Tag: polisi
-
Nasional
Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Universitas Atma Jaya
JAKARTA(Jurnalislam.com) — Aparat kepolisian menembakkan gas air mata kea rah kampus Universitas Atma Jaya, Jakarta, Senin (30/9) malam. Penanganan medis bagi peserta aksi yang dilakukan di kampus tersebut pun terganggu. Kampus tersebut dijadikan titik evakuasi bagi korban dan tim medis selama aksi pada hari ini. Hingga malam ini, aparat masih menembakkan gas air mata di kampus […]
Selengkapnya: Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Universitas Atma Jaya -
Nasional
Cerita Mahasiswa Ketika Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Posko Medis dan Evakuasi
JAKARTA(Jurnalislam.com)–Polisi memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata di sekitar Universitas Atma Jaya. Tembakan gas air mata itu rupanya mengarah ke posko medis dan evakuasi yang dibentuk di depan kampus Atma Jaya. Anggota Famsi (Front Aksi Mahasiswa Atma Jaya), Natado Putrawan, mengatakan peristiwa berawal saat massa dipukul mundur oleh polisi ke arah posko evakuasi […]
Selengkapnya: Cerita Mahasiswa Ketika Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Posko Medis dan Evakuasi -
Nasional
Muhammadiyah Dorong TGPF Independen Usut Polisi Represif dan Tewasnya Mahasiswa
JAKARTA(Jurnalislam.com) – Manager Nasution, Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendorong pemerintah dan Komnas HAM menggunakan kewenangannya untuk menyelidiki terkait atas dugaan pelanggaran HAM dalam kasus meninggalnya mahasiswa di Kendari serta korban-korban lainnya. “Kami mendorong negara, khususnya Pemerintahan Jokowi untuk memastikan hal serupa tidak berulang lagi di masa yang akan datang,” kata […]
Selengkapnya: Muhammadiyah Dorong TGPF Independen Usut Polisi Represif dan Tewasnya Mahasiswa -
Nasional
Pemerintah Represif, PP Muhammadiyah: Presiden Jokowi Harus Meminta Maaf
JAKARTA(Jurnalislam.com) – Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta Presiden hentikan represifitas Polisi terhadap aksi demonstrasi. Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Maneger Nasution mengatakan bahwa kebebasan berkumpul, berserikat dan berpendapat di depan umum adalah hak konstitusional warga negara yang dijamin konstitusi. Karena itu, pihaknya mengutuk sikap represif dan praktik kekerasan […]
Selengkapnya: Pemerintah Represif, PP Muhammadiyah: Presiden Jokowi Harus Meminta Maaf -
Nasional
Mabes Polri dan Polda Sultra Menjadi Tim Investigasi Tertembaknya Mahasiswa
KENDARI (Jurnalislam.com)– Ombudsman Kendari, Sulawesi Tenggara, ikut mengawasi proses investigasi insiden kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Keterlibatan Ombudsman bertujuan agar proses dan hasil penyelidikan dilakukan secara transparan. Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sultra Mastri Susilo menyampaikan, tim investigasi gabungan Mabes Polri dan Polda Sulawesi Tenggara telah memintai keterangan dari 13 oknum polisi. […]
Selengkapnya: Mabes Polri dan Polda Sultra Menjadi Tim Investigasi Tertembaknya Mahasiswa -
Nasional
Komnas HAM Janji Kawal Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Mahasiswa
JAKARTA(Jurnalislam.com) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan akan mengawasi proses investigasi yang dilakukan kepolisian terhadap dugaan kasus kekerasan dan pelanggaran HAM. Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo di Kendari, Sulawesi Tenggara meninggal saat demonstrasi di depan DPRD. Mereka adalah Muhammad Yusuf Kardawi (mahasiswa Fakultas Teknik) dan Randi (Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu […]
Selengkapnya: Komnas HAM Janji Kawal Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Mahasiswa -
Nasional
Muhammadiyah Didorong Lakukan Autopsi Mandiri Ketimbang oleh Polisi
SOLO (Jurnalislam.com)- Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Dr Muinudinillah Basri mendesak PP Muhammadiyah untuk melakukan autopsi secara mandiri terkait kematian salah satu kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Immawan Randi yang tewas tertembak saat unjuk rasa di Gedung DPRD Sultra, Kota Kendari, Kamis, (26/9/2019). Sebelumnya, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan keluarga dari Himawan […]
Selengkapnya: Muhammadiyah Didorong Lakukan Autopsi Mandiri Ketimbang oleh Polisi -
Nasional
IMM Ultimatum Kapolri 2 x 24 Jam Agar Tuntaskan Kasus yang Tewaskan Kadernya
MALANG(Jurnalislam.com)—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyan (IMM) Malang mengultimatum kapolri agar menemukan pelaku penembakan kader IMM Kendari, Randy, yang tewas Kamis kemarin. “Kami berikan waktu 2×24 jam kepada pihak kepolisian untuk melakukan Investigasi dan mencari tahu siapa dalang dibalik peristiwa tragis ini,” kata Irsyad Madjid, Ketua IMM Malang, Jumat (29/9/2019). Ia juga meminta polisi, dalam hal ini, harus […]
Selengkapnya: IMM Ultimatum Kapolri 2 x 24 Jam Agar Tuntaskan Kasus yang Tewaskan Kadernya -
Nasional
Tolak Tindakan Represif Aparat, DSKS Serukan Masyarakat Aksi Besar Ba’da Jumat
SOLO (Jurnalislam.com) – Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) akan menggelar aksi damai bertajuk ‘Solidaritas dan Doa Bersama Menolak Tindakan Represif Aparat Keamaman Terhadap Mahasiswa atau Demonstran’, di depan Mapolresta Surakarta, Jum’at (27/9/2019). Aksi tersebut juga bentuk solidaritas atas meninggalnya salah satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) Immawan Randi (21) yang tewas […]
Selengkapnya: Tolak Tindakan Represif Aparat, DSKS Serukan Masyarakat Aksi Besar Ba’da Jumat -
Nasional
Sutradara Sexi Killers Ditangkap, Tagar #BebaskanDandy Puncaki Trending Topik di Twitter
JAKARTA (Jurnalislam.com)– Ditangkapnya sutradara film dokumenter ‘Sexy Killers’ Dandhy Laksono oleh membuat tagar #BebaskanDahdy menjadi trending topik teratas di laman twitter pada Jum’at, (26/9/2019). Hingga pukul 05.15 wib sudah ada 30,7 ribu tweet. Akun Nasrudin Husin menyebut penangkapan Dandy tersebut justru bisa membuat negara Indonesia terpecah belah. “Indonesia sedang menghancurkan dirinya pelan pelan, yang nyebar […]
Selengkapnya: Sutradara Sexi Killers Ditangkap, Tagar #BebaskanDandy Puncaki Trending Topik di Twitter -
Nasional
Polisi Klaim Tangkap 570 Pelajar yang Ikut Aksi di DPR
JAKARTA(Jurnalislam.com)–Polisi menangkap para pelajar yang terlibat kericuhan dalam aksi demonstrasi menolak di sekitar Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/9). Total 570 pelajar yang ditangkap polisi hingga malam ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pelajar yang diamankan itu merupakan pelajar SMP dan SMA. “Iya benar sudah 570 pelajar (yang diamankan),” kata Argo saat […]
Selengkapnya: Polisi Klaim Tangkap 570 Pelajar yang Ikut Aksi di DPR -
Nasional
Polisi Tangkap Puluhan Orang di Daerah Slipi
JAKARTA(Jurnalislam.com)– Polisi masih bergerak mengejar para pendemo di sekitar area DPR. Polisi menangkap puluhan orang di Kemanggisan, Jakbar dekat Slipi Jaya. Pantauan di lokasi sekitar pukul 03.35 WIB, Kamis (26/9/2019), anggota Brimob mulanya menembakkan gas air mata ke kerumunan massa bermotor. Massa pun kocar-kacir ke sejumlah arah. Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap puluhan orang yang berada […]
Selengkapnya: Polisi Tangkap Puluhan Orang di Daerah Slipi -
Nasional
Bersepatu Masuk Masjid untuk Kejar Mahasiswa, Polisi Dinilai Memancing Kemarahan Masyarakat
JAKARTA(Jurnalislam.com)—Ketua Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Yosse Hayatullah mengutuk tindakan aparat polisi yang bersepatu dan diduga berbuat kekerasan di dalam masjid di Sulawesi Selatan. “Oknum Polisi yang masuk ke mas dengan menggunakan sepatu di Makasar, untuk mengejar dan menangkap mahasiswa yang sedang berlindung di masjid merupakan tindakan yang tidak terpuji dan sudah melecehkan […]
Selengkapnya: Bersepatu Masuk Masjid untuk Kejar Mahasiswa, Polisi Dinilai Memancing Kemarahan Masyarakat -
Nasional
Warga Bahu Membahu Bantu Mahasiswa yang Diserang Polisi
JAKARTA (Jurnalislam.com)–Warga Danau Gelingggang, Blok C2, Bendungan Hilir, membantu puluhan mahasiswa untuk kabur dari serangan tembakan gas air mata. Sebab, gerbang masuk area perumahan ini tepat di seberang gerbang utama Gedung DPR/MPR RI, tempat mahasiswa berdemonstrasi. Tepat di depan portal area perumahan tersebut, sejumlah warga berusaha mengarahkan mahasiswa yang mulai kelelahan untuk kabur. Terlebih, mata […]
Selengkapnya: Warga Bahu Membahu Bantu Mahasiswa yang Diserang Polisi -
Nasional
Sedang Menembakkan Gas Air Mata, Polisi Imbau Ketua DPR Tak Dekati Mahasiswa
JAKARTA(Jurnalislam.com) — Aksi mahasiswa di depan Kompleks Parlemen, Senayan, masih terus berlangsung hingga Selasa (24/9). Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) pun menemui mahasiswa yang tengah menyampaikan aspirasi. “Kami bersedia, kalau ingin dialog kita undang ke dalam,” kata Bamsoet. Dengan berjalan kaki, Bamsoet yang mengenakan kemeja putih langsung berjalan menuju dari ruang rapat paripurna ke pintu […]
Selengkapnya: Sedang Menembakkan Gas Air Mata, Polisi Imbau Ketua DPR Tak Dekati Mahasiswa -
Nasional
Peneliti: Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi
JAKARTA(Jurnalislam.com)–Peneliti militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menyoroti potensi Indonesia menjadi negara polisi. Hal itu ditunjukkan dengan semakin banyaknya perwira polisi yang menduduki posisi tinggi di lembaga pemerintahan. “Negara polisi adalah suatu kondisi negara di mana penguasa memelihara kekuasaan dengan jalan mengawasi, menjaga, dan mencampuri lapangan kehidupan rakyat dengan alat […]
Selengkapnya: Peneliti: Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi -
Nasional
Amnesty Internasional Kecewa Polri Sebut Korban Tewas 22 Mei sebagai Perusuh
JAKARTA — Amnesty International menyebut Penjelasan Kepolisian Republik Indonesia terkait aksi kekerasan 21-22 Mei lalu tidak menyeluruh. “Sangat mengecewakan melihat bahwa alih-alih menunjukkan perkembangan penyidikan tentang sebab musabab korban yang tewas dan pelaku yang harus bertanggungjawab, narasi yang dapat berkembang dari konferensi pers hari ini malah mengarah pada wacana ‘perusuh vs polisi’,” kata Direktur Eksekutif […]
Selengkapnya: Amnesty Internasional Kecewa Polri Sebut Korban Tewas 22 Mei sebagai Perusuh -
Nasional
Kritik Polri, Komnas HAM: Yang Ditunggu Publik Bagaimana 9 Orang Bisa Tewas Tertembak
JAKARTA (Jurnalislam.com)–Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai kepolisian belum mengungkapkan penyebab kematian sembilan orang terkait kerusuhan 21-22 Mei yang terjadi di Jakarta. Polisi dinilai memberikan porsi lebih untuk menjelaskan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat negara dan satu pemimpin lembaga survei. “Apa yang dilakukan kepolisian mengungkap kematian sembilan orang tersebut belum secara gamblang dijelaskan. […]
Selengkapnya: Kritik Polri, Komnas HAM: Yang Ditunggu Publik Bagaimana 9 Orang Bisa Tewas Tertembak -
Nasional
Keluarga Korban Butuh Kejelasan, PKS Dorong Dibentuknya Pansus Tragedi 22 Mei
JAKARTA (Jurnalislam.com)–Fraksi PKS Aboe Bakar Al-Habsyi saat Rapat Paripurna DPR pada Selasa (11/6) mengusulkan dibentuknya Pansus Tragedi 22 Mei. Ia mengusulkan pembentukan pansus karena keluarga korban mengalami kebuntuan proses hukum serta akses dan informasi. “Berapa sih sebenarnya jumlah korban yang ada, kita bisa mendorong proses hukum serta membantu memberikan akses hukum dan informasi kepada masyarkat terkait […]
Selengkapnya: Keluarga Korban Butuh Kejelasan, PKS Dorong Dibentuknya Pansus Tragedi 22 Mei