Yaman Umumkan Keadaaan Darurat di Provinsi Hadhramaut Setelah Serangan Al Qaeda

Yaman Umumkan Keadaaan Darurat di Provinsi Hadhramaut Setelah Serangan Al Qaeda

YAMAN (Jurnalislam.com) – Tentara Yaman pada hari Senin (8/5/2017) mengumumkan jam malam dan keadaan darurat di wilayah provinsi Hadhramaut timur, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh komandan militer dan pemerintah daerah di Hadhramaut.

Langkah tersebut, yang berlaku untuk direktorat Dawan Hadhramaut, juga dilaporkan melibatkan pengerahan bala bantuan militer baru ke daerah tersebut.

“Dengan maksud untuk menjamin keamanan lokal, kami diwajibkan untuk memberlakukan keadaan darurat di Dawan,” demikian sebuah pernyataan yang dikeluarkan bersama oleh Komando Zona Militer Kedua yang berbasis di Hadhramaut dan otoritas lokal di direktorat Dawan.

Keadaan darurat dan jam malam malam yang menyertainya, menurut militer hanya bersifat sementara, dan mulai berlaku pada hari Senin.

Pada hari Senin pagi, bala bantuan militer yang substansial – dilatih oleh koalisi Arab pimpinan Saudi – tiba di pinggiran Dawan, menurut seorang pejabat pemerintah daerah yang berbicara dengan Anadolu Agency secara anonim karena sensitivitas isu tersebut

Beberapa bulan terakhir telah terjadi peningkatan kecil dalam serangan – dikatakan dilakukan oleh Al-Qaeda – di direktorat Dawan dan Al-Dulayah Hadhramaut.

Yang terakhir ini terjadi pada Ahad malam ketika sebuah kamp tentara di direktorat terakhir diserang oleh al Qaeda. Tidak ada korban yang dilaporkan sebagai hasil serangan tersebut.

Sejak April tahun lalu, tentara Yaman – yang didukung oleh koalisi Arab pimpinan Saudi – telah berusaha merebut kembali sejumlah kota di Hadhramaut dari Al-Qaeda, termasuk Port Mukalla, ibu kota provinsi tersebut.

Yaman tetap dalam keadaan perang sejak tahun 2014, ketika milisi Syiah Houthi yang di dukung Iran dan sekutunya menduduki ibukota Sanaa dan bagian lain negara ini.

Bagikan
Close X