Tak Setuju Dipidanakan, Persekutuan Gereja Nilai UAS Tidak Menodai Agama

Tak Setuju Dipidanakan, Persekutuan Gereja Nilai UAS Tidak Menodai Agama

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengatakan tak setuju kalau¬†Ustaz Abdul Somad (UAS) dipidanakan dalam ceramah mengenai salib.

Sekretaris Umum PGI, Pendeta Gomar Gultom menegaskan iman umat Kristen tidak akan terganggu dengan isi Khotbah tersebut.

Dia menilai kebenaran kristus dan makna salib tidak berkurang dengan isi pidato yang disebut UAS adalah ceramah 3 tahun lalu itu.

Dia menilai ini hanya masalah etika dan ketidakpatutan. Dia juga menganggap agama Kristen tak sedikitpun ternodai dengan pidato itu.

“Olehnya saya tidak sependapat dengan diajukannya delik pidana penodaan agama kepada UAS,” ujarnya.

Sumber: tempo.co

 

Bagikan

4 thoughts on “Tak Setuju Dipidanakan, Persekutuan Gereja Nilai UAS Tidak Menodai Agama

  1. Alangkah indah kebinekaan Nusantara itu Taqdir Allah.kebersamaan itu sunnatullah .cari titik persamaan yg mengikat erat silaturahmi .hargai perbedaan dg sikap bijak dan santun itulah etika yg terpuji
    Beda suku.agama.ras .bahasa kita takkan membuat seseorang tersinggung Krn itu sekitar wilayah masing-masing.mari kita nikmati .syukuri . jalani Krn perbedaan itu Anugerah Allah ..saling mengingatkan .saling mendoakan .saling memaafkan terima kasih

  2. UAS menyampaikan kebenaran berdasarkan persepsi agama yg dianutnya kpd sekelompok jamaah di dlm pertemuan yg terbatas dan tempat yg terbatas, hal seperti itu adalah lumrah dan terjadi pd setiap pimpinan agama, jd adlh bijaksana jk Persekutuan Gereja tdk mempermasalahkan penyampaian UAS teb.

  3. Nilai nila Kekristenan yang dominan berkontribusi bagi peradaban dunia sedikitpun tidak akan terpengaruh oleh ucapan sikap dan perbuatan siapapun.karena itu umat kristen jangan sekali kali merusak citra kekristenan hanya karena kemarahan terhadap orang yang salah ujar.Tuhan Yesus mengatakan ” ampunilah orang yang melakukan sesuatu yang tidak ia ketahui bahwa ia salah ” kita semua bersaudara ‘ satu nusa satu bangsa.salam perdamaian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X