PALESTINA (Jurnalislam.com) – Komite perencanaan Israel pada hari Rabu (16/12/2015) menyetujui rencana untuk membangun 891 unit pemukiman baru di Yerusalem Timur, lansir World Bulletin, Kamis (17/12/2015).
Komite perencanaan Yerusalem Israel menyetujui pembangunan unit perumahan baru di selatan pemukiman khusus Yahudi "Gilo" di Yerusalem Timur, yang terletak di luar jalur hijau, menurut harian Israel Haaretz.
Persetujuan awal untuk rencana ini diberikan pada tahun 2012, namun ditunda karena beberapa penyesuaian.
Zionis menduduki Yerusalem Timur selama Perang Timur Tengah1967. Israel kemudian menganeksasi kota bersejarah tersebut pada tahun 1980, mengklaimnya sebagai ibukota negara Yahudi yang memproklamirkan diri drndiri – sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah yang diduduki, mengingat semua pembangunan pemukiman Yahudi tersebut tidak sah.
Palestina menuduh Israel melancarkan kampanye agresif untuk "Yahudisasi" kota dengan tujuan menghapuskan identitas Arab dan Islam dan akhirnya mengusir penduduk Palestina.
Sekitar 550.000 warga Israel sekarang tinggal di lebih dari 100 pemukiman khusus Yahudi yang dibangun sejak Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada tahun 1967. Palestina menginginkan daerah ini, juga Jalur Gaza, untuk mendirikan negara masa depan mereka.
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam