Protes Anti-Charlie Hebdo Terus Berlanjut di Seluruh Dunia

WARDAK (Jurnalislam.com) – Ribuan orang menggelar aksi protes di provinsi Wardak bersamaan dengan demonstrasi yang terjadi di seluruh dunia terhadap majalah satir Perancis, Charlie Hebdo.

Dua orang ditembak dan terluka oleh Arbakis di distrik Jaliz provinsi Wardak pada hari Selasa ketika para demonstran marah dan meneriakkan slogan-slogan menentang karikatur yang diterbitkan oleh majalah Charlie Hebdo.

Ratusan orang turun ke jalan pada hari Senin di Nangarhar memprotes penerbitan kartun asusila oleh Charlie Hebdo.

Para pengunjuk rasa menuntut pemerintah Kabul untuk menutup kedutaan Perancis dan mengusir diplomat Perancis dari Afghanistan.

Pendemo mengutuk penerbitan kartun penghina Nabi Charlie Hebdo yang dianggap paling menghujat  semua umat Islam, menuntut bahwa penghujat yang menerbitkan sketsa tersebut dihukum dan digantung.

Demonstrasi telah berubah menjadi konflik di Pakistan, Aljazair, Turki, Sudan, Yordania, Rusia, Mali, Niger, Chechnya, Afghanistan, Irak dan puluhan negara lainnya pasca kartun penghina Nabi, Charlie Hebdo.

Sekitar 800.000 orang berdemonstrasi di Chechnya. Beberapa gereja Kristen dibakar dan 10 orang terbunuh dengan beberapa lainnya luka-luka di Nigeria.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.