Umat Islam Karanganyar Tolak Tempat Karaoke

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Forum Umat Islam Karanganyar mendatangi Kantor Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Karanganyar untuk memprotes pendirian tempat hiburan karaoke Kingstar di Dusun Pundak, Desa Jati Kecamatan Jaten, Karanganyar, Selasa (2/2/2016).

"Kami mendatangi kantor BPMPTSP ini merupakan tindak lanjut kami karena kemarin pihak dari Kingstar siap untuk tidak melanjutkan pendirian tempat karaoke tersebut," kata Sekretaris FUIK, Mulyono.

"Karaoke selalu dekat dengan hal negatif. Banyak yang disalahgunakan untuk berbuat mesum dan juga untuk menenggak minuman keras,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu FUIK menyerahkan surat penolakan yang diterima langsung oleh Kepala BPMPTSP, Bachtiar Syarif.

Bachtiar mengatakan, secara aturan proses perijinan untuk pendirian tempat karaoke itu sudah lengkap dan layak untuk diterbitkan. “Secara legal formalnya perijinan sudah komplit. Sehingga, dalam waktu dekat manajemen sudah bisa membuka tempat hiburan tersebut," ujar Bachtiar.

Lagipula, lanjut Bachtiar, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) juga sudah memberikan ijin. Namun dengan adanya surat penolakan tersebut, pihaknya akan melakukan pengkajian ulang.

“Kalau komunikasi terakhir, investor mengurungkan niatnya, namun tidak tahu kalau ternyata mau buka kembali nah nanti kita akan kroscek dahulu,” ucapnya.

FUIK mengancam, jika permitaah umat Islam itu tidak diindahkan akan mengerahkan massa yang lebih besar. “Jika tidak ada langkah lanjutan atas protes yang kami layangkan, kami akan melakukan aksi demonstrasi agar rumah karaoke ini tidak beroperasi,”tandasnya.

Reporter : Riyanto | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.