Yakin Tak Bersalah, TAAT Harap Majelis Hakim Bebaskan Alfian Tanjung

Yakin Tak Bersalah, TAAT Harap Majelis Hakim Bebaskan Alfian Tanjung

SURABAYA (Jurnalislam.com)—Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT) berharap Majelis Hakim membebaskan Alfian Tanjung dari segala tuntutan JPU. Rabu ini (13/12/), PN Surabaya akan membacakan putusan terhadap perkara ustaz Alfian Tanjung.

Ketua TAAT Abdullah Al Katiri meyakini bahwa Alfian Tanjung akan bebas melihat tidak adanya bukti dari tudingan Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Pasal-pasal yang dituduhkan kepada ustaz Alfian seluruhnya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan,” kata Abdullah dalam rilis yang diterima Jurnalislam.com.

Menurutnya, JPU mendakwa ustaz Alfian dengan pasal 156 KUHP dan UU Penghapusan Diskriminasi Ras & Etnis (UU PDRE), bahwa seluruh pasal tersebut tidak terbukti karena ustaz Alfian menyoroti persoalan PKI & PKC, bukan ras & etnis atau golongan tertentu.

“PKI & PKC adalah musuh ideologi negara, Pancasila, tetapi mengapa Ust. Alfian justru dipersalahkan akibat mengangkat ceramah dengan tema tersebut?,” katanya.

Kedua, kata Al Katiri, pasal dalam UU PDRE pun mensyaratkan harus adanya korban dari tindakan diskriminatif, tetapi fakta persidangan membuktikan seluruh saksi termasuk pelapor, polisi, panitia menegaskan selama dan setelah ceramah selesai tidak ada sedikitpun insiden kekacauan, kerusuhan, konflik, perseteruan, dan sebagainya.

“Ketiga, Ust. Alfian ini kan dijadikan tersangka akibat ceramahnya yang diposting pada media sosial youtube, tetapi tidak ada satu pun pasal UU ITE yang didakwakan kepada ustaz Alfian,” tambahnya.

Menurut Abdullah, barang bukti yang dijadikan JPU berupa video yang diunduh dari youtube, maka perkara ini sebetulnya perkara yang kabur.

“Parahnya lagi barang bukti videonya tersebut rusak-tidak bisa diputar di persidangan. Kalau faktanya sudah begitu, apa yang mau dibuktikan oleh JPU?” tanyanya.

Karenanya, iya yakin Majelis Hakim agar memutus ustaz Alfian lepas dari segala tuntutan

Bagikan
Close X