Kota Surakarta memasang spanduk peringatan berisi larangan beroperasi di gedung bangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Busukan Mojosong Jumat, (16/1/2015) tepat di depan pintu gereja. Pemasangan spanduk dilakukan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Teguh.

"Tujuan pemasangan ini diharapkan warga masyarakat tahu dan mengerti bahwa status bangunan GKI Busukan Mojosongo belum bisa difungsikan karena sedang proses mediasi dengan warga yang menolak," kata Kasi Kebangpol Teguh menjelaskan spanduk bertuliskan ”Bangunan Belum dapat difungsikan, sedang dalam proses penyelesaian dengan pihak terkait, Kesbangpol."

Sementara itu, hari Senin (19/01/2015) pada pukul 13.00-15.00 diadakan pertemuan mediasi yang ke-3 antara warga dan pihak GKI Mojosongo di ruang sidang FKUB Balaikota Solo.

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo, Ketua NU Solo Helmy Achmad Sakdilah, Ketua Kepala Kesbangpol Suharso, Parno perwakilan warga, 6 orang selaku Ketua RT di RW 27 Busukan, Sutiman Ketua RW 27, Endro Sudarsono Perwakilan warga dan LUIS, Pdt. Paulus Hartono perwakilan GKI, Pdt. Bambang perwakilan FKUB dan dari unsur Polri/TNI.

Mediasi ke-3 ini mengagendakan jawaban dari pihak GKI atas temuan warga yang sudah disampaikan pada sidang mediasi yang ke-2 lalu. Dari pihak GKI jawaban atas temuan warga dibacakan oleh Pdt. Paulus Hartono.

Menurut Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo setelah membaca temuan warga, mendengarkan jawaban pihak GKI dan keterangan saksi beberapa ketua RT dan ketua RW disimpulkan masih ada persoalan perizinan pada GKI Mojosongo.

”Ada persoalan administrasi dalam proses perijinan IMB untuk GKI Mojosongo, sedang diupayakan win-win solution Pemkot sedikit dilematis ketika IMB untuk GKI sudah diterbitkan Wali Kota, ujar Achmad Purnomo.

Menurut Parno selaku salah satu anggota Tim Verifikasi Data GKI Mojosongo tetap meminta bangunan GKI dialihfungsikan sebagai bangunan non tempat ibadah.

Pertemuan mediasi yang ke-3 antara warga dan GKI Mojosongo di ruang sidang FKUB Balaikota Solo

Hal ini diperkuat dengan temuan Tim Verifikasi Data GKI bahwa setelah dikaji ditemukan kejanggalan dalam proses perijinan di GKI.
Tim Verifikasi Data GKI menemukan 4 kejanggalan;

Pertama, pendirian GKI Busukan Mojosongo tidak memenuhui unsur pasal 13 ayat (1) dan (2) Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomer 9 dan 8 tahun 2006 yaitu bahwa pendiriaan GKI tidak didasarkan pada keperluan nyata dan sungguh-sungguh. Iini terbukti tidak ada 1 pun warga RW 27 yang menjadi jamaahnya.

Kedua, pendirian GKI Busukan Mojosongo tidak memenuhui unsur pasal 14 ayat (2) b Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomer 9 dan 8 tahun 2006. Hal ini dibuktikan dengan 15 KTP yang masa berlakunya sudah tidak berlaku dan 1 KTP yang tidak dilampirkan, sehingga jumlah pendukung kurang dari 60 orang.

Ketiga, penerbitan Rekomendasi FKUB Nomor : 14/FKUB-SKA/IV/2012 tanggal 9 April 2012 kurang lengkap dengan tanpa menulis Alamat Obyek Tanah dan Bangunan

Keempat, putusan Wali Kota Surakarta Nomor : 601/0105/J-11/I/2013 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bahwa Alamat Obyek Tanah Pendirian GKI Busukan Rt 06 Rw 27 beberbeda dengan akta jual beli, Keterangan Notaris, SPPT PBB maupun rekomendasi Kemenag yang menyebutkan bahwa lokasi GKI busukan terletak di Rt 02 Rw 27. sehingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ini rancu, kabur, tidak jelas dan aneh.

Endro Sudarsono | Ally | Jurniscom

Biadab! Setelah Diberi Minum, Nenek Ini Ditembak Hingga Tewas

GAZA (Jurnalislam.com) – Pada waktu Israel melancarkan serangan dan pengeboman di jalur Gaza musim panas lalu, seorang tentara Israel mendekati nenek Palestina, Ghalya Abu Rida (74) untuk memberinya seteguk air. Dia memberinya air, mengambil foto bersamanya sejurus kemudian dia menembaknya di kepala dari jarak satu meter… Ia –La`natullaah `alaihi kemudian menyaksikan nenek tersebut mengucurkan darah sampai mati, demikian ditulis Pusat informasi Palestina.

Ini adalah bagaimana Ahmad Qdeh, wartawan TV Al-Aqsa, menggambarkan adegan yang dia saksikan selama agresi Israel tahun lalu. Juru bicara Angkatan Pertahanan Israel, Avichay Adraee, berbagi sebuah foto yang memperlihatkan seorang tentara Israel sedang memegang botol air dan membantu wanita tua Palestina untuk minum sebagai contoh "kemanusiaan" tentara Israel terhadap warga sipil di jalur Gaza.

Lahan eksekusi berada di antara kisah-kisah yang dilaporkan Qdeh selama agresi Israel di Jalur Gaza. Dia berkata: "Ghalya Ahmad Abu-Rida tinggal di daerah Khuza'a ditimur kota Khan Younis. Aku tinggal di daerah itu juga dan aku membuat laporan televisi mengenai kisahnya setelah tentara Israel mengeksekusi dia selama agresi."

"Selama agresi, seorang tentara Israel mendekati wanita tua tersebut dan mengambil foto bagi tentara lain yang “berpose” sedang memberikan air. Mereka kemudian membunuhnya dengan menembak dia di kepala dari jarak satu meter dan membiarkan dia berdarah sampai ia meninggal,"tambahnya.

Ghalya dilahirkan pada tahun 1941. Dia tinggal seorang diri di sebuah kamar di rumah saudara-saudara lelakinya di lingkungan Abu-Rida Khuza'a. Dia tidak mempunyai anak. Lingkungannya adalah salah satu tempat pertama yang diserang oleh tentara Israel selama agresi.

Lahan Eksekusi

Majed Abu-Rida, keponakan Ghalya's, menegaskan kepada media bahwa bibinya tunanetra dan hampir tidak bisa melihat. Dia mengatakan bahwa tentara Israel telah memberikan pengakuan kemanusiaan palsu dimana pada saat yang sama mereka membantai bibinya dengan darah dingin.

Ghalya, dengan tubuh lemah dan rambut putih, menolak untuk meninggalkan rumahnya setelah tentara Israel memerintahkan penduduk Khuza'a untuk pergi. Dia pikir usia tua akan melindungi dirinya dari menjadi target sehingga dia tinggal di rumahnya dan menolak untuk bergabung dengan mayoritas penduduk yang meninggalkan daerah dimana serbuan Isarel dimulai.

Pada 3 Agustus, pasukan Israel mengumumkan gencatan senjata dan memungkinkan staf medis untuk mencapai wilayah Khuza'a. Ghalya ditemukan tewas setelah dia mengucurkan darah sampai meninggal ketika ia ditembak di kepala dekat rumahnya, Al-Aqsa TV mengkonfirmasi kepada MEMO. Saudaranya mengungkapkan bahwa foto yang dibagikan (di-share di media, ed) oleh tentara Israel menambah keyakinan keluarga bahwa nenek Ghalya ada dalam penguasaan tentara Israel saat itu. Keluarga juga percaya bahwa daerah di mana Ghalya muncul dalam foto dan di mana ia ditemukan tewas menegaskan bahwa pasukan Israel membunuh dirinya setelah mengambil foto untuk media.

Informasi Yang Keliru

Profesor media di Universitas Gaza, Ahmad Al-Farra, berkata: "foto yang dibagikan juru bicara tentara Israel adalah propaganda menyesatkan oleh tentara Israel untuk menyajikan potret manusiawi para tentaranya. Hal ini dapat meningkatkan kesempatan untuk menjadikan tentara Israel sebagai penjahat perang dihadapan Mahkamah pidana internasional."

"Foto ini membuktikan kebingungan juru bicara tentara Israel dalam membela pasukannya. Ini membuktikan bahwa mereka membantai warga sipil,"tambahnya.

Ia melanjutkan: "kedustaan dan keterangan sesat penjajah Israel adalah dalam rangka mempengaruhi pendapat umum internasional. Hal Itu dimanfaatkan media Arab dan diplomasi Palestina dalam mengungkap berbagai kejahatan penjajah Israel." Dia meminta agar diluncurkan kampanye besar untuk membongkar beragam kedustaan dan pemalsuan oleh Israel.

Al-Farra menekankan perlunya kampanye pencerahan bagi media untuk meliput langsung pertempuran guna memeriksa dan mengetahui citra palsu yang ditampilkan oleh Israel tentang tentaranya dan tentang pejuang perlawanan Palestina.

Israel melancarkan perang 51 hari yang merenggut nyawa lebih dari 2.200 warga Gaza Palestina dan melukai sekitar 11.000 lainnya.

Faris | Al Jazeera | Jurniscom

Kabupaten Bandung Akan Deklarasikan ANNAS

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Setelah Garut dan Bandung Timur, kini giliran umat Islam di Kabupaten Bandung akan mendeklarasikan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) untuk menghadang pergerakan Syiah khususnya di Jawa Barat.

“Kaum Muslimin ditunggu kehadirannya, untuk merapatkan barisan dalam menghadapi musuh-musuh Allah, utamanya Syiah yang berpotensi mengancam keutuhan dan kedaulatan NKRI,” kata sekretaris ANNAS, Tardjono Abu Muas dalam pers rilisnya kepada Jurniscom, Rabu (21/1/2015).

Deklarasi dan pelantikan pengurus ANNAS Kabupaten Bandung, akan dilangsungkan pada hari Ahad 25 Januari 2015 di Masjid Al Fathu, Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Jalan Raya Kopo-Soreang Km. 17, Bandung.

Akan hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh nasional dan ormas Islam seperti, :  K.H. Athian Ali M. Da’i, Lc. MA (Ketua ANNAS Pusat), Kol.Purn.TNI. H.Herman Ibrahim, H. Rizal Fadilah, SH, dll.

Ally | Jurniscom

Pelajaran Berharga dari Abu Hurairah Amriki rahimahullaah

Orang yang membeli tiket menuju Jannah dengan hanya 20 dolar..

Seorang anak Palestina,

Terlahir di antara Kuffar ,

Kerendahan hatinya dari ujung kepala hingga ujung kaki,

Mengikuti sunnah Nabi Sallah Allah alaihi wasalam,

Tegas dalam al Wala wal bara ,

Haus tuk ber-Hijrah ,

Rindu pada cinta Allah ,

Berjalan melangkah sejauh lima mil,

Dengan kaki yang melepuh,

Mengingatkan kita akan Abu Dzar r.a

Dia lakukan perjuangan,

Menyerukan Labbaik Ya Allah (kami memenuhi dan akan melaksanakan perintah-Mu ya Allah) !

Sakunya kosong,

Diatas rasa lapar ia berjalan,

Sesungguhnya ia seorang ghuraba ,

Di sebuah kota tak dikenal yang begitu besar,

Tidak tahu harus berpaling kepada siapa,

Bernaung di Masjid ,

Namun cukuplah Allah ,

Rezeki dari Allah terus mengalir ,

Dengan ketenangan menyelimuti hatinya ,

Membuka pintu untuk tujuannya ,

Bernapas hanya untuk Jihad ,

Menjadi batu bata bagi Islam ,

Dan membeli tiket menuju Jannah

Dengan hanya dua puluh dolar.

Pelajaran yang bisa dipetik

1. Berjuang ikhlas karena Allah semata.

2. Ketika seseorang berniat tulus untuk beramal baik kan mempercepat ke arah itu .

3. Pentingnya rendah hati dan tidak sombong .

4. Memiliki cinta untuk ber-Jihad fi sabillilahi dan menggapai syahadah juga Jannah .

5. Tanpa mengeluh belanja di jalan Allah dengan harta dan diri sendiri bahkan dalam kesulitan .

6. Pentingnya mendapatkan pengetahuan yang benar dalam aqidah dari sumber terpercaya yang baik .

7. Menunjukkan rasa hormat dan cinta terhadap orang alim dan memberikan penghargaan pada mereka.

8. Pentingnya dalam memprioritaskan tindakan sesuai dengan perintah-perintah Allah.

9. Melaksanakan dengan sepenuh hati perintah-perintah Allah dan menyingkirkan cara Jahiliah .

10. Mengikuti jejak langkah Nabi Shalallaahu `alaihi wasalam dan para sahabat.

11. Melaksanakan Shalat dalam kondisi apapun orang tersebut berada.

12. Pentingnya Berdo`a. Menyampaikan kebutuhan dan keluhan pertama-tama kepada Allah sebelum meminta pada orang lain.

13. Pentingnya shalat tahajjud di akhir malam bahkan jika engkau hanya tahu sebagian kecil saja dari Al-Quran.

14. Pentingnya melatih kesabaran diatas kesabaran .

15. Percaya kepada Allah (tawakkaltu Allah) .

16. Yakin dengan sungguh-sungguh bahwa ketentuan ( rezeki ) dari Allah yang ditulis untuk seseorang akan diberikan dengan cara yang tak terduga.

17. Pentingnya memiliki teman-teman yang baik dan shalih.

18. Pentingnya untuk senantiasa memeriksa dan menjaga ego di setiap saat.

19. Pentingnya melindungi diri seseorang dari serangan setan, dan membantu orang lain kepada kebaikan dan mencegah mereka dari keburukan sekemampuanmu. ( Aplikasi Surah al – Asr ) .

20. menghadapi dengan sabar segala ujian yang dihadapi seseorang di jalan Jihad dan Hijrah .

21. Bersyukur kepada Allah untuk kebaikan dan keburukan yang menimpa di jalan yang sukar.

22. Pentingnya menjaga kerahasiaan serta dengan menjaga lidah seseorang dari berbicara yang tidak perlu .

23. Berterima kasih terhadap orang-orang yang membantu orang lain karena Allah .

24. Berbahagia dan puas dengan sedikit pertolongan yang dianugrahkan oleh Allah .

25. Pentingnya memiliki kepemimpinan dan kualitas manajerial (pengelolaan).

( Faris | Bilad al Sham Media | Jurniscom )

Pemberontak Syiah Houthi Kuasai Istana Presiden Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah menguasai kediaman pemimpin Yaman dan mengambil alih istana presiden yang berada di dekatnya pada hari Selasa (20/01/2015) dalam sebuah kudeta, komandan tinggi militer Yaman mengatakan.

Eskalasi dimulai Senin pagi, ketika pertempuran sengit pecah di sekitar istana presiden dan tempat tinggal Hadi, dan Houthi juga menguasai media pemerintah. Pertempuran menewaskan sedikitnya sembilan orang dan 67 lainnya luka-luka, kata Wakil Menteri Kesehatan Nasser Baoum.

Gencatan senjata mulai berlaku pada saat terakhir hari negosiasi berikutnya, tetapi gencatan senjata gagal pada Selasa sore ketika tempat tinggal Hadi diserang penembakan berat, menurut pejabat Yaman.

Menteri Informasi Nadia al-Sakkaf memposting di akun Twitter-nya bahwa pasukan bersenjata diposisikan di atas atap mulai membombardir rumah presiden. Hadi berada di dalam kediaman yang dijaga ketat pada saat itu tetapi tidak terluka, kata para pejabat.

Pada saat yang sama, pemberontak Houthi menyapu ke istana presiden, merampok kantor dan menjarah gudang senjata, menurut Kolonel Saleh al-Jamalani, komandan pasukan yang menjaga istana.

"Ini adalah kudeta. Tidak ada kata lain untuk menggambarkan apa yang terjadi selain kudeta," kata al-Jamalani kepada The Associated Press, menambahkan bahwa pemberontak mungkin dibantu oleh orang dalam.

Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi – sekutu penting AS dalam perang melawan al-Qaeda cabang Yaman – tidak terluka, kata pihak berwenang. Tapi kekuasaannya semakin mengkhawatirkan.

Pemberontak Syiah, yang dikenal sebagai Houthi, mengambil alih ibukota Sanaa sejak bulan September dan mulai merebut kekuasaan dari presiden Hadi dan mulai mengatur beberapa kota lain secara efektif.

Tidak jelas apakah mereka berniat untuk merebut kekuasaan secara keseluruhan atau bekerjasama mengizinkan presiden yang didukung internasional untuk tetap berkuasa.

Dalam pidato panjang yang ditayangkan oleh jaringan televisi kelompok tersebut, pemimpin pemberontak Abdel-Malek Syiah Houthi mengatakan bahwa "mereka terbuka terhadap semua pilihan" dan menurutnya eskalasi "tidak memiliki langit-langit (tidak terbatas)" jika Hadi tidak mempercepat pelaksanaan kesepakatan damai yang ditengahi PBB.

Ekspansi Houthi ke daerah-daerah yang didominasi Sunni dikhawatirkan akan memicu konflik agama dalam perebutan kekuasaan.

Al-Qaeda, yang berperang melawan Houthi dan pasukan pemerintah Hadi, akan tetap tegak dan mendapatkan keuntungan.

Beberapa negara Arab menuduh Syiah Iran terus mendukung pemberontakan Syiah Houthi Yaman.

 

Deddy | AP | World Bulletin | Jurniscom

Protes Anti-Charlie Hebdo Terus Berlanjut di Seluruh Dunia

WARDAK (Jurnalislam.com) – Ribuan orang menggelar aksi protes di provinsi Wardak bersamaan dengan demonstrasi yang terjadi di seluruh dunia terhadap majalah satir Perancis, Charlie Hebdo.

Dua orang ditembak dan terluka oleh Arbakis di distrik Jaliz provinsi Wardak pada hari Selasa ketika para demonstran marah dan meneriakkan slogan-slogan menentang karikatur yang diterbitkan oleh majalah Charlie Hebdo.

Ratusan orang turun ke jalan pada hari Senin di Nangarhar memprotes penerbitan kartun asusila oleh Charlie Hebdo.

Para pengunjuk rasa menuntut pemerintah Kabul untuk menutup kedutaan Perancis dan mengusir diplomat Perancis dari Afghanistan.

Pendemo mengutuk penerbitan kartun penghina Nabi Charlie Hebdo yang dianggap paling menghujat  semua umat Islam, menuntut bahwa penghujat yang menerbitkan sketsa tersebut dihukum dan digantung.

Demonstrasi telah berubah menjadi konflik di Pakistan, Aljazair, Turki, Sudan, Yordania, Rusia, Mali, Niger, Chechnya, Afghanistan, Irak dan puluhan negara lainnya pasca kartun penghina Nabi, Charlie Hebdo.

Sekitar 800.000 orang berdemonstrasi di Chechnya. Beberapa gereja Kristen dibakar dan 10 orang terbunuh dengan beberapa lainnya luka-luka di Nigeria.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Penduduk Provinsi Ghor Nyatakan Dukungan Pada Imarah Islam Afghanistan

GHOR (Jurnalislam.com) –  Laporan yang datang dari provinsi Ghor pusat mengatakan bahwa seluruh penduduk setempat dari daerah Shewech dekat ibukota provinsi secara kolektif menyatakan dukungan sepenuhnya untuk Mujahidin Imarah Islam Afghanistan pada hari Selasa (20/01/2015).

Daerah tersebut terdiri dari sekitar 2000 rumah dan memiliki sekitar 200 polisi bersenjata yang semula memerangi Mujahidin. Namun setelah menyadari realitas pemerintah antek antek asing, seluruh daerah secara kolektif di bawah kepemimpinan Komandan Ahmad Shewej mengumumkan dukungan penuh mereka untuk Imarah Islam dan bergabung dengan Mujahidin.

Penduduk setempat dalam sebuah pertemuan berjanji untuk berjuang bersama Mujahidin mulai saat ini dan seterusnya dalam rangka membangun pemerintahan Islam yang murni di Afghanistan.

Mujahidin juga berterima kasih kepada sesepuh dan Ulama setempat dan dianggap sebagai dukungan kewajiban dan kepentingan bangsa Afghanistan.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

 

Sandi Aktivis Palestina : “ Panen Perlawanan”

AL QUDS (Jurnalislam.com) –  Laporan Palestina mengisyaratkan, sejumlah wilayah di Palestina terjajah kemarin diwarnai bentrokan sengit antara tentara Zionis dengan warga. Bahkan sejumlah tentara luka akibat bentrokan di kota Rahat.

Laporan yang dilansir aktifis Palestina dengan sandi “Panen Perlawanan” Selasa (20/01/2015)  mengatakan, kemarin Senin terjadi pelemparan batu dan bom molotov ke koloni permukiman Zionis di Savet dan Begate Zeivi, juga pelemparan batu ke sejumlah mobil milik para pemukim Zionis di Ramallah dan tembok permukiman di Keryat Arba, di Hebron.

Para pemuda Palestina juga melempari tentara Israel di Thursina dan berupaya menusuk salah seorang tentara Zionis di dekat Masjid Al-Ibrahimi Hebron.

Menurut laporan, terjadi 17 bentrokan di 17 titik di kota Al-Quds, Hebron, Betlehem, distrik Rahat wilayaha Palestina jajahan 48.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom