Tentara Zionis Tingkatkan Serangan terhadap Aksi Protes di Gaza

Tentara Zionis Tingkatkan Serangan terhadap Aksi Protes di Gaza

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Kabinet Militer Israel pada hari Kamis (18/10/2018) memerintahkan pasukannya untuk meningkatkan serangannya terhadap  aksi Great March Return Palestina yang sedang berlangsung di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel, menurut laporan media Israel.

“Mulai Jumat, militer akan mengintensifkan tanggapannya terhadap serangan roket dari Gaza dan akan memperluas jangkauan tembakan selama protes di sepanjang perbatasan,” harian Israel Haaretz melaporkan.

Menurut kebijakan baru, para demonstran Palestina harus menjaga jarak yang lebih jauh dari zona penyangga – jika tidak, pasukan Israel telah diperintahkan untuk melepaskan tembakan.

Baca juga: PM Zionis Netanyahu Siapkan Operasi Militer di Gaza

“Tanggapan terhadap balon pembakar dan layang-layang yang diluncurkan dari Gaza akan lebih kuat,” kata surat kabar itu.

Menurut Haaretz, Kabinet Militer bersidang selama lima jam di akhir hari Rabu setelah sejumlah roket ditembakkan ke wilayah Israel dari Gaza.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman dan Menteri Pendidikan Naftali Bennett telah berulang kali menyerukan tanggapan militer yang lebih keras terhadap aksi unjuk rasa yang berlangsung di sepanjang zona penyangga.

Namun, sebagian besar anggota Kabinet Keamanan, termasuk Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu, dilaporkan ingin menghindari operasi militer yang lebih luas.

Baca juga:  Tinjau Situasi Kemanusian di Gaza, Delegasi Eropa Ini Ditolak Israel

Anggota kabinet dilaporkan diberitahu untuk tidak berbicara dengan media tentang masalah yang dibahas pada pertemuan tersebut.

Namun, hal ini tidak menghalangi Menteri Perumahan Yoav Galant, untuk membuat komentar provokatif kepada wartawan.

“Saya tidak mengomentari isi diskusi kabinet, tapi saya bisa mengatakan satu hal secara eksplisit: aturan permainan akan berubah,” katanya.

“Kami tidak akan lagi menerima unjuk rasa di sepanjang pagar perbatasan,” tegas Galant.

Dalam perkembangan terkait, Brigade Izzudin al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengancam pada hari Kamis untuk menanggapi setiap serangan Israel di Gaza.

Baca juga: Israel Gempur Gaza dengan Serangan Udara

Di situs resminya, Brigade memposting sebuah video singkat yang menunjukkan seorang pejuang Brigade bersiap-siap untuk menembakkan salvo roket ke wilayah Israel.

Sejak aksi unjuk rasa di sepanjang zona penyangga dimulai pada 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina telah gugur – dan ribuan lainnya terluka – oleh tembakan brutal tentara Israel.

Para pengunjuk rasa menuntut hak untuk kembali ke rumah mereka di Palestina yang bersejarah sejak mereka diusir pada tahun 1948 untuk membentuk negara baru Israel.

Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun Israel di Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi daerah wilayah itu dan mencabut banyak komoditas pokok bagi sekitar dua juta penduduknya.

Bagikan

One thought on “Tentara Zionis Tingkatkan Serangan terhadap Aksi Protes di Gaza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X