Ustadz Zaitun Rasmin Serukan Umat Islam Lindungi Kota-kota Suci

8 Juli 2018
Ustadz Zaitun Rasmin Serukan Umat Islam Lindungi Kota-kota Suci
Jumpa pers Seminar Internasional “Pembelaan Terhadap Tanah Suci Umat Islam”

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Rabithah Ulama dan Dai Asia Tenggara, Ustadz Zaitun Rasmin menyeru kaum muslimin, terutama para pemimpin dan ulama agar menyikapi kota-kota suci secara adil. Terutama Baitul Maqdis dari cengkraman Zionis Yahudi.

Pernyataan itu disampaikan dalam rangka Seminar Internasional bertema “Pembelaan Terhadap Tanah Suci Umat Islam” di Grand Hotel Cempaka, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

“Indonesia untuk membebaskan dan membela Baitul Maqdis, tentu langkah yang kita harapkan adalah edukasi terhadap umatnya, tentang kemuliaan dan kehormatan daripada ketiga kota suci itu yaitu Mekah, Madinah, dan Baitul Maqdis,” kata Ustadz Zaitun dalam jumpa pers, Jumat (6/7/2018).

Ustadz Zaitun juga mengajak umat Islam untuk melakukan langkah-langkah konkret dalam membela dan melindungi Baitul Maqdis.

“Sementara umat tidak mengerti semua persoalan, sehingga barangkali ada yang kelihatannya baik tapi sebetulnya hanya menistakan transisi itu. Selain edukasi, kita akan lakukan gerakan-gerakan kampanye baik dalam bentuk media maupun kegiatan yang bersifat fisik seperti demo besar yang kita lakukan di Monas,” ujarnya.

Rencana Rahasia AS dan Israel Terkait Yerusalem Bocor, Begini Informasinya

Selanjutnya, Ustadz Zaitun mengungkapkan agar kaum muslimin tidak boleh lupa dengan kondisi kota suci yang ketiga, yaitu Baitul Maqdis yang sudah lebih dari tujuh puluh tahun dalam cengkeraman penjajahan Zionis Israel hingga saat ini.

“Semua kota suci itu harus berada dalam penguasaan, pemeliharaan, dan penjagaan umat Islam sendiri. Alasannya hakikat kota suci itulah adalah keberadaan “Rumah Allah”, yaitu mesjid-mesjid suci, dan Allah hanya mengizinkan penjaga dan pemakmur mesjid-mesjid Allah itu adalah orang-orang yang beriman, bukan orang-orang yang kafir dan menyekutukan-Nya,” paparnya.

Oleh sebab itulah, kewajiban kaum muslimin di dunia, bersatu padu untuk membela kesucian dan keselamatannya. Bahwa perjuangan membebaskan Baitul Maqdis dari cengkraman Zionis Yahudi sama pentingnya dengan menjaga dan melindungi Haramain dari usaha mengacaukan dan mencabutnya dari pelayannya yang sah.

5 Hal Penting Tentang Masjid Al Aqsha yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

“Dengan isu internasionalisasi Al Haramain yang hanyalah cover untuk konspirasi mengacau stabilitas. Demikian pula sebaliknya tidak adil jika menjaga kemuliaan Haramain sementara penderitaan Baitul Maqdis dibiarkan tanpa ada yang peduli,” ucap Ustadz Zaitun.

Seminar internasional yang dihadiri oleh seratus ulama dan dai dari berbagai wilayah di Indonesia. Juga menghadirkan dua narasumber yaitu: Syekh Dr. Murawih Nassar dan Syekh Dr. Isa Al-Masmali. Dalam konpers turut hadir Sekjen MIUMI sekaligus Ketua Umum Spirit of Aqsa Ustadz Bachtiar Nasir, Mudir Aam JATMAN KH Wahfiudin, dan beberapa ulama dari negara lain.