GP Ansor Akui Terlibat Pembakaran Bendera Berlafaz Tauhid

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Yaqut Cholil Qoumas mengklaim pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan upaya untuk menjaga kalimat tauhid.

Menurutnya, anggota  Banser NU akan membakar jika bukan kalimat tauhid yang tertera pada bendera berwarna dasar hitam itu.

“Saya memahami apa yang dilakukan teman-teman itu adalah upaya menjaga kalimat tauhid,” ujar Yaqut lansir CNNIndonesia.com, Senin (22/10).

“Jika bukan bendera yang ada tulisan tauhidnya, bisa jadi oleh mereka (anggota Banser Garut) tidak dibakar, tetapi langsung buang saja ke comberan,” lanjutnya.

Yaqut menegaskan bahwa tindakan belasan anggota Banser di Garut itu justru merupakan sebuah penghormatan terhadap kalimat Tauhid dan bukan perbuatan salah. Menurutnya, hal sama juga akan dilakukan jika menemukan sobekan naskah atau mushaf Alquran.

Yaqut menyatakan bendera itu lebih baik dibakar daripada ada pihak lain yang menaruh di tempat yang tidak semestinya. ia juga tak menyinggung soal  sanksi yang kemungkinan diberikan pada anggota Banser yang nampak terlibat pembakaran.

“Membakar bendera yang ada tulisan kalimat tauhid tersebut, hemat saya, teman-teman ingin memperlakukan sebagaimana jika mereka menemukan potongan sobekan mushaf Alquran,” kata Yaqut.

“Mereka akan bakar sobekan itu, demi untuk menghormati dan menjaga agar tidak terinjak-injak atau terbuang di tempat yang tidak semestinya,” pungkasnya.

Tren Investor Syariah Terus Meningkat

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Kepala Divisi Pasar Modal Syariah, Irwan Abdalloh mengatakan tren investor syariah di Bursa Efek Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan rata-ratanya lebih dari 100 persen per tahun.

Jumlah total investor syariah per September 2018 yakni 36.777 rekening, sekitar 4,7 persen dari total investor saham sebanyak 778.763 investor. Investor syariah adalah investor yang membuka rekening efek syariah di anggota bursa yang telah mempunyai syariah online trading system (AB SOTS).

“Trennya terus meningkat setiap tahun, jumlah investor syariah saham Indonesia terus meningkat, dari tahun 2017 sudah meningkat sekitar 59 persen dari 23.207 investor pada 2017 menjadi 36.777 investor pada 2018 per September,” kata dia lansir Republika, Kamis (18/10).

Ia menilai jumlah peningkatan investor syariah lebih besar dari total investor maka market share investor syariah jadi meningkat. Seperti pada 2017 total investor termasuk syariah yakni 628.346 investor. 

Irwan mengatakan itu karena edukasi yang masif di seluruh wilayah Indonesia. BEI berkomitmen pada peningkatan literasi dan inklusi pasar modal syariah di semua daerah.

“Jadi karena kantor perwakilan dengan anggota bursa yang gencar meningkatkan edukasi pasar modal syariah ke seluruh daerah di Indonesia,” kata dia. 

Bank Hati-hati Salurkan Kredit untuk Meikarta

JAKARTA (Jurnalislam.com)– Buntut kasus Meikarta membuat sejumlah bank berpikir dua kali dalam menyaluran kredit pemilikan rumah (KPR)/kredit pemilikan apartemen (KPA).

Bahkan, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk mengatakan, sebelum kasus penangkapan sejumlah pejabat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Meikarta, pihaknya sudah mengerem penyaluran KPR.

Direktur Konsumer Bank Artha Graha Indrastomo Nugroho dalam keterangan resminya kepada Kontan.co.id menyebut, sejak akhir tahun 2017 perusahaan sudah melakukan penelaahan lebih lanjut terkait kasus tersebut secara internal.

Pihaknya juga melakukan pengkajian ulang terkait kerjasama yang dilakukan antara dua perusahaan, utamanya dikarenakan beredarnya berita-berita tentang proyek Meikarta yang kurang positif.

“Sehingga untuk penyaluran KPR kami menunggu informasi yang lebih positif tentang berbagai isu yang ada, khususnya tentang perizinan atas proyek itu sendiri,” ujarnya lansir Kontan.id.

Sayangnya, bank milik taipan ini belum merinci secara detail jumlah eksposur KPR yang diberikan ke nasabah terkait proyek Meikarta

Sedikti berbeda dengan Bank Artha Graha, PT Bank CIMB Niaga Tbk mengatakan pihaknya tidak mempunyai eksposur kredit pemilikan apartemen (KPA) dengan Meikarta.

Direktur Konsumer CIMB Niaga Lani Darmawan menambahkan dalam penyaluran kredit pihaknya selalu mengikuti aturan yang ada dan mengedepankan prinsip kehati-hatian atau prudensial.

“Kami selalu mengikuti aturan yagna ada termasuk secara pruden menyalurkan pembiayaan. Kami belum mempunyai eksposur KPA dengan Meikarta. Walaupun, fasilitas KPA bisa ditawarkan kepada calon debitur,” tuturnya.

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan Direktur Operasional Lippo Group sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap ke Bupati dan beberapa pejabat dinas terkait di Kabupaten Bekasi terkait Meikarta. KPK masih mendalami kasus ini dengan memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan bukti dokumen terkait.

Sumber : kontan.co.id.

 

Warung Wakaf, Program Pemberdayaan Masyarakat Pasca Gempa di Lombok

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Membangun kembali perekonomian Lombok menjadi fokus Global Wakaf  di masa pemulihan pascabencana. Ikhtiar ini diwujudkan dengan pendirian Warung Wakaf di sejumlah wilayah di Lombok.

Warung Wakaf hadir untuk memberdayakan masyarakat terdampak melalui pengelolaan usaha ritel berbasis wakaf. Sistem yang digunakan sudah terkomputerisasi ala usaha ritel modern pada umumnya. Kelompok masyarakat yang diberdayakan oleh Global Wakaf melalui program ini akan diamanahkan untuk mengelola Warung Wakaf.

“Idealisme Global Wakaf melalui penguatan bisnis ritel bertemu dengan kebutuhan masyarakat Lombok. Ini yang sedang kami wujudkan, memulihkan perekonomian warga dengan pengelolaan bisnis ritel berbasis wakaf,” ujar Presiden Global Wakaf, N. Imam Akbari, lansir Republika.co.id, Jumat (19/10).

Untuk penyediaan isi outlet-outlet Warung Wakaf, pihaknya bekerja sama dengan PT Hydro Perdana Retailindo, sebuah korporasi wakaf yang bernaung di bawah Global Wakaf Corporation. Warung Wakaf berusaha memberdayakan warga lokal dengan muamalah syariah.

Imam memaparkan, hasil pengelolaan Warung Wakaf dapat memberikan manfaat bagi pengurus musala atau masjid sebagai pengelola. Selain itu, warga sekitar Warung Wakaf turut mendapatkan maslahatnya melalui rangkaian kegiatan sosial untuk pemenuhan kebutuhan pokok mereka.

Dalam jangka panjang, manfaat yang dihadirkan Warung Wakaf bahkan bisa untuk perguliran program-program pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf selanjutnya. Hal ini mengingat Warung Wakaf juga menggerakkan baik penjual dan pembeli untuk berwakaf. “Dana wakaf ini akan kita kelola secara optimal, sehingga hasilnya bisa disalurkan untuk mauquf alaih atau untuk pengembangan program wakaf lainnya,” ujar Imam.

Dalam praktiknya, pengelolaan Warung Wakaf diserahkan sepenuhnya oleh kelompok masyarakat, seperti pengurus masjid dan musala. Global Wakaf berperan sebagai supervisor yang mendampingi masyarakat untuk menjaga kualitas pengelolaan yang ideal, mulai dari penyediaan barang hingga sistem yang berbasis syariah.

Program Warung Wakaf ini mendapat sambutan baik dari masyarakat Lombok. Senin (15/10) lalu, penandatangan Nota Kesepahaman antara Global Wakaf dan pengurus musala/masjid sebagai pengelola Warung Wakaf, diadakan. Sementara itu, sejumlah outlet Warung Wakaf mulai dibangun di beberapa wilayah di Lombok.

Pada tahap awal, Warung Wakaf akan berdiri di 10 lokasi yang tersebar mulai dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Sebelumnya, satu Warung Wakaf sudah dibangun di kompleks Integrated Community Shelter (ICS) Gondang. Dalam waktu dekat 10 Warung Wakaf akan mulai beroperasi.

Dedi Haris Sandi, salah satu pengelola Warung Wakaf, optimistis Warung Wakaf akan menjadi penopang ekonomi masyarakat sekitar. Manfaatnya tidak hanya dinikmati masyarakat yang membeli, tetapi juga masyarakat yang memiliki warung-warung kecil di sekitar Warung Wakaf.

“Seperti yang dijelaskan, Warung Wakaf nantinya akan menjual barang dengan harga terjangkau dan akan membina warung kecil lain di sekitarnya. Sehingga tidak akan merasa tersaingi, melainkan saling mengisi,” kata Dedi, pengurus Musala Nurul Huda Peringgasela Kec. Pringgasela Lombok Timur.

 

Potensi Wisatawan Muslim Milenial Tembus 180 Miliar Dolar

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Potensi wisatawan Muslim milenial dan generasi Z di pasar daring mencapai 180 miliar dolar AS pada 2026. Hal ini karena peningkatan ketergantungan terhadap internet, media sosial, dan smartphone untuk menemukan tempat-tempat wisata dan melakukan reservasi perjalanan secara online.

Dalam siaran pers yang diterima Republika, Jumat (19/10), Mastercard-Crescent Rating Digital Muslim Travel Report 2018 (DMTR2018) menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pembelian online oleh wisatawan Muslim pada masa yang akan datang. Penelitian juga menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen wisatawan Muslim adalah Generasi Milenial ataupun Generasi Z.

DMTR2018 merupakan laporan komprehensif pertama yang menyuguhkan informasi mengenai pola perjalanan online dan sikap wisatawan Muslim dari berbagai kelompok demografis yang berbeda. Laporan ini memperluas penelitian pada populasi wisatawan Muslim digital, sebagai bagian yang lebih besar dari Muslim Milennial Travelers (MMT) pada Muslim Millenial Travel Report 2017.

Laporan ini disampaikan pada acara Halal-In-Travel Asia Summit yang diselenggarakan oleh CrescentRating di ITB Asia 2018. CEO CrescentRating dan HalalTrip, Fazal Bahardeen mengatakan DMTR2018 mengungkapkan hal-hal penting mengenai perilaku dan preferensi online wisatawan Muslim.

Laporan ini memberikan pandangan mengenai layanan platform online dan jejaring sosial untuk mengevaluasi potensi pasar Muslim bagi para pengelola tujuan wisata, operator tur, maskapai penerbangan, dan pemangku kepentingan lain di sektor pariwisata dan perhotelan.

Dengan cepatnya perkembangan teknologi online dan metode pembayaran, serta meningkatnya penduduk Muslim yang lahir di era digital, sebagai segmen utama dalam pasar perjalanan Muslim, maka prospek di ranah digital sangat positif.

Destinasi-destinasi wisata harus memastikan bahwa pesan yang mereka sampaikan dapat menjangkau wisatawan Muslim melalui saluran online. Laporan ini memberikan kriteria segmentasi yang praktis dan siap pakai bagi para pelaku di industri untuk menjangkau kelompok sasaran yang berbeda.

“Digital itu nyata dan melampaui generasi,” katanya.

Vice President Market Development Mastercard, Davesh Kuwedekar mengatakan pasar perjalanan Halal senantiasa menjadi salah satu segmen perjalanan yang bertumbuh paling cepat secara global. Dilihat dari kedatangan wisatawan Muslim yang mewakili sekitar 10 persen dari keseluruhan industri perjalanan global pada tahun 2017.

Wisatawan Muslim menghabiskan lebih banyak waktu untuk meneliti dan membandingkan informasi online sebelum akhirnya memilih dan membayar pengalaman perjalanan ideal mereka. Mastercard bekerja sama dengan mitra-mitra untuk menciptakan penawaran khusus di berbagai bidang yang menjadi minat para konsumen.

Seiring dengan meningkatnya jumlah konsumen yang menjelajahi lebih banyak negara dan wilayah, Mastercard melihat adanya peningkatan dalam penggunaan pembayaran non-tunai dan digital. Melalui opsi prabayar dan debit sebagai metode pembayaran elektronik yang lebih aman, nyaman, dan dapat diandalkan untuk memberikan ketenangan selama bepergian.

Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2018 yang dirilis pada bulan April tahun ini, menegaskan bahwa pasar perjalanan Muslim akan terus mengalami pertumbuhan yang cepat hingga mencapai 300 miliar dolar AS pada tahun 2026. Pada tahun 2017, diperkirakan terdapat 131 juta wisatawan Muslim secara global.

sumber : republika.co.id

 

MUI Minta Kepastian Hukum Soal LGBT

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis berharap ada kepastian hukum terkait dengan LGBT yang semakin marak di negeri ini.

“Saya pikir perlu dibuat regulasi tentang LGBT, karena ini lebih parah daripada zina, meskipun itu haram dan dosa tapi zina masih ada normalnya,” katanya kepada Jurnalislam.com, Sabtu (20/10/2018).

Saat ini, katanya, perilaku LGBT sudah dianggap meresehkan masyarakat. Apalagi, dalam agama Islam, LGBT jelas diharamkan.

“Jadi ada dua masalah, sudah tidak normal, diharamkan oleh Allah, merusak terhadap generasi baik yang sekarang maupun yang akan datang,” tambahnya.

Ia pun berharap pemerintah ataupun DPR berinisiatif membuat aturan soal LGBT.

“Oleh karena itu harus dirumuskan dalam peraturan perundang-undangan kita melalui inisiatif pemerintah atau DPR agar ada kepastian hukum masyarakat melakukan antisipasi terhadap perilaku LGBT ini,” pungkasnya.

4 Tahun Menjabat, KontraS Catat Jokowi Tak Berkomitmen soal HAM

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) merilis catatan dalam 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK. Ketua KontraS, Yati Indriyani menyatakan bahwa evaluasi ini untuk mengukur antara janji Jokowi dan realisasinya di bidang HAM.

“Tujuan dari laporan ini untuk mengetahui sejauhmana tingkat realisasi janji dan komitmen jokowi di bidang HAM. Hasil dari penilaian ini diharapkan menjadi lecutan bagi pemerintah untuk memperbaiki catatan pemenuhan janjinya di waktu yang semakin sempit,” katanya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta pada Jumat (19/10/2018).

Yati menerangkan bahwa dari 17 program HAM yang tertuang dalam Nawacita, ditemukan enam komitmen gagal dipenuhi. Sedangkan ada sebelas komitmen tidak dipenuhi secara sepenuhnya.

“Maka, kami beranggapan bahwa tidak ada komitmen janji Jokowi soal HAM yang terpenuhi secara utuh,” tuturnya.

Menurutnya, janji Jokowi yang jelas-jelas tidak terealisasikan adalah penuntasan pelanggaran HAM berat masa lalu. Ia menegaskan bahwa ini terjadi karena orang yang diduga menjadi aktor pelanggaran HAM berat masa lalu justru diberi jabatan di pemerintahan.

“Menjelang akhir masa kepemimpinannya, KontraS perlu mengingatkan bahwa elemen hak asasi manusia bukanlah ide yang “mengawang-awang,” pungkasnya.

Aa Gym Resmikan Rumah Tangguh Lombok

LOMBOK (Jurnalislam.com) — KH. Abdullah Gymnastiar pembina Daarut Tauhiid Peduli, meresmikan Rumah Tangguh Lombok, di dusun Teluk Dalam, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, setelah hampir dua bulan pasca gempa yang mengguncang Lombok, pada Jum’at (19/10).

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Zulkieflimansyah, Gubernur NTB, Najmul Akhyar, Bupati Lombok Utara, Gatot Kuntakumara, Ketua Yayasan Daarut Tauhiid serta Herman, Direktur Utama DT Peduli.

Aa Gym, panggilan akrab KH. Abdullah Gymnastiar dalam tausiyahnya meyakinkan warga agar jangan salah menyikapi ujian ini, melainkan harus menjadikannya sebagai ladang amal.

“Kita tidak lulus ujian disekolah bukan karena salah soalnya, tapi karena salah jawaban. Dan yakin, semua episode kehidupan yang Allah takdirkan ini semuanya adalah baik bagi kita,” tuturnya.

Luas setiap unit Rumah Tangguh Lombok ini adalah tiga puluh meter persegi, didalamnya terdapat dua kamar tidur dan satu ruang keluarga. Proses pembangunannya memakan waktu sekitar satu bulan dan dikerjakan secara gotong royong oleh warga.

“Alhamdulillah, dengan izin Allah dan dukungan para donatur serta berbagai pihak Rumah Tangguh Lombok tahap pertama sudah selesai di bangun. Saat ini baru 130 unit rumah, selanjutnya tahap kedua akan bangun lagi 100 unit. Semoga warga bisa lebih nyaman tinggal di Rumah Tangguh ini dan pahala kebaikannya juga akan terus mengalir kepada para donatur beserta keluarga,” ucap Herman.

Akibat gempa 7.7 SR yang mengguncang Lombok dua bulan lalu setidaknya ada 80 ribu rumah yang roboh. DT Peduli sendiri menargetkan dapat mendirikan 10 rumah bagi warga Lombok yang rumahnya roboh. [kaf]

KPK Berencana Periksa James Riady soal Suap Izin Meikarta

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil sejumlah saksi terkait suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Saksi yang akan diperiksa ini termasuk petinggi Lippo Group James Riady.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/10), mengatakan tim nanti akan melakukan proses pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Saksi-saksi ini dari pihak Pemkab Bekasi dan pihak Lippo, termasuk juga rencana pemeriksaan terhadap saksi James Riady. “Dari pihak Pemprov (Jawa Barat) jika dibutuhkan,” kata dia, lansir Republika.co.id.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan sembilan tersangka, yaitu konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ). Selanjutnya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor (SMN), dan Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati (DT).

Berikutnya Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin (NNY), dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Menurut Febri, KPK perlu mendalami keterangan James Riady atau pengetahuan para saksi lainnya yang akan dipanggil terkait dengan perkara tersebut. “Misalnya terkait dengan pertemuan yang kami duga pernah dilakukan oleh saksi dari pihak Lippo dengan bupati atau pihak yang terkait dengan perkara ini untuk membahas sejumlah hal terkait proyek ini,” ungkap Febri.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah 12 lokasi sejak Rabu (17/10) sampai Kamis (18/10) sore dalam penyidikan kasus tersebut. Salah satu yang digeledah adalah rumah James Riady.

“Terkait kasus Meikarta ini, memang salah satu lokasi yang digeledah oleh penyidik itu adalah rumah James Riady dan ada sekitar 11 lokasi lainnya yang digeledah selama dua hari kemarin,” kata Febri.

Sebelas lokasi lain yang digeledah itu antara lain kantor Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, kantor bupati Bekasi, rumah pribadi bupati Bekasi dan kantor Lippo Group di gedung Matahari Tower Tangerang. Selain itu, rumah tersangka Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, dan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya apartemen Trivium Terrace, kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, dan Hotel Antero di Cikarang. Sejauh ini disita dokumen terkait perizinan oleh Lippo ke Pemkab Bekasi, catatan keuangan, dan barang bukti elektronik seperti komputer dan lain-lain. 

Selain itu dalam penggeledahan di rumah bupati Bekasi, KPK juga menemukan uang dalam bentuk rupiah dan yuan China dengan jumlah total sekitar Rp 100 juta.

sumber: republika.co.id

BPBD Lumajang Bawa Bantuan Warga untuk Korban Tsunami Palu

LUMAJANG (Jurnalislam.com)– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang kirimkan bantuan ke lokasi bencana Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala.

Bantuan tersebut diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dari kantor BPBD Lumajang, Kamis (17/10/2018).

Dalam Sambutannya, Bupati yang akrab dipanggil Cak Thoriq ini menyampaikan agar masyarakat Lumajang memiliki kesadaran evakuasi kebencanaan sehingga saat terjadi bencana tiba-tiba, tidak sampai memakan banyak korban jiwa.

Peristiwa gempa bumi baru-baru ini yang terasa hingga ke Lumajang, tambah Thoriq, harus jadi pembelajaran tanggap bencana.

“Semoga Lumajang dijauhkan dari bencana,” paparnya

Wawan Hadi selaku Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang menyampaikan Jenis bantuan yang dikirim meliputi sembako, makanan bayi, makanan instan, baju layak pakai, terpal, dan obat-obatan.

Selain barang, BPBD Lumajang mengirimkan bantuan uang sejumlah Rp. 156.967.000.  “Bantuan ini  merupakan hasil pengumpulan dana dari beragam elemen kelompok masyarakat, di Lumajang” papar Wawan.

Lanjutnya, pihak BPBD masih siap menerima dan menyalurkan bantuan dari masyarakat.

“Status tanggap darurat di Sulteng masih diperpanjang sampai akhir bulan. Termasuk di BPBD Jatim juga masih menerima donasi dari kota-kota se Jatim. _Monggo_ bila masih ada yang ingin menyalurkan bantuan,” ajaknya.

Reporter: Budi