Syiah Houthi Akui Dapat Bantuan Senjata dari Iran

SANAA (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi mengaku mendapatkan jaminan bantuan ekonomi dan senjata dari Iran. Keterangan tersebut disampaikan salah seorang utusan Houthi setelah mengunjungi Iran.

“Iran berjanji akan membantu Yaman, mereka akan membangun pembangkit listrik berikut bahan bakar untuk kebutuhan setahun,” kata Rajeh Badi, mewakili Houthi sebagaimana ditulis Al Jazeera, Sabtu (14/3/2015).

Yaman saat ini dalam situasi kisruh politik dan keamanan menyusul kekalahan pasukan pemerintah Presiden Abd-RAbbu Mansur Hadi dari militan bersenjata Houthi yang kini menguasai Ibu Kota Sanaa.

Menurut Badi, Houthi banyak mendapatkan keuntungan dari Iran. “Masalahnya sekarang, Iran kesulitan memberikan dukungan militer kepada kami,” lanjut Badi.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa, pekan ini, memperingatkan dunia bahwa situasi di Yaman bakal berlangsung seperti di Suriah, Libya, atau Irak jika tidak ada solusi untuk mempertemukan kelompok bertikai di negara itu.

Utusan khusus PBB untuk Yaman, Jaman Benomar, mengatakan kepada Al Jazeera, Kamis, 13 Maret 2015, ada sebuah fakta yang membahayakan di sana. Menurutnya, Yaman terancam perpecahan dan perang saudara.

Sebelumnya, Benomar bertemu dengan kelompok bertikai di Yaman guna memecahkan krisis di negeri itu.

“Jika tidak ada kesepakatan di antara kelompok bertikai, maka prospek Yaman sangat suram. Ada kombinasi skenario seperti di Suriah, Libya, dan Irak. Skenario itu sangat mengerikan dan semua pihak harus membuat kesepakatan damai demi masa depan Yaman,” ungkapnya.

Pengambialihan kekuasaan oleh Houthi juga menimbulkan sentimen keras di wilayah selatan negara. Peristiwa ini dapat mengulang perang saudara sebagaimana berlangsung pada 1994. Ketika itu warga selatan yang sebelumnya merdeka ingin melepaskan diri dari utara.

Ally | Al Jazeera | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.